Chapter: Tak dianggap Suami SendiriWajah Kanaya memerah karena malu."Tapi...""Dia asisten saya," tiba-tiba jessica datang menghampirinya.Petugas itu segera mengangguk dan mempersilakan Kanaya masuk."Ikut aku. Kalau nggak, nanti kamu diusir karena dikira pencuri."Kanaya hanya mengangguk pelan. Ia mengikuti Jessica ke mana pun wanita itu berjalan.Ia benar-benar tidak memahami bagaimana kehidupan orang-orang kaya.Sementara itu, Devano duduk santai di sofa mewah di tengah butik, sibuk memainkan ponselnya tanpa sedikit pun memedulikan keadaan sekitar."Pegang."Jessica menyerahkan beberapa potong pakaian kepada Kanaya. Kanaya menerimanya tanpa membantah."Biar saya bantu, Nona," ujar seorang pramuniaga."No. Biar dia yang kerja." Jessica tersenyum sinis.Selama hampir setengah jam mereka berkeliling butik. Kini kedua tangan Kanaya sudah penuh oleh baju, tas, sepatu, dan berbagai aksesori hingga ia kesulitan membawanya."Bawa ke kasir." Kanaya kembali menurut.Setelah semua selesai dibayar, Jessica dan Devano duduk sa
Last Updated: 2026-07-12
Chapter: DiabaikanDevano, Jessica, dan Richard adalah teman kuliah. Ketiganya berasal dari keluarga pengusaha sukses di Indonesia. Richard merupakan putra pemilik perusahaan tambang besar di Kalimantan, sedangkan Jessica adalah anak tunggal pengusaha tekstil terbesar di Indonesia. Ibunya pernah menjadi model ternama pada masanya, dan kini Jessica mewarisi kecantikan sekaligus bakat sang ibu. Di usianya yang masih muda, ia telah menjadi salah satu model papan atas Indonesia.Jessica memiliki paras yang sangat menawan. Tubuhnya tinggi semampai dan ramping, rambut panjang berwarna hazelnut tergerai indah, serta wajah blasteran Indonesia-Korea yang membuatnya selalu menjadi pusat perhatian.Sejak dulu, Jessica menyukai Devano. Namun, pria itu terasa begitu sulit untuk diraih. Devano tidak pernah menjalin hubungan yang serius. Semasa kuliah, ia dikenal sebagai player yang selalu dikelilingi banyak wanita.Ketika mengetahui Devano menikah, Jessica sempat mengurung diri di kamar karena kecewa. Namun, setelah
Last Updated: 2026-07-07
Chapter: Gadis KampungKanaya sedang duduk melamun di taman siang itu. Ia memainkan kakinya di atas rumput. Tak lama kemudian Davina datang menghampirinya dengan wajah kesal.“Enak banget kerjaan lo cuma duduk-duduk,” ucapnya kasar.Kanaya menundukkan kepalanya. Selama sebulan ia tinggal di rumah ini, Davina-lah orang yang paling tidak bersahabat dengannya. Seperti sengaja menunjukkan ketidaksukaannya kepada Kanaya secara terang-terangan.“Ada yang bisa saya bantu, Davina?”Kanaya mengangkat kepalanya, menatap ke arah Davina yang sedang bertolak pinggang di hadapannya.“Jemput Ali ke sekolahnya.”“Baiklah.”Kanaya mengangguk. Ia berdiri dan berjalan ke dalam rumah. Ia lalu berpakaian rapi menggunakan dress bunga kecil berwarna putih dan cardigan berwarna butter yellow.Ketika ia turun ke bawah dan berjalan ke arah luar, ia mendengar tawa Davina yang sedang bertelepon.“Gue ke café sekarang. Tunggu gue, Ali udah diurus sama ipar kampungan gue itu.”Ia tertawa santai.Kanaya tahu Davina sengaja menghinanya sa
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Menjadi Istri DevanoKeesokan harinya Rahma membangunkan Kanaya yang masih tertidur. Tubuhnya masih menggunakan baju yang kemarin ia gunakan. Semalaman ia hanya menangis dan tertidur tanpa membersihkan dirinya.“Non, ayo bangun. Nona harus membersihkan diri dan turun ke bawah. Sebentar lagi Tuan Devano dan Nyonya akan sarapan. Nona harus bersiap dahulu,” ucapnya pelan.Kanaya membuka matanya perlahan. Matanya terasa bengkak. Ia mengangguk dan perlahan bangkit dari tempat tidurnya. Rahma membantunya berdiri. Kepala Kanaya sangat berat. Ia tak sanggup untuk berjalan. Melihat Kanaya yang tampak kesakitan, Rahma membantunya untuk berjalan menuju kamar mandi.Kanaya masuk ke dalam sendirian. Ditatapnya wajahnya yang bengkak dan rambutnya yang acak-acakan di cermin. Ia menghidupkan keran air dan membasuh wajahnya agar ia cepat tersadar. Kemudian ia mandi dan membersihkan seluruh tubuhnya dengan cepat.Ketika ia keluar dari kamar mandi, tampak Rahma masih berdiri menunggunya di sana. Sepotong dress berlengan pen
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Rumah DevanoKanaya mengambil koper kecilnya yang sudah ia isi dengan baju-bajunya. Ia menatap kamarnya, menangis membayangkan ia tidak akan tinggal di sini lagi. Dengan enggan, ia keluar dari kamar karena ibu sudah berulang kali memanggil namanya dari luar.“Kenapa lama sekali, Nak? Suamimu sudah menunggumu,” ucap ibu tak sabaran.Acara pernikahannya tidak berlangsung lama. Sehabis maghrib, Devano dan keluarganya membawa Kanaya untuk kembali ke kota. Kediaman keluarga Atmaja terletak di Kota C, jaraknya sekitar 3 jam dari rumah Kanaya. Mereka mengatakan akan langsung pulang saat itu juga karena ada kesibukan besok harinya. Tapi Kanaya tahu, mana mungkin keluarga ningrat seperti mereka mau menginap di rumahnya yang reot ini. Percuma saja ibu membersihkan seluruh isi rumah ini sampai lupa makan. Kanaya tertawa dalam hati.“Ayo, Nak, kita segera berangkat,” ucap Bu Melinda yang sekarang sudah menjadi mertuanya.Ia menatap Devano yang sudah berganti pakaian dengan t-shirt berkerah yang santai. Ia tam
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Awal perjalananSinar mentari pagi mulai menyelinap ke dalam kamar Kanaya melalui celah-celah jendela kayu yang telah memudar dimakan usia. Perlahan, ia membuka matanya. Dari luar kamar terdengar suara orang-orang yang lalu lalang.Ternyata hari sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Kanaya meregangkan tubuhnya. Pandangannya terpaku pada dinding kamar yang tampak kosong."Ibu... Bapak... tolong jelaskan kepadaku apa yang sebenarnya sedang terjadi...."Suaranya melemah seiring air mata yang kembali mengalir di pipinya.Ibu memeluknya erat sambil mengusap lembut rambut putrinya."Kanaya, usiamu sudah cukup untuk menikah. Ayah harap kamu mengerti keputusan ayah dan ibu. Semua ini demi masa depanmu," jelas ayah sambil menyalakan sebatang rokok."Tapi kenapa aku dijodohkan dengan orang yang bahkan wajahnya pun belum pernah kulihat? Kenapa Ayah dan Ibu tidak bertanya dulu kepadaku? Apa alasan semua ini, Ayah?" tanya Kanaya sambil terus menangis."Ayah mengenal keluarga Atmaja. Mereka orang terpandang, Nak. Me
Last Updated: 2026-06-29