Compartir

Epilog

last update Fecha de publicación: 2026-10-21 10:17:41

Bara Nareswara POV

Setelah menarik diri selama hampir dua tahun dari industri hiburan yang membesarkan namaku, kini aku dan teman-temanku meluncurkan album ke empat kami. Rasanya album ini begitu spesial karena saat peluncuran malam ini, aku dan El tidak lagi sendiri. Ada anak dan istri yang menemani kami. Ini juga kali pertama Cinta ikut tour bersa

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Bara di Hati Mikha   Epilog

    Bara Nareswara POVSetelah menarik diri selama hampir dua tahun dari industri hiburan yang membesarkan namaku, kini aku dan teman-temanku meluncurkan album ke empat kami. Rasanya album ini begitu spesial karena saat peluncuran malam ini, aku dan El tidak lagi sendiri. Ada anak dan istri yang menemani kami. Ini juga kali pertama Cinta ikut tour bersamaku. Biasanya aku tinggalkan anakku di rumah bersama dengan Mikha.Ternyata bisa sebahagia ini menikah dan membangun keluarga dengan orang yang tepat. Ya, karena terkadang orang yang kita cintai belum tentu orang yang tepat untuk diri kita. Seperti Mikha dulu yang tergila-gila pada Mas Rio hingga mengatakan bahwa ia mencintai suami Tantenya itu. Tapi nyatanya, kegigihan diriku memperjuangkannya, berusaha selalu ada bersamanya hingga akhirn

  • Bara di Hati Mikha   178. Keluarga adalah prioritas

    Mikhaila Ameera Violeta POVSejak pulang dari rumah sakit, jam tidurku berantakan. Tidak hanya jam tidur namun juga diriku sungguh tidak bisa merawat diridiri lagi. Jangankan bermake-up, bisa sisiran saja sudah alhamdulillah. Mataku bahkan sudah seperti mata panda.Layaknya ibu baru, jika Cinta tidur, aku selalu mengecek napasnya. Apakah dia baik-baik saja? Apakah dia lapar atau mungkin diapers yang dipakai penuh. Siapa sangka jika mengurus new born cukup menguras tenaga, hati dan pikiran. Bahkan Bara sudah tidak aku urus sejak aku dan Cinta pulang dari rumah sakit. Prioritas utama menjadi mengurus anak. Untung saja Bara juga mengerti dengan semua ini.Kini setiap pagi justru Bara yang memasak untukku. Dia juga tidak keberatan un

  • Bara di Hati Mikha   177. Welcome to the world Embun Cinta

    Bara Nareswara POVSetelah sejak semalam aku meyakinkan Mikha bahwa semua akan baik-baik saja, akhirnya siang ini Mikha dibawa masuk ke ruang operasi. Kali ini aku diberi kesempatan untuk menemaninya. Tidak hanya aku saja, namun ada kru dari jasa foto dan video yang disewa Mama khusus untuk mengabadikan momment persalinan Mikha.Aku kira semua ini akan berjalan menegangkan, namun ternyata tidak juga. Di dalam justru aku dipaksa untuk melakukan konser tunggal oleh Mikha. Kalo bukan karena Mikha yang memintanya, aku tidak akan mau melakukan semua ini. Di saat aku sendiri sedang tegang karena mataku terus melihat pisau yang mulai menyayat perut bagian bawah istriku, namun bibirku harus terus bernyanyi. Sumpah, melihat Mikha seperti ini, rasanya cukup sekali saja i

  • Bara di Hati Mikha   176. Weton dan dekorasi kamar

    Mikhaila Ameera Violetta POV Setelah pemeriksaan hari ini, aku tinggal di rumah sakit, sedangkan Bara pamit untuk pulang karena ia akan menyiapkan tas berisi barang-barang dan dokumen yang aku butuhkan. Akhirnya harapanku untuk bisa melahirkan secara normal yang kedua kalinya pupus sudah. Mau tidak mau aku harus melakukan operasi secar. Kenyataan bahwa operasi secar pun kini bisa sembuh lebih cepat dengan menggunakan metode eracs, nyatanya itu tidak membuatku jauh lebih baik. Apalagi aku ini orang yang takut disuntik. Tidak mungkin jika aku tidak dibius. Mana ini tidak dibius total pula. Dari perut ke atas aku masih sadar. Entahlah, aku takut menghadapi ini semua melebihi ketakutanku kala menghadapi persalinan Langit dulu.Kini aku segera mengambil handphone milikku dan aku menghubungi Eyang

  • Bara di Hati Mikha   175. Terlilit Tali Pusar

    Bara Nareswara POVSelama 37 Minggu ini aku menemani Mikha menjalani masa-masa kehamilannya. Selama itu juga aku vakum dari dunia entertainment yang membesarkan namaku. Meskipun sesekali tawaran manggung datang, namun kami hanya melakukannya di daerah Jabodetabek saja. Untung saja Kafka mengerti pilihan yang aku ambil dan El ambil kali ini. Kami ingin menemani istri terlebih dahulu. Rasanya sudah cukup 'ngamen' ke sana ke sini bertahun-tahun. Mungkin kini prioritas kami sudah lain. Tidak lagi karier yang nomer satu namun keluarga. Lagipula tabungan yang kami kumpulkan sejak muda sebagian sudah diinvestasikan. Mungkin karena kami bertiga berasal dari keluarga yang melek investasi sehingga untuk masa tua kami kelak sudah diajarkan untuk mempersiapkannya sejak muda. Apalagi dunia entertainment ini hanya sementara, selalu ada wajah baru yang h

  • Bara di Hati Mikha   174. Kondinya lebih baik daripada Langit dulu

    Mikhaila Ameera Violetta POVAku menatap hasil pemeriksaan antenatal yang sudah aku lakukan. Ada perasaan lega kala mengetahui jika calon anak kedua ini kondisinya jauh berbeda dengan Langit dulu. Semua sehat dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan. Entah kenapa hal ini membuatku bahagia."Kalian sudah bisa tenang sekarang. Calon anak kalian baik-baik saja di dalam sana."Aku angkat pandanganku untuk menatap dokter Hans yang ada di hadapanku dan Bara. Kami berdua bisa tersenyum. Tanpa aku sadari setetes air mata jatuh membasahi pipiku. Cepat-cepat aku menghapusnya sebelum Bara terlebih dokter Hans menyadarinya."Terimakasih, Dok untuk bantuan dokter selama ini," ucapku pada dokter Hans."Sama-sama, Mikh

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status