Share

Bab 2041

Author: Rexa Pariaman
"Sebenarnya aku adalah anggota Keluarga Aditya, keluarga nomor satu di ibu kota."

"Ayahku dulu adalah ahli nomor satu di dunia, Ega. Lebih dari 20 tahun yang lalu, terjadi sebuah kekacauan di ibu kota. Saat itu, ayahku dikepung oleh banyak orang, hingga sekarang nggak diketahui hidup atau matinya."

Sampai di sini, Ewan melirik Aruna. Melihat ekspresi ibunya yang tenang, barulah dia melanjutkan, "Selama bertahun-tahun ini, aku hidup bersama ibuku."

"Aku sangat berterima kasih pada ibuku. Dialah y
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2043

    "Ayahmu hanya pernah memakainya sekali. Karena Ibu yang membuatnya, dia nggak tega memakainya.""Sejak kejadian tahun itu, nggak diketahui apakah ayahmu hidup atau mati. Jubah ini menjadi satu-satunya kenanganku. Sekarang aku memberikannya kepadamu.""Pakailah pakaian ayahmu ini waktu ke ibu kota nanti. Semoga arwah ayahmu bisa melindungimu agar kamu kembali dengan selamat."Usai berkata demikian, Aruna memasukkan jubah itu ke koper kecil, lalu menyerahkannya kepada Ewan.Ewan menerima koper itu.Seketika, wajah Aruna menjadi serius. "Ewan, ada beberapa hal yang ingin Ibu katakan. Seorang pria sejati, bahkan saat menghadapi bahaya hidup dan mati, harus tetap tenang dan tegar.""Di jalan sempit, yang berani akan menang. Nggak peduli seberapa kuat orang-orang dari Kota Terlarang, kamu harus maju tanpa ragu.""Hidup dan mati adalah takdir, begitu pula kekayaan dan kehormatan. Berjuanglah sekuat tenaga. Kalau memang nggak mampu mengubah keadaan, setidaknya jangan sampai menyesal.""Hidup h

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2042

    Meninggalkan garis keturunan? Mendengar perkataan Lisa, Neva dan Millie sempat tertegun, lalu keduanya mengangguk.Kali ini, Ewan menghadapi ancaman hidup dan mati, mereka tidak bisa membantunya. Satu-satunya yang bisa mereka lakukan adalah memastikan garis keturunan Ewan tidak putus di sini.Mendengar kata-kata Lisa, Ewan merasa sangat terharu. Dia tahu Lisa melakukan ini dengan tiga tujuan.Pertama, agar garis keturunannya tidak terputus. Kedua, untuk memberikan alasan untuk terus hidup bagi ibunya.Aruna adalah wanita yang malang. Sekitar 20 tahun lalu, dia kehilangan suaminya. Jika kali ini Ewan mati, kemungkinan besar dia akan putus asa dan mengakhiri hidupnya.Jika Ewan meninggalkan keturunan, meskipun Aruna sangat berduka, dia akan tetap bertahan hidup untuk membesarkan anak Ewan hingga dewasa.Ketiga, untuk mengurangi penderitaan Neva dan yang lainnya. Perasaan mereka terhadap Ewan begitu dalam. Jika Ewan mati, itu akan menjadi pukulan besar dan mereka akan hidup dalam kesediha

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2041

    "Sebenarnya aku adalah anggota Keluarga Aditya, keluarga nomor satu di ibu kota.""Ayahku dulu adalah ahli nomor satu di dunia, Ega. Lebih dari 20 tahun yang lalu, terjadi sebuah kekacauan di ibu kota. Saat itu, ayahku dikepung oleh banyak orang, hingga sekarang nggak diketahui hidup atau matinya."Sampai di sini, Ewan melirik Aruna. Melihat ekspresi ibunya yang tenang, barulah dia melanjutkan, "Selama bertahun-tahun ini, aku hidup bersama ibuku.""Aku sangat berterima kasih pada ibuku. Dialah yang membesarkanku, membesarkanku dengan susah payah. Itu nggak mudah baginya.""Di saat yang sama, aku juga sangat berterima kasih pada kalian, Kak Lisa dan yang lainnya. Kalian membuat hidupku menjadi lebih indah.""Lebih dari dua bulan yang lalu, aku menerima surat tantangan dari Kota Terlarang. Soal ini, kalian pasti sudah tahu.""Benar, pada malam Tahun Baru, aku dan Kota Terlarang akan menghadapi pertarungan hidup dan mati. Kota Terlarang ingin membunuhku karena beberapa orang mereka mati d

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2040

    Ewan kembali merasakan keajaiban tingkat pencerahan selama beberapa lama, lalu dia baru meninggalkan ruang bawah tanah.Kemudian, dia mengajak Tiara pulang.Di perjalanan, Tiara tampak sangat gugup. Dia bertanya, "Ewan, ini pertama kalinya aku ke rumahmu, aku perlu membeli hadiah untuk ibumu nggak?"Ewan tersenyum. "Nggak perlu, hari ini kita pulang memang karena ada hal yang ingin dibicarakan."Setengah jam kemudian, Ewan menggandeng tangan mungil Tiara dan membuka pintu rumahnya.Tiara sudah gugup sejak awal karena ini pertama kalinya bertemu orang tua seorang pria, tetapi begitu masuk, dia melihat Lisa dan Neva duduk di sofa ruang tamu. Seketika, jantungnya berdebar kencang.Neva melihat Ewan menggandeng tangan Tiara. Dia lantas meliriknya dingin, tampak tidak senang. Jelas, si pencemburu itu marah lagi.Tiara buru-buru menarik tangannya dari genggaman Ewan, lalu menyapa dengan canggung, "Bu Neva ...."Neva tidak berekspresi, tidak menjawab.Untungnya, Lisa lebih pandai bersikap. Di

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2039

    Prang! Gelas kaca itu langsung hancur menjadi serbuk.Tiara terkejut, wajahnya penuh ketidakpercayaan. "Ewan, kok bisa? Kenapa tenagaku jadi sebesar ini?"Ewan tersenyum. "Seperti kata pepatah, nasib baik dan buruk berjalan berdampingan.""Sembilan Nadi Terlarang memang hampir merenggut nyawamu, tapi setelah kesembilan meridianmu terbuka, delapan meridianmu yang luar biasa juga ikut terbuka seluruhnya.""Sekarang, di dalam meridianmu penuh dengan tenaga dalam. Kalau hanya membandingkan tenaga dalam, sekarang kamu sudah nggak kalah dari ahli tingkat Daftar Naga."Tiara tampak sangat gembira. "Kalau begitu, berarti aku bisa ikut kamu ke ibu kota buat bantu kamu?"Ewan menggeleng. "Kamu berpikir terlalu jauh. Di atas Daftar Naga masih ada Daftar Dewa. Manggala adalah ahli nomor satu di Daftar Dewa.""Lagi pula, sekarang kamu hanya punya tenaga dalam tanpa menguasai teknik bela diri apa pun, masih jauh dari tandingan orang-orang Kota Terlarang.""Kalau aku bisa kembali dengan selamat dari

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2038

    Di dalam vila, Ewan dan Tiara berpelukan, menjalani momen manis yang sulit dipisahkan. Ada sebuah puisi yang bisa menjadi bukti.Melepas pakaian tipis, mandi bersama, bermain air berdua, seperti sepasang bebek. Di bawah air suara berputar tanpa henti, harum seperti bunga persik di ombak.Gairah musim semi terlalu menggelora, tak peduli riasan yang tersisa. Dua teratai merah memantul di permukaan air, saat paling dalam yang penuh kasih, embun membasahi kelopak bunga.....Awalnya, Tiara merasa bersalah karena tidak bisa membantu Ewan, jadi setelah mendengar bahwa dirinya bisa membantu meningkatkan kultivasi Ewan, dia menjadi sangat bersungguh-sungguh.Namun, Ewan menyadari bahwa kali ini sudah tidak memberikan efek lagi.'Kalau Tiara bisa terus membantuku meningkatkan kultivasi, itu akan bagus. Dengan begitu, aku nggak perlu takut pada Kota Terlarang, tidak perlu takut pada Manggala. Sayangnya, bantuan ini tetap terbatas.''Sepertinya untuk terus meningkatkan kultivasi, aku tetap harus

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status