Home / Romansa / Bos, I'm Pregnant! / BAB 26 - Propose 💍

Share

BAB 26 - Propose 💍

Author: Isrrinya JENO
last update publish date: 2026-05-07 09:09:52

Gemuruh halus mesin jet pribadi milik **Narendra's Corp** perlahan mereda saat roda-roda pesawat menyentuh landasan pacu Bandara Internasional Soekarno–Hatta, perjalanan dua jam lebih dari Thailand berakhir dengan pendaratan yang sangat mulus.

Di dalam kabin mewah yang kedap suara, suasana terasa begitu tenang, Fara masih terlelap nyaman dalam dekapan hangat Sean. Pria itu tak tega membangunkan wanitanya yang tampak begitu letih. Dengan isyarat tangan yang tegas namun pelan, Sean memerintahkan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
bian cilla
terharu akhirnya Fara sudah dilamar resmi dihadapan keluarga Sean...semoga Fara Sean bahagia
goodnovel comment avatar
Bintang Ihsan
sean ingat pesan ayah ,
goodnovel comment avatar
Ratih Tyas
smoga keluarga kalian bahagia terus ya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 29 - Drama malam pertama

    Uap hangat sisa-sisa dari kegiatan mandi bersama pagantin baru itu masih tertinggal di udara, meninggalkan aroma sabun yang menenangkan di dalam kamar. Fara duduk bersandar di kepala ranjang, sementara Sean duduk berlutut di sampingnya dengan botol stretch mark oil di tangan. Dengan gerakan yang sangat lembut, Sean menuangkan sedikit minyak ke telapak tangannya, menghangatkannya sejenak, lalu mulai mengusap perut Fara dengan gerakan melingkar yang posesif sekaligus penuh kasih. "Biar kulit perut kamu tetap halus, Sayang." bisik Sean, matanya menatap lekat ke arah Fara. Tangan Sean baru saja berpindah dari botol minyak ke pinggang Fara, menciptakan percikan listrik yang membuat Fara memejamkan mata. Namun, tepat saat Sean berbisik, "Cantik sekali, Istri-nya aku." Suasana kamar yang awalnya syahdu itu perlahan berubah. Sentuhan Sean yang semula bertujuan merawat perut sang istri, kini mulai melambat dan bergerak nakal ke area lain. Sean merapatkan tubuhnya, memeluk istrinya dar

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 28 - Pemberkatan 👰‍♀️🤵‍♂️

    Cahaya matahari pagi menerobos masuk melalui celah-celah kaca patri patri berwarna-warni di Gereja Katedral Jakarta, menciptakan pendar cahaya yang magis di atas altar. Di tengah keagungan arsitektur neo-gotik itu, suasana hening menyelimuti setiap sudut ruangan. Aroma harum bunga lili dan mawar putih bercampur dengan aroma lilin yang terbakar, menambah kekhusyukan prosesi pemberkatan Sean Narendra dan Fara Salsabila. Saat melangkah menuju altar sambil menggandeng tangan Fara erat-erat, Sean tak sedikit pun melepaskan pandangannya dari Fara. Baginya, dunia seolah berhenti berputar. Fara tampak begitu anggun, kecantikannya memancar bukan hanya dari gaun putih tulang yang ia kenakan, tapi dari ketulusan yang terpancar dari wajah cantik wanitanya. Ketika tiba saatnya mengucapkan janji suci, suara Sean terdengar berat namun mantap. Setiap kata yang terucap bukan sekadar hafalan, melainkan janji setia yang menusuk hingga ke relung hati. > "Di hadapan Allah, Kuria, dan seluruh saksi,

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 27 - Fitting

    Setelah drama lamaran Sean yang menguran air mata seluruh orang yang ikut hadir, sekarang ke duanya tengah sibuk mengurus persiapan pernikahan mereka yang akan diadakan dua minggu dari sekarang. Pagi itu, beban di pundak Fara terasa sedikit lebih ringan. Mama Sean baru saja menelepon, mengabarkan bahwa seluruh urusan administrasi dan detail teknis di gereja untuk acara pemberkatan sudah rampung. "Kalian fokus saja ke fitting baju," pesan Mama dengan nada tegas namun penuh kasih. "Pastikan gaun dan jasnya sempurna. Urusan altar dan kursi jemaat, biar Mama yang urus." Kini, di butik pengantin yang elegan dengan aroma melati yang menenangkan, Fara dan Sean tengah bersiap. Hari ini adalah jadwal *fitting* kedua untuk baju pemberkatan sekaligus busana resepsi mereka. Fara baru saja selesai mencoba gaun pemberkatannya. Saat tirai ruang ganti disingkap oleh pelayan butik, senyum Fara yang semula mengembang seketika luntur. Matanya membulat sempurna. Di depan sana, di dekat cermin besa

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 26 - Propose 💍

    Gemuruh halus mesin jet pribadi milik **Narendra's Corp** perlahan mereda saat roda-roda pesawat menyentuh landasan pacu Bandara Internasional Soekarno–Hatta, perjalanan dua jam lebih dari Thailand berakhir dengan pendaratan yang sangat mulus. Di dalam kabin mewah yang kedap suara, suasana terasa begitu tenang, Fara masih terlelap nyaman dalam dekapan hangat Sean. Pria itu tak tega membangunkan wanitanya yang tampak begitu letih. Dengan isyarat tangan yang tegas namun pelan, Sean memerintahkan asprinya, Ardi dan jajaran bodyguard lainnya untuk turun terlebih dahulu. "Siapkan mobil. Kita langsung ke rumah besar. Pastikan jalur aman dan nyaman untuk kita lalui, agar tidur nyonya kalian tidak terganggu." bisik Sean dingin namun penuh wibawa. Ardi mengangguk sigap, segera mengoordinasi barisan mobil hitam mengkilap yang sudah menunggu di apron. Sean ingin kepulangan ini menjadi awal dari babak baru kehidupan mereka, di mana kedua orang tuanya sudah menunggu dengan antusiasme tinggi unt

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 25 - Indonesia, saya kembali

    Keesokan harinya, cahaya matahari menyelinap malu-malu di balik celah gorden, namun nampaknya tak cukup kuat untuk mengusik tidur lelap Fara pagi ini. Biasanya, Sean-lah yang harus bergelut dengan alarm, tapi hari ini semesta seolah berpihak pada kantuk Fara. Sean sudah terjaga sepenuhnya. Alih-alih beranjak untuk memulai rutinitas, ia justru semakin menenggelamkan diri di balik selimut. Efek "Bucin" yang sudah mendarah daging membuatnya merasa bahwa memandangi wajah tidur Fara adalah pencapaian terbesar pagi ini. Dengan posisi menyamping, ia menopang kepala dengan satu tangan, sementara tangan lainnya sibuk menyingkirkan anak rambut yang menutupi kening wanitanya. "Cantik banget, sih Sayangnya aku." bisiknya sangat pelan, hampir tak terdengar. Gemas yang tak tertahankan membuatnya mulai melancarkan serangan kecupan ringan. Dimulai dari kening, turun ke kedua kelopak mata yang masih tertutup rapat, lalu beralih ke ujung hidung. Tak puas di sana, Sean memindahkan fokusnya ke bahu

  • Bos, I'm Pregnant!   BAB 24 - Warning, Area ++ 🌚

    Malam itu, setelah Giselle dan kekasihnya pamit pulang, keheningan apartemen hanya dipecah oleh suara gesekan koper dan langkah kaki Sean yang sibuk. Pria itu, yang biasanya hanya perlu menjentikkan jari agar orang lain bekerja, kini justru berlutut di depan lemari, melipat helai demi helai pakaian Fara dengan ketelitian yang luar biasa. "Sean, aku bisa sendiri. Kamu sudah lelah seharian, istirahatlah." protes Fara, mencoba meraih tumpukan sweter yang ada di tangan Sean. Sean dengan tangkas menjauhkan pakaian itu, matanya menatap Fara dengan binar jahil yang tajam. "Duduk, Fara. Atau aku akan meminta Ardi membelikan *Baby Car Seat* dan memasangkan sabuk pengamannya untukmu agar kamu tetap diam di atas sofa sana." "Hey, Itu sedikit berlebihan!" Fara tertawa kecil, meski tetap mencoba membantu. "Satu langkah lagi kamu mendekati koper ini," Sean memperingatkan dengan nada rendah yang terdengar seperti ancaman namun penuh rasa gemas, "aku akan pastikan kamu tidak boleh turun da

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status