แชร์

Bab 808

ผู้เขียน: Ayesha
Saat Anya menoleh ke arah Papanya, tatapan Brielle menyapu dengan dingin.

Raka menangkap pandangan Brielle itu. Dia menunduk, mengusap kepala putrinya dengan lembut, lalu berkata dengan suara hangat, "Anya, malam ini Papa masih ada kerjaan."

"Tapi ...." Anya mengerucutkan bibir kecilnya.

"Gimana kalau akhir pekan Papa ajak kamu ke akuarium?" Raka mengangkat kepala dan melirik Brielle, berharap Brielle menyetujui hal itu.

"Benarkah? Janji kelingking!" Anya dengan senang hati menjulurkan kelingkin
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1184

    Di tengah kerumunan, meskipun Raka sangat sopan dan beretika, tidak banyak orang yang benar-benar berani mengambil inisiatif untuk mendekat dan berbicara dengannya. Auranya yang mengintimidasi terlalu kuat.Di antara para tamu paruh baya, ketampanan dan auranya semakin menonjol. Walaupun masih muda, dia memiliki kekayaan yang besar sebagai penopang di belakangnya.Para pria dan wanita di sekitarnya tanpa sadar mengarahkan pandangan pada Raka dengan penuh hormat sekaligus antusias.Terutama para wanita muda dari kalangan atas, mereka sudah lama mencari tahu segala tentang Raka secara detail. Mereka hanya berharap bisa dilirik Raka malam ini.Saat ini, Rendy baru saja selesai berbicara dengan Devina. Dia berjalan mendekat ke arah Raka sambil tersenyum. "Pak Raka, sepertinya hubungan Bu Brielle dengan Keluarga Harmawan cukup dekat ya."Ekspresi Raka tidak berubah, tetapi suaranya sedikit lebih dingin. "Urusan pribadiku nggak perlu kamu campuri, Pak Rendy.""Aku hanya merasa itu nggak adil

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1183

    Brielle menemani Agnes berkeliling bersosialisasi dengan beberapa istri tokoh berpengaruh. Saat mengangkat kepala tanpa sengaja, dia melihat sosok Devina. Devina sedang berada di sisi Rendy, sambil menggandeng lengannya dan berbisik mesra, seperti pasangan dengan perbedaan usia.Brielle langsung mengerti. Devina telah menemukan pendukung baru dan sikap Rendy saat pemilihan di asosiasi bisnis sebelumnya menunjukkan jelas bahwa dia tidak puas dengan jabatan Raka.Pendekatan Devina padanya jelas penuh tujuan.Di pertengahan acara, sebagai tuan rumah, Raka naik ke panggung untuk memberikan sambutan. Saat berdiri di bawah sorotan lampu, rambut peraknya memantulkan kilau dingin, sama sekali tidak mengurangi aura kuatnya."Terima kasih atas kehadiran kalian malam ini. Sebagai ketua baru asosiasi bisnis, aku akan terus berkomitmen mendorong perkembangan bisnis dan inovasi teknologi, serta mendukung talenta-talenta unggul ...."Brielle sedang menunduk sambil menyesap sampanye. Di sampingnya, Ye

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1182

    Tatapan Raka sejak tadi tertuju pada Brielle dan suaranya pun melembut, "Soal tadi, jangan salah paham."Yessy langsung memahami situasi dan mundur selangkah. "Kak Brielle, aku mau lihat keadaan ibuku dulu. Kalian ngobrol saja."Di teras hanya tersisa mereka berdua. Angin malam berembus pelan, tapi Brielle tidak punya apa pun untuk dikatakan pada Raka. Dia berbalik dan berniat pergi. Dari belakang, terdengar suara rendah dengan nada memohon, "Brielle, kita bisa ....""Pak Raka." Brielle menoleh, tatapannya yang jernih menatap Raka dengan tenang. "Ada batas yang sebaiknya tidak dilanggar."Sapaan itu langsung membuat dada Raka terasa sesak. Tiba-tiba rasa sakit tajam menjalar dari jantungnya. Dia refleks berpegangan pada pagar, kedua matanya terpejam di balik kacamata berbingkai emas, alisnya mengerut karena menahan sakit.Brielle sudah berbalik ingin pergi, tetapi tetap mendengar gerakan di belakangnya. Dia tak bisa menahan diri untuk menoleh lagi dan langkahnya pun terhenti."Kamu ken

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1181

    Raka hanya sedikit memiringkan wajahnya. Di bawah cahaya lampu, tatapan Raka yang dingin menyapu ke arah Devina, sorot matanya tampak jelas sedang kesal karena diganggu."Ada apa?"Devina tertawa getir, suaranya penuh ejekan pada diri sendiri, "Aku sudah menemanimu sepuluh tahun, mendonorkan darah untuk ibumu selama sepuluh tahun. Pada akhirnya, kamu bahkan nggak mau menatapku dengan serius? Aku hanya ingin tahu, sebenarnya aku kalah dari dia di mana?"Raka akhirnya menoleh menatapnya. Tatapannya begitu tajam. "Kamu nggak layak dibandingkan sama dia."Devina tertawa sinis. "Kejam sekali! Tapi aku sudah nggak peduli lagi dengan cintamu. Meskipun meninggalkan kamu, tetap akan ada orang yang mencintaiku dan menyayangiku. Aku akan hidup dengan baik."Raka sama sekali tidak berniat menanggapi.Devina tersenyum pahit. "Kamu nggak penasaran kenapa aku bersama Rendy?""Itu pilihanmu, nggak ada hubungannya denganku." Suara Raka tidak menunjukkan emosi apa pun.Devina menatap profil wajahnya den

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1180

    Kalimat itu membuat pria yang baru saja berbalik itu menjadi agak murung. Seorang pelayan lewat di samping Raka. Dia pun mengulurkan tangan untuk mengambil segelas wiski dari nampan, lalu berjalan ke tengah ruangan."Kak Brielle, kita bertemu lagi." Yessy tersenyum. Usianya tiga tahun lebih muda daripada Brielle, terlihat lebih ceria dan lincah."Bu Yessy.""Panggil saja aku Yessy."Kedatangan Agnes langsung menarik perhatian beberapa nyonya dari keluarga kaya. Seketika, banyak orang datang menyapa. Agnes pun sibuk bersosialisasi. Dia menoleh pada putrinya. "Kamu ngobrol dulu sama Brielle, nanti Ibu nyusul."Brielle dan Yessy berjalan ke tempat yang agak tenang. Brielle terus menahan pertanyaan di dalam hatinya dan akhirnya tetap tidak bisa menahan diri."Yessy, akhir-akhir ini Niro pernah menghubungi keluarga?"Yessy menggeleng. Ada sedikit kekhawatiran di matanya. "Belum ada kabar. Tapi jangan khawatir, dia selalu seperti ini kalau lagi menjalankan tugas. Kamu kangen dia ya?"Yessy t

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 1179

    Jamuan bisnis diadakan di sebuah hotel bintang tujuh milik kamar dagang.Lampu-lampu terlihat gemerlap. Jalan di depan hotel pun sudah ditutup. Hanya tamu yang membawa kartu undangan yang boleh memasuki area malam ini.Mobil Brielle memasuki area tersebut. Setelah menyerahkan mobil kepada petugas keamanan untuk diparkirkan, dia pun melangkah menuju aula.Gaun putih sederhana yang dia kenakan berpotongan pas di pinggang dan dipadukan dengan sepatu hak tinggi, membuatnya tampak anggun, rapi, dan tetap berwibawa.Saat itu, di pintu masuk lobi, Devina mengenakan gaun panjang berwarna merah anggur dengan punggung terbuka. Dia menggandeng lengan Ignas saat melangkah masuk. Seketika, mereka menarik perhatian seluruh ruangan.Tatapan Devina langsung terkunci pada pria yang berada di tengah ruangan. Raka sedang berbincang dengan beberapa tokoh senior di kamar dagang. Saat menyadari ada tamu datang, dia mengangkat pandangannya, melihat tepat saat Ignas dan Devina mendekat. Tatapannya sedikit ter

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 707

    Devina memang sangat menyukai berlian. Meski sekilas dia tampak tidak terlalu suka, dalam hatinya dia benar-benar menyukai berlian. Kalung tadi jelas-jelas edisi terbatas. Dia yakin, pada jamuan amal istri wali kota hari Sabtu nanti, kalung itu akan menjadi salah satu pusat perhatian di seluruh ruan

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 712

    Sambil berbicara, Devina buru-buru berkata, "Aku ke toilet sebentar."Saat Devina berdiri, tubuhnya terasa goyah. Dia meninggalkan tempat duduknya dengan satu tangan mengangkat gaun malam berwarna sampanye, tangan lainnya mencengkeram kalung itu dengan erat. Keanggunan yang seharusnya dia miliki len

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 746

    "Sudah empat tahun," kata Lambert dengan nada santai. "Seharusnya belum terlalu kaku.""Aku mau lihat Papa main ski," sela Anya."Aku juga mau lihat Paman main ski," timpal Vivian.Lambert tersenyum. "Besok kami temani kalian main seharian dulu. Kita hanya akan main di jalur pemula. Vivian, kamu per

  • Bukan Mantan Biasa   Bab 709

    "Terima kasih," ucap Brielle sambil tersenyum. Dia juga merasa cukup simpati pada sang asisten.Asisten itu belum sempat mengantarnya ke tempat duduk ketika sebuah panggilan masuk dan memaksanya pergi terburu-buru. Brielle sedang mencari-cari tempat duduknya ketika tiba-tiba dia melihat Devina.Devi

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status