Dukungan 4 Kakakku Yang Cantik
Chael tak pernah menyangka, sebuah tragedi mengubah hidupnya. Dulu, ia dihina dan dikucilnya, kini disanjung dan dihormati. Berkat dukungan 4 kakaknya yang cantik, pintar, dan berkuasa, hidupnya benar-benar sempurna.
Chael adalah pewaris keluarga Vander, anak ke-5 yang begitu dicintai 4 kakaknya. Claire, Celine, Caroline dan Claudia, keempatnya bersumpah menjaga adik lelaki mereka dengan sepenuh hati.
Suatu hari saat ia memilih menjelma menjadi pria biasa di kampus, ada seseorang yang mengaku sebagai dirinya, pewaris keluarga Vander. Chael hanya tersenyum dan menyusun strategi membuat pria tak tahu diri itu hingga merasa ingin mati.
Baca
Chapter: 9. Pandangan Berbeda“Oh, terima kasih atas kepedulianmu, Tuan Muda,” ucap Elsa bangkit.Elsa bahkan menatap Benny tak suka. “Aku sama sekali nggak berminat berteman denganmu.”Benny tercengang. Matanya melotot, terkejut. Ia membuka mulut seraya menunjuk wajah Elsa, tapi gadis itu sudah lebih dulu bersuara.“Aku tahu, kamu adalah Tuan Muda Vander. Keluargamu penyumbang terbesar di kampus ini. Tapi, bukan berarti kamu berhak menindas mahasiswa penerima beasiswa,” tegas Elsa begitu berani.Keberanian Elsa langsung disambut celotehan miris dari mereka yang menjadi penonton.“Astaga, berani sekali gadis miskin itu berkata seperti itu.”“Aku
Terakhir Diperbarui: 2026-08-05
Chapter: 8. Teman?“Ah, sebentar lagi kelasku akan dimulai,” ucap Adrian mengatur napas.Pria itu mengalihkan pandangan dari Chael, lalu kembali mengatur napas. Lebih baik fokus pada Benny, pikirnya. Mahasiswa yang disangkanya adik kandung Celine.“Benar. Sayang waktuku harus terbuang untuk meladeni mahasiswa miskin,” gumamnya meyakinkan diri.Adrian lantas membubarkan para mahasiswa di sana. “Pergi sana! Jangan berkumpul di sini!” Serentak para mahasiswa di sana menyoraki dosen muda tersebut, lalu membubarkan diri. Sementara Chael memilih melangkah menuju bagian informasi. Ia bukan ingin melewatkan Adrian atau Benny, tapi terlalu cepat untuk membuat kegaduhan.Chael perlu bukti agar kakak-kakaknya percaya jika ada orang lain yang mungkin hendak merusak reputasinya. Dan ada orang terdekat kakaknya yang ternyata seorang parasit. Ia perlu mengumpulkan semua bukti, dengan membiarkan seberapa jauh keduanya bertingkah. Mungkin saja ada orang lain lagi yang menjadi parasit di keluarganya.Sementara Adrian te
Terakhir Diperbarui: 2026-08-04
Chapter: 7. Kejutan RamaiChael melangkah menuju arah yang ditunjuk gadis tadi. Bukan hanya penasaran dengan sosok pria yang mengaku sebagai dirinya, tapi di sana juga ruang informasi. Semakin dekat kerumunan semakin ramai. Teriakan kecil histeris menyerukan pengagum untuk ‘Tuan Muda Vander’.“Tuan Muda Vander, ajaklah aku jadi pasanganmu!”“Aku juga!”Para mahasiswi saling bersahutan menawarkan diri menjadi pendamping. Sementara para mahasiswa saling berseru menawarkan diri menjadi teman, pengikut, hingga jadi bawahan. Mereka bagaikan pemuja yang rela mati untuk seorang ksatria. Chael semakin penasaran. “Permisi, aku mau ke bagian informasi,” ucap Chael mencoba menerobos kerumunan.Saat beberapa mereka memberi jalan, seorang gadis berlari kencang ke arahnya. Chael tak sempat menghindar atau menahan. Gadis itu menabrak tubuhnya keras, hingga Chael terhuyung ke belakang.“Argh!” Gadis itu memekik keras.Sayangnya, tubuh Chael mendarat lebih dulu di atas lantai dan langsung tertimpa gadis tersebut. seketika, su
Terakhir Diperbarui: 2026-08-04
Chapter: 6. Hari Pertama“Kamu yakin nggak ingin diantar?” tanya Claire menatap adik lelakinya cemas. “Hanya hari pertama masuk saja.”Chael tersenyum tipis, menunjukkan wajah percaya diri. “Nggak usah, Kak,” ujarnya santai.“Bukankah kalian memintaku untuk menjadi pria sejati,” sambung Chael merapikan rambutnya. “Aku harus bisa menghadapi masalahku sendiri. Jangan cemaskan aku!” imbuhnya penuh keyakinan.Claire, dan keempat adiknya saling bertukar pandang. Bu Lily lantas mendekat, menepuk pundak Claire lembut.“Chael benar,” ucap Bu Lily memberikan dukungan. “Kalau kalian terus mencemaskan Chael ... kapan dia menjadi pria dewasa?”“Baiklah!” timpal Claire memaksakan senyum.Perlahan tatapan kepercayaannya muncul. Ia sadar, tak mungkin terus memperlakukan Chael seperti anak kecil. Adik lelakinya sudah tumbuh dewasa dan tampan.“Kalau ada apa-apa, kabari aku atau kakakmu yang lain! Kami pasti akan segera datang,” pesan Claire disusul senyum dukungan. “Tentu, Kak,” balas Chael penuh percaya diri.Celine mendek
Terakhir Diperbarui: 2026-08-02
Chapter: 5. Mulai Berjuang“Chael, aku bisa melihat tatapan penuh cinta dan kasih dari keempat kakakmu,” ucap Bu Lily menasihati. “Aku juga melihat tatapan penuh harapan yang sangat besar kepadamu.”Chael terdiam. Tentu saja, ia juga bisa merasakannya. Claire dan ketiga adiknya pun ikut diam. Ia tahu, Bu Lily pasti sedang membujuk Chael.“Selama ini mereka nggak lelah mencarimu, Chael. Sudah seharusnya kamu membanggakan mereka!” sambung Bu Lily menggenggam tangan anak angkatnya lembut. “Kamu adalah anak lelaki satu-satunya di keluarga Vander. Artinya kamu adalah pemimpin dan juga pelindung.”“Maafkan kami, jika kamu merasa terbebani, Chael. Tapi, aku dan kakak-kakakmu ... hanya ingin memastikan kamu layak jadi seorang pemimpin, agar nggak ada yang berani merendahkanmu.” Claire menambahkan dengan nada lembut penuh harapan.Jantung Chael berdebar. Ia tahu itu bukanlah beban, tapi sebuah harapan. Bukan sekedar harapan keempat kakaknya, tapi harapan dirinya dan juga Bu Lily. Bukankah selama ini, ia ingin menjadi k
Terakhir Diperbarui: 2026-07-16
Chapter: 4. Persiapan Diri“Kamu suka kamarmu?” tanya Claire menunjukkan kamar bernuansa putih gading bersih.Chael tak langsung menjawab. Ia terlalu takjub dengan kamarnya yang luas dan terlihat elegan, serta berkelas. Satu kamar tidur, mungkin seluas rumah Bu Lily .“Kita berempat yang mengatur semuanya, Chael. Kami nggak terlalu paham selera pria yang baru beranjak dewasa,” sambung Celine menunjuk seisi kamar. “Kami mencari referensi dari beberapa teman yang punya anak remaja. Katanya, lelaki nggak suka hal-hal mencolok.”Caroline dan Claudia pun ikut menimpali. Hingga akhirnya Bu Lily bersuara. “Aku rasa selera kalian sesuai dengannya,” katanya yakin.Bu Lily hanya melirik Chael. Ekspresi wajah putra angkatnya begitu jelas untuk diartikan suka. Sontak saja keempat wanita cantik itu tersenyum bahagia.“Sebaiknya kita pergi! Biarkan Chael beristirahat!” Claire memberi usul, lalu menepuk pundak adik lelakinya. “Chael, selamat istirahat! Kamarku dan ketiga kakakmu ada di atas,” katanya.“Waktu kecil, kamu selal
Terakhir Diperbarui: 2026-07-16