author-banner
Nakarsya Li
Nakarsya Li
Author

Novels by Nakarsya Li

Cewek kutu buku itu tunangan ku

Cewek kutu buku itu tunangan ku

Novel ini bercerita tentang kisah cinta sevilla dan verrel. Hidup sevilla seakan berubah kala ayahnya meninggal dunia. Penderitanya semakin bertambah, kala sang ibu mengalami gangguan jiwa. Hingga suatu hari ia tak sengaja menabrak verrel, laki-laki jenius yang terkenal dingin dan sombong. suatu har
Read
Chapter: Chapter 99 Symphony of Grace & The Golden Foundation
​~ Maaf yang tulus bukan sekadar menghapus jejak duka masa lalu, melainkan membuka pintu berkah yang melimpah bagi masa depan yang abadi ~ Sevilla Flovie.​Pagi hari di kawasan pegunungan Cisarua, Bogor, disambut oleh gumpalan awan putih yang berarak pelan di bawah hamparan langit biru jernih. Angin lereng gunung berembus sejuk, membawa aroma pinus yang segar dan wangi tanah basah yang menentramkan. Sinar matahari pagi terpancar hangat, membiaskan pendar keemasan di atas kubah kaca raksasa Delard Botanic Sanctuary & Research Center yang megah.​Satu minggu telah berlalu sejak peristiwa kelam di rumah sakit, di mana peristiwa taubatnya Alfian dan Sarah menutup secara sempurna seluruh lembaran dendam masa lalu. Hari ini adalah hari yang paling dinantikan: peresmian peletakan batu pertama sekaligus pembukaan tahap awal kawasan konservasi bunga dan pusat riset edukasi lingkungan terbesar di Indonesia.​Di atas lahan seluas lima hektar tersebut, ratusan karangan bunga ucapan selamat berdir
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Chapter 98 Rays of Mercy & The Unbroken Vow
​~ Dendam yang membara pada akhirnya hanya akan membakar jiwa pemiliknya, sementara ketulusan dan maaf adalah cahaya yang meruntuhkan kegelapan paling pekat ~ Sevilla Flovie.​Hujan deras mengguyur Kota Jakarta sejak tengah malam, menyapu jalanan ibu kota dengan sapuan air yang dingin dan lebat. Sirine ambulans melolong membelah heningnya malam di kawasan Cisarua, Bogor, membawa dua sosok tubuh yang terkulai lemas di atas brankar darurat menuju Rumah Sakit Pusat Pertamain Jakarta.​Alfian dan Sarah—dua manusia yang sebelumnya menyusun rencana jahat untuk menghancurkan peresmian Delard Botanic Sanctuary dan menculik Abrar—kini terbaring tak berdaya. Rencana keji mereka hancur berkeping-keping bukan karena serangan balik dari keluarga Delard, melainkan akibat senjata makan tuan. Bahan peledak cair buatan ilegal yang disimpan Alfian di dalam vila tersembunyi mereka mendadak meledak akibat kebocoran gas dan korsleting listrik di tengah badai Bogor.​Dua hari pasca kejadian mematikan itu,
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Chapter 97 Unbroken Shadows & The Final Reckoning
​~ Ketika kejahatan masa lalu meretas kembali belenggunya, keteguhan hati dan cinta sejati akan selalu berdiri sebagai benteng yang tak terkalahkan ~ Sevilla Flovie.​Udara dingin akhir musim gugur membungkus kawasan Lapas Kelas I Cipinang dengan suasana kelam yang muram. Langit Jakarta di sore hari itu tampak kelabu diliputi gumpalan awan tebal, seolah menyimpan firasat buruk yang siap meluap kapan saja.​Di depan gerbang besi raksasa berkarat, dua orang figur berdiri dalam keheningan yang mencekam. Alfian—pria yang dulu pernah menjadi dalang di balik konspirasi hukum dan kecelakaan pesawat yang hampir merenggut nyawa Verrel Delard—melangkah keluar dengan tatapan mata yang dingin, liar, dan dipenuhi dendam yang makin membara. Jas hitam lusuh yang dikenakannya tampak agak kebesaran di tubuhnya yang kini lebih kurus, namun aura kejahatannya sama sekali tak memudar.​Di sampingnya, Sarah berdiri dengan senyum miring yang penuh kepahitan. Wanita yang pernah berpura-pura menjadi sosok pen
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Chapter 96 Whispers of Autumn & The Three Guardians
​~ Di atas tanah yang sunyi, di bawah naungan doa-doa yang dilangitkan, kami berjanji untuk terus merawat cinta yang pernah kalian tanam hingga akhir masa ~ Sevilla Flovie.​Gerimis tipis menyiram Kota Jakarta sejak fajar menyingsing, meninggalkan aroma tanah basah dan kesegaran yang khas di sepanjang pemakaman keluarga yang asri dan tertata rapi. Dedaunan hijau pohon kamboja meneteskan sisa-sisa air hujan, menciptakan ketenangan yang magis di atas gundukan-gundukan tanah berumput hijau yang dipotong rapi.​Sebelum memulai perjalanan dinas dan liburan keluarga ke Swiss untuk mengurus brankas peninggalan di Geneva, Verrel dan Sevilla memutuskan untuk berziarah terlebih dahulu. Hari ini terasa sangat istimewa dan penuh kepasrahan emosional, sebab Sevilla akan mendatangi peristirahatan terakhir tiga sosok paling berjasa dalam hidupnya: ibu kandungnya almarhumah Martha Liora Flovie, sang ayah almarhum Willie Wijaya, serta ibu tirinya almarhumah Vierra. Ketiga makam tersebut berdampingan d
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Chapter 95 Shadows of the Past & The Golden Key
​~ Keberanian sejati bukan tentang tidak pernah memiliki ketakutan, melainkan tentang berdiri tegak melindungi mereka yang dicintai saat badai lama mencoba bertiup kembali ~ Sevilla Flovie.​Pagi hari di kawasan permukiman elit Kebayoran Baru diselimuti oleh kabut tipis dan rintik hujan lokal yang membawa kehangatan tersendiri. Di dalam ruang kerja pribadi Verrel Delard yang megah dengan dinding berpanel kayu jati dan rak-rak buku tua yang tertata rapi, aroma kopi espresso pekat menyeruak memenuhi udara.​Verrel duduk tegak di balik meja kerjanya yang luas. Kemeja putihnya yang kaku tergulung rapi hingga siku, memamerkan jam tangan perak berdesain minimalis dan urat-urat perkasa di lengan tangannya. Wajah tampannya yang biasanya memancarkan ketenangan kini tampak sedikit menegang. Pandangan matanya yang tajam menatap sebuah amplop cokelat tebal berstempel khusus yang tergeletak di atas meja.​Di hadapan Verrel, Johny duduk bersandar dengan raut wajah serius yang jarang sekali ia tunju
Last Updated: 2026-09-16
Chapter: Chapter 94 Blooming Horizons & The Legacy of Love
​~ Keindahan sejati dari sebuah perjalanan bukan terletak pada seberapa jauh kita melangkah, melainkan pada kehangatan tangan yang terus menggenggam kita di setiap lembaran baru ~ Sevilla Flovie.​Dua minggu setelah kepulangan keluarga kecil Delard dari Amsterdam, Kota Jakarta disambut oleh cuaca cerah di awal bulan. Angin pagi berembus sejuk menelusuri lorong-lorong pertokoan elit di kawasan Senopati, membawa aroma kopi segar dan dedaunan hijau yang menyegarkan jiwa.​Di lantai dua bangunan Flovie The Florist, suasana terasa begitu hangat dan penuh dinamika baru. Ruangan berukuran besar yang dulunya hanya difungsikan sebagai gudang penyimpanan vas dan peralatan tambahan kini telah disulap sepenuhnya menjadi kantor pusat operasional jaringan internasional Flovie x Vierra’s Secret Garden.​Dinding-dindingnya dicat dengan warna pastel bernuansa gading dan hijau sage, dihiasi oleh foto-foto berbingkai kayu mahoni yang menampilkan keindahan rumah kaca Vierra’s Secret Garden di Zaanse Scha
Last Updated: 2026-09-16
Bolehkah aku jadi imammu

Bolehkah aku jadi imammu

Kisah Cinta dalam diam atika dan maulana. Awalnya mereka berteman dekat sewaktu smp, karena mereka berada dalam satu organisasi. Namun, kedekatan mereka justru menimbulkan rumor, bahwa keduanya sedang menjalin hubungan. untuk menghindari kesalahpahaman, maulana memutuskan untuk menjauh dari atika. Namun, mereka dipertemukan kembali di kelas dan sekolah yang sama, saat mereka duduk di bangku SMA. Maulana bersikap cuek dan dingin terhadap atika, karena itulah atika sering di buat kesal oleh maulana. Namun, dibalik sikap cuek dan dinginnya, maulana menyimpan perasaan spesial pada teman SMP nya itu.
Read
Chapter: Chapter 5 Karena benci
~Aku sudah menyukainya dari awal, tapi mengapa dia lebih menyukai maulana ketimbang aku~ Rendy.*****Malam harinya di rumah Maulana, kedatangan seorang tamu yang tak lain adalah keluarga Rendy, sepupu maulana."Ya ampun zainab, kamu tambah cantik ajah!" goda Umi Zulaikha."Masa sih mba? aku pikir mba lho yang tambah cantik!" ucap Tante Zainab."Ah kamu bisa aja!" ucap Umi Zulaikha."Kamu gimana kabarnya ren?" ucap Maulana."Bukan urusan loh!" ucap Rendy cuek."Ihh gak boleh gitu dong ren, maulana kan tanya baik-baik sama kamu?" ucap Om Reza."Aku baik!" ucap Rendy singkat."Kalian itu harusnya akur dong, kalian kan sepupuan, harus kompak menjalin kebersamaan!" ucap Tante Zainab."Kita akur kok tante!" ucap Maulana."Oh ya kamu masih inget atika kan? anaknya si ariana sama si ahmad?" ucap Tante Zainab."Kenal lah, ariana itukan temen kamu pas jaman SMA dulu!" ucap Umi Zulaikha yang membuat mau
Last Updated: 2021-06-24
Chapter: Chapter 4 Salah paham
~Aku bukanlah orang yang kau kira akan melakukan hal sebodoh itu~ Maulana.*****Hujan deras mengguyur sekolah pagi ini, para siswa datang dengan jas hujan dan payung yang mereka bawa.Terlihat Agustin dan Khikmah tengah duduk di halte sekolah."Kok atika jam segini belum berangkat?" ucap Agustin."Iya tumben banget tuh anak!" ucap Khikmah.Saat mereka tengah menunggu atika, tiba-tiba sebuah mobil berhenti dihadapan mereka."Itu atika kali ya?" ucap Agustin."Masa sih? itukan bukan mobilnya kak akhtar?" ucap Khikmah.Atika keluar dari mobil itu, dia tersenyum dan melambaikan tangannya pada seorang laki-laki dari dalam mobil."Eh atika sama siapa tuh? kok aku kayak baru liat tuh cowok?" ucap Agustin."Palingan juga sepupu atau saudara nya yang lain!" ucap Khikmah.Setelah mobil
Last Updated: 2021-05-04
Chapter: Chapter 3 Masih aja gengsi
Chapter 3 Masih aja gengsi.~Tidak bisa kau sembunyikan perhatian mu lagi, aku tau kau malu mengakuinya, gengsimu terlalu besar, dan itu membuat mu menjadi seorang pria yang cuek dan dingin kepadaku~ Atika.*****Keesokan harinya, di dalam kelas saat waktu istirahat. maulana menghampiri atika, di tempat duduknya."Eh ente kagak usah percaya sama kata-kata anwar, dia itu bohong sama ente!" ucap Maulana."Ohh!" ucap Atika singkat."Oh ya, makasih udah jenguk!" ucap Maulana dingin."Sama-sama!" ucap Atika.Karena merasa malu akan kejadian kemarin, maulana memutuskan untuk pergi ke tempat duduknya."Dasar cowok gengsi, tinggal bilang aja kali, gak usah bohong segala!" batin Atika.Tiba-tiba datang khikmah dan agustin, mereka menghampiri atika yang tengah membaca buku."Gimana? ada progres kah?" ucap Agustin.
Last Updated: 2021-05-04
Chapter: Chapter 2 Terkena penyakit aneh
~Sejak kecil, aku sudah terbiasa dengan ini, aku terkena penyakit urtikaria, oleh karena itu aku membenci hujan~ Maulana.*****Keesokan harinya, kelas berjalan kondusif. Para siswa tengah serius memerhatikan pelajaran. Berbeda dengan anwar yang tidak fokus, karena khawatir akan kondisi maulana yang hari ini tidak berangkat sekolah."War, temen sebangku mu kok gak berangkat?" bisik Atika."Dia sakit karena kehujanan!" ucap Anwar."Lho payungnya rusak? kemaren kan dia pake payung?" ucap Atika heran."Gak tau juga!" ucap Anwar."Ohh gitu!" ucap Atika yang langsung kembali fokus ke pelajarannya."Kalau aku boleh ingkar, aku bakal omong semuanya ke atika!" batin Anwar.*****Kantin sekolah SMA favorit 01 Bekasi. terlihat atika, khikmah dan agustin tengah duduk dengan makanan nya masing-masing."Eh tik, kira-kira s
Last Updated: 2021-05-01
Chapter: Chapter 1 Suka dalam diam
~Ada sebuah alasan mengapa aku menjauhinya, itu karena cinta~ Maulana Asy’ari.*****Author POV…Seorang gadis cantik berhijab dengan seragam SMA nya tengah serius membaca buku di taman sekolah.Tiba-tiba datang kedua temannya, Agustin dan Khikmah.“Hai Atika, kamu lagi baca apa?” tanya Agustin.“Baca buku sejarah Islam!” ucap gadis yang bernama atika itu.“Eh aku denger kamu itu temen deketnya maulana dari smp yah?” Ucap Khikmah.“Enggak terlalu deket sih, cuman saling kenal ajah!” ucap Atika cuek.“Masa sih? kamu bohong yah?” ucap Amalia.“Emang bener kok, kita itu sekedar teman dalam organisasi!” ucap Atika.“Kamu gak naksir gitu sama dia?” ucap Agustin.“Naksir? sama dia? dih ogah!” ucap Atika.“Ya ampun tik, cowok seganteng dia, kamu gak tertarik? so weird banget sih kamu
Last Updated: 2021-05-01
You May Also Like
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status