Chapter: ApiDi dalam ruang set 3 yang diatur kru menjadi dua lantai terdapat tumpukan kotak kayu dan kardus yang disusun asal hampir di tiap sudut ruangan, kursi rusak dan tangga besi berkarat juga ikut memenuhi ruang set. Hari ini Kento akan melakukan adegan aksi bersama lima stuntman yang kemarin berlatih bersamanya. Pistol dan bom imitasi pun tidak lupa disiapkan kru untuk properti adegan Kento. Kento menerima arahan dari sutradara sebelum take gambar pertama diambil. Dalam adegannya Kento akan mengejar seorang pemimpin geng narkoba yang sedang bersembunyi di sebuah gedung tua. Nantinya mereka akan beradu jotos dan baku tembak. Asuki berdiri di belakang kamera sutradara memperhatikan Kento. Matanya fokus pada Kento yang tampak menawan dengan balutan kemeja hitam dan celana panjang berwarna senada. Tangannya digulung memperlihatkan urat lengan Kento yang memanjang sampai ke punggung tangan. Dua kancing yang dibiarkan terbuka menunjuk dada Kento yang bidang. Asuki terpesona, rasanya tidak ada
Dernière mise à jour: 2026-02-28
Chapter: Tas Misterius“Apa ini?” Kento mendapati sebuah tas di depan pintu ruang artis, digantung pada pegangan pintu. Tas berwarna hitam berukuran tidak terlalu besar bertuliskan ‘Untuk Kento Yamaguchi’ tertera di sana. Kento melihat ke sekitar memastikan apa ada orang atau tidak. Kento tidak berani menyentuh tas itu.“Ada apa Tuan Kento?” Asuki berdiri di belakang Kento tidak sadar dengan tas yang dilihat Kento. “Ini…,” tunjuk Kento. Asuki maju menyamping, matanya tertumbuk pada tas hitam yang ditunjuk Kento. “Kamu tahu ini?” tanya Kento. Asuki membaca tulisan di tas, pikirannya langsung berhambur mengarah pada paket mengerikan dari peneror. “Oh, ini tasku!” Asuki meraih tas di pegangan pintu cepat. “Tasmu?” “Iya … aku lupa menggantungnya di sini tadi.” Asuki langsung menyembunyikan tas itu di punggungnya. “Tapi, bukannya disana tertulis itu untukku?” tanya Kento tidak yakin. “A–ah … ini … ini memang aku yang sengaja menulisnya begitu agar tidak diambil orang.” Asuki terbata menjawab, tersenyum ka
Dernière mise à jour: 2026-02-27
Chapter: KesepakatanTok … tok … tok … Bunyi ketukan di pintu ruang direktur agensi Starlight, Co terdengar. Hikari masuk, menyapa direktur Omega. “Direktur Omega, nona Kaori ada diluar,” tukas Hikari. Direktur Omega yang tengah memeriksa laporan di tangan mengangkat kepala, memberi tanda untuk mempersilahkan Kaori masuk. Kaori datang menemui direktur Omega setelah dihubungi sekretaris Hikari kemarin pagi. “Nona Kaori, direktur Omega menunggumu di dalam.” Hikari mendorong pintu lebih lebar, membungkuk badan begitu Kaori lewat di depannya. “Terima kasih.” Kaori balas membungkuk. Hikari menutup pintu begitu Kaori masuk, dia tidak ikut ke dalam. “Silahkan duduk Nona Kaori.” Direktur Omega menunjuk sofa di samping kanan ruangan, bangkit dari kursi kerjanya mendekati Kaori. “Terima kasih sudah mengizinkan aku bertemu denganmu Direktur Omega.” Kaori membuka suara, duduk berhadapan dengan direktur Omega.Direktur Omega tersenyum dingin, mengatur kacamata. “Aku dengar kamu diam-diam menemui artisku bahkan
Dernière mise à jour: 2026-02-25
Chapter: Coretan Tiga hari setelah menerima paket mengerikan dari seseorang, keadaan menjadi lebih tenang. Bodyguard yang disewa agensi menjaga Kento dan Asuki sangat baik. Bolak balik apartemen dan lokasi syuting, Kento tidak diganggu siapapun. Asuki setidaknya bisa sedikit bernafas lega, meski Kento tidak tahu apa-apa tentang paket itu Asuki tidak ingin bersikap berlebihan dan mencurigakan agar Kento bisa bekerja dengan tenang dan aman. Asuki menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai asisten Kento seperti biasa, walau kadang harus menghadapi sikap Kento yang manja. “Tolong jaga tuan Kento sebentar, aku akan ke parkiran mengambil pakaian ganti tuan Kento di mobil.” Asuki berujar pada satu orang bodyguard yang berdiri tidak jauh dari ruang set 2 tempat Kento tengah syuting. Bodyguard mengangguk mengiyakan perintah Asuki. Asuki berlalu menuju parkiran seorang diri. Parkiran berada tepat di ujung gedung dan mobil mereka ada di bagian tengah diantara mobil lain yang terparkir. Suasana parkira
Dernière mise à jour: 2026-02-24
Chapter: Paket“Kamu bilang apa?!”“Kaori! Wanita bernama Kaori…,” sahut Kento enteng. Direktur Omega terkejut mendengar nama Kaori disebut. Wanita yang dia tahu sempat menjalin hubungan tidak jelas dengan Kento ternyata menemui artisnya diam-diam.“Untuk apa dia menemuimu?” selidik direktur Omega. Kento menceritakan keluh kesah yang disampaikan Kaori mengenai pacarnya Sasaki. Direktur Omega kembali terkejut namun diam berpikir. “Sekarang semua terserah padamu. Aku tidak peduli dengan masalah itu, saat ini aku hanya ingin fokus menyelesaikan syuting dramaku tanpa gangguan apapun!” ucap Kento.Pagi begitu bangun, Kento mendapati direktur Omega menunggunya di ruang tamu. Kento sedikit kesal karena Asuki ternyata tetap menghubungi pria paruh baya itu untuk membahas Kaori. Asuki sedang menyiapkan sarapan di dapur sembari mencuri-curi dengar pembahasan Kento dan direktur Omega. Kento beranjak, masuk ke kamar meninggalkan direktur Omega. “Tuan Kento, sarapanmu sudah siap,” seru Asuki mengetuk pintu
Dernière mise à jour: 2026-02-23
Chapter: Makin MenjadiHari ini Kento dijadwalkan mengikuti pelatihan dasar bersama kru stuntman untuk drama series genre action terbarunya. Ditemani Asuki dan seorang supir, Kento dibawa ke lokasi syuting. Peralatan dan baju khusus disediakan kru di lokasi, Kento memakainya sebelum turun bersama tiga orang stuntman yang akan menemani Kento latihan. Gedung besar yang disulap menjadi lokasi syuting dengan ruangan-ruangan set berada di ujung Kota Tokyo. Kento mulai melakukan pemanasan sebelum diikat dengan tali safety dalam laganya di drama.Kento latihan selama kurang lebih satu jam dan diberi istirahat 30 menit. “Minum dulu Tuan Kento.” Asuki menyodorkan botol minum. Kento meneguk air putih membasahi tenggorokannya yang kering. Keringat mengucur deras dari dahi dan punggung leher Kento. Nafasnya tidak beraturan. Pertama kali memainkan drama bergenre action, Kento dipacu bekerja lebih demi perannya sebagai agen rahasia. “Baju gantimu sudah aku siapkan di kamar ganti. Tuan Kento bisa tidur sebentar jika
Dernière mise à jour: 2026-02-21
Chapter: PENGUMUMANAkhirnya hari ini datang jugaAuthor rada² gak rela mau tamatin cerita ini, tapi setiap pertemuan pasti ada perpisahan...Author mau ngucapin terima kasih untuk semua pembaca setia Boss Mafia, I Love You yang selalu setia menanti up setiap hari...Juga untuk semua yang sudah mendukung cerita ini sampai tamat…Untuk sahabat sesama penulis Buenda Vania yang selalu setia author curhatin setiap saat,,Untuk teman-teman yang tergabung dalam Group Author Halu dan Group Author Bahagia…Terima kasih untuk setiap canda tawa selama ini,, sharing tentang segala macam hal dari yang serius sampe yang nggak penting…At least untuk suami dan anak tercinta yang selalu sabar dan mendukung hobi istri dan bundanya…I love you more ❤️By the way untuk karya kedua author sudah terbit yah guysJudulnya
Dernière mise à jour: 2021-10-31
Chapter: I Love You"Kau mau ke mana lagi, Al?" rengek Rose memeluk suaminya posesif."Aku mau ke kamar mandi sebentar Baby, perutku sakit…," keluh Allen."Tidak boleh, kau harus tetap di sini bersamaku!""Astaga … lalu aku harus buang air disini Rose?" Wanita itu mengangguk dengan puppy eyes-nya.Semenjak hamil, Rose semakin bersikap manja padanya. Allen tidak diizinkan oleh wanita itu sedikit pun menjauh darinya.Bahkan untuk ke kamar mandi saja, Rose akan mengikuti pria berjambang itu ke dalam seperti saat ini. Rose sedang duduk di dekat dia yang sedang berkonsentrasi mengeluarkan tahap akhir isi dalam perutnya."Kau tidak jijik setiap hari menemaniku begini Rose?""Tidak.""Tapi aku yang malah jijik dengan diriku sendiri melihat kau begitu betah disini Baby…."Ro
Dernière mise à jour: 2021-10-31
Chapter: HamilDua bulan setelah bulan madu di atas kapal itu, Rose keluar dari kamar mandi dengan wajah yang pucat.Sudah seharian ini wanita berambut panjang itu muntah-muntah di dalam sana. Allen sampai khawatir melihat keadaan istrinya."Kita ke rumah sakit saja Baby…." Rose menggeleng bersandar di dada bidang Allen yang memeluknya."Tapi aku khawatir melihat kau muntah-muntah begini sejak pagi Baby. Aku tidak tenang meninggalkanmu sendiri di mansion""Aku tidak apa-apa, Al. Kau pergilah bekerja, mungkin aku hanya salah makan saja kemarin."Allen berdecak, mulai jengkel dengan Rose yang tidak mau mendengarkan perkataannya. Pria itu kelimpungan sendiri mengurus wanitanya karena Amberd sedang berlibur ke luar negeri.Mau menghubungi Alex pun, pria itu tidak ada di Miami sekarang. Dia memilih kembali ke Mexico membuka usahanya di sana sembari menemani Eduardo
Dernière mise à jour: 2021-10-30
Chapter: Kapal Pesiar"Kapal pesiar?""Iya, kita akan berlayar selama seminggu penuh di atas laut."Allen mengajak Rose naik ke atas kapal pesiar berukuran cukup besar yang belum lama dia beli.Pria itu sengaja membelinya untuk hadiah pernikahan dia untuk Rose. Bahkan pada kapal badan tertulis inisial nama keduanya dan tanggal pernikahan mereka.Allen benar-benar memastikan hadiah ini akan menjadi kenangan untuk mereka berdua, sekaligus sebagai tempat bulan madu mereka setelah resmi menjadi suami istri."Ini sangat indah, Al…." Rose berdiri pada dek kapal, menatap hamparan laut luas di depan mereka. Kapal itu mulai bergerak saat keduanya naik ke atas sana."Kau suka?""Sangat, aku sangat menyukainya…," sahut Rose terkagum-kagum."Aku senang jika kau menyukainya Baby." Allen memeluk wanitanya dari belak
Dernière mise à jour: 2021-10-29
Chapter: Janji SuciTanggal sebelas di bulan sebelas adalah tanggal terindah untuk Allen dan Rose. Pasangan itu memantapkan hati untuk saling mengikat janji suci di depan pendeta.Rose berjalan mendekati Allen yang tengah menunggunya di depan altar, dengan mata yang berkaca-kaca.Wanita itu berjalan pelan ditemani Alex di sampingnya dengan mata yang sembab. Pria paruh baya itu tidak menyangka anak yang selama ini dia jaga dan dia rawat, kini akan menikah dengan seorang pria pilihannya.Teringat bagaimana Alex memberi pesan-pesan untuk Rose tadi saat mereka masih di ruang ganti pengantin."Hiduplah dengan bahagia, Nak. Daddy akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kau dan keluargamu. Mommy-mu pasti ikut bahagia melihat kau akan menikah hari ini."Rose tersenyum menggenggam tangan ayahnya. "Terima kasih, Dad. Terima kasih karena sudah menjaga aku sampai sekarang. Terima kasih juga karena tidak
Dernière mise à jour: 2021-10-28
Chapter: Rencana"Kau senang?"Rose mengangguk penuh semangat. "Tentu saja, Al. Malam ini adalah salah satu malam terindah di hidupku.""Memangnya malam selain ini apalagi?" tanya Allen penasaran."Kau mau tahu?" Allen mengangguk."Malam di mana aku sadar aku sudah mencintaimu, Al." sahut Rose mengingat malam panjang mereka berdua."Benarkah? Boleh aku tahu kapan tepatnya itu?" Rose tertawa geli, malu untuk memberitahukannya pada Allen."Kenapa tertawa? Jangan membuatku penasaran Baby…." keluh Allen memeluk posesif wanitanya dari belakang."Aku malu memberitahukannya padamu.""Kenapa malu? Aku bukan orang lain Baby, aku calon suamimu sekarang!"Rose tersenyum dengan wajah memerah. Mendengar Allen berkata calon suami makin membuat hatinya berdebar tidak karuan. Rose merasa seper
Dernière mise à jour: 2021-10-27
Chapter: PENGUMUMANHai … Akhirnya novel kedua author di Platform ini selesai … Setelah hampir sempat terbengkalai dan kadang up karena kesibukan, author bisa menamatkan juga Tuan Vampire kita hari ini … Terima kasih untuk semua pembaca setia Tuan Rey dan Suci yang selalu setia menanti up … Terima kasih juga untuk pembaca yang sudah beli koin dan ngasih Vote untuk pasangan Vampire dan manusia kita, yah … Tidak ada kata-kata yang cukup menggambarkan kebahagiaan serta rasa terima kasih author untuk semua pembaca … Dan seperti pengumuman-pengumuman author sebelumnya, author akan umumkan pemenang Giveaway kita berdasarkan vote atau pemberi GEM 3 terbanyak … Nama-namanya adalah sebagai berikut:: 1. Sari Ariswati dengan jumlah 57 GEM 2. Sheril Warouw dengan jumlah 33 GEM 3. Ziza Ziz S dengan jumlah 30 GEM Untuk para pemenang bisa langsung DM author @adamvanda yah … Bagi pemenang yang tinggal di luar Pulau Jawa, author minta maaf nanti ongkirnya ditanggung pemenang yah … Atau bisa juga japri auth
Dernière mise à jour: 2022-05-31
Chapter: Akhir Bahagia"Kau apa…!?" "Aku akan mengakhiri kesepakatan kita hari ini." Rey tertegun selama beberapa saat, kaget mendengar pengakuan pemimpin terakhir Kaum Hitam di depannya. Setelah berbicara dengan Suci malam tadi, King pergi menemui Raja Vampire di kastilnya. Kedatangan pria berjambang itu sempat membuat seluruh penjaga kastil heboh termasuk Michael. Pria itu dengan sigap menahan King, menanyakan apa maksud kedatangannya ke sini. Rey yang saat itu tengah berada di kamar beristirahat, langsung keluar begitu mendengar suara keributan dari luar. "Besok kau bisa menjemput wanitamu di kerajaanku. Aku sudah mengatakan padanya dia bisa pergi besok pagi bersamamu." King menyambung ucapannya, berbicara lantang duduk berhadapan dengan Rey. Tidak terlihat keraguan sedikitpun diwajah King, dia sudah siap dan menerima semua takdir cinta bertepuk sebelah tangannya pada Suci. Rey masih diam mencerna perkataan King. Datang ke kastilnya disaat hampir pagi dan mendengar berita tidak terduga ini dari
Dernière mise à jour: 2022-05-30
Chapter: Bentuk Perpisahan Pukul delapan malam Suci memberanikan diri mengetuk pintu kamar King yang tepat bersebelahan dengan kamarnya.Dengan rasa gugup dan pikiran yang bersalah, Suci meyakinkan dirinya untuk bertemu dengan King malam ini juga.Entah keberanian dari mana sampai wanita yang hanya memakai gaun tipis dengan jubah panjang yang menutupinya berdiri di depan pintu kayu jati besar yang perlahan terbuka dari dalam.King menampakkan dirinya dengan wajah terkejut. "Nona?" ucapnya kaget.Suci tersenyum tipis dan masuk ke dalam tanpa dipersilahkan oleh King. Pria itu tertegun beberapa saat dan menutup kembali pintu kamarnya perlahan."Apa aku mengganggu malammu?" tanya Suci berdiri membelakangi pria bertubuh kekar itu."Ti-tidak. Aku hanya sedang membaca buku saja," jawab King sedikit gugup.Suci mengedarkan pandangan menatap ke seluruh sudut kamar King yang
Dernière mise à jour: 2022-05-28
Chapter: Ucapan King"Nona …." King mendekati wanita yang tengah sibuk dengan kegiatannya di taman samping kerajaan Kaum Hitam.Sembari menunggu Rey, suaminya. Suci mengambil beberapa bunga mawar putih dan merah yang sengaja ditanam King di sekitar sana.Selain ingin membuat Suci betah, King ingin wanita itu punya kesibukan di kerajaannya selain duduk berjam-jam bersama Raja Vampire.King tahu Suci pasti akan sangat bahagia jika ada bunga-bunga cantik yang ditanam di tempat itu."Kau … ada apa kau ke sini?" risih Suci.Dia hanya tidak mau Rey salah paham jika melihat King ada di sana bersamanya disaat Rey belum datang."Aku hanya ingin bicara sebentar denganmu," ucap King tanpa basa basi.Suci menghembuskan nafas panjang, beranjak dari dekat taman dan duduk di kursi panjang tempat dia dan Rey biasa menghabiskan waktu bersama. Bunga yang Su
Dernière mise à jour: 2022-05-28
Chapter: Harus Menyerah "Bisakah kau jelaskan apa maksud semua ini, Nona?!" Thomas masuk ke dalam kamar istri pemimpinnya setelah Nani lebih dulu masuk ke sana. Maid pribadi Suci hanya tertunduk begitu Suci menatapnya bertanya-tanya melihat Thomas juga ikut masuk bersamanya. "Apa maksudmu menjelaskan semua ini, Thomas?" Suci bangkit dari sofa sudut kamar, mendekati pria dan wanita Kaum Hitam itu. "Ini … aku menemukan ini dari Nina!" Thomas menunjukkan botol kecil berisi cairan berwarna merah yang tinggal sedikit. Suci mengernyit kemudian beralih menatap Nina lagi. Dia mengerti kenapa maid pribadinya hanya tertunduk sejak Nina masuk ke sini. "Tolong jelaskan kenapa Nona meminta Nina memasukkan ini ke dalam ramuan obat Tuan King!" sambung Thomas tidak sabar. Suci terlihat membuang nafas kasar, melewati Thomas dan berhenti di depan jendela kamarnya. "Apa aku perlu menjelaskan kepentingan pribadiku padamu?!" Suci melipat tangan di depan dada. "Meskipun kau Kaum kepercayaan King, bukan berarti kau berhak
Dernière mise à jour: 2022-05-18
Chapter: Siapa?!"Thomas!""Iya, Tuan?""Aku merasa ada yang tidak beres." King duduk seperti biasa mengamati dari jauh pasangan suami istri yang kemarin sempat bertengkar, kini sudah berbaikan.Rey dan Suci duduk berdekatan di kursi taman samping kerajaan Kaum Hitam dengan kemesraan mereka.Sempat bertengkar malah membuat keduanya semakin mesra satu sama lain. Suci bahkan tidak sungkan lagi mencium pipi dan bibir Rey di sana, tidak peduli ada di mana mereka saat ini."Apa maksud Tuan ada yang tidak beres?" Thomas bertanya."Tubuhku. Ada yang tidak beres dengan tubuhku." Thomas mengernyit, semakin bingung dengan maksud ucapan pemimpinnya."Aku merasa tubuhku semakin sehat sekarang. Kemarin tabib juga berkata demikian. Kondisi tubuhku perlahan membaik, katanya."Thomas diam, mencoba menelaah perkataan King. Dari
Dernière mise à jour: 2022-05-13