
Perjodohan Gila dengan CEO Arogan
Louis Mino Dendanious, penerus Next In Company yang berada dibawah managemen langsung keluarga Dendanious. Terus digencar oleh sang Ibu untuk segera menikah diusianya yang menginjak kepa tiga. Suatu hari dia terlibat kecelakaan, untuk mencari tahu siapa dalang dibaliknya, Mino membuat keputusan ekstrem; mencari seorang istri, dan memancing orang tersebut keluar.
Irene Lissabeth Levebvè, seorang dokter di rumah sakit, berusia seperempat abad, dan seorang independent woman. Tidak pernah terbesit dalam pikirannya bahwa dia akan menjalin hubungan, apalagi menikah. Sampai suatu hari, dia mendapati seseorang datang ke Apartemen dengan membawa undangan kencan buta. Siapa yang menyangka bahwa itu adalah ulah sahabatnya, Jennie Lexander.
"Irene, aku lupa. Kemarin, aku submit your information to become his wife on email."
"What, Jennie, are you kidding me?"
Bagaimana kisah Irene dan Mino selanjutnya? Dan sanggupkan Mino mencari tahu siapa dalang dibalik kecelakaannya?
"We never realize how frozen we are untill someone start melt our ice."ㅡJennie.
Read
Chapter: BAB 97 [END]Berita pernikahan putra sulung keluarga Dendanious, Lousi Mino Dendanious menyebar luas; berbagai awak media berbondong-bondong menjadikan berita ini sebagai headline majalah dan koran, sementara ada juga sebagian jurnalistik yang berdiam diri di depan mansion keluarga Dendanious demi mencari secuil beritaㅡterutama menyangkut hal berupa scandal akan lebih baik. Atau setidaknya mereka pikir seperti itu. Sebab, hingga tiga hari belakangan ini, Mansion keluarga Dendanious cenderung sepi dan hanya ada pelayan atau tukang kebun yang membersihkan halaman dibalik pagar yang menjulang tinggi. Para wartawan dan paparazzi ini sudah berkemah di sini. Dan tepat di saat mereka sudah putus asa, sebuah mobil Misserati terlihat mendekati pagar mansion keluarga Dendanious. Para wartawan ini segera menarik kamera dan mencoba melihat siapa yang datang. Ternyata itu adalah salah satu kerabat Mino, yang datang untuk melihat anggota keluarga baru Dendanious yang dinanti-nanti. "Tuan Dealton, bagaimana pe
Last Updated: 2024-03-28
Chapter: BAB 95Seperti dadu yang dilempar, hari terus bergulir, menggantikan hari-hari sebelumnya yang telah dilewati oleh manusia. Bedanya, jika dadu dilempar oleh manusia, maka hari tidak ditentukan oleh siapapun.Roda berputar, seperti putaran takdir yang tidak bisa diprediksi; kadang di atas, terkadang pula manusia merasakan rasa pedihnya berada di bawah. Semua itu, sungguh Tuhan-lah yang telah mengaturnya. Agar seluruh manusia mengetahui seberapa hebatnya Tuhan menciptakan takdir dan alam semestaㅡagar tidak melupakan bahwa setiap perbuatan selalu ada konsekuensi yang harus dijalani. Mulai dari pertemuan tak terduga, hingga sebuah perpisahan yang telah direncanakan. Mulai dari rasa cinta, hingga rasa benci yang teramat sangat menyesakan hati. Seperti sungai yang mengalir, adem, menghanyutkan, dan membawa berbagai macam emosi di dalamnya; kepedihan, kesenangan, dan kemarahanㅡair sungai terlihat tenang tapi begitu menghanyutkan. Hal ini sama dengan yang tua meninggalkan dunia, dan yang muda terla
Last Updated: 2024-03-18
Chapter: BAB 94Clarissa keluar dari rumah sakit dengan pandangan kosong. Perempuan itu menatap langit biru di atasnya, lalu mengembuskan napas lelah. Tidak heran beberapa minggu terakhir ini dia menjadi lebih cepat lelah, bawaannya ingin pulang ke rumah dan tidur dengan nyaman, belum lagi rasa mual yang cukup mengganggu. Siapa sangka dia akan mengalaminya secepat ini? Takdir terlalu kejam untuknya. Bagaimana dia harus berkata kepada kakaknya, Irene? Belum lagi kakak iparnya yang juga berteman dekat dengan sosok yang belakangan ini terus mengusik kehidupan tenang Clarissa? Terutama, bagaimana dia menjelaskan ini kepada ayahnya? Berbagai sekelumit pemikiran terus bermekaran dalam kepala. Seolah otaknya menolak berhenti untuk tidak berpikir belebihan. Belakangan ini, ayahnya, tuan Levebvè sangat membanggakan dirinya yang sudah berani mengambil langkah kecil untuk melihat sisi lain kehidupan sebagai pekerja kantoran di perusahaan en
Last Updated: 2024-03-02
Chapter: BAB 93Beberapa hari belakangan ini Clarissa merasa dia dilihat oleh banyak orang. Dalam artian pandangan yang menatapnya dengan pandangan menilai, menghakimi, hingga merendahkan. Sebenarnya ini bisa saja hanya sebuah perasaan semata, tapi hal ini semakin membuatnya yakin ketika ia hendak ke kamar mandi untuk memuntahkan rasa mual. "Kau dengar, tidak aku sangka ternyata dia masuk ke Music Blanc menggunakan jalur nepotisme," ujar salah seorang staff. Clarissa menahan rasa mualnya habis-habisan dan berdiri terdiam di depan kamar mandi seraya membekap mulutnya. "Ya, aku yakin dia tidak memiliki prestasi sedikitpun. Apa yang kau harapkan dari seorang anak konglomerat yang manja? Tidakah belakangan keluarga Levebvè juga terkena kasus penculikan?" Menggelengkan kepala, "Sungguh keluarga yang brutal.""Sshh," staff itu melirik ke kanan dan ke kiri, "Jaga ucapan mu, aku dengar bahwa putri keluarga Levebvè yang tersembunyi adalah istri dari CEO Mino, bahaya jika kau ketahuan." Mengangkat bahu acuh
Last Updated: 2024-02-12
Chapter: BAB 92Irene sedang menikmati afternoon tea nya ketika ia mendapatkan kabar dari Marcus tentang alasan sikap murung Clarissa belakangan ini. Sejenak, Irene terdiam. Dia pandangi sosok tampan sang suami yang juga sedang menatapnya dengan pandangan kebingungan. "Aku tidak tahu apapun, sungguh!" "Aku tidak mengatakan apapun." Irene bergumam lembut. Mengembuskan napas, "Albert memang seperti itu sejak dulu. Awalnya dia tidak terlalu into sex, tapi sejak masuk ke persusahaan, ada satu dua hal yang tampaknya membuat dia sering seperti itu." Mata Irene memincing, "Did you do the same?""I do the same," Mino segera melanjutkan, "Aku bersumpah hanya melakukannya beberapa kali untuk stress relief." Irene hanya terdiam. Dia sudah pernah memikirkan ini sebelumnya, tapi mendengar pengakuan ini secara langsung, rasanya sedikit ada yang mencubit dihati. Namun, mengingat kini Mino sudah menjadi miliknya, tampaknya dia mengkhawatirkan hal yang tidak perlu."Yeah, kita tidak perlu meributkan hal yang su
Last Updated: 2024-02-05
Chapter: BAB 91Mentari sudah terbit, sinarnya memasuki cela-cela ventilasi dan menembus tirai. Sayang sekali, mungkin karena mabuk dan terlalu sibuk dengan urusan ranjang, kedua orang yang masih berbaring di atas kasur tersebut lupa untuk menutup tirai jendela. Sehingga kini matahari langsung menyinari dan membangunkan salah satu di antara mereka. Clarissa adalah sosok yang pertama kali terbangun. Perempuan itu langsung menatap wajah tertidur Albert. Dengan tergasa, dia segera bangun dari tidurnya dengan wajah panik. "Akh." Sial, sial, sial! Clarissa ingin mencakar habis pria kurang ajar satu ini. Dalam hati berkata bagaimana bisa Mino berteman baik dengan sosok bejat seperti Albert? Mendengar pekikkan kecil dan suara tergesa, Albert juga bangun dari tidurnya. Pemandangan seperti ini sudah biasa dilihat. Namun, kali ini berbeda. Perempuan yang bersamannya sepanjang malam tampak sangat panik, dan terlihat mencari-cari sesuatu. "Mencari apa?" Suara serak khas bangun tidur membuat Clarissa membek
Last Updated: 2024-02-04
Pengganti untuk Mafia yang telah Mati
Leiara Easterwood, gadis berusia 22 tahun, dipaksa untuk menerima sel telur dari pria yang dinyatakan sudah meninggal dunia dua minggu yang lalu. Keluarganya tidak bisa menolak dikarenakan posisi pria itu jelas jauh di atas keluarga Easterwoodㅡyang notabene hanyalah keluarga kaya kelas menengah. Dia berusaha menerima dengan syarat dia diperbolehkan untuk melanjutkan pendidikan.
Dia berencana setelah melahirkan, akan pergi bersama anak-anaknya. Namun suatu ketika, di malam hari, dia dikejutkan dengan sebuah benda asing. Awalnya ia merasa itu hanya kebetulan, sampai kemudian, ia memergoki seorang pria yang datang dari jendela kamarnya.
"Siapa kau?"
"Oh, aku tidak menyangka pria tua itu memaksakan benih ku ke dalam rahim mu."
Leiara, "...."
Apakah suaminya yang dinyatakan meninggal dunia, benar-benar hidup, atau itu hanyalah ilusinya semata?
Read
Chapter: Siapa kau?Cahaya lampu samar di malam hari akibat pergerakan mobil yang konstan, menjadikan sebuah pemandangan tersendiri. Gemelut dalam pikiran, rasanya tidak lagi terasakan ketika melihatnya. Di depan, sosok Sergev menyetir. Dia melirik melalui spion di dalam, "Apakah anda tidak ingin mengungkapkan diri di depan madam dan nyonya, tuan muda kedua?""Nah," jawab Theodore. "The situation right now is queit dengerous, don't you think so?""I think it's depend on the person." Theodore tidak lagi menjawab. Beberapa hari terakhir ini, Leiara tidak pernah ke Apartemen. Sepertinya perempuan itu terlalu takut dengan beberapa 'kejutan' yang ia berikan. Membuatnya mau tidak mau harus pulang ke mansion. "Kita pergi dulu ke toko kue."Sergev menatap melalui kaca dengan pandangan bingung, "Maaf?" "Madam mu sepertinya belakangan ini mulai jarang merasakan craving." Sergev tidak tahu harus menjawab apa. Pria itu belum menikah, dan
Last Updated: 2026-09-13
Chapter: Bagaimana dengan mu? Sudah hampir seminggu Clara berlalu lalang di daerah Connecticut dan Yale University. Kedatangannya kali ini adalah atas paksaan kakek Easterwood yang meminta nya untuk menghubungi Leiara dan meminta maaf. Bonusnya, dia bisa berbicara soal keuangan $5 juta yang sepat disinggung. Akan tetapi, dia sama sekali tidak menemukan. Masalahnya terletak pada dia sendiri tidak tahu di mana Leiara tinggal, dan jam berapa biasanya perempuan itu ke kampus. Sehingga, tidak mengherankan apabila dia seperti orang kebingungan di daerah ini. Darren Smith sesekali menemani. Sejak kejadian kebocoran produk, Clara tidak memiliki banyak waktu bersama sang kekasih. Pria itu sibuk ikut membantu perusahaan. "Bagaimana, apakah sudah bertemu dengan saudara tiri mu?" Clara menggelengkan kepala, "Tidak." Mengembuskan napas, "Aku lupa untuk menanyakan alamat dan jadwal kelas dia ke kakek." Darren tidak mengatakan apapun. Pria itu memiliki gerak gerik yang s
Last Updated: 2026-09-12
Chapter: HickneyKetika cahaya mentari memasuki celah-celah tirai, Leiara yang tertidur larut di malam hari, mulai terganggu. Perempuan itu menggeliatkan badan, melakukan pereganggan sejenak, sebelum kemudian duduk di atas ranjang. Dia menunduk, menatap perutnya, lalu menyentuh. “Good morning, babies. Apakah tadi malam kalian tidur dengan nyenyak.” Seolah teringat dengan sesuatu, dia mengeluas perlahan. “Oh, tadi malam … apakah kalian menendang?” Leiara tertawa kecil ketika tangannya merasakan satu pergerakan di dalam perutnya. Sepertinya tadi malam ia tidak mimpi. Merasakan tendangan aktif dari kedua anaknya, samar-samar dia bisa merasakan. Tetapi sepertinya, Leiara tidak tahu bahwa di sisi ranjang lainnya, pemilik kamar telah kembali. Hari ini dia ada deadline untuk mengumpukan tugas kuliah. Sehingga, ia akan pergi ke café untuk mengerjakan semua tugasnya. Berjalan ke kamar mandi, Leiara dengan kondisi masih setengah terpejam, menggoso
Last Updated: 2026-09-11
Chapter: You Cannot RunMalam semakin larut, tetapi deburan ombak menjadi iringan nada ditengah keseunyian. Lee membawa Leiara menuju sebuah batu besar yang letaknya skeitar 100-meter dari tempat pavilion di mana Nyonya Lantsov biasa minum the. Pria itu menekan sesuatu yang tidak terlihat oleh Leiara. Lalu, bebatuan di depan mereka terbuka perlahan. Leiara merasa takjub melihat kejadian di depannya. “Maafkan atas ketidaknyamanan anda, pintu ini dibuat untuk keamanan Nyonya.” “Tidak masalah,” ucapn Leiara, “Kau tidak perlu meminta maaf pada siapapun, Lee.” Lee tidak membalas, pria itu hanya tersenyum kecil. Lalu, mereka menuruni anak tangga yang tidak ada habisnya, sementara pada sisi tembok, terdapat penerangan cahaya dari lampu kuning. Sekitar 10 menit kemudian, barulah mereka sampai di ruang bawah tanah. “Kau sudah datang, Lee.” Suara yang Leiara dengar memang benar adalah suara Nyonya Lantsov. Akan tetapi, pembawaann
Last Updated: 2026-09-10
Chapter: Perkenalan MadamSuara dock di bagian belakang mansion terdengar hingga ke dalam. Leiara yang baru saja keluar dari kamar mandi, dengan handuk yang mengusak rambut panjangnya, berjalan mendekat ke arah balkon. Dia membuka sedikit tirai kamar, lalu mengamati banyaknya orang yang berlalu lalang dilengkapi dengan persenjataan lengkap. Kening perempuan itu mengerenyit, ada apa ini? Sejak kapan bodyguard keluarga Lantsov memiliki persenjataan lengkap, oh, tidak—apakah mereka adalah para mafia yang sering disebut oleh kebanyakan orang?Jika iya, maka jujur saja, ini pertama kalinya Leiara melihat para mafia ini secara langsung. Alih-alih diisi oleh preman berwajah seram, kebanyakan dari anggota mafia di sini cukup tampan, beberapa di antara mereka memang terlihat seperti preman di luar sana, tetapi dalam jumlah yang bisa dihitung jari. Perempuan itu segera menutup tirai. Mencoba mengingat apa yang belakangan ini sedang terjadi. Namun sayang, tidak ada dari ingatan percakapannya perihal sesuatu terjadi di
Last Updated: 2026-09-09
Chapter: Alert!"Bagaimana kuliah mu?""I think I'm doing good," jawab perempuan berambut hitam. Keduanya saat ini sedang berada di ruang keluar menikmati tayangan drama di televisi. "But recently I tend to be forgetful." Nyonya Lantsov membalas dengan tawa ringan. Wanita itu memberikan potongan buah apel yang biji bagian dalamnya sudah dibersihkan pada sosok perempuan keturunan Asia - Amerika disampingnya. "Hahaha, pregnancy brain memang seperti itu." Menyantuh perut Leiara, "Artinya anak-anak mu secara maksimal mengumpulkan nutrisi mereka. Remember, kecerdasan otak anak-anak kita menurun dari seorang Ibuㅡtidak memungkinkan juga faktor ekstenal seperti ayah, menjadi salah satu diantaranya. You don't have to be worried."Leiara bergumam mengiayakan. Dia terus mengambil buah-buahan yang dikupas oleh mertuanya. Kepalanya mendongak kala sesuatu yang ada ditangan, direnggut begitu saja oleh seseorang. "Sebastian!""What?" jawab pria yang tiba-tiba datang mengambil buah apel di tangan Leiara. "Can't I
Last Updated: 2026-09-07