author-banner
Rainina
Rainina
Author

Novel-novel oleh Rainina

Satu Malam Bersama Duke

Satu Malam Bersama Duke

Demi menghindari pernikahan dengan seorang Viscount tua dengan dua istri yang membencinya, Sienna membuat keputusan gila, menyerahkan kesuciannya pada pria asing di rumah bordil. Rencananya sederhana, membuat pernikahannya tidak sah di mata kuil karena menikah dalam keadaan tidak perawan. Tanpa Sienna sadari ia telah menjual dirinya pada pria yang jauh lebih berbahaya daripada sang Viscount.
Baca
Chapter: BAB 133
Angin malam berhembus dingin, menyapu pelataran pintu samping mansion yang sengaja dijaga sangat ketat oleh ksatria Lucian. Lucian menggenggam erat jemari Sienna yang terasa dingin. Dengan gerakan protektif dan penuh kelembutan, pria itu memandu calon istrinya menaiki undakan dan masuk ke dalam kabin kereta yang aman.Namun, sebelum Lucian menyusulnya masuk, langkah pria itu terhenti di ambang pintu kereta.Mata Lucian yang setajam pedang perlahan melirik ke belakang. Tatapannya menembus kegelapan, mengunci siluet mansion megah Duchy Lorraine yang menjulang tinggi di bawah cahaya bulan. Tempat yang seharusnya menjadi benteng perlindungan terkuatnya, kini tak lebih dari sarang ular berbisa.Rahang Lucian mengeras. Beberapa menit sebelum mereka keluar dari kamar, seorang ksatria bayangan telah muncul dari balik bayang-bayang dan membisikkan laporan singkat.Damien telah menemukan jejak darah Tabib dan kini tengah menyudutkan Sir Roderick.Alfred dan Sir Roderick. Dua nama itu menggema
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 132
Sementara persiapan keberangkatan Lucian dan Sienna dilakukan secara rahasia di sayap utama, ketegangan yang berbeda tengah memuncak di sayap lain mansion.Langkah kaki yang berat dan berdentum keras terdengar memasuki kamar Tabib. Sir Roderick, ksatria senior yang menjabat sebagai Kepala Keamanan mansion Ibu Kota, melangkah masuk dengan raut wajah berkerut tidak suka. Ia sangat tidak terbiasa dipanggil layaknya bawahan oleh ksatria sang Duke."Kau memanggilku, Damien?" tegur Sir Roderick dengan nada bariton yang menyiratkan ketidaksenangan. Tangannya bersedekap di depan dada.Damien perlahan bangkit dari posisinya yang sedari tadi berjongkok menatap noda darah samar di atas karpet. Wajah pemuda itu satar, sama sekali tidak terintimidasi oleh pangkat maupun postur besar ksatria senior di hadapannya."Tabib Duchy menghilang beserta seluruh barang bawaannya, Sir Roderick." ucap Damien, suaranya tenang namun tajam. Ia menatap lurus ke dalam mata pria paruh baya itu. "Sebagai Kepala Kea
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 131
Setelah tabib pergi meninggalkan kamar dengan pengawalan ketat, keheningan yang menyesakkan kembali turun menyelimuti ruangan.Sienna masih duduk mematung di atas ranjang. Tangannya bertumpu di atas perutnya, mata Sienna menatap kosong ke arah selimut.Sementara itu, Lucian berdiri di dekat jendela, memijat pangkal hidungnya dengan keras. Pikirannya berpacu, mencoba mencari jalan keluar dari jaring masalah yang terus menghampiri.Tercetus sejenak di benak Lucian untuk membawa Sienna kembali ke kastil utama Duchy Lorraine di wilayah utara malam ini juga. Namun, pikiran itu langsung ia tepis mentah-mentah. Ibunya berada di sana. Wanita tua yang angkuh itu sangat menentang hubungannya dengan Sienna. Tidak ada jaminan Sienna akan selamat dari intrik ibunya, apalagi dengan kondisi membawa janin pewaris darah Lorraine.Lagipula, masih ada begitu banyak urusan politik di Ibu Kota yang harus ia selesaikan. Ia tidak mungkin meninggalkan Sienna sendirian di utara tanpa pengawasannya, namun ia
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 130
Sementara kepanikan melanda kamar utama, kesunyian yang mencekam menyelimuti kamar Tabib.Damien berdiri diam di tengah ruangan tersebut. Matanya yang tajam menyapu setiap sudut kamar yang terlihat rapi. Tidak ada botol ramuan yang tersisa, tidak ada pakaian di dalam lemari kayu itu. Membuatnya terlihat seperti sang tabib memang telah melarikan diri dari mansion ini.Terdengar derap langkah kaki terburu-buru dari lorong. Seorang ksatria berseragam lengkap masuk ke dalam kamar dan langsung menunduk memberi hormat."Sir Damien." lapor ksatria itu. "Kami dan beberapa regu lain telah mengelilingi seluruh perimeter mansion, memeriksa setiap gerbang dan jalan keluar. Nihil. Kami sama sekali tidak menemukan jejak pemaksaan dari kepergian Tabib Utama."Ksatria itu menegakkan tubuhnya, menunggu instruksi. "Apa yang harus kami lakukan selanjutnya?"Damien tidak menoleh. Pria itu berdiri kaku, seolah tidak mendengar laporan bawahannya. Pandangannya hanya terpaku ke bawah, pada satu titik di ata
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 129
Tatapan Lucian langsung menajam, mengawasi setiap gerak-gerik pelayan yang baru masuk dengan penuh kecurigaan.Pelayan itu menunduk hormat, lalu dengan hati-hati meletakkan cangkir teh tersebut di atas nakas di samping ranjang Sienna."Teh apa itu?" tanya Sienna pelan, melirik cangkir porselen yang mengepulkan uap beraroma herbal yang tajam."Ini teh Sage dan Red Clover, Nona." jawab pelayan itu dengan senyum sopan. "Tabib meresepkannya khusus untuk Anda. Teh ini sangat bagus untuk memulihkan kesehatan, meredakan kelelahan, dan melancarkan aliran darah setelah perjalanan jauh."Mendengar nama bahan teh tersebut, wajah Sienna seketika pucat pasi. Darah seolah terhisap habis dari nadinya.Melihat perubahan drastis pada wajah Sienna, aura di sekitar Lucian berubah dingin. Pria itu lalu menatap ke arah pelayan yang terpaku kaget karena perubahan wajah Sienna."Keluar." perintah Lucian.Pelayan itu tersentak kaget. Tanpa berani menatap mata sang Duke, ia buru-buru membungkuk panik dan set
Terakhir Diperbarui: 2026-02-23
Chapter: BAB 128
Pintu kamar utama terbuka dengan decitan pelan. Lucian melangkah masuk, berusaha keras menyembunyikan sisa-sisa amarah dan ketegangan dari wajahnya setelah berhadapan dengan Alfred di ruang kerja. Ia tidak ingin menambah beban pikiran Sienna yang sudah tampak kelelahan.Melihat Sienna yang tengah duduk bersandar di atas tumpukan bantal dengan raut wajah yang lebih rileks, tatapan tajam Lucian perlahan melembut. Pria itu berjalan mendekat dan mendudukkan dirinya di tepi ranjang."Sienna." panggil Lucian lembut. Ia meraih salah satu tangan gadis itu dan mengusap punggung tangannya dengan ibu jari. "Aku sudah mengatur semuanya. Besok pagi, tabib terpercaya akan datang kemari secara khusus untuk memeriksamu."Mendengar hal itu, kening Sienna berkerut samar. Raut wajahnya berubah bingung."Tabib?" ulang Sienna pelan, menatap lurus ke dalam mata pria di hadapannya. "Tapi... untuk apa, Tuan Duke? Saya baru saja diperiksa."Gerakan tangan Lucian seketika terhenti. Udara di sekeliling mereka
Terakhir Diperbarui: 2026-02-23
Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Taktik Menaklukan Ayah Musuhku

Bagi Adriana Brown, Evelyn Sterling adalah mimpi buruk berjalan. Sejak kuliah, wanita itu selalu merebut apa yang menjadi milik Adriana. Puncaknya adalah ketika Adriana menemukan tunangannya sendiri berselingkuh dengan Evelyn tepat satu bulan sebelum pernikahan mereka. Lelah dengan perilaku Evelyn, Adriana memutuskan untuk membalas dendam dengan cara menargetkan satu-satunya pria yang tidak bisa direbut Evelyn darinya. Victor Sterling. CEO Sterling Industries. Pria yang dingin, berkuasa, dan... ayah kandung dari Evelyn sendiri.
Baca
Chapter: BAB 216
Mengabaikan tumpukan pekerjaan di mejanya sejenak, Adriana melangkah menuju ruangan Victor.. Jantungnya masih berdebar kencang sambil memeluk map coklat berisi desain gaun pengantin itu di dadanya.Ia tersenyum sopan pada sekretaris Victor dan langsung diizinkan masuk tanpa pertanyaan.Begitu melangkah ke dalam ruangan suaminya, Adriana segera menutup pintu di belakang punggungnya dan menguncinya dari dalam.Di balik meja kerja besarnya, Victor sedang memeriksa sebuah dokumen dengan kacamata baca bertengger di pangkal hidungnya. Mendengar suara pintu dikunci, pria itu perlahan mendongak.Melihat kedatangan istrinya yang tersipu malu dengan map coklat di pelukannya, sudut bibir Victor perlahan tertarik ke atas. Ia melepaskan kacamata bacanya, meletakkannya di atas meja, lalu menyandarkan punggung tegapnya ke kursi kulit kebesarannya dengan santai. Aura intimidasinya menguap tak berbekas, digantikan oleh pesona karismatik yang selalu membuat Adriana lutut Adriana lemas."Apa ada lapor
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 215
"Apa kau benar-benar masih ingin menceraikanku?"Suara Evelyn terdengar sangat pelan, rapuh, dan nyaris seperti bisikan putus asa. Tidak ada lagi Nona Besar Sterling yang dominan di ruangan itu. Yang ada hanyalah seorang wanita yang ketakutan setengah mati kehilangan pria di hadapannya.Mendengar pertanyaan itu, rahang Davian menegang. Pria itu menatap mata istrinya yang kini berkaca-kaca selama beberapa detik, sebelum akhirnya ia menghembuskan napas panjang dan berat. Davian memutus kontak mata mereka, mengalihkan pandangannya ke arah meja di depannya.Pria itu menolak menjawab.Namun, bagi Evelyn, keheningan dan keengganan Davian untuk menatap matanya itu merupakan sebuah jawaban tersendiri. Evelyn menelan ludah dengan susah payah, air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya menetes jatuh membasahi pipinya."Apa yang harus kulakukan, Davian?"Davian masih diam mematung. Tubuhnya kaku, menolak membiarkan emosi wanita itu meruntuhkan logikanya."Apa yang harus kulakukan agar kau beru
Terakhir Diperbarui: 2026-02-24
Chapter: BAB 214
“Apa?" tanya Adriana pelan, seolah takut ia salah mendengar."Pesta pernikahan." ulang Victor. Suara pria itu mengalun tenang di dalam kabin mobil yang senyap."Aku..." Adriana terdiam. Kata-kata seakan tersangkut di tenggorokannya. Ia menundukkan pandangan, menatap jemarinya yang saling bertaut di atas pangkuan.Victor membuang napas pelan. Ibu jarinya masih mengusap lembut pipi Adriana, menyorotkan tatapan penuh rasa bersalah yang jarang sekali mampir di wajah pria berkuasa itu. "Aku tahu aku bersikap tidak adil padamu, Adriana. Aku menikahimu dengan begitu terburu-buru, hanya mendaftarkan administrasinya tanpa pernah menanyakan apa yang sebenarnya kau inginkan."Adriana menggigit bibir bawahnya.Jauh di lubuk hatinya, Adriana tidak bisa berbohong. Ia sama seperti wanita pada umumnya. Ia memiliki impian tentang gaun putih yang menyapu lantai, altar yang dipenuhi bunga, dan janji suci yang diucapkan di hadapan altar. Bahkan dulu... saat ia hampir menikah dengan Darren sebelum Evely
Terakhir Diperbarui: 2026-02-23
Chapter: BAB 213
Pintu ganda ballroom hotel itu terbuka. Saat Adriana melangkah masuk dengan lengan bertaut pada Victor, seolah ada medan magnet tak kasat mata yang langsung menarik perhatian semua orang.Terutama di meja bundar tempat teman-teman lama Adriana berkumpul.Mata mereka seketika terbelalak lebar. Mulut beberapa dari mereka bahkan sedikit terbuka melihat pemandangan di depan sana. Adriana, teman mereka yang dulu selalu terlihat kelelahan dan sederhana, kini tampil begitu cantik dengan gaun sutra designer, dan perut yang membuncit tanda kehamilan, dan yang paling mengejutkan, menggandeng seorang pria luar biasa karismatik yang memancarkan aura pria berkuasa dari setiap langkahnya.Namun, sebelum Adriana dan Victor sempat menghampiri meja itu, seorang pria paruh baya bertubuh gempal tiba-tiba tergopoh-gopoh menghampiri mereka. Pria itu adalah mantan bos di tempat kerja lama Adriana, yang juga merupakan bos dari teman-temannya saat ini."Tuan Victor Sterling! Kehormatan luar biasa bisa melih
Terakhir Diperbarui: 2026-02-23
Chapter: BAB 212
"Menyembunyikan apa, Suamiku?"Pertanyaan parau itu mengudara, membuat darah Davian berdesir. Namun, berbekal pengalaman bertahun-tahun menghadapi situasi krisis di bawah tekanan Victor Sterling, otak Davian bekerja dalam hitungan sepersekian detik. Ia tidak membeku terlalu lama."Penawaran dari Tuan Victor untuk kembali bekerja di Sterling Industries." elak Davian cepat. Suaranya terdengar luar biasa stabil dan meyakinkan, tanpa ada nada panik sedikit pun yang bocor."Oh." gumam Evelyn pelan.Wanita itu menelan mentah-mentah kebohongan tersebut. Mengingat pasti ayahnya kesuliyan karena kehilangan asisten terbaiknya dan mencoba menarik Davian kembali. Ia berdiri diam, memperhatikan suaminya menyusupkan map coklat tebal itu ke sela-sela buku ensiklopedia dengan gerakan yang begitu tenang dan natural."Kau akan bekerja kembali pada Ayah?" tanya Evelyn lagi. Ia melangkah perlahan mendekati meja kerja."Mungkin." jawab Davian singkat.Kenyataannya, ia belum benar-benar memikirkan rencana
Terakhir Diperbarui: 2026-02-23
Chapter: BAB 211
"Oh." ucap Victor pelan. Sudut bibirnya berkedut menahan senyum geli. "Kukira karena kau takut ibumu akan semakin sakit saat melihat putrinya menikahi pria tua. candanya.Adriana sontak menoleh, menatap Victor dengan raut wajah tidak senang. Tanpa ragu, jemarinya terulur dan mencubit paha suaminya itu dengan gemas."Berhenti bercanda, Victor!" omel Adriana, meski tanpa ia sadari ketegangan di bahunya perlahan mengendur."Aku kan hanya mengambil kesimpulan dari reaksimu." Victor tertawa renyah, sama sekali tidak keberatan dengan cubitan kecil itu. Ia menatap Adriana dengan sorot mata penuh kasih sayang, bersyukur candaan\nya berhasil mengusir awan mendung dari wajah istrinya.Adriana mendengus pelan, lalu menatap wajah pria di sampingnya itu lekat-lekat.Victor sama sekali tidak mengerti, batin Adriana gemas.Tidak akan ada satu orang pun di dunia ini yang melihat wajah Victor Sterling dan serta-merta memanggilnya "pria tua". Memang, ada sedikit gurat keriput di sudut mata dan dahinya
Terakhir Diperbarui: 2026-02-22
Usai Tidur Panjang, Aku Menjadi Istrinya

Usai Tidur Panjang, Aku Menjadi Istrinya

“Akan lebih baik kalau kau tidak pernah membuka matamu lagi.” Saat Sophie membuka mata setelah koma tiga tahun lamanya, dunianya berubah. Ingatannya sebelum kecelakaan lenyap, dan lebih mengejutkan lagi, orang tua Sophie telah menjualnya dalam pernikahan dengan Lucas Campbell, seorang pria dingin dan berkuasa, demi menyelamatkan perusahaan mereka. Di antara pernikahan yang mendadak dan keluarga yang membalikkan punggungnya, Sophie mencari potongan ingatan masa lalunya yang terkubur dan pertanyaan besar yang mengganggu: Apa yang sebenarnya terjadi sebelum kecelakaan yang merenggut ingatannya?
Baca
Chapter: BAB 131
Lucas terpaku. Matanya membelalak lebar, seolah tidak mempercayai pendengarannya sendiri. Namun perlahan, keterkejutan di wajahnya meluruh, digantikan oleh tatapan yang begitu lembut."Ulangi sekali lagi," pintanya dengan suara serak.Wajah Sophie memanas, semburat merah menjalar hingga ke telinganya. Ia menunduk malu, menghindari tatapan intens suaminya. "Aku sudah mengatakannya dua kali, Lucas."Lucas menangkup wajah Sophie, memaksanya untuk kembali menatapnya. "Sekali lagi saja. Aku ingin mendengarnya."Sophie menarik napas panjang, memberanikan diri. "Aku... men…"Belum sempat kalimat itu selesai, Lucas menunduk dan menyambar bibir Sophie. Ciuman itu dalam, seolah Lucas mencoba menumpahkan segala perasaan yang selama ini tertahan di antara mereka.Saat tautan bibir mereka terlepas, Lucas menempelkan keningnya pada kening Sophie, napas mereka beradu."Sophie, aku juga mencintaimu," bisiknya parau.Lucas memundurkan wajahnya sedikit, memberi jarak agar ia bisa menatap manik mata ist
Terakhir Diperbarui: 2025-12-12
Chapter: BAB 130
Tubuh Sophie melayang di udara, matanya terpejam rapat, pasrah pada hantaman yang tak terelakkan.Namun, apa yang ia harapkan tidak terjadi. Alih-alih rasa sakit dari benturan beton yang dingin, Sophie merasakan sepasang lengan menangkap tubuhnya di udara dengan sentakan keras. Napas hangat menerpa wajahnya, diikuti oleh aroma yang sangat ia kenali.Lucas.Pria itu berhasil melompat menaiki beberapa anak tangga terbawah dan menangkap Sophie tepat sebelum tubuh istrinya menghantam beton. Keduanya terhuyung hebat, tapi Lucas berhasil mehan tubuhnya sendiri untuk tetap berdiri sambil tetap menahan Sophie.“Lucas…?” bisik Sophie, suaranya gemetar hebat. Ia mencengkeram kemeja Lucas sekuat tenaga, belum berani membuka mata sepenuhnya.“Aku di sini.” jawab Lucas parau. Napasnya memburu, jantungnya berdegup kencang seolah ingin meledak di dalam dada. Ia mendekap kepala Sophie ke dadanya.Ketika Lucas mendongak, tatapannya yang terarah pada Maya dan Elena begitu mematikan.Di sana, Maya berdi
Terakhir Diperbarui: 2025-12-12
Chapter: BAB 129
Malam telah larut ketika Sophie akhirnya mematikan lampu di ruang kerja barunya. Keheningan menyelimuti ruangan besar yang kini sepenuhnya menjadi miliknya itu.Sophie meregangkan tubuhnya, tumpukan dokumen perusahaan yang menggunung seharian ini akhirnya selesai ia periksa. Meski lelah, ada kepuasan tersendiri yang menjalar di dadanya.Ia melirik ponselnya yang bergetar di atas meja mahoni. Sebuah pesan singkat dari Lucas baru saja masuk.[Aku sudah dekat.]Senyum kecil terukir di bibir Sophie. Lucas, dengan segala sifat protektifnya, seolah tahu bahwa Sophie sedang bersemangat untuk segera pulang. Pria itu benar-benar tidak bisa mengabaikannya sedikit pun bahkan walau ia masih marah.Dengan langkah ringan, Sophie menyambar tasnya dan berjalan keluar ruangan. Lobi gedung Elman Corp sudah sepi. Pencahayaan utama telah dimatikan, menyisakan lampu yang hidup di beberapa tempat. Hanya ada satu dua penjaga keamanan yang mengangguk hormat saat Sophie lewat.Pintu kaca otomatis terbuka. Ud
Terakhir Diperbarui: 2025-12-11
Chapter: BAB 128
Suara pena yang digoreskan di atas kertas terdengar begitu nyaring di ruang rapat yang sunyi itu. Tidak ada percakapan basa-basi, tidak ada senyum ramah tamah. Hanya ada ketegangan yang mengisi ruangan.Sophie duduk di ujung meja, menatap lurus ke arah ayah dan sepupunya. Di hadapannya, tergeletak dokumen pengambilalihan penuh Elman Corp.Sophie akhirnya telah mengambil alih perusahaan itu sepenuhnya untuk dilebur ke dalam Campbell Industries.“Ini gila, Sophie!” Matthew akhirnya meledak. Ia membanting pulpennya ke meja, wajahnya memerah karena amarah dan rasa malu. “Kau tidak bisa menghapus nama ‘Elman’ dari perusahaan ini! Kakek membangunnya dari nol! Aku bekerja keras siang malam untuk…”“Bekerja keras untuk apa?” potong Sophie dingin. Tatapannya tajam, menusuk langsung ke mata Matthew yang bergetar. “Untuk menyalurkan dana ke rekening penipu? Untuk memalsukan laporan keuangan? Atau untuk menjual informasi tentang sepupumu sendiri demi menutupi kebodohanmu?”Matthew tercekat. Mulut
Terakhir Diperbarui: 2025-12-11
Chapter: BAB 127
Lucas melangkah masuk ke ruangan Sophie tak lama setelah sambungan telepon itu terputus. Sorot matanya masih sedingin pagi tadi, namun kehadirannya di sana adalah bukti bahwa Lucas tidak mengabaikan Sophie sepenuhnya.“Apa yang mereka katakan?” tanya Lucas datar, menyembunyikan kekhawatirannya di balik suaranya.Sophie menarik napas panjang, mencoba menstabilkan suaranya. “Mereka ingin menyerahkan Elman Corp padaku,” ujarnya pelan, Sophie terdiam sejenak sebelum melanjutkan kata-katanya. “Sepenuhnya… dan tanpa syarat.”“Oh,” tanggap Lucas singkat, wajahnya tak terbaca.Sophie menatap suaminya dengan ragu. “Bagaimana menurutmu, Lucas?”“Terserah padamu,” jawab Lucas acuh tak acuh, seolah keputusan besar itu hanyalah masalah sepele.Sophie menghela napas, ada kekecewaan tipis keluar dari dalam dirinya melihat respon dingin itu. Namun, fakta bahwa Lucas membiarkannya mengangkat telepon dari ayahnya, bahkan menyusulnya ke ruangan ini untuk bertanya langsung, cukup menjadi bukti bagi Sophi
Terakhir Diperbarui: 2025-12-10
Chapter: BAB 126
“Tidak mungkin!” seru Matthew, suaranya meninggi karena panik yang tak bisa lagi ia bendung.Ia melempar dokumen di tangannya ke atas meja dengan kasar. “Paman, Sophie membenci kita! Dia bahkan tidak sudi melihat wajah kita lagi. Paman lupa perjanjian yang Paman tanda tangani dengan Lucas Campbell? Kita dilarang mendekatinya!”Robert tertawa, namun tawa itu terdengar hampa. Ia bangkit dari sofa, berjalan pelan menuju jendela besar yang menghadap ke kota, membelakangi Matthew.“Perjanjian itu dibuat karena kita berada di posisi yang lemah, Matthew. Tapi keadaan sudah berubah. Sekarang, kita bukan hanya lemah, kita sedang sekarat,” ujar Robert tanpa menoleh.“Dan soal kebencian… uang dan kekuasaan bisa menyembuhkan banyak luka lama. Jika aku menawarkan posisi ini padanya, posisi yang seharusnya menjadi hak lahirnya, dia mungkin akan mempertimbangkannya.”“Tapi aku CEO-nya di sini!” bantah Matthew, wajahnya memerah padam. “Aku yang menjalankan perusahaan ini selama dia koma! Aku yang…”“
Terakhir Diperbarui: 2025-12-09
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Silvi membenci Julian, begitu membencinya lebih dari apapun sejak SMA. Baginya, Julian adalah pria rendahan yang kerap membenarkan niat buruk dengan dalih cinta. Siapa sangka sembilan tahun setelah Silvi merasa bebas darinya, ia akan bertemu kembali dengan Julian sebagai bawahan pria itu! Lebih parahnya lagi, Julian masih sama buruknya dengan dulu dan Silvi tahu ia tak akan bisa kabur lagi dari pria itu.
Baca
Chapter: 56. BAB 56
Malam semakin larut, menelan seluruh suara keributan yang terjadi siang tadi. Rumah besar itu kini sunyi senyap. Vanessa dan ayahnya sudah lama masuk ke kamar mereka, mengira Silvi sedang beristirahat untuk memulihkan diri.Tapi Silvi tidak tidur. Ia duduk di tepi ranjang dengan tas kecil di pangkuannya. Tidak ada pakaian yang ia bawa, tidak ada barang berharga. Hanya ponsel, dompet, dan secarik foto USG yang ia remas dalam genggamannya.Anehnya, pikiran Silvi terasa lebih jernih.Teriakan ibunya siang tadi, wajah bersalah Celine, kekecewaan Samuel, dan kebaikan Vanessa yang terasa menyakitkan... semuanya berputar menjadi satu kesimpulan yang sederhana.Ia harus pergi dari sini.Selama ia berada di sini, ia hanya akan menjadi pembawa sial. Dan orang-orang baik seperti ayahnya dan Vanessa tidak pantas mendapatkan kesialan itu.Tempatnya bukan di sini. Tempatnya adalah di sisi seseorang yang sama rusaknya dengan dirinya. Seseorang yang bersedia menerimanya apapun yang terjadi.Silvi berd
Terakhir Diperbarui: 2025-11-27
Chapter: 55. BAB 55
Celine seharusnya seharusnya mencoba memahami apa yang Silvi sedang lewati. Tapi ia justru terobsesi akan keinginannya sendiri untuk menebus kesalahannya.Pada akhirnya, ia justru kembali melukai wanita itu dengan menemukan wanita yang ia kira bisa membantunya menyelamatkan Silvi tapi justru merupakan seorang monster. Wanita itu tidak henti-hentinya berusaha menghubunginya, memaksanya Celine mempertemukannya dengan Silvi.‘Kalau kamu tidak mau, aku akan menemuinya sendiri!’Pesan itu menjadi pemicu Celine meminta Vanya untuk mengantarkan dirinya ke rumah Silvi detik itu juga setelah beberapa hari mencoba menahan diri setelah kemarahan Silvi. Tapi ia justru terlambat karena wanita itu sekarang sudah berdiri di pintu rumah keluarga Silvi dan ia hanya mampu berusaha menahan ibu dari wanita itu agar tidak memaksa masuk dan menghampiri Silvi.“Anak tidak tahu diri!”Celine menahan nafasnya saat ia mendengar kalimat itu meluncur dengan mudahnya dari bibir Anastasia. Ia memalingkan wajah k
Terakhir Diperbarui: 2025-11-27
Chapter: 54. BAB 54
Silvi membenci ibunya.Sejak pertama kali ia menyadari bahwa hidupnya dibangun atas dasar kebohongan, Silvi selalu mengingatkan dirinya akan satu hal. Apa pun yang dikatakan ibunya, semuanya hanyalah kebohongan yang diberikan demi keuntungan wanita itu.Tapi Silvi selalu mempercayai satu hal secara konsisten, satu hal yang dikatakan ibunya untuk pertama kali saat ia pulang dengan keadaan rumah yang berantakan. Bahwa Silvi adalah pembawa sial.Wanita itu mengatakannya sambil memegang bahunya dengan erat hingga meninggalkan jejak yang baru hilang setelah berhari-hari.Silvi mencoba melupakan kalimat itu, berusaha menjalankan hidupnya seolah kalimat yang sama tidak menghantuinya di setiap malam di mana ia merasa kesepian. Tapi, ia tidak bisa. Kalimat itu terus berbisik di kepalanya dan tidak berhenti dari ia bangun hingga tidur lagi. Bahkan, kalimat itu kembali muncul di hari ini ketika ia melihat ibunya berada di depan pintu, berdiri di depan seorang asisten rumah tangga yang terli
Terakhir Diperbarui: 2025-07-01
Chapter: 53. BAB 53
Vanessa memperhatikan Silvi dari celah pintu yang ia buka. Anak tirinya itu tidak lagi bergerak dari kamarnya selama dua hari. Bahkan walau dua orang yang terakhir kali datang menemuinya kembali datang ke rumah mereka, Silvi menolak kedatangan mereka secara terang-terangan.Ia tidak tahu apa yang terjadi, tapi ia sudah berniat akan melakukan apa pun untuk membantu Silvi begitu ia mendengar dari suaminya bahwa wanita itu sedang hamil dan butuh banyak dukungan.Tapi bagaimana cara untuk membantu seseorang yang bahkan tidak ingin dibantu?Silvi selalu diam di kamarnya, makan secara terpisah ketika Vanessa sudah selesai makan. Selain itu, ia hanya keluar jika memang diperlukan. Fakta bahwa Silvi hanya keluar
Terakhir Diperbarui: 2025-06-29
Chapter: 52. BAB 52
Saat keheningan di ujung telepon bertahan terlalu lama, Anastasia tahu pria di seberang sana telah memakan umpannya. Maka ia melanjutkan dengan nada yang manis."Kalau kamu mau tahu, aku bisa memberitahumu… dengan satu syarat."Terdengar helaan napas dari seberang lalu suara yang terdengar terasa dingin, tapi tak bisa sepenuhnya menyembunyikan kegugupan yang mulai merayap."Apa maumu?"Anastasia bangkit dari tempat duduk dan berjalan perlahan ke arah jendela. Menatap bayangan wajahnya di sana."Aku ingin kamu membantuku," ucapnya ringan, "Aku ingin Silvi menghubungiku. Kamu bisa menyebut namaku kapan saja. Kalau dia tahu kamu tahu tempatnya dariku, dia akan menghubungiku."
Terakhir Diperbarui: 2025-06-28
Chapter: 51. BAB 51
Mami tahu kamu kembali ke rumah itu.Silvi membaca pesan yang baru saja masuk dari ibunya dengan tangan yang gemetar. Belum ada 24 jam sejak Samuel dan Celine datang ke rumah ini dan sekarang ia harus menghadapi ibunya?Apa Papi kamu menanyakan keadaan Mami?Silvi sudah mengangkat tangannya untuk melemparkan ponsel itu ke dinding ketika benda itu bergetar di tangannya, membuatnya mengintip nama yang muncul di layarnya.MamiSesuai dengan dugaannya. Silvi mulai bertanya-tanya mengapa ia masih menyimpan nomor itu.Dan kenapa wanita itu masih memiliki cukup rasa percay
Terakhir Diperbarui: 2025-06-27
Anda juga akan menyukai
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status