Share

BAB 67

Author: Dhia Dharma
last update Petsa ng paglalathala: 2025-12-23 10:00:35

Hari ini, Ayyana sudah diizinkan untuk pulang dan ia begitu bahagia saat sampai di rumah karena semua keluarganya berkumpul disana.

Yang paling antusias menyambutnya adalah Gio, ia hanya pernah menjenguk Ayyana sekali jadi rasanya begitu bahagia saat tantenya itu bisa pulang.

Gio memeluk Ayyana yang duduk di kursi roda dengan erat, membuat Ayyana mengulas senyum.

"Tante Aya kangen banget sama Gio."

"Gio juga." Katanya lalu melepaskan diri. "Tante tenang aja
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 126

    Di balik kaca kecil pintu sebuah ruangan, Fakhri berdiri menatap Jihan yang saat ini sedang duduk memeluk lututnya seraya menggigiti kuku jarinya dengan tubuh bergetar.Lingkaran hitam terlihat jelas menghiasi bawah mata perempuan itu, rambutnya tampak kusut dan acak-acakan, sorot matanya layu penuh kecemasan dengan pergelangan kirinya terikat pada tiang ranjang.Amarah Fakhri masih membara atas tindakan Jihan yang sudah menyebabkan keguguran bagi Ayyana, tapi karena keadaan perempuan itu tampak tak terlalu baik, ia memilih menahan diri untuk tidak melakukan apapun."Ada hal lain yang harus Pak Fakhri dan Pak Daffa tau."Perhatian Fakhri beralih pada Ilham yang duduk berhadapan dengan Daffa di sofa. Pria itu dimintai tolong oleh mereka untuk membantu merawat Jihan yang kondisi psikisnya sedang memburuk."Soal apa?" tanya Fakhri beranjak mendekati keduanya dan duduk bersebelahan dengan Daffa.Ilham mendorong sebuah map yang sejak tadi berada di hadapannya ke depan Fakhri."Dari hasil p

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 125

    "Tante, kok Om Fakhri nggak ikut kesini sih? Gio kan juga kangen mau main sama Om Fakhri," tanya Gio yang sedang menemani Ayyana di kamar.Sore tadi, Ayyana sudah diizinkan untuk pulang dari rumah sakit dan langsung dibawa oleh Adrie kerumah Ibunya.Ayyana mengulas senyum tipis sebelum menjawab Gio. "Om Fakhrinya lagi ada urusan, sayang. Insyaa Allah, nanti kalau urusannya sudah beres Om pasti kesini."Bibir Gio mencebik, "Tapi kan Tante lagi sakit, masa nggak ditemenin sih.""Kan ada Gio yang temenin," balas Ayyana menyentil pelan hidung keponakannya.Sebelum Gio semakin membahas tentang ketidakhadiran Fakhri disana, Ayyana meraih ponsel di samping tempat tidurnya."Kalau Gio kangen sama Om Fakhri, kan bisa langsung telpon aja," katanya mengulurkan ponsel ke arah Gio.Meski tidak diizinkan untuk bertemu oleh Adrie, tapi Ayyana dan Fakhri sama sekali tak putus komunikasi.Mereka intens berkirim pesan sepanjang hari ini, Ayyana sampai merasa seakan mereka sedang menjalani masa pacaran

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 124

    "Kak Adrie, cukup!"Ayyana yang terkejut bukan main melihat keganasan Adrie, dengan segera bertindak untuk melerai keduanya.Tapi Adrie sama sekali tak berhenti, kekesalannya memuncak melihat Fakhri dengan santainya malah bermesraan dengan Ayyana di ruangan ini."Gue udah peringatin sama lo, buat nggak temuin Ayyan tapi sama sekali nggak lo indahkan," seru Adrie kembali menghantam wajah Fakhri.Disaat Ayyana masih terus berusaha menarik Adrie, Ayu dan Dania yang baru selesai sarapan pun sudah kembali.Kedua perempuan paruh baya itu pun langsung histeris berteriak dan ikut melerai perkelahian yang terjadi."Adrie, cukup!" Ayu memeluk tubuh sang anak erat, membuat pergerakan Adrie terbatas.Hal itu dimanfaatkan oleh Ayyana dan Dania untuk segera membantu Fakhri bangun."Mas, nggak apa-apa?" tanya Ayyana dengan suara serak dan tubuh sedikit bergetar akibat syok melihat kejadian tadi."Aku nggak apa-apa, sayang." Fakhri meraih Ayyana dalam pelukannya untuk menenangkan sang istri.Namun ha

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 123

    "Assalamu'alaikum," salam Ayu dan Dania pelan ketika kembali ke ruang rawat Ayyana. Tempat itu kini tampak agak temaram dengan hanya dihiasi cahaya temaram.Saat Ayu langsung masuk ke toilet untuk buang air kecil, Dania sendiri menuju sofa meletakkan beberapa barang yang tadi sekalian dibelinya untuk keperluan selama disana."Maaf ya Ham, kita kelamaan soalnya tadi Kayla berulah maunya makan di resto luar," ucap Dania tak enak seraya menyajikan makanan yang dibawanya untuk Ilham.Namun tak ada sahutan sama sekali dari pria itu membuat Dania yang masih di tempatnya menengok sekilas hendak memastikan apakah mungkin saja Ilham tertidur saat menjaga Ayyana.Tapi saat memperhatikan baik-baik posisi Ayyana dan Ilham, jantung Dania seakan mencelos."Astagfirullah." Dania menutup mulutnya tak sanggup menahan keterkejutan yang amat sangat.Disaat bersamaan, Ayu juga keluar dari toilet."Kenapa, Mbak?" tanya Ayu sedikit menangkap suara terkejut Dania.Dania segera meraih lengan Ayu dan menunjuk

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 122

    Ayyana tertegun mendengar ucapan suaminya, melihat tatapan tulus pria itu membuat hati Ayyana menjerit dengan rasa bersalah yang membuncah.Bagaimana bisa ia meragukan kepercayaannya pada pria itu? Fakhri mungkin memang sempat membuatnya kecewa karena menutupi pertemuannya dengan Jihan.Tetapi sampai detik ini pun, pria di hadapannya itu sama sekali tak pernah melayangkan kalimat cacian atau pun bentakan padanya.Fakhri tak pernah sekalipun bersikap kasar, tak pernah menuntutnya melakukan atau berbuat apapun.Sudah banyak hal yang selama ini mereka lewati bersama, tapi pria itu tak pernah menyerah untuk mempertahankan hubungan mereka.Bahkan ketika Ayyana dengan tindakan kekanakannya saat kabur tanpa kabar, Fakhri tetap tak menyalahkannya.Pria itu tetap memperlakukannya dengan baik dan masih saja melimpahkan semua kesalahan pada dirinya."Tolong jangan tinggalin aku, ya?" Fakhri mengecup dalam punggung tangan Ayyana, sebelum kembali menatap istrinya dengan tatapan memohon."Aku akan

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 121

    "Kalau gitu gue duluan," pamit Dita mengacuhkan tatapan tajam yang dilayangkan oleh Daffa. Lagian kenapa pula dia malah menatapnya seperti hendak menelan orang mentah-mentah? "Pulang sama aku," ajak Daffa dengan nada tak ingin dibantah. Entah kenapa hatinya panas melihat Dita mengukir senyum manis pada pria lain, padahal kan posisinya perempuan itu sudah menyandang status calon istrinya. "Apaan sih lo, gue bisa pulang sendiri." Dita segera beranjak menjauh, tak ingin berurusan dengan Daffa dan juga muak melihat Fakhri. "Gue tuh calon suami lo, jangan pura-pura amnesia," seru Daffa mengekorinya. Ilham yang mendengar hal itu hanya menatap mereka cengo, sementara Fakhri tak menunjukkan kepedulian sama sekali. Baginya, tak ada yang lebih penting dari apapun selain bisa bertemu istrinya saat ini. Mengingat keberadaan Fakhri, Ilham kemudian beralih padanya dan sebelum Fa

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 14

    “Kamar bapak dari mananya?”Fakhri menegakkan badan, ia menatap Ayyana dengan wajah lelah. Ia tidak ingin terus berdebat dengan perempuan itu, “Saya lapar, ayo kita makan.”“Bapak makan sendiri saja, saya sudah makan.”“Kalau gitu temani saya makan, sekalian jalan-jalan keluar. Pemandangan di luar

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 16

    Menyadari keterdiaman Fakhri, Ayyana pun ikut bungkam. Ia merasa salah ucap tapi juga tidak menyangka hal itu akan berdampak pada Fakhri. Niatannya kan Ayyana hanya menimpali bukan ada maksud lain."Kamu bilang takdir k

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 17

    Sesuai dengan permintaan Dania, Fakhri dan Ayyana pun pagi harinya menyusul mereka ke villa untuk melanjutkan acara liburan keluarga yang sudah mereka rencanakan. Namun bukannya menyambut dengan rasa lega karena Ayyana baik-baik saja, mereka justru usil dan bercanda seolah Ayyana dan Fakhri adala

    last updateHuling Na-update : 2026-03-18
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 12

    "Jadi lo sama Fakhri beneran nggak ada hubungan apa-apa?" tanya Daffa sekedar basa basi. Sekalian untuk mengusir keheningan yang tercipta dalam mobil, karena Ayyana sama sekali tak mengeluarkan suara jika bukan Daffa yang memulai obrolan. "Nggak ada Pak," perjelas Ayyana penuh penekanan. "Padaha

    last updateHuling Na-update : 2026-03-17
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status