Share

Bab 1571

Author: Rexa Pariaman
Hanya dengan cara inilah seluruh dokter pengobatan tradisional akan tunduk kepadanya, menjadikannya panutan, dan bersedia mematuhi perintahnya.

Farzin berkata, "Putu, aku nggak menyangkal niatmu baik. Tapi penyakit mematikan itu, kita saja nggak mampu mengobatinya. Lalu bagaimana mungkin Ewan bisa?"

"Kita nggak mampu, bukan berarti Ewan juga tidak mampu," jawab Putu. "Aku percaya pada Ewan."

Nadiem mendengus dingin. "Percayamu itu ada gunanya?"

"Aku juga percaya pada Ewan," celetuk Labh tiba-tib
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Fitria Agusmawati
ilmu yg diambil dari buku misterius yg ada di rumah kakek ewan mungkin dipakai mengobati pasien ini ya?
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2687

    Bzzzz! Tiga keping uang logam itu berputar di atas kepala Nazar, mengeluarkan dengungan pelan.Sepuluh detik kemudian, Nazar mengulurkan telapak tangannya.Plak! Ketiga keping uang logam itu jatuh bersamaan ke telapak tangannya, tersusun dalam satu garis lurus."Master, gimana hasil ramalannya?" tanya Zayn.Nazar menyeringai. "Pertandanya sangat baik."Mendengar itu, hati Ewan justru mencelos. Dia sangat mengenal Nazar. Sebagian besar hasil ramalan Nazar justru harus diartikan kebalikannya."Sepertinya perjalanan kali ini bakal berbahaya." Sambil berpikir demikian, Ewan melangkah ke depan dan memeriksa kedua raksasa perunggu itu.Dia yakin kedua patung perunggu itu tidak mungkin muncul di sini tanpa alasan. Setelah mengamatinya beberapa saat dan tidak menemukan keanehan apa pun, Ewan berjalan ke belakang patung-patung itu.Detik berikutnya, sorot matanya langsung menajam.Saat itu, Nazar masih tersenyum sambil berkata, "Ramalannya menunjukkan pertanda yang sangat baik. Artinya perjalan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2686

    Semua orang mendengar suara Ewan dan segera menghentikan langkah mereka. Masing-masing langsung bersiaga penuh, seolah sedang menghadapi musuh besar.Namun setelah beberapa saat, tidak ada apa pun yang terjadi."Bocah sialan, kamu kenapa tiba-tiba bikin ulah?" gerutu Nazar dengan tidak senang."Lihat dindingnya," kata Ewan.Nazar mengangkat Jimat Api mendekati dinding. Seketika, semua orang dapat melihat dengan jelas bekas pahatan buatan manusia pada dinding batu gua."Eh? Gua ini ternyata dipahat oleh manusia?""Siapa yang membangun gua di tempat seperti ini?""Menggali gua sebesar ini pasti bukan pekerjaan kecil."Semua orang berbisik-bisik."Tempat ini nggak sederhana. Hati-hati semuanya," ujar Ewan mengingatkan.Semua mengangguk, lalu melanjutkan perjalanan.Wusss .... Tiba-tiba, embusan angin dingin berembus.Gua itu memang sudah sangat dingin. Ditambah angin yang terus berembus, semua orang terpaksa mengerahkan tenaga untuk melawan hawa dingin.Kultivasi Zayn adalah yang paling r

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2685

    Namun tepat pada saat itu, nadi naga tiba-tiba melingkar ke atas sambil mengeluarkan raungan naga. Sesaat kemudian, tubuhnya mengayun dahsyat, lalu kepala naganya yang besar meluncur turun dan menghantam tanah dengan keras.Bum! Seketika, tanah di lembah itu membentuk sebuah kawah raksasa. Nadi naga menyusup ke dalamnya dan menghilang tanpa jejak."Nadi naganya kabur!" Nazar langsung murka. "Sial! Semua gara-gara binatang itu. Akan kubunuh serigala itu sekarang juga!"Namun, sebelum Nazar sempat bergerak, serigala putih melolong panjang, lalu melompat turun dan langsung masuk ke kawah raksasa itu. Jelas, dia sedang mengejar nadi naga.Swish! Swish! Swish! Ratusan serigala abu-abu juga ikut melompat ke bawah.Ewan melirik ke dasar kawah. Kawah itu begitu dalam hingga tak terlihat ujungnya."Serigala-serigala abu-abu itu cuma makhluk biasa. Kalau mereka melompat begitu saja, pasti banyak yang akan mati karena jatuh.""Biarkan saja binatang-binatang itu. Kita juga harus turun. Kalau sampa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2684

    Auuuuuu! Tepat ketika Nazar dan Sunnata hendak bekerja sama menyusun Formasi Pengurung Naga, tiba-tiba terdengar lolongan serigala.Lolongan itu mengguncang langit dan bumi, sangat memekakkan telinga.Di dalam lembah, nadi naga raksasa itu terusik. Dia mengangkat tinggi kepalanya, sementara sepasang mata naganya yang besar memancarkan cahaya terang menyilaukan."Ada apa ini?" tanya Ewan.Nazar dan Sunnata saling memandang, lalu menggeleng bersamaan.Sunnata berkata, "Dua hari yang lalu saat kami berada di sini, situasi seperti ini nggak pernah terjadi."Nazar tersenyum. "Nggak masalah. Sekalipun nadi naga itu terusik, dengan jumlah kita sebanyak ini, kita tetap bisa menangkapnya."Saat itu juga, Ewan memperhatikan bahwa di puncak-puncak gunung yang mengelilingi lembah, tiba-tiba muncul satu titik hijau, lalu dua, tiga ....Tak lama kemudian, jumlahnya mencapai ribuan titik hijau."Itu mata serigala!" Ekspresi Sunnata sedikit berubah. "Kenapa tiba-tiba muncul serigala sebanyak ini?"Ewa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2683

    'Nggak kusangka ... di dunia fana ternyata ada nadi naga sekuat ini.' Dewi Kembang sangat terkejut. Namun, diam-diam hatinya dipenuhi kegembiraan.'Kalau aku bisa mendapatkan nadi naga ini, kultivasiku akan langsung pulih. Saat itu, sekalipun aku nggak menemukan pintu masuk menuju dunia kultivasi dari Gunung Mahameru, aku tetap bisa kembali menggunakan teknik rahasia.'Memikirkan hal itu, Dewi Kembang diam-diam melirik Ewan. 'Kalau aku kembali ke dunia kultivator abadi ... bagaimana dengannya?'Tak lama kemudian, Dewi Kembang pun merasa lega. 'Dia punya murid dari Klan Iblis. Kalaupun nanti memasuki dunia kultivasi, dia pasti akan menghadapi ancaman maut.''Setelah aku kembali ... aku akan lebih dulu mencari dalang yang menghancurkan Istana Kembang, membalaskan dendam Guru dan para saudari seperguruanku. Setelah itu, barulah aku bersiap menyambut kedatangannya ke dunia kultivasi.'Saat Dewi Kembang tenggelam dalam pikirannya, di sampingnya, Midori dan Zayn juga sama-sama memasang wajah

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2682

    Wusss .... Tiba-tiba, angin kencang bertiup.Bintang-bintang yang memenuhi langit mendadak menghilang. Sebuah bulan merah menggantung tinggi di angkasa, seolah darah memenuhi seluruh permukaannya.Pemandangan itu begitu menggetarkan jiwa.Dalam sekejap, seluruh langit dan bumi dipenuhi oleh aura yang aneh."Bulan Merah?" Dewi Kembang berseru kaget. Wajah cantiknya sedikit berubah.Ewan menoleh ke arahnya dan bertanya, "Sepertinya kamu tahu sesuatu?"Dewi Kembang menjelaskan dengan nada serius, "Di dunia kultivasi beredar dua legenda tentang Bulan Merah. Yang pertama, saat Bulan Merah menggantung di langit, seorang mahasuci akan lahir ke dunia."Ewan langsung bertanya, "Kalau legenda yang kedua?"Dewi Kembang menjawab, "Saat Bulan Merah muncul, dunia akan dilanda kekacauan."Ekspresi Ewan berubah serius."Entah kemunculan Bulan Merah kali ini ... menandakan lahirnya seorang mahasuci atau justru pertanda kekacauan besar."Melihat raut wajah Ewan, Dewi Kembang berkata, "Itu semua hanya le

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status