Share

Bab 2148

Author: Rexa Pariaman
Ega menjawab, "Aku juga nggak tahu apa sebenarnya rahasia dari peta harta itu. Karena dulu aku juga hanya mendapatkan satu bagian peta yang nggak lengkap."

"Tapi, aku samar-samar mengetahui peta itu berkaitan dengan rahasia menjadi abadi."

Hati Ewan bergetar. Rahasia menjadi abadi?

Ega melanjutkan, "Dulu Manggala ingin menyingkirkanku. Selain karena takut padaku, ada satu alasan penting lagi. Dia ingin mendapatkan bagian peta harta yang ada di tanganku."

"Kalau tebakanku nggak salah, bagian lain
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2887

    "Kamu juga istirahat lebih awal." Setelah berkata demikian, Ewan kembali ke kamarnya. Seusai makan sedikit bersama Nazar, mereka mulai membicarakan cara untuk meninggalkan Kota Ampat."Tua bangka, menurutmu apa aku bisa keluar dari kota dengan Teknik Melarikan Diri?" tanya Ewan."Nggak mungkin," jawab Nazar. "Tadi waktu kamu mengantar Dewi Kembang ke kamar, aku sempat mengobrol dengan pelayan penginapan. Dia bilang begitu formasi pelindung kota diaktifkan, seluruh wilayah akan terisolasi dari dunia luar. Kecuali tingkat kultivasi kita cukup tinggi untuk menghancurkan formasi itu, kita sama sekali nggak bisa keluar.""Sepertinya kita hanya bisa menunggu Aliran Hitam Putih menangkap Bodhisattva Naga, baru kita bisa keluar dari kota."Ewan mengernyit dan berkata, "Gimana kalau Aliran Hitam Putih nggak berhasil menangkap Bodhisattva Naga?""Waktu Dewi Kembang sudah nggak banyak. Kita nggak boleh membuang-buang waktu di sini.""Kita harus mencari cara untuk keluar dari kota."Nazar berkata,

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2886

    Ewan dan yang lainnya juga tiba di Kota Ampat. Saat memasuki kota, dia kembali melihat surat perintah penangkapan Ega yang terpampang di tembok kota.Seketika, sorot dingin melintas di matanya.Nazar berkata pelan, "Bocah, Kota Ampat adalah wilayah Aliran Hitam Putih. Gimana kalau kita bunuh saja penguasa kotanya?""Jangan," kata Midori. "Ada ratusan kota yang berada di bawah kekuasaan Aliran Hitam Putih, dan Kota Ampat berada di peringkat kesepuluh. Penguasa kota di sini adalah ahli tingkat jiwa baru dan di bawah komandonya juga ada cukup banyak ahli tingkat gua surgawi."Ewan berkata, "Yang terpenting sekarang adalah menyelamatkan Dewi Kembang. Jangan cari masalah lain."Nazar berkata, "Kalau begitu, gimana kalau kita cari penginapan untuk beristirahat malam ini dan memulihkan tenaga, lalu melanjutkan perjalanan besok pagi?""Baik." Ewan mengangguk setuju.Baru saja mereka memasuki kota, terdengar suara gemuruh keras dari belakang. Gerbang kota yang tinggi perlahan menutup.Tak lama

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2885

    "Kalau nggak, kelak dia pasti akan menjadi musuh besar Aliran Hitam Putih."....Setelah Bodhisattva Naga memasuki Rune Formasi Mahasuci dan berhasil melarikan diri dari tempat itu, dia akhirnya mengembuskan napas lega.'Mohit, akan kuingat kamu. Nggak bisa mengalahkanku malah memanggil bantuan. Nggak tahu malu,' maki Bodhisattva Naga dalam hati.Entah berapa lama berlalu, akhirnya pemandangan pegunungan hijau dan sungai yang jernih muncul di depan matanya.Bodhisattva Naga keluar dari pola formasi dan menghela napas. "Sayang sekali aku hanya punya separuh Rune Formasi Mahasuci sehingga jarak teleportasinya terbatas. Kalau nggak, aku bisa langsung menggunakan formasi teleportasi untuk pergi ke Sekte Pedang Cakrawala dan menantang putra suci mereka.""Entah di mana separuh Rune Formasi Mahasuci yang tersisa?"Ada kisah unik di balik bagaimana Bodhisattva Naga mendapatkan separuh Rune Formasi Mahasuci tersebut.Ketika baru tiba di dunia kultivasi, Bodhisattva Naga tidak memiliki apa-apa

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2884

    Nenek itu terlihat sangat tua dan renta, tetapi begitu menyerang, kekuatannya bagaikan sambaran petir.Brak!Telapak tangannya menghantam Bodhisattva Naga dari kejauhan dengan sangat cepat dan ganas. Hawa pembunuh seketika menyelimuti langit dan bumi.Bodhisattva Naga sama sekali tidak berani menghadapinya secara langsung. Bagaimanapun, nenek itu adalah kultivator puncak tingkat jiwa baru yang entah sudah hidup berapa lama. Dia jelas merupakan sosok yang sangat mengerikan. Yang lebih berbahaya lagi, masih ada dua ahli tingkat jiwa baru di samping yang mengincarnya.Bodhisattva Naga segera melangkah masuk ke dalam pola formasi. Detik berikutnya, tubuhnya menghilang dari tempat semula.Brak!Telapak tangan nenek itu menyusul menghantam tanah. Seketika, sebuah lubang sedalam puluhan meter terbentuk di permukaan tanah.Bisa dibayangkan, seandainya telapak tangan tadi mengenai Bodhisattva Naga, tubuhnya mungkin sudah hancur."Kurang ajar!"Serangan nenek itu meleset. Dia langsung memaki den

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2883

    Lelaki tua itu mengenakan pakaian hitam. Rambut dan janggutnya telah memutih, sementara aura yang sangat kuat terpancar dari tubuhnya.Bodhisattva Naga baru meliriknya sekilas, tetapi sudah merasa jiwanya bergetar. Ini adalah penindasan mutlak akibat perbedaan tingkat kultivasi."Orang ini adalah ahli tingkat jiwa baru!"Bodhisattva Naga terkejut. Niat untuk mundur langsung muncul di benaknya. Namun, baru saja kakinya bergerak, dia merasakan aura kuat lain menguncinya. Dia menoleh dan melihat sesosok tubuh perlahan muncul dari udara.Sosok itu adalah seorang pria paruh baya.Pria itu berwajah persegi, rambutnya diikat dengan mahkota emas, dan sebilah pedang dewa tersandang miring di punggungnya. Meskipun berdiri dengan kedua tangan di belakang punggung, suara dentingan pedang terus terdengar dari tubuhnya."Ahli tingkat jiwa baru lagi!"Wajah Bodhisattva Naga berubah serius."Hehehe ...."Tiba-tiba, tawa aneh yang melengking dan tajam menggema di angkasa, membuat siapa pun yang mendeng

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 2882

    Brak!Tinju Bodhisattva Naga tiba-tiba membesar hingga ratusan kali lipat, bagaikan peluru meriam raksasa yang menghantam bayangan pedang besar itu dengan keras.Begitu tinjunya memelesat, ruang pun hancur.Gelombang kejut yang dahsyat menyebar ke segala penjuru. Semua gunung dalam radius seribu meter hancur berkeping-keping. Para murid Aliran Hitam Putih yang menyaksikan pertarungan itu ketakutan dan buru-buru mundur."Pfftt!"Bayangan pedang raksasa itu langsung hancur. Sesaat kemudian, Mohit memuntahkan darah dan terpental jauh hingga menghantam serta menghancurkan tembok kota yang tinggi dan kokoh.Sementara itu, Bodhisattva Naga tetap berdiri di tempat. Sembilan gua surgawi melayang di belakangnya, sementara aura dahsyat terpancar dari tubuhnya, membuatnya tampak bagaikan dewa.Beberapa saat kemudian."Uhuk, uhuk ...."Suara batuk terdengar dari bawah reruntuhan tembok kota. Tak lama kemudian, Mohit merangkak keluar dari puing-puing.Saat ini, Mohit sama sekali tidak lagi terlihat

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status