Home / Romansa / Berakhir Di Atas Ranjang Mafia. / Bab 8. Pria kotor sepertimu tidak pantas menyentuhku.

Share

Bab 8. Pria kotor sepertimu tidak pantas menyentuhku.

Author: Tetesan air
last update Last Updated: 2026-01-29 23:21:07

"Iya Tuan," ucap Hanna setelah membuka pintu.

Alex diam, ditatapnya Hanna yang terlihat gugup.

"Apa Tuan butuh sesuatu?" Hanna kembali membuka mulut.

"Di mana Mita?" Jawab Alex dengan balik bertanya.

Hanna semakin gugup, "Aku tidak tahu Tuan, bukannya Nyonya di kamar Tuan?"

Jelas Hanna berpura-pura, ia pun hanya bisa mematung saat Alex melewatinya di pintu. Pria bertubuh tinggi itu masuk ke dalam kamar, matanya berputar menyapu setiap sudut dari ruangan itu dan berhenti tepat di lemari.

Alex melangkah, tangannya bergerak untuk membuka pintu lemari. Dan benar saja, Mita ada di sana. Tanpa bicara Alex langsung menarik tangannya dengan kasar.

"Lepaskan aku." Mita berontak saat Alex menyeretnya ke luar dari kamar.

"Bi tolong aku," lanjutnya.

Bagaimana Hanna bisa menolongnya! Wanita paruh baya itupun sudah ketakutan dan hampir pingsan.

Alex pasti melemparkannya ke penangkaran buaya, siapapun yang melanggar peraturan! Pasti akan mendapat hukuman, dan hal itupun berlaku untuk Mita.

"
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 8. Pria kotor sepertimu tidak pantas menyentuhku.

    "Iya Tuan," ucap Hanna setelah membuka pintu. Alex diam, ditatapnya Hanna yang terlihat gugup. "Apa Tuan butuh sesuatu?" Hanna kembali membuka mulut. "Di mana Mita?" Jawab Alex dengan balik bertanya. Hanna semakin gugup, "Aku tidak tahu Tuan, bukannya Nyonya di kamar Tuan?"Jelas Hanna berpura-pura, ia pun hanya bisa mematung saat Alex melewatinya di pintu. Pria bertubuh tinggi itu masuk ke dalam kamar, matanya berputar menyapu setiap sudut dari ruangan itu dan berhenti tepat di lemari. Alex melangkah, tangannya bergerak untuk membuka pintu lemari. Dan benar saja, Mita ada di sana. Tanpa bicara Alex langsung menarik tangannya dengan kasar. "Lepaskan aku." Mita berontak saat Alex menyeretnya ke luar dari kamar."Bi tolong aku," lanjutnya.Bagaimana Hanna bisa menolongnya! Wanita paruh baya itupun sudah ketakutan dan hampir pingsan. Alex pasti melemparkannya ke penangkaran buaya, siapapun yang melanggar peraturan! Pasti akan mendapat hukuman, dan hal itupun berlaku untuk Mita. "

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 7. Semoga iblis itu tidak pernah kembali.

    Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat, saat ini benda bulat yang terletak di atas meja kecil, sudah menunjukkan angka sebelas. Mita yang sejak tadi resah, seketika bernapas lega saat Hanna menyampaikan pesan dari Tuannya Alex. Ia meminta Mita untuk istirahat, karena malam ini Alex ada urusan dan tidak pulang ke kediaman Branson. "Baguslah, semoga dia tidak pernah kembali lagi," ucap Mita dengan lembut dan nyaris tak terdengar. "Kalau begitu, saya permisi dulu Nyonya." Pamit Hanna yang langsung Pergi. Mita pun menutup pintu dan menguncinya dari dalam. Kaki mungilnya melangkah menuju balkon, namun matanya tak sengaja melihat segerombolan orang di bawah sana.Mita menyipitkan mata untuk memperjelas penglihatannya, pria bertubuh tinggi itu benar-benar Alex bersama ajudannya. "Bukannya iblis itu sedang ada urusan dan tidak pulang? Kenapa dia ada di sana?" bisik dalam hati Mita.Seketika jiwa penasarannya tumbuh, ia memperhatikan Alex melangkah menuju pintu samping mansion itu, Mit

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 6. Tidur di atas ranjang yang sama.

    Dengan terpaksa Mita memakai gaun pengantinnya, ia tidak punya pilihan selain menuruti semua kemauan Alex. Pria kejam itu benar-benar licik dan berkuasa, ia memperalat Roy untuk menekan Mita. "Non Mita sangat cantik," puji Hanna, ditatapnya dari pantulan kaca sambil tersenyum. "Percuma saja Bi." Mita tersenyum getir. Keduanya pun ke luar dari kamar, Hanna menuntun Mita masuk ke dalam mobil. Meninggalkan kediaman Branson menuju tempat pernikahan. Setibanya di parkiran, Mita mengusap air mata dari kedua pipinya. Menarik napas dalam-dalam lalu membuangnya dengan lembut."Ayo Nona," ajak Hanna yang sudah membuka pintu mobil. Keduanya melangkah menuju pintu gereja, dari sana Mita sudah melihat Alex berdiri di altar. Pria kejam itu terlihat rapi, ia mengenakan jas hitam senada dengan celanyan. Sepatu kulit dengan harga fantastis terpasang rapi di kakinya.Dengan perasaan hancur, Mita melangkah menghampiri Alex. Senyuman tak sedikitpun terlihat di wajahnya, bahkan sorot matanya menunju

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 5. Kamu tidak pantas bersaing denganku.

    "Apa Bibi sudah lama bekerja di sini?" tanya Mita."Sudah 20 tahun Non, sejak umur Tuan 17 tahun," jawab Hanna dengan jujur. "Oh ya? Bibi hebat, bisa beradaptasi dengan iblis." Kebencian Mita sudah menjalar hingga ke ubun-ubun. Hanna hanya tersenyum, ia tidak berani merespon ucapan Mita. Lagipula selama ini Alex tidak pernah bersikap kasar padanya, Tuannya itu selalu baik."Oh iya Bi, apa itu toilet?" tanya Mita tiba-tiba. Matanya tak sengaja tertuju pada sebuah bagunan kecil, yang berada di ujung taman."Iya Non." Seiring dengan anggukan kepala. "Aku ke toilet dulu Bi, perutku sedikit tidak enak," ucap Mita yang langsung bergegas menuju toilet. Sambil menunggu Mita, Hanna dan kedua pengawal duduk di gazebo yang ada di taman. Mereka tak sedikitpun merasa curiga. "Kenapa lama ya? Apa dia....," ucap salah satu pengawal. Hanna tercengang, matanya melotot, otaknya seketika memikirkan hal negatif. Wanita malang itu pasti mencoba untuk kabur, karena di belakang toilet ada tangga besi

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 4. Kamu harus melayani pria kotor ini.

    Mita melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga, setibanya di lantai tiga ia disambut dengan pemandangan yang tak wajar.Bagaimana tidak! Di sana ia melihat Alex duduk di atas sofa bersama 3 wanita cantik. Mereka terlihat menempel pada dada Alex yang bertelanjang dada. Pria kejam itu sama sekali tidak mengenakan baju, ia hanya memakai celana formal berwarna hitam.Mita seketika bergidik karena jijik. Selain kejam, Alex juga pemburu wanita, ia bahkan memakai 3 wanita sekaligus. Sementara Alex hanya diam, ditatapnya Mita dengan tatapan licik. Ia sama sekali tidak terganggu dengan kedatangan Mita, justru para wanita itu yang merasa terusik. Ketiganya menatap Mita dengan tatapan sinis, raut wajahnya menunjukkan rasa tidak suka.Mita memalingkan wajah dan kembali melanjutkan langkahnya. Ia sengaja menjelajahi bagunan tinggi itu, mencari celah agar bisa kabur dari sana."Oh iya, apa rumah ini hanya memiliki dua tangga saja? Maksudku, aku ingin ke taman belakang, apa tidak ada tangga menuju

  • Berakhir Di Atas Ranjang Mafia.    Bab 3. Apa di sana sedang ada pembunuhan.

    Informasi yang disampaikan oleh ajudannya begitu menarik. Pantas saja Mita menantangnya, ternyata dia calon menantu pria yang ia tembak. Alex meraih ponsel dari atas meja lalu menghubungi Nathan, memintanya agar segera membawa Mita ke ruang kerjanya. Tetapi wanita malang itu menolak, bahkan menggigit tangan Nathan. Akhirnya Alex kembali menghampiri Mita, "Aku akan memberimu 2 pilihan. Yang pertama, kamu bisa ke luar dari rumah ini dan hidup bebas, tapi kamu akan kehilangan Pamam, Bibi dan adikmu Naurah. Yang kedua, tetap tinggal di rumah ini dan mematuhi perintahku, dengan jaminan! Mereka akan hidup bahagia.""Aku tidak akan pernah memilihnya," bantah Mita dengan tegas.Alex tersenyum seribu arti, ia menunduk mendekatkan wajahnya ke wajah Mita, "Pikirkan baik-baik, aku beri waktu 1 kali 24 jam."Mita menarik napas dalam-dalam sambil menutup mata, Tuhan benar-benar tidak adil baginya. Sejak kecil ia sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya, setelah dewasa ia menemukan pria yang t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status