แชร์

Bab 92 Anthony dipecat!

ผู้เขียน: Dhisa Efendi
last update วันที่เผยแพร่: 2026-01-13 19:19:27

"Anthony! Kemarilah!" Teriak Vicky dari depan pintu ruang kerjanya.

Anthony bangun dengan cepat. Ini kesempatannya mengatakan pemecatannya pada Adamis.

Adamis juga ikut bangun dan berjalan ke ruangan Vicky. Ternyata Adamis yang memberitahu Vicky lewat ponselnya.

Terdengar teriakan tidak jelas dari ruangan Vicky yang dibiarkan terbuka.

"Kita lihat, yuk!" Ajak Rossie.

Ia lebih dulu berlari untuk melihat keadaan di ruangan Vicky. Ia berniat membela Adamis kalau ia benar - benar dipecat.

Tern
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 222 Kesedihan Andara

    Axel merasa sia - sia karena ia telah melarikan diri dari tanggung jawab dengan berlindung di rumah singgah mereka di Aussie. Perasaan bersalah itu tidak pernah hilang bahkan tumbuh dan berkembang. "Besok Kita ke kantor polisi." Ajak Alvian dengan nada lebih menenangkan. Akhirnya ia tidak tega juga bila terus menerus menyalahkan Axel yang sudah didera perasaan bersalah. Axel mengangguk. Ia memang takut tapi anehnya ia merasa lebih tenang saat memutuskan untuk bertanggung jawab. Andara membawa Artika yang kembali menangis ke dalam kamar mereka. "Axel akan di penjara, Pa." Isaknya menyesali. Andara menghela nafasnya. Cobaan ini seperti terus menerpa keluarganya. Ia baru saja kehilangan ibunya dan adiknya masih terbaring koma, sekarang ia harus rela melepaskan anaknya ke tangan yang berwajib. "Nggak akan lama. Mudah - mudahan nggak akan lama." Kata Andara dengan suara parau. Ia berusaha keras menahan tangisnya. Tanpa mereka sadari, para pelayan mendengarkan semua perbincangan me

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 221 Axel siap bertanggungjawab

    "Kamu harus bertanggung jawab, Ax! Kamu harus!" Kata Artika dengan suara bergetar. Airmata menganak sungai di pipinya yang terlihat kurus dengan tiba - tiba. "Bertanggung jawab untuk apa?" Tanya Andara yang tiba - tiba masuk bersama Alvian. Andara dan Alvian terkejut melihat posisi ibu dan anak itu. Ia langsung menghampiri Artika dan memeluknya. Artika menangis semakin hebat dalam pelukan Andara. Ia menemukan sandaran buat luka hatinya. "Kenapa Kamu baru datang?" Tanyanya menghiba, membuat Alvian langsung menghampiri Axel dan menariknya untuk bangun. Ia menduga Axel yang membuat mamanya menangis seperti itu. Ia hampir melayangkan tinjunya tapi terhenti oleh jeritan Artika, "Stop, Al!""Ma??!" Protes Alvian seraya menurunkan tangannya. Artika meminta mereka duduk dengan gerakan tangannya. Ia juga duduk dengan isak tangis yang tersisa. Andara dan Alvian duduk menunggu dengan sabar. Mereka ingin mendengar cerita itu langsung dari mulut Artika. Axel masih duduk bersimpuh di lanta

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 220 Axel terguncang

    Para pelayan wanita berkerumun di bawah tangga menunggu Seno dan Teguh yang sedang berjalan turun. "Bagaimana?" Tanya Ranti tidak sabar. Ia tidak melihat ketegangan atau kecemasan di wajah Seno dan Teguh. "Bagaimana apanya?" Tanya Teguh yang tidak sempat melihat Axel karena ia hanya melihat Seno menutup pintu kamar Axel dengan hati - hati. "Tuan Muda kayaknya pulas banget. Apa tetap harus dibangunkan?" Bisiknya saat melihat Teguh datang. "Jangan. Nanti aja." Kata Teguh ikut berbisik. Teguh merasa lega karena Seno belum atau tidak membangunkan Axel. "Tuan Muda Axel. Bagaimana dia?" Tanya Ranti gemas. Memang siapa lagi yang mau ia tanyakan? "Aku nggak tega bangunin. Pules banget gitu." Sahut Seno cuek. Ranti dan yang lainnya ternganga. Axel ternyata beneran tidur seperti apa yang mereka katakan tadi pada Artika. "Alhamdulillah." Serempak Ranti dan yang lainnya mengucap syukur, membuat Seno dan Teguh bingung. "Memang kenapa?" Tanya Seno dan Teguh berbarengan. "Kembali ke pos

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 219 Artika pingsan!

    Andara langsung menerima panggilan istrinya. "Kalian dimana? Kenapa Kalian nggak segera pulang?!" Seru Artika tanpa berpikir lagi. "Ada apa, Sayang?" Tanya Andara yang semakin gelisah mendengar suara Artika yang terdengar menahan tangis. "Andara, Kami membutuhkanmu, sekarang!" Racau Artika yang mulai tidak dapat menahan tangisnya. "Tenang, Sayang. Apa yang terjadi? Kamu nggak papa, kan?" Cecar Andara ikut panik. Artika sampai menyebutnya dengan namanya, bukan Papa atau Sayang seperti biasanya. Tidak terdengar suara lagi dari atas. Suasana hening ini terasa mencekam dan menyiksa perasaan Artika. Andara masih setia menempelkan telinganya pada ponselnya, menunggu jawaban Artika. "Kenapa nggak ada yang turun dan memberitahuku?" Keluh Artika panik dan kesal sekaligus. "Beritahu apa? Sayang? Apa.."Tut.. Tut.. Tut.. Telepon terputus. "Cepat sedikit, Al!" Titah Andara pada Alvian. Alvian mengangguk dan menambah kecepatan pada laju kendaraannya. Axel terduduk di tempat tidurnya d

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 218 Axel?!

    "Axel?!" Jerit Artika kaget. Axel menatap mamanya. Ia tidak ingin karmanya yang buruk melibatkan sang mama bila ia terus memaksa membawa mobil ini dengan pikiran kalutnya. "Tolong gantikan Aku, Ma. Aku.. Aku pusing." Katanya beralasan. Axel langsung turun dari mobilnya. Ia tidak langsung masuk setelah memutari mobil. Ia justru bersandar di pintu mobil untuk mengatur nafasnya yang terengah seperti telah berlari sangat jauh.Artika sudah menggeser tubuhnya. Ia sudah berada di belakang kemudi sekarang dan menunggu Axel untuk masuk. 'Biarlah. Pasti ia lagi menenangkan dirinya. Sebenarnya apa yang sudah ia lakukan?' gumam hatinya. Ia tidak memaksa Axel untuk segera masuk. Artika memilih menunggu dan mengingat cerita Alvian tentang mimpi buruk Axel saat ia baru pulang dari Aussie. "Ia ketakutan, Ma. Tapi ia nggak mau menjawab pertanyaanku." Cerita Alvian waktu itu tapi dianggap tidak terlalu penting oleh Artika. Ia melihat keseharian Axel yang tetap ceria dan sering menjahili adiknya

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 217 Karma

    Siska termenung untuk sesaat. Ia melihat Athena tersenyum bangga mendengar perkataan Artika. "Aku bilang juga apa." Katanya. "Aku.. Aku takut itu.. Terlalu mahal.." Bisiknya nyaris tak terdengar. Artika tersenyum bijak. "Nggak ada yang terlalu mahal untuk orang tercinta." Katanya menenangkan. Athena tersenyum lebih lebar. "Aku bilang juga apa." Katanya mengulang. Artika ingin melepaskan kalungnya. Ia meminta tolong pada Axel. "Ax? Tolong Mama." Katanya sambil mengangkat rambutnya. Tidak ada yang melepas kalungnya bahkan tidak ada suara yang merespon permintaannya. Artika menoleh ke tempat ia berdiri tadi bersama Axel. "Axel?" Tanyanya sambil celingukan. Axel tidak ada di tempatnya berdiri tadi. 'Lho? Kemana dia?' tanya Artika dalam hati. Ia langsung celingukan mencari keberadaan Axel tapi putra keduanya itu seperti hilang ditelan bumi. 'Dasar anak nakal!' gerutu hati Artika. Ia hampir menurunkan rambutnya lagi saat suara Siska terdengar halus, "Biar Aku saja, Tante."A

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 96 Perawat untuk Brian

    Alea melihat semua kehebohan itu dengan senyum kecil. 'Ternyata mudah sekali membuatmu drop, Eva!' kata hatinya puas. Ia berjalan dengan langkah tenang di bawah tatapan para pelayan yang baru melepas kepergian Evara dan Safira ke rumah sakit. "Itu penjahatnya!" Teriak Sisil gemas. Penjahat? "

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 94 Kedatangan Alea

    "Bubur kacang hijau? Itu bagus." Jawab Ariana atas saran Mariska. Makanan tambahan untuk Evara. "Tapi Aku sudah makan, Ma." Protes Evara. "Kamu tadi hanya sarapan roti, Eva. Nggak cukup untukmu dan Brian." Evara memang hanya sarapan setangkup roti dan segelas susu. Evara dan Athena saling berp

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-28
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 89 Proyek rahasia

    Athena pulang dan langsung menemui Safira. Tapi sebelum ia mengatakan sesuatu Ibunya itu sudah mengatakan, "Aku sedang nggak ingin berdebat denganmu, Atha. Aku lelah."Athena menelan semua kalimat yang ingin keluar dari mulutnya. Ia mendengus pelan sebelum membalikkan langkahnya dan keluar dari ka

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-27
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 88 Akal - akalan Anthony

    Athena menggeleng. Ia ingin cepat - cepat pulang dan berbicara serius dengan Safira. Ia berencana tidak akan lama berpacaran dengan Siska karena ia ingin segera menjadikannya sebagai istrinya. "Aku harus pulang." Katanya sambil mengusap rambut Siska yang turun ke dahinya. Siska mengangguk. Ia men

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-27
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status