مشاركة

Bab 1494

مؤلف: Ayesha
Tangan Brielle yang berada di atas lututnya perlahan mengepal. Mungkin Anya belum benar-benar memahami ucapan Devina, tetapi dia pasti bisa merasakan kebencian yang tersirat di balik kata-kata itu.

"Mulai sekarang, tolong pastikan dia menghilang. Jangan biarkan dia menyakiti putriku lagi." Nada suara Brielle dipenuhi rasa muak yang tak lagi bisa disembunyikan.

Raka membelokkan setir ke bahu jalan dan menghentikan mobil. Tatapannya yang penuh perhatian tertuju pada wajah Brielle.

"Maaf. Semua ini
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1495

    "Besok kami juga akan pergi melihat sebuah vila. Biar nanti kami lebih mudah merawat Anya," kata Emily."Nenek, kalau Nenek memang lebih suka tinggal di sini, sebenarnya nggak perlu buru-buru pindah," ujar Brielle. Dia tahu Emily menyukai rumah-rumah tua yang penuh nilai sejarah.Emily langsung tersenyum. "Tentu harus pindah. Rumah seperti apa yang kusukai itu nggak penting. Yang penting, kami bisa lebih mudah merawat Anya."Hati Brielle terasa hangat. Dalam urusan Anya, Keluarga Pramudita memang tidak pernah sekali pun memperlakukannya dengan setengah hati.Meira kemudian meminta pelayan menyajikan buah potong. Setelah Brielle duduk dan mengobrol sebentar, dia pun mengajak putrinya pulang.Di perjalanan, Anya sedang asyik memainkan mainan kecilnya. Tiba-tiba, dia berkata dengan lantang, "Mama, aku mau cerita sesuatu."Hati Brielle langsung menegang. Dia sudah bisa menebak apa yang akan diceritakan putrinya."Aku dan Bibi Raline tadi ketemu Bibi Devina di arena berkuda. Bibi Devina ber

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1494

    Tangan Brielle yang berada di atas lututnya perlahan mengepal. Mungkin Anya belum benar-benar memahami ucapan Devina, tetapi dia pasti bisa merasakan kebencian yang tersirat di balik kata-kata itu."Mulai sekarang, tolong pastikan dia menghilang. Jangan biarkan dia menyakiti putriku lagi." Nada suara Brielle dipenuhi rasa muak yang tak lagi bisa disembunyikan.Raka membelokkan setir ke bahu jalan dan menghentikan mobil. Tatapannya yang penuh perhatian tertuju pada wajah Brielle."Maaf. Semua ini salahku. Aku janji, mulai sekarang dia nggak akan pernah muncul lagi di hadapan Anya ataupun di hadapanmu."Brielle memalingkan wajah dan tidak berkata apa-apa lagi. Putrinya adalah batas yang tidak boleh disentuh. Siapa pun yang menyakitinya, tidak akan pernah bisa dia maafkan.Suasana di dalam mobil seketika hening.Raka tidak langsung menjalankan mobil. Dia tahu semua ini berawal darinya. Rasa sakit yang dialami Brielle pun muncul karena dirinya."Maaf ... semua ini salahku." Suara Raka terd

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1493

    Brielle tentu merasakan tatapan yang terus tertuju padanya. Dia mengatupkan bibirnya sejenak, lalu kembali memusatkan perhatian pada pekerjaannya.Setengah jam kemudian, dia selesai memasukkan data sekaligus menyelesaikan laporannya. Dia mengembuskan napas pelan, menekan tombol simpan, lalu menutup laptopnya."Sudah selesai?" Raka segera berdiri dan berjalan ke sisinya menunggu.Brielle mengangguk sambil bangkit. "Restorannya sudah dipesan?""Sudah." Raka mengangguk. Dia membiarkan Brielle melangkah lebih dulu, baru kemudian mengikutinya.Kali ini Brielle pergi menggunakan mobil Raka. Dia sudah terlalu lelah untuk menyetir sendiri.Sepanjang perjalanan, mereka tidak banyak mengobrol, tetapi suasananya terasa begitu alami, seolah-olah selama bertahun-tahun ini mereka tidak pernah berpisah.Restoran yang mereka datangi adalah restoran barat dengan privasi yang sangat baik.Setelah memesan makanan, Raka pun mendongak dan bertanya dengan penuh perhatian, "Ada kendala apa di pekerjaanmu?"B

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1492

    "Bu Devina.""Aku ingin bertemu Raka!" teriak Devina ke arah telepon dengan nada tegas.Suara Gavin terdengar tenang dari seberang. "Kalau ada yang ingin disampaikan, beri tahu aku saja. Nanti akan kuteruskan kepada Pak Raka.""Aku bilang, aku ingin bertemu Raka." Devina menggertakkan giginya. "Kalau memang kontraknya diputus, setidaknya dia sendiri yang harus datang dan mengatakannya kepadaku. Aku masih punya sesuatu yang ingin kutanyakan padanya.""Bu Devina seharusnya tahu Pak Raka nggak ingin bertemu." Nada suara Gavin pun menjadi dingin."Gavin, kamu pikir kamu ini siapa? Kamu cuma penyampai pesan. Suruh Raka temui aku.""Kalau Bu Devina terus memaksakan diri seperti ini, yang rugi justru diri sendiri." Suara Gavin kini benar-benar dingin."Rugi? Menurutmu aku masih bisa kehilangan apa?" Devina tertawa sinis, lalu menyampaikan tuntutannya. "Aku mau Raka kasih aku uang kompensasi sebesar 20 miliar. Kalau nggak, aku nggak akan tinggal diam."Tanpa memberi Gavin kesempatan berbicara

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1491

    "Bu Devina, kami sudah melakukan pemeriksaan ulang sebanyak dua kali dan hasilnya tetap sama. Sebagai peneliti, aku bertanggung jawab atas keamanan penelitian. Dengan sangat menyesal, kami harus mengatakan darahmu sudah nggak dapat digunakan untuk penelitian apa pun."Smith menyampaikan hal itu dengan tenang.Devina menatap lekat angka-angka pada laporan itu, terutama tulisan hasil positif. Dia menarik napas dalam-dalam. Seluruh tubuhnya mulai bergetar tanpa bisa dikendalikan.Pada saat yang sama, sebuah dokumen lain disodorkan kepadanya."Bu Devina, berdasarkan keputusan Pak Raka, beliau memutuskan untuk mengakhiri kontrak secara sepihak. Sesuai pasal 3 dalam perjanjian yang telah ditandatangani, kami memberitahukan bahwa kontrak ini resmi berakhir mulai saat ini."Devina langsung menatap Gavin. Nada suaranya meninggi. "Diakhiri? Atas dasar apa? Raka bisa seenaknya menyuruhku menandatangani kontrak, lalu sekarang seenaknya juga memutuskan kontrak?""Bu Devina, sampel darah Anda sudah

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1490

    Saat itu, Raka mengantar Anya dan Raline kembali ke rumah Keluarga Pramudita. Setelah itu, dia bersiap menuju laboratorium Brielle.Melihat panggilan dari Smith, dia langsung menekan tombol jawab melalui sistem telepon di mobil."Halo, Doktor.""Pak Raka, ada satu hal yang harus segera kulaporkan. Bu Devina tadi datang ke laboratorium untuk pengambilan sampel darah. Tapi dari hasil pemeriksaan kami, ditemukan bahwa dia terinfeksi penyakit menular. Tes antibodi sifilisnya menunjukkan hasil positif."Hati Raka sedikit mencelos. Namun di saat yang sama, hasil itu juga tidak terlalu di luar dugaannya.Belakangan ini, dia sudah mengetahui betapa kacau kehidupan pribadi Devina. Karena itu, kabar itu tidak membuatnya terkejut."Doktor, hentikan semua penelitian yang menggunakan sampel darahnya. Aku akan mengakhiri kontrak dengannya. Mulai sekarang kita nggak akan menggunakan sampel darahnya lagi." Suara Raka terdengar rendah, tetapi tegas dan tak terbantahkan.Smith menjawab dengan sikap prof

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 535

    "Aku sudah kasih tahu Bu Madeline tentang keputusanku. Nggak ada lagi yang perlu kita bicarakan." Setelah menuangkan kopi, Brielle menuju kantor pribadinya."Setengah jam lagi, aku akan datang menemuimu." Nada bicara Raka tidak memberi ruang untuk penolakan.Brielle bahkan belum sempat menjawab keti

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 513

    Malam itu, asisten perempuan itu menerima surat pemutusan kontrak kerja. Besok, dia tidak perlu datang lagi.Asisten itu sudah mengerahkan segala cara untuk bisa pindah ke kantor pusat. Tujuannya hanya satu, yaitu menggunakan kecantikannya untuk menarik perhatian Raka, lalu berhasil naik ke tempat t

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 510

    Devina berjalan mendekat ke arah Jay. Dia melihat pria itu baru saja menutup ponselnya, tetapi pandangannya masih tertuju ke arah ruang VIP. Melalui kaca besar, tampak Brielle sedang berbincang dengan manajer penjualan."Jay, lagi lihat apa?" tanya Devina sambil mengikuti arah pandangannya. Kekesala

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 554

    "Nggak apa-apa. Istirahat sebentar lalu aku bawa Anya pulang," kata Brielle. Setelah itu, dia melangkah melewati Raka dengan dingin.Raka adalah orang yang sangat peka. Dia sadar reaksi Brielle barusan disebabkan oleh sesuatu.Tatapannya mengikuti arah Brielle ke kamar tidur utama. Dia ingat, dulu B

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status