Dukungan 4 Kakakku Yang Cantik

Dukungan 4 Kakakku Yang Cantik

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-08-05
Oleh:  Lee RangBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Belum ada penilaian
9Bab
10Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Chael tak pernah menyangka, sebuah tragedi mengubah hidupnya. Dulu, ia dihina dan dikucilnya, kini disanjung dan dihormati. Berkat dukungan 4 kakaknya yang cantik, pintar, dan berkuasa, hidupnya benar-benar sempurna. Chael adalah pewaris keluarga Vander, anak ke-5 yang begitu dicintai 4 kakaknya. Claire, Celine, Caroline dan Claudia, keempatnya bersumpah menjaga adik lelaki mereka dengan sepenuh hati. Suatu hari saat ia memilih menjelma menjadi pria biasa di kampus, ada seseorang yang mengaku sebagai dirinya, pewaris keluarga Vander. Chael hanya tersenyum dan menyusun strategi membuat pria tak tahu diri itu hingga merasa ingin mati.

Lihat lebih banyak

Bab 1

1. Salah Memohon

“Kak Martin, tolong pinjami aku 10 juta! Aku mohon! Ini demi Ibu kita, Kak.”

Clael bersujud, memohon kebaikan hati kakak angkatnya, Martin WIlder. Sudah satu tahun, Martin mengabaikannya. Semenjak kakak angkatnya menikah dengan Maya Ellis, putri Kepala Desa Munggala.

Dulu saat masih kecil, Chael mengalah demi Martin. Sadar, dia hanya anak angkat di keluarga Wilder. Chael, memilih ikut bekerja membantu Bu Lily—ibu angkatnya. Sepulang sekolah, Chael akan pergi ke ladang, lalu upahnya digunakan untuk kebutuhan keluarga dan membayar biaya les Martin.

Hingga akhirnya Martin bisa berkuliah di kota. Chael dan Bu Lily sangat bangga. Keduanya bahkan bersemangat mencari tambahan untuk biaya hidup dan kuliahnya Martin.

Akan tetapi, setelah Martin menjadi orang kota, dia melupakan Chael dan Bu Lily. Martin bahkan merasa malu mengakui keduanya sebagai keluarga. Bahkan keduanya saja baru tahu jika Martin pulang untuk menikahi Maya. 

“Aku sukses di kota karena usahaku sendiri,” ucap Martin penuh percaya diri.

Orang-orang desa bahkan percaya dengan ucapannya. “Untung saja Martin nekat pergi ke kota. Jika tetap di desa … hidupnya pasti akan sengsara seperti ibu dan adik angkatnya.”

Bu Lily dan Chael bahkan tak diundang dalam acara pernikahan tersebut. Chael murka dan tak terima. Namun, Bu Lily yang sudah terlanjur kecewa, memilih diam. Wanita paruh baya itu lebih banyak diam dan murung.

Air mata Bu Lily jatuh. Namun, ia segera menghapus air matanya, lalu merogoh aku jaketnya. Bu Lily mengeluarkan buku tabungan dan menyerahkan pada Chael.

“Ini ada sisa uang yang sengaja kusisihkan untukmu! Pergilah ke kota dan ubah nasibmu, Chael!” ucapnya tulus. “Kamu bisa mencari keluarga aslimu. Jangan pedulikan aku yang sudah tua!”

“Nggak, Bu!” tolak Chael tegas. “Kamu ibuku dan akan selalu menjadi ibuku selamanya!”

 “Jika suatu hari nanti aku ditakdirkan untuk bertemu dengan keluarga asliku, maka mereka harus menerimamu sebagai ibuku. Kamu yang sudah merawatku hingga dewasa.”

Senyum bujukan Chael langsung menenangkan hati Bu Lily. Chael makin menggenggam tangan Bu Lily erat. “Tenang saja, Bu. Walaupun Kak Martin nggak mau mengakuimu. Ada aku yang akan selalu ada untukmu,” ucapnya tulus.

Kepedulian anak angkatnya menjadi obat yang begitu berharga. Jika Martin tak mau mengakuinya dan malu karena hidupnya miskin, maka ada anak baik seperti Chael untuknya.

Sayangnya, usia Bu Lily yang semakin tua dan kesehatannya sedang tak baik-baik saja. Setelah terjatuh saat bekerja, kondisinya langsung parah. Bu Lily butuh penangan cepat, serta biaya yang tak sedikit.

Alasan itulah, Chael mendatangi Martin untuk memohon. Namun, yang didapat justru cacian dan hinaan. Chael hanya bisa menahan semuanya, masih terus memohon kebaikan hati kakaknya.

“Kak Martin, jangan lupa! Kamu bisa menjadi orang sukses karena dukungan, doa dan usaha Ibu! Ingatlah pengorbanannya dulu!” ucap Chael, berharap bisa mengetuk hati Martin.

Sayangnya justru murka Martin yang diterimanya. Tanpa ampun, Martin melayangkan tamparan da tinjuan. Berkali-kali dia menampar Chael hingga napasnya terengah-engah.

“Jaga bicaramu! Aku bisa sukses karena usahaku sendiri. Doa yang kuterima itu dari Maya, istriku!” ucap Martin dengan suara lantang. “Enyahlah kau dari hadapanku!”

Sebelum pergi, Martin kembali memberikan tamparan pada Chael. Tubuh Chael tersungkur jatuh dengan mulut penuh darah. Namun, ia segera bangkit dan menahan kakinya Marin.

“Aku nggak akan pergi sebelum Kak Martin membantu Ibu!” ucap Chael bersikeras. “Katakan saja, apa yang harus kulakukan agar Kak Martin mau membantu!” 

“Sial!” balas Martin mengumpat.

Martin berusaha keras melepaskan kakinya dari cengkraman Chael, tapi terlalu kuat. Akhirnya, ia menendang kepala Chael dengan sepatu pantofelnya. Suara erangan kesakitan langsung menggema.

“Argh!”

Kepala Chael terasa seperti dibelah dua. Telinganya berdengung. Pandangannya mulai kabur, tapi ia tetap menjaga kesadaran diri.

“Pengawal!” teriak Martin keras. “Bawa pemuda miskin ini keluar! Jangan biarkan dia masuk ke rumahku! Bahkan berada dekat gerbang rumahku saja, dilarang!”

Para pengawalnya patuh dan langsung menyeret tubuh Chael. Tubuh Chael sudah tak berdaya, hingga dilempar keluar. Rasa sakit langsung menyerang.

Chael mencoba bangkit, menguatkan diri. Ia hampir putus asa. “Ke mana lagi aku harus mencari pinjaman uang untuk Bu Lily?”

Tangannya memegangi kepala dan dadanya. Tak sengaja ia menyentuh kalung giok di balik kemeja lusuhnya. Chael langsung melepaskan benda tersebut.

“Saat Bu Lily menemukanku waktu kecil dulu, kalung ini adalah identitasku satu-satunya. Karena itulah, dia memintaku agar menjaga kalung ini dengan baik ... jangan sampai hilang,” gumamnya mengingat pesan tersebut. “Sepertinya giok ini bisa kugadaikan dulu atau kujual saja.”

Tak ada pilihan lain. Bu Lily adalah orang yang paling berharga dalam hidupnya. Akhirnya Chael pergi ke pasar dengan wajah penuh luka. Ia menawarkan giok tersebut pada beberapa pedagang perhiasan.

“Apa ini? Hanya batu murahan,” ucap salah satu pedagang saat melihat kalung tersebut.

Hampir semua orang di desa tahu kalau Chael dan ibunya adalah orang yang tak diakui oleh Martin. Mereka menjadi takut berurusan dengan Chael, sebab pengaruh Martin yang merupakan menantu kepala desa sangat berpengaruh di sana.

Chael kesal dan sakit hati. Namun, ia tak ingin menyerah. Akhirnya Chael memilih toko perhiasan di kecamatan.

Tak peduli seberapa jauh, ia harus bisa mendapatkan uang untuk Bu Lily. Saat melihat wajah Cael yang babak belur, penjual itu mengira Chael adalah pencuri. Tentu saja Chael langsung membela diri. 

“Aku baru saja bertengkar dengan saudaraku, karena ibu kami jatuh saat bekerja. Kakakku mengira aku yang menyebab Ibu jatuh,” ucap Chael berbohong. “Kalau Anda nggak percaya. Ayo ikut aku menemui ibuku di rumah sakit!”

Penjual itu meragu. Namun sebagai penjual perhiasan, ia mengenali jenis giok tersebut. Ia tak ingin kehilangan benda berharga tersebut.

“Baiklah, aku percaya,” katanya terdengar ramah.

Dalam hati, penjual itu menebak jika Chael tak tahu giok itu sangat berharga. “Berapa harga yang kamu tawarkan?” tanyanya berbasa basi.

“10 juta bisa?” jawab Chael penuh harap.

Penjual itu menahan senyumnya. Ia yakin giok itu seharga ratusan juta, bahkan bisa mencapai miliar. Namun, ia tak boleh membocorkan informasi tersebut.

Pemuda ini hanyalah orang bodoh. Dia berkata dalam hati.

“Tunggu sebentar! Aku harus memeriksa giok ini. Jika kualitasnya bagus, aku bisa memberi harga seperti yang kamu mau.”

“Tentu saja, silahkan!” 

Tanpa membuang waktu penjual itu memeriksa dengan alat khusus. Matanya langsung berbinar, saat melihat hasil yang ditampilkan. Penjual itu nyaris berjingkrak mengira akan untung besar.

Penjual itu tak tahu, jika di suatu tempat yang sangat jauh, sebuah mesin kecil berbunyi nyaring. Para pekerja di sana langsung sigap dan siaga, langsung memeriksa mesin tersebut.

“Lokasi Tuan Muda ditemukan. Giok Keluarga Vander terlihat.”

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
9 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status