Share

Bab 15

Author: Capucinno
last update publish date: 2025-11-22 00:34:48

Ella membuang wajah, kesal kepada Zega.

Ella heran, kenapa hari ini Zega sangat menjengkelkan. Melarang Sisi minta tolong padanya, menawarkan diri untuk menemaninya keluar negeri.

Sekarang, memaksanya masuk ke dalam sini dan mengenggam tangannya!

Sementara Zega, tetap menatap Ella dengan lembut meskipun Windy membuat kepalanya sakit dan ingin menggebrak meja dari tadi.

“Jadi ibu sementara waktu ingin sewa mesin?” tanya Zega.

“Iya, karena itu lebih murah dan cepat. Dari pada beli sparepart di lu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 95

    Sampai parkiran Ella terkejut melihat Zega. Dia pikir pria itu sudah pergi, ternyata merokok di parkiran dan di sampingnya ada Adrian. Sebelum tertangkap mata oleh Zega, Ella mengambil jalan lain. Dia tidak ingin bertemu pria itu lagi dan diajak kabur seperti tadi. Ella terus melangkah dan mencari mobilnya di antara ratusan mobil. Sampai tidak sadar ada yang mengikutinya dari belakang. Setelah beberapa lama, akhirnya dia menemukan mobilnya. Dia segera menekan tombol buka pada kuncinya. "Mau kemana?" Ella sontak menoleh ke belakang, terkejut mendengar suara familiar itu. "Keluar," jawab Ella. "Keluar kemana?" tanya Zega, dingin. "Isi bensin," dusta Ella. Kemudian Ella lekas-lekas masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya. Dia menyalakan mobil, namun sebelum mobilnya sempet jalan, Zega berdiri di depan mobilnya sembari menyedot rokoknya. Terpaksa Ella menurunkan kaca mobil dan melongokkan kepalanya keluar jendela. "Bisa minggir?" kata Ella. Alih - alih mendapat j

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 94

    Ella baru saja tenang Zega pergi, tapi Jane datang memberitahu bahwa ibu mertuanya telpon. "Kamu saja yang angkat," kata Ella. "Tadi sudah saya angkat, Bu. Tapi Nyonya besar ingin bicara dengan Anda," Jane berbisik sembari menyerahkan ponselnya ke Ella. Ella menatap Jane sejenak, ingin tanya apa yang ibu mertuanya katakan. Namun akhirnya Ella urung. Dia ambil ponsel dari tangan Jane kemudian dia tempelkan ke telinga. "Halo, Bu," sambut Ella sembari menarik nafas pelan. "Zega pasti sudah sampai sana," suara dingin Margaret. Ella terdiam. Ternyata feelingnya benar bahwa ibu mertuanya pasti membahas Zega, sebab besok hari pernikahan pria itu tapi pria itu malah ada di sini. "Kamu senang?" ulang Margaret. Ella semakin terdiam, bingung mau menjawab pertanyaan itu. "Apa kamu senang karena anakku lebih memilih kamu dibanding keluarganya?!" bentak Margaret. Zega memilih dia? Ella sangat terkejut, tidak pernah menyangka Zega akan memilih dia dibanding keluarganya. Pantas

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 93

    Saat tiba di rumah, Ella terkejut melihat Mario overdosis. "Jane! Vina!" pekik Ella, panik. Setelah memanggil beberapa kali tak ada jawaban, Ella baru sadar dia pulang ke rumah sendiri. Terpaksa Ella mengangkat tubuh Mario yang sangat berat dan dengan susah bayah memasukkan ke dalam mobil. Lalu segera membawa Mario ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, Ella terduduk lemas. Sementara Dokter, berjuang menyelamatkan nyawa Mario. "Tekanan darahnya, drop! cepat kasih cairan!" kata Dokter yang menangani Mario. Ella merenung, kenapa Mario jadi begini. Tak lama Jane datang. Setelah beberapa lama, Dokter yang menangani Mario keluar. Ella berdiri untuk bertanya. "Bagaimana keadaannya, Dok?" tanya Ella. "Kami berhasil menstabilkan, Bu. Tapi kondisinya masih kritis." Ella sedih mendengarnya. "Terimakasih, Dok." "Sama-sama, Bu. Permisi." Ella menganguk, lalu turut mengantar Mario ke ruang rawat inap. Ella menatap Mario yang masih belum sadarkan diri. Ella tahu, Mario bu

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 92

    Setelah Rayend pergi, Ella kembali ke kamar Sisi dan mulai menggambar lagi. Karena otaknya buntu, Ella menelpon Poppy dan minta foto orang yang pesan lingeri. Mungkin dengan begini dia bisa mendapat inspirasi. Siasat Ella tak meleset. Setelah menatap foto orang yang pesan lingerie seharga 7,8 miliar itu, dia punya ide. Ella menggerakkan pensilnya dan mulai menggambar. Ada lingeri warna putih yang punya sayap seperti malaikat dan bertabur berlian 0.5 ct di sayapnya. Ada lingeri warna putih yang punya ekor seperti gaun pengantin dan payetnya terbuat dari emas 22 karat. Ada pula warna kuning, hitam yang bertabur batu permata langka. Ada pula yang memiliki stocking dan mahkota bunga. Semua design Ella terlihat glamour, elegan, feminim, dan memanjakan mata kaum pria untuk menikmati lekuk tubuh wanita dengan cara berbeda. Ke esokan paginya. Ella sedang mengirim designnya ke Poppy ketika matanya melihat tanggal. Sudah 2 minggu dia telat menstruasi! Ella semakin takut hamil!

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 91

    Ella belum usai tanda tangan, saat ponselnya bergetar. Namun Jane yang mengangkatnya karena selain Poppy dan Sisi, Ella tidak mau mengangkatnya. "Ya, Tuan Zega," jawab Jane. "Apa? Tuan Zega akan ke sini kalau Ibu tidak mengangkat telponnya?" Ella menatap Jane yang bingung, namun tetap tidak mau mengangkat telpon Zega. Dia tidak mau berurusan dengan orang yang akan menikah itu. Ella meneruskan tanda tangannya. Setelah itu menatap email rekening korannya yang dikirim oleh bank sebulan lalu. Ella merenung. Dia tidak hanya lupa perselingkuhannya dengan Zega. Tapi juga tidak tahu kenapa Zega memberinya uang 1 triliun, kenapa dia transfer 5 milyar ke Emma, kenapa ibu mertuanya pernah transfer 300 miliar, lalu 300 ke miliar itu dia transfer ke pamannya, punya HVA men serta kerja sama dengan Arka. Rasanya setahun terakhir banyak yang berubah. Pukul 1 siang Ella tiba di rumah sakit. Ella menatap Sisi yang tidur di sampingnya. Hatinya sedih melihat anaknya seperti ini. "Biar aku s

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 90

    Setelah mereka pergi Ella mengunci pintu dan menelpon Zega. Tak lama suara itu terdengar. "Kenapa?" tanya Zega, tampak sedang tidur. "Keterlaluan!" geram Ella. "Siapa yang keterlaluan?" Ella tidak bisa menahan diri lagi. Dia benar-benar kesal kepada Zega. "Kenapa kamu masih meniduriku padahal akan menikah dengan wanita lain?!" maki Ella. Zega belum menjawab, tapi sudah Ella matikan telponnya. Meski Zega menelpon Ella tidak mau mengangkatnya. Ella menarik nafas panjang dan mengeluarkannya perlahan, berkali-kali, untuk menetralkan emosi. Yang Ella pikirkan sekarang bagaimana jika dia hamil. Dia takut sebab 5 kali Zega membuang spermanya di dalam. Tok! Tok! Tok! Ella menoleh, ternyata Mario yang datang. Ella berusaha menetralkan ekspresinya supaya Mario tidak curiga. Setelah cukup tenang, Ella membukakan pintu untuk Mario. "Kok lama?" tanya Mario. "Kepalaku tiba-tiba pusing," dusta Ella. Mario tampak memperhatikan Ella tapi tidak tanya. Kemudian pria itu masuk ke

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 62

    Beberapa hari setelah itu Margaret masuk rumah sakit. Karena stress memperburuk kondisi jantungnya. Saat ini Ray duduk di ruang dokter yang menangani Margaret. Wajah Ray tidak setenang biasanya. Meski mulutnya tidak mengatakan sepatah katapun, tapi matanya menyiratkan kekuatiran. Dia mendengarkan

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 61

    Setelah Ella keluar, Margaret merenung. Dari obrolan tadi Margaret mengetahui satu hal. Bahasa cinta Ella ternyata waktu berkualitas, bukan pelayanan seperti yang waktu itu dia duga. Karena Ella mengatakan Zega enak diajak bicara dan momong Sisi. Itu adalah bentuk menghabiskan waktu bersama. Us

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 59

    Ella merasa ada yang menggoyang-goyang bahunya. Dia membuka mata dan melihat Sisi sedang membangunkannya. "Kenapa, Sayang?" tanya Ella. "Nenek mencari Ibu." Nenek? Ella sontak bangun. "Dimana nenek?" Sisi menunjuk pintu. Tepat saat suara Margaret kembali terdengar. "Ella, kamu di dalam?

  • Adik Ipar, Jangan Goda Aku   Bab 48.

    Ella tahu ada yang salah dengan dirinya. Harusnya dia takut dan menyuruh Zega pulang, setelah malam ini Zega melebihi batas. Tapi entah kenapa malah ingin Zega menginap di sini. Apa karena uang? Setelah Ella pikir-pikir, sepertinya memang iya. Dia suka uang, apalagi sejak punya anak. Tapi, sepe

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status