Share

Bab 119

last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-21 12:00:14

Asap beracun berwarna hijau pekat yang ditinggalkan oleh Putri Ariesta akhirnya benar-benar tersapu bersih dari Aula Tahta Kerajaan Moon.

Bau anyir darah dari ratusan mayat pengkhianat masih menggenang pekat, namun keheningan yang kini menyelimuti ruangan raksasa tersebut membawa satu kepastian absolut.

Kudeta berdarah faksi utara telah ditumpas habis hingga ke akarnya.

Di depan undakan singgasana emas yang kosong, bahu Putri Elloist perlahan merosot. Pendaran
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 119

    Asap beracun berwarna hijau pekat yang ditinggalkan oleh Putri Ariesta akhirnya benar-benar tersapu bersih dari Aula Tahta Kerajaan Moon.Bau anyir darah dari ratusan mayat pengkhianat masih menggenang pekat, namun keheningan yang kini menyelimuti ruangan raksasa tersebut membawa satu kepastian absolut.Kudeta berdarah faksi utara telah ditumpas habis hingga ke akarnya.Di depan undakan singgasana emas yang kosong, bahu Putri Elloist perlahan merosot. Pendaran galaksi pelangi dan biru kristal di sudut matanya berkedip redup, sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya.Pedang Biru Ilusi di tangannya melebur menjadi partikel debu cahaya yang beterbangan ke udara. Adrenalin yang sejak tadi menopang tubuhnya selama pertempuran brutal dari dasar Jurang Dunia Hampa hingga ke ruang pengadilan ini akhirnya menguap tak bersisa.Rasa lelah yang luar biasa masif, setara dengan tertimpa reruntuhan gunung. Seketika menghantam seluruh persendian sang

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 118

    Mata memanjang Putri Ariesta membelalak lebar hingga nyaris robek. Tangan wanita bersuku ular itu bergetar hebat, menunjuk ke arah Elloist dengan kuku-kuku runcingnya yang memucat. "B-Bagaimana mungkin..." desis Ariesta, suaranya pecah oleh ketidakpercayaan. "Kau seharusnya sudah mati membusuk di dasar Jurang Dunia Hampa! Tidak ada yang bisa selamat dari sana! Ini pasti ilusi! Kalian semua hanyalah bayangan kosong!" Elloist melangkah maju satu langkah. Ketukan hak sepatunya di atas lantai pualam terdengar seperti detakan jam kematian yang menggema di seluruh ruangan. Pedang Biru Ilusi di tangannya berderak nyaring oleh perpaduan api hitam dan petir zamrud. "Ilusi?" Elloist menyunggingkan senyum miring yang luar biasa dingin, sebuah ekspresi yang seolah meniru kelicikan Thomas namun dipadukan dengan keanggunan seorang ratu. "Mengapa kau tidak turun dari tahtaku yang kau kotori itu, merangkak kemari, dan menyentuh pedangku untuk memastikan apak

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 117

    Gema guntur yang menyambar di langit ibu kota seolah menjadi genderang kematian yang mengiringi kegilaan di dalam Istana Kerajaan Moon. Hujan badai memecut kaca-kaca patri raksasa, sementara di dalam Aula Tahta, aroma anyir darah segar dari mayat-mayat ksatria loyalis yang berserakan masih menguar pekat, menciptakan atmosfer yang jauh lebih mirip dengan rumah jagal daripada pusat pemerintahan sebuah kerajaan. Di tengah kekacauan dan teror yang mencekik itu, Putri Ariesta berdiri di depan singgasana emas dengan napas memburu. Payudara wanita bersuku ular itu naik-turun menahan kombinasi antara amarah, rasa iri, dan ketakutan yang nyaris mengoyak akal sehatnya. Kabar bahwa Elloist tidak hanya selamat, tetapi juga telah berevolusi menjadi entitas dewi dengan kekuatan empat panglima perang, benar-benar menghancurkan seluruh kalkulasi liciknya. Namun, alih-alih melarikan diri untuk menyelamatkan nyawany

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 116

    Sinar matahari akhirnya berhasil merobek sisa-sisa awan kelam di langit utara, memancarkan cahaya keemasan yang menghangatkan bumi.Di atas kawah reruntuhan labirin yang kini sunyi senyap, keheningan terasa begitu magis.Sang Raja Ketiadaan Abadi telah hancur menjadi debu, dan Jurang Dunia Hampa yang menelan jutaan nyawa selama ribuan tahun telah musnah tak bersisa.Di udara, Putri Elloist yang baru saja menampilkan wujud dewi kematian perlahan mulai memejamkan kedua matanya.Pendaran galaksi pelangi dan biru kristal di sudut matanya berkedip redup, lalu menghilang sepenuhnya seiring dengan terkurasnya tetes terakhir mana di dalam intisari jiwanya.Sayap naga api hitam yang membentang gagah di punggungnya hancur menjadi serpihan bara yang menguap ditiup angin.Tanduk rusa emas di dahinya memudar menjadi partikel cahaya suci.Cakar zamrud yang mematikan kembali menjadi jemari lentik yang pucat pasi, dan kesembilan ek

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 115

    Bola energi kehancuran absolut yang dilontarkan oleh Sang Raja Ketiadaan Abadi semakin membesar, menutupi langit fajar Hutan Kabut Asap dengan kegelapan pekat.Daya hisapnya merobek pepohonan dan menghancurkan tanah berbatu menjadi serpihan kerikil yang melayang di udara.Kematian hanya berjarak beberapa detik dari ubun-ubun kelima pahlawan Benua Moon tersebut. Di tengah gemuruh kiamat yang memekakkan telinga, Elloist menjerit memanggil sistemnya dengan keputusasaan yang membakar.[Ding! Merespons panggilan darurat Tuan Rumah!]Layar proyektor ungu tiba-tiba meledak tepat di depan wajah Elloist.Momo muncul dari balik layar, bukan dengan wajah panik yang menangis seperti sebelumnya, melainkan dengan senyum kikuk sambil memegang sebuah papan hologram emas raksasa yang berkedip-kedip menyilaukan mata.Di tengah layar itu, terdapat tombol besar bertuliskan [YES] dan [NO].[Tuan Rumah tidak perlu membeli senjata ap

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   Bab 114

    Bola energi kehancuran absolut yang berpusar di wajah lubang hitam Sang Raja Ketiadaan Abadi terus membesar dengan rakus.Ukurannya kini menutupi separuh langit fajar, menyedot cahaya, suara, dan bahkan gravitasi di sekitarnya.Udara di Hutan Kabut Asap terasa seperti ditarik ke dalam ruang hampa yang mematikan, membuat pepohonan raksasa yang telah mati tercabut dari akarnya dan melayang tersedot ke dalam pusaran kelam tersebut.Di bawah bayang-bayang kiamat yang kian mendekat itu, Pangeran Alexander, Jenderal Marcus, Thomas, dan Tabib Anand berdiri dengan napas yang putus-putus.Baju zirah kebanggaan mereka telah hancur berantakan, darah segar mengalir dari luka-luka menganga di sekujur tubuh, dan batas mana spiritual mereka telah menyentuh angka kritis terbawah."Perisai emasku ... tidak akan sanggup menahan radiasi dari ledakan itu," rintih Anand.Tangan pria bersuku rusa itu bergetar hebat saat memaksakan sisa-sisa energ

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   6

    'Apa aku benar-benar tidak bisa menyelamatkan suamiku sendiri?' Elloist semakin frustrasi. Ia tanpa ssadar mengacak-acak rambutnya. Sementara itu, Nyonya Celeste justru berjalan ke arah Tabib Anand, meraih ujung rantai yang terhubung pada lehernya, lalu menariknya sedikit kuat hingga pria itu t

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   5

    Nyonya Celeste terpana sebentar, sebelum menyunggingkan senyum culas. "Well! Well! Well! Aku pikir siapa yang datang mengganggu—" Ia perlahan menoleh ke samping, membuat seorang pelayan wanita mendekat dan memberikan sebuah sapu tangan. "Ternyata sang putri buangan," hinanya pedas. Nyonya

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   4

    "Apa?!" pekik Elloist keras. "Benar, Yang Mulia," sahut pengawal itu terbata-bata sambil menatap ke arah Elloist dengan sorot takut. Ia bahkan berusaha keras menahan tangis. Bagaimanapun juga ia merasa berhutang budi pada sang tabib yang telah menyelamatkan nyawa putrinya di masa lalu. "Kok

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   3

    Elloist menangis tersedu-sedu. Penampakan yang ia pikir sebelumnya adalah hantu, ternyata wajahnya sendiri. Bertepatan dengan itu, Momo kembali muncul, terbang berputar-putar mengelilingi kepala Elloist hingga debu perak sekilas terlihat berterbangan mengikutinya. [Tuan rumah jangan bersedih!

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status