author-banner
Diary94
Diary94
Author

Novels by Diary94

Terjerat Pernikahan Tanpa Cinta

Terjerat Pernikahan Tanpa Cinta

Sylvia Maheswari Himawan, awalnya ia dijodohkan dengan Edward, anak dari teman ibunya. Namun, di hari pernikahannya, Edward justru menghilang tanpa jejak. Demi menyelamatkan nama baik kedua keluarga, Sylvia terpaksa setuju menikah dengan Edgar yang merupakan saudara kembar dari Edward. Sylvia dan Edgar yang tidak pernah saling mengenal satu sama lain ataupun mencintai. Kini mereka harus tinggal bersama sebagai pasangan suami istri. “Selamat datang, Nyonya muda,” ucap para pelayan Catherine. “Nyonya muda?” Edgar melirik dengan sinis ke arah Sylvia. “Aku tidak sudi mengakuinya sebagai istriku.” Sylvia yang samar-samar mendengar ucapannya Edgar, langsung menoleh. “Kamu bilang apa barusan?” “Tidak penting.” Lantas bagaimanakah kehidupan rumah tangga mereka kedepannya? Apakah cinta akan tumbuh dihatinya Sylvia dan Edgar? Lantas bagaimana dengan Edward? Kemana ia pergi? Apakah benar bahwa Edward sengaja pergi dengan wanita lain di hari pernikahannya dengan Sylvia? Saksikan terus kisah mereka ya. Jangan lupa follow Instagram author: diary942023
Read
Chapter: Bab 71. Pulang
Sylvia hanya menggelengkan kepalanya saat mendengar ucapan suaminya mengenai Oma Beatrice. Kemudian Sylvia pun beranjak dari tempat tidur, untuk pergi ke kamar mandi. Sambil menunggu istrinya selesai mandi, Edgar yang merasa mengantuk, ia pun memilih untuk tidur sejenak. Beberapa menit kemudian, Sylvia yang sudah selesai mandi, ia langsung keluar dari kamar mandi dengan memakai jubah handuk. Melihat suaminya tertidur pulas, Sylvia langsung bergegas menghampiri suaminya."Edgar! Bangun Edgar!" Sylvia berucap sambil mengguncangkan tubuh suaminya.Bukannya bangun, Edgar justru memiringkan tubuhnya sambil memeluk guling yang ada disampingnya. "5 menit lagi, sayang. Aku masih ngantuk.""Baiklah, aku kasih waktu sampai aku selesai pakai baju. Kalau aku udah selesai pakai baju, tapi kamu belum bangun juga, aku siram nanti," ucap Sylvia."Hhmm." Edgar berdeham dengan mata tertutup.Sylvia pun membiarkan suaminya tertidur, sampai dirinya selesai memakai pakaian. Selang 10 menit kemudian, Sylv
Last Updated: 2025-12-06
Chapter: Bab 70. Super Duper Nyebelin
Setelah selesai makan malam, Edgar dan Sylvia langsung pergi ke kamar Sylvia untuk beristirahat dikamar. Saat berada dikamar, Edgar yang merasa sedih karena keputusan yang dibuat oleh Oma Beatrice, ia pun hanya bisa duduk dipinggir tempat tidur dengan raut wajah yang cemberut. Melihat ekspresi suaminya, Sylvia langsung duduk disamping suaminya."Kenapa sih, dari tadi kok cemberut terus?" tanya Sylvia.Edgar pun menghembuskan nafasnya. "Hhmph... Aku lagi bingung sayang.""Bingung kenapa?" tanya Sylvia."Bingung lah, masa iya sih cuma karena dokumen pernikahan, kita harus pisah rumah selama 3 bulan ke depan. Tiga hari aja aku udah stres, apalagi 3 bulan. Bisa gila yang ada," ucap Edgar.Sylvia pun tersenyum saat mendengar ucapan suaminya. Lalu, Sylvia meraih tangan suaminya. "Sabar, pernikahan kita kan udah berjalan 3 bulan, tinggal tunggu 3 bulan lagi aja, supaya kita bisa mengajukan surat pembatalan surat pernikahan atas nama aku dan Edward."Edgar pun menatap wajah istrinya. "3 bulan
Last Updated: 2025-12-05
Chapter: Bab 69. Ketegasan Oma Beatrice 
Malam harinya.Setelah hidangan makan malam sudah siap, Larissa beserta suami dan juga ibu mertuanya langsung berkumpul di meja makan. Saat melihat ke arah jam dinding, Beatrice langsung menyunggingkan bibirnya karena Sylvia maupun Edgar belum juga datang."Sebenarnya mereka itu tinggal dimana sih? Kenapa sudah jam 7 lewat, mereka belum datang juga?" tanya Beatrice."Sabar mom. Paling sebentar lagi mereka sampai," sahut Danuel yang merupakan ayahnya Sylvia."Sebagai ayahnya, seharusnya kamu mengajarkan tentang kedisiplinan yang tegas pada Sylvia. Bukan membiarkan dia membuang-buang waktu seperti ini," sahut Beatrice."Sylvia itu sudah besar, mommy. Dia pasti bisa mengatur waktu nya sendiri," ucap Larissa.Mendengar ucapan menantunya, Beatrice langsung menoleh ke arah Larissa. "Ini pasti karena ulah kamu yang terlalu memanjakan dia kan? Makanya dia jadi tidak disiplin seperti ini.""Ayolah, mom. Kita lagi ada dimeja makan loh. Masa iya sih, kita bertengkar di depan makanan," ucap Danue
Last Updated: 2025-12-02
Chapter: Bab 68. Ajakan Makan Malam
Tidak adanya sahutan dari putranya, hal itu membuat Catherine merasa bingung. Ia pun mencoba memanggil putranya. Tak lama barulah Edgar menyahuti ibu."Halo... Gar. Edgar! Kamu masih ada disana kan?" tanya Catherine."I-iya, bu. Edgar masih disini," ucap Edgar."Kamu tadi kenapa diem? Lagi ngelamun?" tanya Catherine."E-enggak, bu. Aku gak ngelamun. Kayaknya ada masalah di sinyal nya deh, bun. Suara ibu kadang suka gak jelas kedengeran nya," ucap Edgar."Ohhh begitu. Ya udah kalau begitu ibu tutup dulu aja deh. Inget ya, yang aku sama Sylvia," sahut Catherine."Iya, bu," sahut Edgar.Setelah mengakhiri panggilan telponnya, Catherine langsung pergi untuk mencari penginapan ataupun hotel. Selang 30 menit kemudian, Sylvia yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian, ia langsung keluar dari kamar untuk menyuruh suaminya mandi.Namun, ketika Sylvia membuka pintu kamarnya ia sama sekali tidak melihat Edgar di ruang santai yang ada di lantai atas. "Kemana lagi perginya si Edgar."Berhubung
Last Updated: 2025-10-17
Chapter: Bab 67. Kekesalan Sylvia
Setelah selesai menyantap makanan masing-masing, Edgar dan Sylvia kembali fokus menyelesaikan pekerjaan mereka. Hari itu baik Edgar maupun Sylvia sama-sama memiliki urusan yang super sibuk. Edgar beberapa kali harus keluar dari ruangan nya hanya untuk melakukan kunjungan proyek maupun rapat dengan para client nya. Begitu pun dengan Sylvia, ia juga tidak kalah sibuk nya merancang desain yang di inginkan oleh client nya. Saking sibuknya, tanpa mereka sadari, waktu berjalan dengan sangat cepat."Akhirnya, selesai juga desainnya." Sylvia berucap sambil meregangkan persendiannya. Ketika melihat ke arah jam dinding yang ada di ruangan Edgar, Sylvia seketika langsung terkejut. "Astaga! Udah jam 7?! Perasaan tadi baru jam 10 pagi deh."Ceklek! "Sayang... Kamu udah selesai belum, desain nya? Kita pulang yuk." Edgar bertanya saat memasuki ruangan nya.Mendengar ucapan suaminya, Sylvia langsung menoleh ke belakang. "Memangnya rapat nya udah selesai?"Edgar pun berjalan ke arah meja kerjanya. S
Last Updated: 2025-10-07
Chapter: Bab 65. Kepanikan Edgar
Mendengar ucapan suaminya, seketika kedua pipi Sylvia langsung memerah. Melihat hal itu Edgar pun bertambah gemas. Lalu, ia pun merangkul pinggang istrinya. Saat Edgar akan mencium bibir istrinya, tiba-tiba seseorang pun masuk kedalam ruangannya.Ceklek! "Oow... Sorry... Sorry, gue gak liat." Andre berucap saat memergoki Edgar dan Sylvia.Seketika Edgar pun berdecak ketika ia melihat keberadaan Andre. Sedangkan Andre sendiri yang merasa tidak enak sudah mengganggu kemesraan sahabatnya, ia pun memutuskan keluar. Namun, saat Andre akan menutup pintu dari luar, Edgar langsung menghentikannya."Udah... Udah. Lo masuk aja. Percuma juga kalau Lo pergi. Momen romantis gue juga udah berantakan gara-gara Lo," sahut Edgar."Ya sorry. Gue mana tau kalau kalian berdua lagi mesra-mesraan," ucap Andre. Sementara itu Sylvia yang tidak familiar dengan wajahnya Andre, ia langsung menyikut lengan suaminya dan berbisik. "Dia siapa, mas?" "Dia Andre. Salah satu sahabat ku," ucap Edgar saat memperkenal
Last Updated: 2025-06-03
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status