Share

Season 2

last update Last Updated: 2025-12-28 14:32:58
"Muka kusut amet, Bro. Lagi ada masalah?

Jangan bilang kalau batal kawin lagi."

Bugh

"Aww.... sialan lo," maki Bian saat Dave melempar kotak kosong, bekas tempat sparepart ke arahnya. Dan tepat kena sasaran, apalagi kalau bukan kepalanya.

"Makanya punya mulut dijaga. Amit-amit sampai batal kawin, lagi" omel Dave.

"Terus kenapa muka lo kusut gitu?" Bian yang berdiri di depan kap mobil yang terbuka, kembali bertanya. Masih menanggapi Dave meski saat ini, dia sibuk memperbaiki mobil.

"Diundur. Pernikahan gue sama Keyla, diundur lagi," Dave tertunduk lesu.

"Lah, kenapa lagi?"

"Lagu lama. Alasan klise. Apalagi kalau bukan karena kakak perempuan Keyla yang belum nikah." Dave lagi-lagi menghela nafas gusar.

"Padahal kan kaya, kok belum laku juga. Emang jelek banget ya dia sampe ga ada yang mau?" Bian jadi penasaran.

"Bukan karena gak laku ataupun jelek, tapi karena dia anti cowok. Anti komitmen deh pokoknya."

Bian mengangguk paham, dengan mulut membentuk huruf O. "Dia pe
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Yang akan dinikahkan pertama kali, adalah Aqilah dan Bian. Melihat mahar yang akan diberikan Bian pada Aqilah, penghulu sedikit memberi masukan. Tentang mahar yang lebih baik adalah sesuatu yang memiliki nilai.Hafalan surat memang bisa dijadikan mahar, namun itu tidak disarankan. Karena sudah ada mahar berupa emas, penghulu menyarankan, agar Bian melantunkan hafalan surat Ar Rahman menggantikan Qari, tidak menjadikannya sebagai mahar.Karena mahar tersebut adalah permintaan langsung dari Aqilah, Bian tidak bisa memutuskan. Dia ingin Aqilah yang memutuskannya. Dan ternyata, Aqilah tidak keberatan. Alasan dia memilih surat Ar Rahman sebagai mahar, semata-mata hanya karena tak ingin memberatkan Bian. Serta alasan lain yaitu tak ingin membuat Bian merasa malu jika hanya mampu memberikan mahar yang sedikit. Dia ingin pria itu tetap terlihat istimewa meski dengan mahar emas yang tidak seberapa apalagi jika dibandingkan dengan Dave. Dia yakin, pasti akan banyak yang membandingkan antara Bi

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Kedua mempelai laki-laki, sudah berada di tempatnya, begitu pula dengan petugas KUA. Yang akan menjadi saksi, adalah Darren dan salah satu pemuka agama di daerah tempat tinggal Aisyah. Selain kursi wali yang masih kosong, Darren juga belum menduduki tempatnya. Pria itu masih dibuat kelimpungan dengan belum datangnya Harun.Setelah tadi ramai komentar tentang seserahan dari kedua mempelai pria yang dibanding-bandingkan, sekarang mereka mulai berbisik-bisik tentang wali nikah yang tidak kunjung datang. Sebenarnya sejak awal datang tadi, sudah banyak yang berkomentar tentang tak terlihatnya Harun diantara para penerima tamu."Pak Darren, kapan acaranya mau dimulai?" tanya salah seorang petugas KUA."Kami tidak punya banyak waktu, harus segera pindah ke tempat lain yang juga mengadakan pernikahan hari ini."Darren menunjukkan senyum meski hatinya kalut luar biasa. "Tunggu sebentar lagi ya, Pak. Wali nikahnya belum datang."Pria tersebut melihat jam tangannya, lalu mengangguk. "Baiklah, ka

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    "Hadiah apaan ini?" Aqilah mengambil roll rambut tersebut dari dalam kotak. Menatap benda murahan itu nanar."Kayaknya, Kak Aqilah bakalan lebih cantik kalau rambutnya di curly," ujar Rangga."Tampang garangnya pasti berkurang." Dia mengedipkan sebelah mata. Awalnya dia bingung mau ngasih hadiah apa, secara Aqilah sudah punya segalanya. Tapi saat jalan di mall dengan pacarnya, dia malah nemu benda tak berguna itu dan membayangkan jika rambut Aqilah di curly, pasti akan lebih cantik."Kamu ngatain aku garang?" Aqilah mendelik kesal."Bu-bukan aku," Rangga menggeleng cepat."Evelyn yang milihin hadiah." Evelyn adalah kekasihnya. Dan hari ini lagi sial, karena dijadikan kambing hitam."Halah, pasti bohong," Aqilah mencebikkan bibir."Udah jangan berantem. Foto bertiga yuk." Keyla mengarahkan kamera ponselnya di arah mereka."Kak Aqilah senyum dong. Kalau enggak, nanti bibirnya aku roll, mumpung udah ada rollnya. Aduh.... " Gadis itu memekik saat mendapatkan hadiah jentikan yang lumayan k

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Aisyah, Bu guru cantik itu terlihat sibuk berselfie setelah selesai di make up. Tak hanya sendiri, dia juga mengajak mamanya, Aisyah, bahkan Rangga yang menolak pun, tetap dia tarik-tarik paksa. Cuma Aqilah saja yang belum masuk dalam layar ponselnya. Wanita karier itu tampak sibuk telepon dengan Aleya. Keyla sampai dibuat geleng-geleng. Hari H pernikahan pun, masih saja sibuk ngurusin kerjaan."Kak Aqilah, buruan sini, kita seru-seruan bareng," panggil Keyla."Sibuk!" sahut Aqilah tanpa menoleh. Dia sama sekali tak berminat foto. Dia memang tak seperti Keyla yang aktif di media sosial.Aisyah mendekati Aqilah, berdiri tepat di sebelah putrinya itu dengan kedua tangan dilipat didada."Ini hari pernikahan kamu lho. Kerjaan di tinggal dulu." Aisyah menengadahkan tangan, meminta ponsel putrinya tersebut."Kerjaan aku banyak, Mah," tolak Aqilah. Namun melihat Mamanya itu masih tak bergeming, tak menarik tangannya, terpaksa dia mengakhiri panggilan dengan Aleya dan menyerahkan benda pipih

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Malam hari, Bu Diah mendatangi kamar Ayu. Menyerahkan satu set perhiasan pada gadis itu."Perhiasan siapa ini, Bu?" Ayu memperhatikan perhiasan pemberian ibunya."Sore tadi, perhiasan lama ibu, ibu tukar dengan yang model baru. Besok, belikan kotak yang cantik, untuk seserahan.""Terus kalau ini buat seserahan, ibu gak punya perhiasan dong."Udah, gak papa. Lagian ibu udah tua. Udah gak butuh kayak gini."Pagi ini, kediaman Aisyah sangat ramai. Sejak kemarin sore, sudah banyak saudaranya yang datang dari luar kota, menginap disana. Selain itu, ada juga keluarga Darren. Mereka berkumpul jadi satu untuk mensukseskan acara akad nikah Aqilah dan Keyla yang memang akan di gelar dirumah ini.Aleya datang ditemani Rangga. Semalam, Aisyah sudah berpesan padanya untuk langsung ke kamar rias begitu sampai. Namun demi menjaga kesopanan, dia lebih dulu menyapa beberapa saudara Aisyah dan Darren. Tak jarang, dia mendapatkan tatapan kurang mengenakkan dari keluarga Aisyah, terlebih dari ibunya, yan

  • Aku Di Antara Pernikahan Pertama   season 2

    Ayu, gadis itu sampai di rumah dengan wajah ditekuk. Langkah kakinya tidak lagi bersemangat seperti saat berangkat tadi. Usai meletakkan barang belanjaannya di atas meja makan, Ayu menarik kursi, lalu duduk dengan wajah muram. Dia baru saja pulang dari toko depan pasar yang menjual aneka perlengkapan untuk hantaran. Entah apa yang terjadi hingga wajahnya suram seperti itu. Padahal saat berangkat tadi, dia sangat bersemangat. Hampir semalaman sibuk melihat video tutorial membungkus seserahan. Dan rencananya, siang ini temannya, Santi, akan datang untuk membantu.Bu Diah yang sibuk membungkus kue, berhenti sejenak demi bertanya pada sang putri."Ada apa? Duit dari Abang kurang?" Hal itu yang pertama kali muncul dibenak Bu Diah. Tapi sayangnya, tebakannya salah. Ayu menggeleng pelan. "Lalu ada apa?"Bukannya langsung menjawab, Ayu malah menghela nafas berat. "Ayu kasihan sama Abang, Bu.""Kasihan kenapa? Abang kamu aja seneng, lusa mau nikah.""Itu dia masalahnya, Bu."Bu Diah mengerutk

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status