LOGINSehari sebelum pernikahan, suamiku, Lewis, tiba-tiba berkata kepadaku, "Pernikahan ditunda seminggu. Aku harus pergi dinas." Aku memandang suamiku yang bersikap dingin, lalu tanpa sadar teringat pesan yang dikirim asistennya kemarin malam. [ Pak Lewis ingin menemaniku keliling dunia sebelum nikah. Kakak seharusnya nggak keberatan, 'kan? ] Aku menyetujui permintaan suamiku dan diam-diam membatalkan pernikahan. Keesokan harinya, Lewis dan Mary berpelukan mesra di bawah Menara Eiffel. Aku pergi sendirian ke rumah sakit untuk menggugurkan kandungan. Hari ketiga, Lewis dan Mary saling menyatakan cinta di depan jendela kaca Burj Khalifa. Aku pun memberi tahu ibu Lewis bahwa mulai sekarang aku tidak akan bertemu dengan anaknya lagi.
View MoreTubuhku langsung menegang. Aku selalu merasa sudah benar-benar melepaskan semuanya, tetapi saat melihat Lewis, amarah di dalam hatiku tetap tak bisa dikendalikan.Russel sepertinya merasakan keanehanku. Dia menepuk tanganku dengan lembut."Nggak apa-apa, ada aku di sini. Tapi hari ini memang saatnya menyelesaikan semuanya." Dia menatap mataku. Di dalam tatapannya, ada kekuatan yang belum pernah kurasakan sebelumnya.Aku mengerti maksudnya, lalu mengangguk pelan. Dia membawaku berjalan ke depan Lewis.Begitu melihatku, Lewis langsung berteriak. "Ruby, akhirnya kamu mau menemuiku! Aku benar-benar sadar sudah berbuat salah. Selama ini aku menyesal setiap hari.""Aku juga sudah berubah. Ke depannya, semua cintaku akan kuberikan kepadamu. Maafkan aku. Kembali ke sisiku ya? Ruby, aku benar-benar nggak bisa hidup tanpa kamu."Mendengar kata-kata yang menusuk telinga itu, aku mengerutkan kening. Baru saja ingin bicara, Russel sudah lebih dulu membuka suara."Lewis, demi ayahmu, dulu aku sudah
Aku tidak berani berbicara lagi, hanya menunggu "vonis" dari Russel.Russel kembali menerima telepon. Isi pembicaraannya tidak terdengar jelas bagiku. Di pikiranku hanya dipenuhi satu hal, yaitu habis sudah.Entah berapa lama berlalu, akhirnya Russel mengakhiri panggilan. Dia berbalik dan menatapku dengan dingin."Mengingat kejadian kemarin telah memberikan dampak besar pada perusahaan, maka ...."Aku langsung merasa seperti jatuh ke dalam gudang es. Aku benar-benar menyukai pekerjaan ini. Di sini, aku menemukan nilai diriku sendiri dan merasa diakui.Aku segera memohon, "Pak Russel, maaf, aku benar-benar nggak sengaja. Tolong jangan pecat aku. Ke depannya, aku akan bekerja sekeras mungkin untuk perusahaan.""Aku nggak bilang mau memecatmu. Hanya saja, ada pengaturan dari perusahaan. Entah kamu bisa menerimanya atau nggak."Mendengar itu, aku langsung sangat senang. "Tentu bisa! Syarat apa pun akan kusetujui!"Setelah mengatakan itu, aku jelas melihat kilasan kegembiraan di mata Russel
"Ruby, aku tahu aku salah. Kembalilah."Sikap percaya diri Lewis benar-benar menjijikkan."Pak Lewis, kamu merasa aku harus menikah denganmu ya? Coba lihat, bagian mana dari dirimu yang bisa menandingi pacarku?""Latar belakang? Kemampuan? Kesetiaan? Atau kemampuan di ranjang? Maaf saja ya, Pak Lewis, kamu nggak punya satu pun yang bisa menandingi Russel."Wajah Lewis langsung menggelap, tetapi dia masih menggertakkan giginya. "Aku nggak percaya."Aku langsung kesal. Sikap keras kepala seperti ini benar-benar membuat muak.Namun, sebelum aku sempat memikirkan cara menghadapinya, aku merasakan tangan di pinggangku tiba-tiba mengencang. Detik berikutnya, bibir Russel sudah menempel di bibirku.Aku sedikit tertegun, lalu hatiku tergerak dan mulai membalasnya. Kami berciuman selama satu menit baru berhenti.Aku melirik Lewis yang masih berlutut di tempat dengan dingin, lalu menggandeng lengan Russel dan berjalan menuju kantor.Tubuh Lewis sedikit gemetar, tetapi dia masih tidak mau menyera
Selama bertahun-tahun ini, aku mencintai Lewis dengan sepenuh hati, sampai tidak bisa melepaskan diri. Aku menghabiskan masa mudaku, tetapi yang kudapat justru akhir seperti ini.Namun sekarang, aku akan memulai semuanya kembali. Aku akan mencari kembali diriku yang dulu.Setelah pulang, aku membuang semua hal tentang masa lalu hingga bersih. Semua jejak tentang Lewis benar-benar kusingkirkan.Setelah itu, aku beristirahat dan memulihkan diri selama setengah tahun penuh. Bahkan dokter menghela napas, mengatakan bahwa waktu itu benar-benar berbahaya, sampai hampir menyebabkan rahim turun dan berujung pada kemandulan seumur hidup.Kemudian, keluargaku mengatur sebuah pekerjaan untukku. Namun, pekerjaan ini justru membawaku ke pusaran lain. Hanya saja, kali ini terasa berbeda dari sebelumnya.Aku baru saja bekerja tidak lama, perusahaan tiba-tiba kedatangan seorang presdir bernama Russel. Rekan-rekan kerja memberinya julukan "satan".Russel bekerja dengan tegas dan cepat. Perubahan yang d






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.