LOGIN"Dok, kamu mau aku suntik lebih dalam? Aku pastikan rasanya akan sangat nikmat," bisik Hiro di telinga Evelyn. Berondong sialan yang bekerja sebagai gigolo di salah satu klab malam terkenal itu memang memiliki daya tarik tersendiri. Tidak semua wanita bisa mendapatkan pelayanan memuaskan dari Hiro karena prinsip Hiro hanya satu kali tanpa pengulangan, membuat banyak wanita penasaran terhadapnya. Tetapi berbeda dengan dokter cantik dan sudah bersuami, bernama Evelyn, entah mengapa Hiro tergila-gila, bahkan bersedia melayani, kalaupun ada pengulangan dalam bercinta, maka itu adalah bonus!
View MoreEfek wiski murni yang membakar rongga dadanya mulai mengirimkan gelombang rileksasi yang dipaksakan ke seluruh saraf Evelyn.Sialnya, rasa hangat alkohol itu justru berpadu sempurna dengan intimidasi sensual yang dipancarkan oleh Hiro dari seberang meja marmer.Hiro melangkah lambat memutari meja konter hitam tersebut. Langkah kakinya yang tanpa suara kini terasa begitu menuntut. Begitu dia berdiri tepat di samping Evelyn, sang pangeran mafia tidak membuang waktu untuk memasang perangkap fisiknya kembali.Dengan satu gerakan mantap, tangan kanan Hiro bergerak naik, menyelipkan jemarinya yang hangat dan kapalan ke belakang tengkuk Evelyn. Dia menarik tubuh anggun wanita matang itu agar berputar menghadapnya. Sementara tangan kirinya bergerak mengunci pinggang ramping Evelyn, merapatkan gaun satin zamrud itu langsung ke kemeja linen putih miliknya yang terbuka setengah.Brak!Punggung Evelyn membentur pinggiran meja marmer di belakangnya dengan pelan namun mengunci mutlak. Kacamata berb
Evelyn menatap gelas kristal berisi cairan amber keemasan itu dengan pandangan sedingin es.Dada bidangnya masih naik turun, mengusir sisa-sisa debaran yang dipantik oleh kedekatan fisik mereka beberapa detik lalu. Di bawah pendaran temaram api perapian vila, kilauan wiski murni itu seolah memantulkan bayangan kegilaan hidupnya yang telah terbalik seratus delapan puluh derajat hanya dalam hitungan hari.Tangan rampingnya yang biasa memegang pisau bedah bergerak lambat. Dia meraih tangkai gelas kristal tersebut, membiarkan dinding kaca yang dingin mendinginkan telapak tangannya yang mendadak berkeringat. Evelyn tidak langsung meminumnya. Dia memutar gelas itu sedikit, menciptakan riak kecil di dalam cairan alkohol mahal tersebut."Menggunakan taktik menenangkan pasien dengan sedatif cair, Tuan Rossi?" cemooh Evelyn, suaranya kembali memadat dengan nada flat Kepala Departemen Bedah yang kaku, mencoba merebut kembali otoritas atas dirinya sendiri. "Sayang sekali, kecerdasan medismu masih
Evelyn memejamkan matanya, menikmati kehangatan dada bidang Hiro yang menekan punggungnya untuk beberapa detik, sebelum sebuah realitas kaku mendadak menyergap otaknya.Logika medis dan pengetahuannya tentang konstelasi politik Manhattan memaksa mata indahnya kembali terbuka lebar di balik lensa kacamata peraknya.Dinding es Evelyn yang sempat mencair oleh kelembutan manipulatif Hiro mendadak mengeras kembali. Dia tahu siapa suaminya, dan dia tahu seberapa besar kekuasaan yang dimiliki dinasti Sterling Group di kota ini."Kau terlalu meremehkan hukum Sterling, Bocah," desis Evelyn, suaranya kembali memadat, sedingin es.Dengan gerakan kaku namun penuh tekanan, Evelyn meletakkan kedua telapak tangannya di atas lengan kekar Hiro yang melingkari pinggangnya, lalu mendorongnya menjauh. Dia membalikkan tubuh anggunnya dalam balutan gaun satin zamrud, menatap langsung ke sepasang mata elang pemuda sembilan belas tahun itu dengan tatapan yang tajam."Arthur Sterling bukan Marcus," lanjut Eve
"K-Kau ...." Lidah Evelyn mendadak kelu, tertahan di ujung tenggorokan bersama dengan sisa-sisa harga diri yang sedang dipertaruhkan.Sepasang matanya dari balik kacamata berbingkai perak menatap lurus ke dalam mata elang Hiro, mencoba mencari tanda-tanda gertakan. Namun, yang dia temukan di sana hanyalah sebuah keyakinan yang pekat dan mengerikan. Berkas kasus manipulasi pajak pelabuhan? Persidangan perdana subuh tadi? Pria sembilan belas tahun ini benar-benar tidak pernah bermain-main dengan ucapannya. Dia mengunci pergerakan Arthur Sterling di kejaksaan, tepat di hari dia keluar dari rumah sakit, hanya untuk memastikan tidak ada satu pun penghalang yang bisa merusak rencana kencan mereka malam ini.Hiro tidak membalas keterkejutan Evelyn dengan desakan yang agresif. Sesuai dengan taktik kelembutan mematikan yang dia pelajari, pemuda setinggi 189 sentimeter itu justru mengulas senyuman tipis yang menawan.Tangan kanannya yang besar bergerak perlahan, memangkas jarak yang tersisa






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews