Share

120. Pesan Misterius

Author: Stary Dream
last update publish date: 2026-09-09 06:12:31

Pesan misterius masuk ke ponsel Larissa. Video itu dibuka, mata Larissa terbelalak. Dia lalu mengatup mulutnya karena terkejut. Adegan di dalam video tersebut membuatnya ingin muntah.

Ponsel itu terlepas begitu saja dari tangannya.

"Tunggu saja. Aku sudah menyuruh penjaga membeli makanan." Seru Paskal berjalan dari luar. Ia lalu keheranan setelah melihat Larissa berdiri mematung. "Ada apa, sayang?"

Tak ada jawaban dari Larissa membuat Paskal keheranan. Ia lalu tak s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Ara
tuh kan konflik lagi cape thor...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   128. Pertemuan Dengan Lila

    "Lila! Ada yang mencarimu."Lila menoleh. Seorang sipir wanita memanggil namanya. Wanita ini bangkit dari duduknya dengan susah payah. Tenaganya tak sama seperti dulu. Tubuh ini sudah ringkih termakan sel penjara. Ia berjalan tertatih menuju kran air. Membersihkan tangannya yang berlumuran tanah.Di tempat merenung ini, Lila tak hanya dikurung di balik jeruji. Dia diberikan aktivitas setiap paginya.Lila yang sombong dan menganggap semua orang sebagai pelayannya kini harus bergelut dengan asap dapur, tanah liat dan benang jarum. Dia ditugaskan memasak di dapur. Merapikan tanaman dan juga menjahit. Semua keterampilan yang ia dapatkan dari penjara.Wanita ini lalu mengelap tangannya yang basah di lap tangan yang tergantung. Setelah itu, ia menghadap sipir wanita yang tadi memanggilnya."Siapa yang mencari saya, bu?" Tanyanya."Nyonya Alvaro."Deg!Lila seperti dipukul sampai membeku. Nyonya Alvaro? Bukan

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   127. Diratukan

    Tidak hanya kamar utama. Setiap ruangan di rumah megah ini sudah dirubah oleh Paskal. Jangan sampai ada kenangan buruk atau jejak Lila yang masih tersisa.Larissa sudah kembali nenjadi istrinya. Dia adalah nyonya Alvaro yang sebenarnya. Sebab itulah, Paskal rela merombak habis rumah ini untuk membuat Larissa nyaman. Luka hati yang diberikan oleh Paskal masih berbekas. Dan Paskal tak mau menciptakan trauma di hati Larissa karena jejak wanita lain masih tertinggal disana.Selesai makan malam, Farhan yang menjadi tangan kanan Paskal berkunjung. Pria ini membawa koper kecil berwarna hitam yang akan menjadi kejutan untuk Larissa."Saya kemari atas perintah tuan Paskal, nyonya." Ucap Farhan tersenyum penuh arti.Pria ini mengambil koper kecil itu dan ditaruhnya di atas meja. Koper itu terbuka hingga memperlihatkan satu kertas.Larissa menerima kertas tersebut dan membacanya dengan seksama. Wanita ini terperanjat dan menatap suaminya tak percaya

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   126. Kejutan

    Larissa menggeliat. Ia meraba sisi tempat tidurnya. Mencari selimut untuk menutupi tubuhnya yang terhampar hawa dingin. Larissa sampai meringkuk, dia mencoba mencari selimut dengan matanya yang terpejam.Uh, Larissa membuka mata ketika tubuh kekar itu menindihnya lagi. Kepala Paskal masuk ke dalam ceruk lehernya. Menghisap dan meninggalkan jejak cinta berwarna kemerahan.Pria ini lalu turun lagi ke bawah. Mencium tulang selangka dengan bibir yang terus turun ke bawah. Larissa melipat bibir menahan desahan. Paskal tengah mencicipi benda ranum yang mampu menghilangkan dahaga."Sayang...." Larissa memelas.Paskal tersenyum dan menegakkan kepalanya. Setiap pagi, antena itu selalu mencari sinyal. Lantang berdiri dan ingin menerobos ke sarangnya."Oh.." Paskal menggigit bibir. Ini sangat nikmat. Ia lalu memeluk Larissa dengan erat. Menghentak dari ritme pelan hingga cepat.Kuku-kuku Larissa tertanam di punggung Paskal. Wanita ini menje

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   125. Menikahimu

    Waktu berdenting dengan baik. Rasa yang dipupuk perlahan bersemi menjadi cinta yang menggelora. Tak terasa, inilah harinya. Tiba dimana Paskal akan menikahi Larissa dengan segenap rasa. Tanpa paksaan. Tidak ada rasa benci hingga tatapan mata yang menunjukkan emosi.Semuanya hancur bersama dengan kokohnya benteng kesombongan. Paskal sekarang sangat mencintai Larissa. Wanita yang sudah memberikannya satu orang putri yang cantik jelita.Paskal berdiri di altar. Berhadapan dengan pria yang akan mengambil janji setianya.Di taman sederhana ini, semua orang hadir dengan suka cita. Orang-orang yang menjadi saksi dari peliknya kisah cinta mereka berdua.Chiara membuka jalan untuk mempelai wanita. Anak yang akan berusia empat tahun itu menebarkan bunga di jalan yang akan dilewati oleh Larissa.Paskal mengulurkan tanganya saat Chiara selesai dengan tugasnya. Tak lupa tangan serta dahi itu diberi hadiah kecupan.Chiara tersenyum.

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   124. Aku Mencintaimu

    Paskal membuka sedikit jendelanya pada pria yang baru saja keluar dari club malam. Pria tinggi yang memiliki paras rupawan. Bertubuh tinggi dan atletis. Dia tersenyum tipis saat melihat mobil Paskal yang telah menunggunya.Pria ini lalu masuk dan duduk ke kursi belakang dimana ada Paskal yang menunggu."Ini untukmu." Paskal memberikan segepok uang pada pria itu."Yes!" Frans tersenyum lebar dan menghitung uangnya. Belasan juta rupiah sudah ada di tangan. "Terima kasih, tuan!""Kerja yang bagus. Simpan video live kalian tadi, jika wanita itu bertingkah kamu bisa mengunggahnya di situs jual beli video dewasa.""Tenang saja, tuan. Aku sudah menyimpannya." Sahut pria itu tersenyum penuh arti.Paskal mengangguk. "Terima kasih. Sekarang pergilah."Frans menganggukan sedikit kepalanya pada Paskal dan berpamitan pada dua pria yang duduk di depan. Setelah itu, ia keluar dari mobil dan menghilangkan jejak pertemuan ini.F

  • Cinta Suci Larissa, Aku Istrimu!   123. Dijebak Video

    "Sialan! Wanita itu!" Tak henti-hentinya Elya mengumpat. Sialan sekali wanita bernama Larissa itu. Elya pikir bisa menipu daya wanita yang tampak polos itu. Namun rupanya, pengalaman hidup malah memberikannya pelajaran.Alih-alih membenci dan menggugat Paskal. Larissa malah balik menyerang Elya dengan kata-kata sindiran. Kurang ajar sekali!"Aku butuh hiburan." Elya menyugar rambutnya ke belakang. Dia penat dan membutuhkan senang-senang.Wanita ini lantas keluar dari ruang VIP menuju bar. Hari mulai gelap, suara musik semakin keras terdengar. Orang-orang mulai memenuhi ruangan.Elya mengambil minuman keras yang disodorkan oleh pelayan dan meneguknya dalam satu kali tarikan nafas. Wanita ini merasakan sakit sampai di kepalanya. Tenggorokan itu terbakar."Sial!" Elya berjalan sempoyongan ke lantai dansa.Sudah lama dia tidak kemari. Bersenang-senang dengan circlenya. Itu semua karena masalah yang ia hadapi.Ah, l

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status