Partager

29

last update Date de publication: 2026-07-11 09:00:07

Setetes darah berwarna merah pekat menetes dari ujung belati obsidian, menodai kemeja Pangeran Alexander. Waktu seakan melambat hingga batas absolut. Di mata Elloist, pergerakan tangan sang Jenderal Naga yang bersiap merobek jantungnya sendiri terasa seperti eksekusi mati yang mencekik lehernya perlahan.

'Sistem! Momo! Kumohon, keluarlah! Pasti ada cara lain!' jerit batin Elloist histeris. Kepanikan yang luar biasa membuat napasnya seolah terputus. 'Aku memiliki
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (10)
goodnovel comment avatar
putristana
waduh, Marcus mah maunya mengurangi saingan tapi Aleksander bener bener butuh pertolongan (⁠〒⁠﹏⁠〒⁠)
goodnovel comment avatar
eany ajjach
wah wah marcus, diam aja sih
goodnovel comment avatar
Muji Lestari
Marcus kamu harus percaya elloist bakalan baik2 saja
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   61

    Kipas giok berukir naga itu tergeletak tak berdaya di atas lantai kayu yang berdebu. Waktu di dalam gubuk reyot itu seolah berhenti berdetak.Bagi Thomas, pria yang selama bertahun-tahun mengubur separuh jiwanya di dasar keputusasaan, sosok gadis remaja yang berdiri di ambang pintu saat ini terlihat seperti halusinasi paling kejam yang pernah diciptakan oleh kewarasannya yang terkoyak.Tubuh jangkung Sang Penasehat Hukum Utama itu merosot.Ia jatuh berlutut di atas puing-puing masa lalunya, tak mempedulikan jubah sutra peraknya yang kotor oleh debu dan tanah basah.Napasnya tersengal, sepasang netra biru ilusinya bergetar hebat, memancarkan kengerian dan harapan yang bertabrakan hingga nyaris meledakkan rongga dadanya."Liliyana?" panggil Thomas dengan suara yang luar biasa serak dan pecah. Tangannya yang gemetar terulur ke depan, seolah takut jika ia menyentuhnya, gadis itu akan menguap menjadi kabut ilusi."Apakah ...

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   60

    Cahaya keperakan melesat membelah langit utara Benua Moon layaknya komet yang terlahir kembali.Pusaran awan hitam dan petir ungu yang abadi menyelimuti Jurang Dunia Hampa perlahan tertinggal di belakang, digantikan oleh semburat jingga fajar yang menyingsing di ufuk timur.Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun membusuk dalam ketiadaan, paru-paru Liliyana akhirnya menghirup udara permukaan.Aroma embun pagi, rumput basah, dan getah pepohonan menyerbak masuk, membersihkan sisa-sisa miasma neraka yang masih menempel di pori-pori kulitnya.Angin fajar menerpa wajahnya, menerbangkan rambut peraknya yang kini kembali berkilau suci. Kesembilan ekor rubahnya berayun bebas di udara, tak lagi membawa beban milyaran jiwa Orb yang kelaparan.Gadis remaja itu melayang di atas hamparan awan, merasakan kebebasan yang membuat air matanya kembali menetes.Elloist benar-benar menepati janjinya. Sang Putri Mahkota telah menukar ny

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   59

    Badai miasma kegelapan yang meledak dari tubuh Liliyana menyapu ruang singgasana bawah tanah itu layaknya angin topan yang menghancurkan segalanya.Pilar-pilar obsidian retak dan runtuh, sementara ratusan Pasukan Orb mundur berhamburan, tak berani mendekati sang ratu yang tengah dilanda histeria.Di tengah pusaran angin beracun yang menyayat kulit itu, Elloist tetap menolak untuk mundur.Meski pergelangan tangannya masih terbelenggu oleh borgol besi abadi dan tubuhnya remuk redam, sang Putri Mahkota memaksa kedua kakinya untuk melangkah maju.Pendaran emas kehijauan dari Kekuatan Penyembuh Level SSS membalut tubuhnya, menahan hawa kematian yang berusaha merobek jiwanya."Liliyana!" panggil Elloist, suaranya bersaing dengan gemuruh badai.Gadis itu terus berjalan mendekat, membiarkan ujung-ujung miasma tajam menggores pipi dan gaun hitamnya."Lihat aku! Aku tidak menggunakan kekuatanku untuk menyerangmu! Aku men

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   58

    Bilah sabit hitam yang tercipta dari miasma kegelapan itu bergetar hebat, hanya berjarak setipis helaian rambut dari kulit leher Elloist.Hawa dingin yang mematikan menguar dari senjata ilusi tersebut, membekukan butiran keringat yang menetes di pelipis sang Putri Mahkota.Namun, Elloist tidak memejamkan mata. Ia membalas tatapan Liliyana dengan keteguhan absolut, menyerahkan nyawanya sepenuhnya pada keputusan gadis remaja penguasa ketiadaan ini.Tawaran kebebasan untuk Thomas.Kalimat itu seolah menjadi mantra yang melumpuhkan seluruh rasionalitas dan dendam kesumat di dalam kepala Liliyana.Napas gadis bersuku rubah itu tersengal-sengal. Sepasang netra birunya yang tadi menyala oleh api ungu kegelapan, kini membelalak lebar, memancarkan keterkejutan, harapan yang menyayat hati, dan teror yang berbaur menjadi satu."Kebebasan ... untuk kakakku?" bisik Liliyana dengan suara yang nyaris tak terdengar, bibir pucatnya berg

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   57

    Cahaya keemasan yang memancar dari inti jiwa Elloist menerangi ruang singgasana bawah tanah itu dengan pendaran suci yang menyilaukan.Di tengah neraka ketiadaan yang dipenuhi miasma hitam, energi kehidupan murni tersebut terasa begitu kontras, hangat, dan nyata.Elloist menyodorkan nyawanya secara harfiah di atas telapak tangan, membiarkan pertahanan absolutnya terbuka lebar demi meyakinkan sang penguasa kegelapan.Namun, bagi seseorang yang telah dikhianati dan dihancurkan hingga tak bersisa, kebaikan adalah racun yang paling diwaspadai.Sepasang netra biru rubah Liliyana membelalak lebar. Gadis remaja itu menatap kristal jiwa yang berdenyut di depannya dengan napas tertahan.Insting silumannya meronta, merasakan kebenaran dan ketulusan yang memancar dari inti jiwa tersebut. Tidak ada kepalsuan di sana.Akan tetapi, memori kelam tentang tawa arogan sang putri di atas tebing kembali berkelebat, menutupi cahaya kebenara

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   56

    Cekikan ekor-ekor rubah hitam pekat itu terasa seperti jerat kawat baja yang dipanaskan di atas bara api. Tubuh Elloist menggelepar di udara, kakinya menendang-nendang ruang kosong mencari pijakan yang tak pernah ada.Pasokan oksigen ke otaknya terputus total. Wajah sang Putri Mahkota berubah kebiruan, sementara pembuluh darah di pelipisnya menonjol seolah siap meledak.Namun, rasa sakit fisik yang meremukkan lehernya itu sama sekali tidak sebanding dengan siksaan psikologis yang terpancar dari sepasang netra biru rubah milik Liliyana.Di dalam mata gadis remaja itu, terdapat lautan penderitaan, keputusasaan, dan kebencian yang telah mengkristal menjadi racun mematikan."Kau pikir aku tidak mengingatnya, Elloist?" desis Liliyana. Suaranya yang merdu berubah menjadi geraman parau yang menggema memantul di dinding obsidian ruang singgasana.Liliyana melangkah maju, membiarkan tubuh mungilnya tersorot oleh cahaya redup dari pilar a

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   6

    'Apa aku benar-benar tidak bisa menyelamatkan suamiku sendiri?' Elloist semakin frustrasi. Ia tanpa ssadar mengacak-acak rambutnya. Sementara itu, Nyonya Celeste justru berjalan ke arah Tabib Anand, meraih ujung rantai yang terhubung pada lehernya, lalu menariknya sedikit kuat hingga pria itu t

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   5

    Nyonya Celeste terpana sebentar, sebelum menyunggingkan senyum culas. "Well! Well! Well! Aku pikir siapa yang datang mengganggu—" Ia perlahan menoleh ke samping, membuat seorang pelayan wanita mendekat dan memberikan sebuah sapu tangan. "Ternyata sang putri buangan," hinanya pedas. Nyonya

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   2

    Elloist Ellianore, putri tunggal dari Raja Edward Ellianore, adalah sosok betina bangsawan di kerajaan antar binatang di planet Moon. Planet Moon adalah sebuah planet binatang, di mana semua wanita memiliki kedudukan yang tinggi karena dianggap sebagai jelmaan para Dewi karena memiliki kekuatan me

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   1

    "Ugh ... sakit sekali kepalaku." Sambil memegangi kepalanya yang terus berdenyut, Ellyn membuka matanya perlahan. Tadi, karena terlalu kesal melihat Putri Elloist, tokoh protagonis di drama yang ia tonton, mati begitu saja di tangan pangeran Ivander karena kebodohannya sendiri, Ellyn melempar gel

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status