Share

Single?

last update publish date: 2025-02-12 21:58:04

“E-eh maaf, Tante. Habisnya….” Thalita tak jadi melanjutkan kata-katanya. Ia melihat pemandangan tak terduga di sekelilingnya.

Baskara masih menggenggam erat tangan Namira. Hal itu membuat Thalita bertanya-tanya dengan maksud Baskara melakukannya.

‘Apa yang sebenarnya Pak Baskara lakukan di tempat ini? Kenapa dia menggenggam tangan ibuku?’ Thalita menatap heran sekaligus mencoba mencari tahu dengan tujuan Baskara melakukan hal itu pada ibunya.

Mencoba menyelami apa yang diperhatikan Thalita
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Siapa Dia Sebenarnya?

    Mendengar celetuk aneh yang keluar dari mulut kekasih gelapnya tak membuat Baskara marah. Pria itu malah tersenyum penuh maksud sebelum mengucapkan kata-kata yang mengandung misteri di telinga Thalita. “Mulai berani kamu, ya? Kamu tahu kan bagaimana sikapku kalau aku sedang berada dalam mood yang kurang baik?” bisik Baskara dengan seringai licik yang membuat Thalita bergidik geli. Thalita tahu benar apa yang akan dilakukan Baskara padanya. Sejak mereka mulai menjalin hubungan lebih dari sekedar atasan dan bawahan, Baskara mulai terang-terangan mengakuisisi dirinya. Pria itu tak terlihat sedang bermain-main dengannya. Baskara serius akan melakukan apa yang ada di kepalanya tanpa rasa malu sedikit pun. Mencegah hal yang tidak-tidak, Thalita memundurkan tubuhnya. Tak sengaja, punggungnya nyaris membentur dinding di belakang sana. Hal itu tak akan pernah terjadi karena dengan sigap lengan Baskara yang kokoh sudah berada di belakang punggung Thalita. “Kenapa? Kamu takut sama aku? Kalau

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kamu Cemburu?

    “Maaf, saya terlambat, Pak Rico,” kata Thalita usai berlari-lari seperti sedang dikejar sesuatu di belakangnya. Wanita cantik itu hanya mengenakan pakaian seadanya dibalut jaket guna menutupi tubuh rampingnya. Hal itu tak mengurangi sedikit pun kecantikan yang dimiliki olehnya. Ia tetap tampak anggun.Di saat semua mata mengarah padanya, ia tak peduli sama sekali. Thalita hanya berniat menolong seseorang di saat-saat genting seperti ini. Tak ada maksud lain.“Silakan ambil darah saya,” ucap Thalita pada Rico yang sedang berhadap-hadapan dengan dokter yang berperawakan tinggi besar di dekat pintu ruang operasi. Sementara itu Baskara yang masih tak habis pikir hanya bisa diam mengamati. Pertanyaan besar masih bernaung di otaknya. “Tunggu dulu,” kata Baskara pada akhirnya sebelum Thalita melakukan pengambilan darah untuk Seruni, nenek kesayangannya. “Ada apa, Pak?” Kening Thalita berkerut. Ia bingung dengan sikap Baskara saat ini padanya. Bukannya fokus pada tranfusi darah yang harus

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Mencari Sang Penyelamat

    Baskara mondar-mandir di depan ruang operasi. Ia benar-benar khawatir akan keadaan sang nenek. Walau ia sering beradu argumentasi dengan wanita tua itu, hal tersebut tak mengurangi rasa sayangnya pada Seruni sedikit pun. Perasaan bersalah dan penyesalan menggerogoti hatinya. Rasa takut akan kehilangan sang nenek menjadi momok besar di dalam dirinya. Wanita itu tak boleh sampai kenapa-napa. Baskara memegangi kepalanya yang pening. Mendadak, ruang operasi terbuka. Seorang dokter mencari salah satu dari keluarga pasien yang berada di sekitarnya agar bisa memberi solusi dari permasalahan yang sedang dihadapi.“Mohon maaf, adakah salah satu dari anggota keluarga yang memiliki golongan darah sama dengan pasien? Kebetulan sekali bank darah kami kehabisan stok untuk golongan darah pasien.” Sang dokter menjelaskan dengan cepat dan akurat. Mendengar pertanyaan sang dokter, Yola yang ada di sana segera mengangkat tangannya. “Saya, Dok. Kebetulan dulu Papa saya pernah mendonorkan darah untuk N

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Bersimbah Darah

    Baskara yang penuh amarah benar-benar merasa kecewa pada tindakan sang nenek kepadanya. Tamparan itu tidak hanya menyakiti wajahnya, melainkan turut menorehkan luka di dalam dirinya sebagai seorang pria sejati yang sudah melakukan banyak pengorbanan selama ini. Harga dirinya seolah terhempas bebas. Ketika ia hendak pergi membawa amarah, Teddy menarik pergelangan tangannya. Baskara terpaksa menghentikan pergerakan.“Kakek yakin Nenekmu tidak bermaksud untuk menyakitimu. Baskara, jangan pergi dengan membawa amarah. Mari kita selesaikan semuanya dengan pikiran jernih. Jangan gunakan amarah untuk menyelesaikan semuanya! Kita adalah satu keluarga, jangan terpisah atau tercerai berai lagi. Kakek tahu jelas sudah sebanyak apa pengorbanan yang kamu lakukan untuk keluarga ini. Kamu juga layak untuk bahagia, Baskara,” ucap Teddy bijak. Ia mencoba mendamaikan semua orang yang berseteru di ruangan ini dengan ucapannya. Baskara melirik Rico sekilas sebelum akhirnya mengangguk setuju.~~~~Dua ja

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Tamparan Seruni

    Seruni nyaris tak bisa berkata-kata. Pemandangan di depan mata sungguh menguras energi tua yang ia miliki. Rasanya tenaga yang masih bersarang di tubuh renta miliknya raib seketika. “David!” Seruni menunjuk-nunjuk pria yang berlutut di hadapannya usai didorong keras oleh Baskara. Ia masih tak percaya dengan apa yang disaksikannya. Tak lama kemudian, Teddy yang mendengar suara keributan di ruang keluarga pun ikut bergabung. Sepasang suami istri tua itu saling melempar pandangan satu sama lain.“David, kamu masih hidup?” Teddy yang terkejut melihat keberadaan cucu pertamanya segera mendekat. Pria tua itu hendak mengulurkan tangannya untuk membantu David bangun dari posisinya. Usaha Teddy tak membuahkan hasil. Baskara pasang badan mencegah usahanya. Cucu keduanya yang sekaligus pewaris utama tahta perusahaan miliknya kini membuat jarak antara dirinya dengan David. “Jangan ada yang mendekat! Aku akan buat perhitungan dengan pecundang ini. Pecundang yang kabur dari pernikahan dan berse

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Ikut Aku Sekarang!

    Baskara bergeming di tempat. Ia sengaja memberi waktu pada sang kakak untuk menjelaskan semua kekacauan ini. Mungkinkah seorang pria yang lama bersembunyi akan menunjukkan keberanian?David menatap kedua mata sang kekasih dengan perasaan bersalah. “Dia adalah adikku. Aku.. aku.. kabur dari pernikahan dan membuatnya menggantikan aku sebagai pengantin pria.”Semua kata yang ia tahan akhirnya keluar. Entah apa yang akan terjadi setelah ini, David tak mampu memprediksi. Rasa bersalah yang bersarang di hatinya saat ini bukan hanya untuk sang kekasih melainkan dan paling utama pada adik kandungnya sendiri. Bugg Kepalan tangan Baskara kembali mengenai rahang tegas sang kakak. David tak membalas. Sonia yang tadi membela kekasihnya pun kini tak bisa berkata-kata. Sonia tampak syok dan merasakan hal aneh yang menjalar sampai ke ulu hati. Kekasih yang paling ia cintai rupanya telah begitu tega menyakiti adiknya sendiri dan kabur dari sebuah ikatan sakral hingga membuat orang lain harus mender

  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Ditolak?

    Mati?!Jangan gila!!Thalita berusaha memaksa Baskara agar bangun dari posisi berlututnya saat ini. Namun, pria itu malah mendorongnya pelan agar tak ikut campur. Ia benar-benar bersikeras meminta restu. “Mas, aku mohon berdiri sekarang juga,” pinta Thalita dengan nada memaksa. Wanita itu sedikit

    last updateLast Updated : 2026-04-04
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Ancaman Bos Posesif

    Mendengar kata-kata bermakna peringatan dari Jani, Thalita memilih menjauh dari Baskara. Ia melepaskan rengkuhan tangan Baskara dari pinggangnya yang ramping secara perlahan. Rasanya tak nyaman dan malu dengan apa yang baru saja diucapkan sang tante pada mereka berdua. Sesaat, keduanya tampak cang

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Pertanyaan Pertama

    Semua mata tertuju pada kedua insan manusia yang tercipta begitu serasi. Thalita dan Baskara menghentikan ucapan mereka sejenak sebelum akhirnya sang penguasalah yang mengambil alih perseteruan. “Saya sudah menikah,” kata Baskara secara lantang yang membuat Jani membelalakkan matanya. Namun, belum

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR   Kenapa Jangan?

    “Tentu saja bisa, Bu Jani. Saya mencintai Thalita dengan sepenuh hati. Sejak pertama bertemu dengannya, saya merasa nyaman dan ingin selalu bersama dengan dia. Padahal saya sadar saat ini saya masih terikat pernikahan dengan wanita lain. Tapi saya tidak bisa membohongi diri saya sendiri dan terus b

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status