Chapter: Bab 126Evelyn menahan napasnya. Kehangatan tubuh tegap Rian dan bau harum alkohol mahal bercampur aroma jantan Rian membuat persendian kakinya lemas seketika."T-The Phantom Syndicate telah memaksa fasilitas pelabuhanku di Pulau Bintan untuk mencetak koin-koin itu selama tiga tahun terakhir," bisik Evelyn jujur, air mata kecemasan tergenang di pelupuk matanya. "Dan sejam yang lalu ... jaringan intelijenku mendeteksi bahwa tim pembunuh nomor satu mereka, The Ghost Cadre, baru saja meluncur menuju Bintan. Mereka tahu Anda melacak koin ini! Mereka bermaksud membantai Anda dan seluruh orang di fasilitas itu malam ini!"Kirana berdiri dari sofanya, menatap Evelyn dengan pandangan penuh perlindungan. "Mereka mencoba menggunakan Bintan sebagai kuburan untuk kita."Rian menyunggingkan senyum tipis, sebuah senyum sarat dominasi yang sangat memikat sekaligus mengerikan. Jemari tegap Rian mendadak melayang maju, memegang dagu halus Evelyn, lalu mendongakkan wajah cantik wanita Singapura itu."T-Tua
Huling Na-update: 2026-11-02
Chapter: Bab 125Fajar merah menyingsing di ufuk timur Makau, memancarkan cahaya yang memantul di kaca-kaca The Venetian Penthouse.Di atas ranjang King Size, Kirana dan Lin Xia tertidur lelap sambil memeluk tubuh Rian, wajah cantik mereka memancarkan kepuasan absolut.Rian Nugraha yang sudah mengenakan jubah mandi berdiri menatap ke luar jendela kaca. Luka di bahunya berdenyut pelan, tapi hatinya merasa tenang karena telah membalas dendam secara tuntas.Namun, ketenangan itu seketika pecah saat Mayor Siska Indrawan melangkah masuk dengan wajah pucat dan sangat tegang. Siska membawa sebuah kotak kecil berbahan beludru hitam."Tuan Rian,” bisik Siska, suaranya bergetar. Hal yang jarang sekali terjadi pada perwira taktis berdarah dingin tersebut. "Valerie dan tim kami membongkar brankas rahasia terdalam milik Lord Shen pagi ini. Kami menemukan ini."Siska membuka kotak beludru tersebut.Di dalamnya, tergeletak sebuah kepingan logam kuno berwarna perak kehitaman. Kepingan itu bukan emas atau uang.
Huling Na-update: 2026-11-02
Chapter: Bab 124Pukul lima pagi.Di lantai teratas The Venetian Macau Penthouse, salah satu suite super mewah yang kini telah jatuh ke tangan Adiguna Corp, suasana ketegangan telah berganti menjadi keheningan yang intim dan menghanyutkan.Di dalam kamar mandi raksasa berdinding kaca yang menghadap ke arah gemerlap lampu malam Cotai Strip, sebuah jacuzzi bundar berlapis marmer memancarkan uap air hangat beraroma minyak esensial lavender dan cendana.Rian Nugraha duduk bersandar di dalam jacuzzi. Luka di bahunya telah dibersihkan, dijahit ulang, dan diperban dengan perban kedap air khusus oleh tim medis. Rasa lelah, nyeri, dan sisa adrenalin pertarungan berangsur luruh oleh kehangatan air yang meresap ke dalam otot-otot tubuhnya.Pintu kaca kamar mandi terbuka pelan.Kirana Pratama dan Lady Lin Xia melangkah masuk. Pemandangan di hadapan Rian sanggup menghentikan detak jantung pria mana pun. Kedua wanita itu telah melepaskan gaun malam mereka, melangkah mendekati jacuzzi hany
Huling Na-update: 2026-10-29
Chapter: Bab 123Lord Shen panik. Keringat dingin sebesar biji jagung mengucur di dahinya. Kehilangan sepuluh miliar Dolar dan seluruh kekuasaannya berarti ia adalah mayat hidup di dunia mafia Makau."TIDAK! KAU CURANG!" teriak Lord Shen gila. Pria itu menekan sebuah tombol merah tersembunyi di bawah meja.BZZZZZT!Pintu lapis baja ruangan VIP itu mendadak tertutup rapat dan terkunci secara mekanis! Kaca anti-peluru tebal turun menutup akses keluar! Dari celah ventilasi di atas, asap putih tipis berbau almond pahit mulai mendesis keluar."BUNUH NUGRAHA! POTONG KEPALANYA!" teriak Shen kepada lima belas pengawal bayarannya yang langsung menarik parang Machete dan pistol dari balik jas mereka. "Biar kita semua mati di dalam sini! Aku tidak akan menyerahkan Makau!"Ketegangan dag-dig-dug meledak dalam hitungan detik!Rian Nugraha bergerak lebih cepat dari nalar manusia! Sebelum pengawal terdepan sempat menarik pelatuk pistolnya, Rian menendang ujung bawah meja judi seberat
Huling Na-update: 2026-10-29
Chapter: Bab 122Pukul tiga dini hari waktu Makau.Lampu-lampu neon raksasa dari ratusan kasino membakar langit malam Makau, mengubah kota pesisir itu menjadi lautan emas dan dosa. Di balik gemerlap kemewahan kasino Grand Lisboa, tersembunyi sebuah lift privat berlapis baja yang mengarah jauh ke perut bumi, menuju arena judi VIP bawah tanah yang hanya bisa diakses oleh para oligarki, bos kartel, dan miliarder dunia gelap.Pintu lift terbuka dengan denting pelan.Rian Nugraha melangkah keluar. Pria itu mengenakan setelan jas Three-Piece berwarna hitam pekat buatan Bespoke, menutupi luka jahitannya dengan sempurna. Wajah tampannya memancarkan aura Alpha Male yang begitu kuat, dingin, dan mematikan. Di lengan kanannya, Kirana melangkah anggun dalam balutan gaun malam sutra zamrud yang memukau. Valerie dan Mayor Siska berjalan di belakang mereka dengan kewaspadaan penuh.Aula kasino bawah tanah itu luar biasa mewah. Dindingnya berlapis marmer hitam berurat emas, diterangi lampu gantung kristal raksasa
Huling Na-update: 2026-10-29
Chapter: Bab 121Hujan badai di luar dinding kaca Sky Palace Penthouse Jakarta telah mereda, menyisakan rintik gerimis yang mengetuk pelan permukaan jendela setinggi tujuh meter. Di dalam kamar utama yang megah dan terisolasi dari bisingnya dunia luar, keheningan terasa begitu berat, hanya dipecahkan oleh suara tarikan napas tertahan dari Rian Nugraha.Rian duduk di tepi tempat tidur Super King Size berseprai sutra hitam. Kemejanya telah dilepaskan sepenuhnya. Di bawah cahaya lampu keemasan yang temaram, tubuh bagian atas Rian yang biasanya tampak seperti pahatan dewa perang kini dipenuhi lebam, luka gores, dan sebuah lubang luka tembak di bahu kirinya yang baru saja selesai dijahit oleh tim medis beberapa jam lalu.Kirana Pratama berlutut di hadapan suaminya di atas karpet bulu tebal. Sang Permaisuri Utama hanya mengenakan gaun tidur sutra tipis berwarna merah marun. Tangannya yang sehalus porselen dan biasanya tak pernah melakukan pekerjaan kasar, kini dengan sangat hati-hati memegang kapas yang d
Huling Na-update: 2026-10-29