LOGINJagat persilatan dibuat gempar dengan kemunculan lelaki bertopeng. Dia membunuh banyak sekali pendekar-pendekar aliran putih hanya demi mendapatkan pengakuan sebagai pendekar yang terkuat Lelaki itu adalah Argani Bhadrika. Dia mendirikan sebuah partai yang diberi nama Persaudaraan Iblis. Tujuannya adalah ingin menguasai dunia persilatan dan menduduki kerajaan Jayakastara. Argani dipengaruhi oleh penyihir jahat yang bernama Dewa Kalajengking. Dia menyuruh Argani supaya mengumpulkan "Empat Pusaka Penakluk Jagat" sebagai syarat bila Argani hendak menundukkan seluruh dunia persilatan. Salah satu dari keempat pusaka itu dipegang oleh Giandra Lesmana. Dia memiliki pusaka yang bernama Pedang Penebas Setan. Senjata tersebut merupakan warisan dari kakeknya. Giandra bertekad akan mengalahkan Argani Bhadrika dan menghancurkan seluruh Persaudaraan Iblis. Dia juga bertekad akan mencari dan membinasakan Dewa Kalajengking demi mengembalikan kedamaian di dunia persilatan. Mampukah Giandra melakukan hal itu? Apa saja rintangan dan bahaya yang dia hadapi? Baca ceritanya hanya di GoodNovel!
View MoreSetelah kematian Mpu Seta, tak ada lagi satu pun manusia yang pernah mempelajari ilmu Tatapan Rajawali Menembus Awan selain Argani. Saking berbahayanya ajian itu, sampai-sampai para tetua dunia persilatan menamainya ajian terlarang.Namun hari ini, Keangkuhan si pemimpin Persaudaraan Iblis akhirnya dipatahkan. Ada seorang pemuda yang menurutnya masih anak kemarin sore, tapi rupanya mampu menguasai ilmu itu melebihi dirinya.Beberapa saat, banjir cahaya terang menelan seluruh langit, meluas hingga ke punjuru Timur dan Barat. Lalu setelah fenomena itu berakhir, tak ada lagi tampak kilat-kilat yang berpendar, tak ada pula lagi gemuruh petir yang memekik bagaikan laungan naga. Langit kembali tenang dengan warna muram pagi yang perlahan semakin jelas.Hujan halilintar tidak jadi melanda halaman istana. Kesaktian yang Argani banggakan berhasil dibuat redup oleh Giandra. Tak ada yang mampu menandingi Ajian Tatapan Rajawali Menembus Awan kecuali kesaktian yang lebih tinggi.Si ketua Persaudar
Dengan menumpukan tangan di lantai teras yang terbuat dari batu, Prabu Surya Buana berjuang untuk bangkit. Argani pun lantas mendekatinya. Ketua Persaudaraan Iblis itu tentu tidak akan membiarkan lawannya yang hendak kembali berdiri. Baru beberapa langkah saja Argani berjalan, saat kaki kirinya mulai menginjak di atas lantai teras yang terbuat dari susunan batu, alih-alih terdengar ada suara yang berseru lantang sekali. “Akulah lawanmu, hai Bajingan!”Mendengar dirinya dipanggil dengan sebutan yang amat tak enak didengar oleh kuping, maka Argani pun memutar pandangannya ke belakang. Seorang pemuda rupanya telah berdiri tegak dengan dada busung dan sinar mata yang tegas. Orang itu tidak lain adalah Giandra.Argani pun membalikkan tubuhnya. Dia tak jadi mendekati Prabu Surya Buana. Kemunculan Giandra membuat Argani sangat jengkel. Seharusnya menurut Argani para pejuang kerajaan saat ini masih berada di Gunung Ratri, namun ternyata, ada satu orang yang sekarang sudah kembali, ini tentu
Baru sesaat Prabu Surya Buana tiba di halaman istana, dia lanngsung disambut dengan pemandangan yang benar-benar tidak menyenangkan. Di depan matanya sendiri, sang prabu menyaksikan mayat para pengawal yang bergeletakan di tanah. Tak ada satupun dari mereka yang masih hidup.Semua tubuh yang terkapar itu mati dalam keadaan hangus. Kulit mereka hitam legam bagaikan layaknya arang. Argani Bhadrika memang sangat kejam sekali.Melihat ada sosok yang berpakaian agung baru keluar dari dalam istana, Argani pun tak mau bertele-tele lagi, dia tahu kalau ini adalah Prabu Surya Buana, maka dia pun ingin langsung menantangnya saja sekarang.Pertemuan dengan sang raja ini sudah begitu lama direncanakan oleh Argani. Bila di akhir malam ini dia berhasil membunuh raja tersebut, niscaya tujuannya untuk mendapatkan takhta akan segera menjadi kenyataan.Prabu Surya Buana pun mengamati Argani yang mulai mendekat. Batinnya lantas bertanya-tanya siapakah orang ini. Sebelumnya sang prabu memang tak pernah b
Di akhir malam yang hampir mendekati waktu subuh, para pengawal semuanya berkumpul di halaman istana, mereka digemparkan dengan sebuah keributan, empat orang dari mereka yang menjaga pintu gerbang telah tewas tergeletak dengan mulut bersimbah darah.Saat itu hanya tinggal dua belas orang pengawal yang masih melindungi istana, sedangkan sisanya yang lain telah ikut pergi ke medan perang menjadi prajurit. Dengan jumlah yang amat sedikit ini, kekuatan mereka tak akan sepadan untuk menghadapi Argani Bhadrika.Kehadiran Argani yang muncul secara tiba-tiba bagaikan hantu di penghujung malam tentu membuat mereka jadi terheran-heran. Bagaimana bisa orang tak dikenal ini datang ke istana dan langsung melakukan porakporanda.Si peneror ini sudah membunuh empat penjaga yang berdiri di depan gerbang. Tak ada satu pun dari pengawal kerajaan yang mengenali Siapakah lelaki ini. Percakapan singkat pun lalu terjadi di antara para pengawal itu.“Sia
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore