Share

Perpisahan Di Bandara

Penulis: Erdin Xes
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-25 15:16:24

Alex memeluk erat Amanda setibanya di bandara. Ia tahu mereka masih bisa bertemu, tapi ada hati yang harus mereka jaga selanjutnya - tidak boleh saling menyakiti.

"Terima kasih untuk satu minggu yang menyenangkan," ucap Alex, masih nyaman memeluk Amanda.

"Aku juga merasakan yang sama, Alex. Liburan ini menyenangkan. Semoga suatu hari nanti kita bisa kembali merasakan suasana pulau Bali yang lebih indah lagi," ucap Amanda dengan wajah sumringah.

Alex melepaskan pelukannya. Air matanya berlinang. Perpisahan ini terasa menyesakkan bagi Alex. Apalagi dia tidak tahu kapan bisa melakukannya lagi seperti biasa.

"Apa yang membuatmu menangis, Alex? Come on, aku masih di sini. Kita masih bisa bersama," Amanda meraih tangan Alex.

Alex berusaha tegar. Dia mengusap air matanya. Menatap wajah Amanda dengan tatapan tajam. Berharap tidak akan ada akhirnya di antara keduanya.

"Kamu janji kita akan melakukannya lagi?" tanya Alex penuh harap.

Amanda terdiam, melihat wajah harap dari Alex.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Alex Menolak Lagi

    Malam nampak biasa, Alex dan Nina berbincang layaknya suami istri di atas ranjang. Membahas perkembangan anak mereka yang tumbuh dengan begitu cepat. Alex bahagia memuji Nina sebagai ibu yang luarbiasa. Nafkah batin pun di harapkan oleh Nina. Ia mulai menggoda dengan kata-kata yang sedikit jorok. Tetapi Alex tidak langsung terpancing. Alex masih cukup kuat. Nina yang terlihat begitu berharap bisa bercinta di malam ini. Akhirnya menggunakan cara yang lebih ekstrim. Tanpa berkata-kata, Nina mulai menjamah bagian sensitif dari Alex. Ia meraba dengan perlahan. Mulai menggunakan tangannya untuk melemahkan iman dari Alex. Alex merasa dirinya mulai terpengaruh, tapi tiba-tiba wajah Amanda muncul di benaknya. Ia segera menghentikan rasa ingin bercinta dalam dirinya. Seolah Amanda meminta Alex untuk tidak melakukannya dengan Nina. Menjaga perasaan dari Amanda sekali lagi. "Nina, stop. Aku tidak bisa malam ini," Alex berkata dengan suara yang lembut, tapi tegas. Nina merasa diriny

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Rudi Menjemput Amanda

    Rudi terlihat kesal saat menjemput Amanda di kantor sekuriti, wajahnya merah karena malu. "Amanda, apa yang kamu lakukan? Kamu tidak bisa seperti ini," Rudi berkata dengan suara yang tegas. Amanda merasa dirinya terjebak, ia tidak tahu apa yang harus dikatakan. Alex yang berdiri di sebelahnya, mencoba membela Amanda. "Rudi, ini semua salahku. Aku yang salah, jangan salahkan Amanda," Alex berkata dengan suara yang tenang. Rudi memandang Alex dengan mata yang tajam. "Kamu? Apa yang kamu lakukan dengan Amanda?" Rudi bertanya dengan suara yang keras. Alex tidak mundur, ia memandang Rudi dengan mata yang teguh. "Aku yang salah, Rudi. Aku yang salah dalam memperlakukan Amanda. Jangan salahkan dia," Alex berkata dengan suara yang tegas. Amanda merasa dirinya terharu, Alex membelanya di depan Rudi. Tapi Rudi tidak bisa menerima penjelasan itu, ia masih merasa kesal. "Amanda, kita harus bicara tentang ini," Rudi berkata dengan suara yang tegas, lalu memegang tangan Amanda dan membawany

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Parkiran Mobil

    Alex dengan lembut mengusap wajah Amanda, membersihkan sedikit debu yang ada. Amanda merasa nyaman dengan sentuhan Alex, dan ia tidak bisa menahan perasaannya yang mulai berubah. Tiba-tiba, Alex melepaskan kendali dan dengan berani mencium romantis bibir Amanda. Amanda hanya bisa pasrah dan mengikuti apa yang Alex lakukan, merasa jantungnya berdetak kencang. Ciuman itu terasa seperti mimpi bagi Amanda, dan ia tidak bisa menolak perasaan yang mulai tumbuh di hatinya. Alex membalas perasaan Amanda, dan ciuman itu menjadi semakin intens. Amanda merasa dirinya terbawa oleh perasaan yang kuat, dan ia tidak bisa menahan diri lagi. Ia membalas ciuman Alex dengan penuh gairah, merasa dirinya hidup kembali. Tiba-tiba, Amanda sadar apa yang sedang terjadi dan ia langsung melepaskan diri dari Alex. "Alex... apa yang kita lakukan?" Amanda bertanya dengan suara yang bergetar, merasa sedikit panik. Alex memandang Amanda dengan mata yang penuh kasih, dan ia tidak bisa menyembunyikan perasa

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Curhat Lagi Pada Alex

    Amanda dan Alex duduk di kafe, dengan secangkir kopi di depan mereka. Amanda mengambil napas dalam-dalam, sebelum mulai menceritakan semua yang terjadi. "Alex, aku tidak tahu harus mulai dari mana. Aku merasa sangat tidak dihargai oleh Rudi," Amanda berkata dengan suara yang lembut, mata yang sedikit berkaca-kaca. Alex memandang Amanda dengan mata yang penuh perhatian. "Apa yang terjadi, Amanda? Kamu bisa cerita padaku," ia berkata dengan suara yang lembut. Sekali lagi, Amanda mengambil napas dalam-dalam, sebelum melanjutkan ucapannya. "Rudi selalu membuat aku merasa tidak penting. Dia tidak pernah mendengarkan aku, tidak pernah memberikan aku untuk berbicara. Dia selalu membuat keputusan sendiri, tanpa mempertimbangkan aku," Amanda berkata dengan suara yang sedikit bergetar. Alex terlihat begitu iba dengan apa yang terjadi pada Amanda. Ia memandang Amanda dengan mata yang penuh kekecewaan. "Itu tidak benar, Amanda. Kamu adalah istri yang hebat, kamu pantas mendapatkan yang le

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Bertolakbelakang

    Rudi rebahan sembari terus memainkan handphone, tersenyum gembira membaca komentar-komentar di postingan Instagram-nya. "Wah, aku benar-benar pria idaman!" ia berkata pada dirinya sendiri, sambil terus menggulir komentar-komentar yang memujinya."Rudi, kamu adalah suami yang sempurna!" "Rudi, aku ingin menjadi seperti kamu!" "Rudi, kamu adalah contoh suami yang baik!" Komentar-komentar itu terus bermunculan, membuat Rudi merasa semakin percaya diri dan bahagia.Tiba-tiba, Rudi melihat komentar dari seorang pengguna Instagram yang bernama "AmandaRudiIstriku". "Rudi, aku sangat bahagia memiliki suami seperti kamu. Terima kasih atas kesabaran dan cintamu" Rudi tersenyum, merasa semakin bahagia."Amanda benar, aku adalah suami yang sempurna," Rudi berkata pada dirinya sendiri. "Aku sabar, aku baik, aku kaya... apa lagi yang bisa diinginkan seorang wanita?"Rudi terus membaca komentar-komentar itu, merasa semakin percaya diri. Ia merasa bahwa ia telah melakukan yang terbaik untuk Amanda, d

  • Benih 1 Miliar Adik Ipar   Podcast Rudi Dan Amanda

    Rudi dan Amanda duduk di sofa studio podcast, dengan senyum yang manis. Host podcast, seorang influencer muda, menyambut mereka dengan hangat. "Selamat datang, Rudi dan Amanda! Aku sangat senang memiliki kalian berdua di podcast aku hari ini."Rudi tersenyum, dengan mata yang berkilau. "Terima kasih, aku senang berada di sini. Aku berharap bisa berbagi cerita tentang kesuksesan aku dan Amanda."Host podcast tersenyum, dengan mata yang penuh rasa ingin tahu. "Baiklah, mari kita mulai. Rudi, aku tahu kamu adalah salah seorang pengusaha sukses di Indonesia. Bisa ceritakan sedikit tentang perjalanan kamu menjadi pengusaha?"Rudi tersenyum, dengan mata yang berkilau. "Aku mulai dari bawah, dengan modal yang kecil. Aku bekerja keras dan tidak pernah menyerah. Aku selalu percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kita bisa mencapai apa saja."Amanda hanya mengangguk, dengan senyum yang lembut, sementara Rudi terus berbicara tentang kesuksesannya. Host podcast terus mengajukan pertanyaan,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status