แชร์

105. Go Publish

ผู้เขียน: Dea Anggie
last update วันที่เผยแพร่: 2026-08-24 05:41:17

Seorang wanita memasuki ruangan CEO tanpa mengetuk pintu, membuat seisi dalam ruangan cukup kaget. Terlebih Lyn.

Wanita itu berjalan menyapa Mike dengan suara genit dan bahasa tubuh yang tak semestinya.

"Hai, Mike. Lama nggak ketemu ya. Aku kangen lho..." kata wanita itu dengan lagak soknya.

"Siapa dia? Beraninya di depan pacarku," tanya Lyn dalam hati sedikit kesal.

Bahkan kedua tangannya mengepal erat.

Irene melebarkan mata, "waduh! Lupa kalau Pak Mike punya fans fanatik. Bisa terjadi peran
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   105. Go Publish

    Seorang wanita memasuki ruangan CEO tanpa mengetuk pintu, membuat seisi dalam ruangan cukup kaget. Terlebih Lyn.Wanita itu berjalan menyapa Mike dengan suara genit dan bahasa tubuh yang tak semestinya."Hai, Mike. Lama nggak ketemu ya. Aku kangen lho..." kata wanita itu dengan lagak soknya."Siapa dia? Beraninya di depan pacarku," tanya Lyn dalam hati sedikit kesal.Bahkan kedua tangannya mengepal erat.Irene melebarkan mata, "waduh! Lupa kalau Pak Mike punya fans fanatik. Bisa terjadi perang dunia nih," pikirnya dalam hati.Jeremy menatap wanita itu, "lagi-lagi perempuan aneh yang mau menempel ke Pak Mike. Cih! Daripada dia mending Bu Lyn lah," pikirnya dalam hati.Mike melirik menatap Lyn, dilihatnya sang kekasih sudah melotot ke arahnya. "Huaah... Bu pacarku bentar lagi mau meledak. Harus segera mengusir bakteri jahat agar tidak terkontaminasi virus berbahaya," pikir Mike dalam hati.Mike mengangkat tangan ke arah wanita itu, "sudah berkali-kali saya ingatkan soal peraturan per

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   104. Kasmaran

    1 Minggu kemudian...Semenjak resmi menjalin hubungan, Mike dan Lyn tampak semakin dekat. Lyn dan Mike sering menghabiskan waktu bersama berduaan di kamar menonton drama, atau berempat bersama anak bulu mereka meski hanya sekadar duduk santai di ruang tengah.Di kantor, mereka tampak sangat profesional dalam pekerjaan masing-masing. Meski terkadang ada momen-momen tertentu yang membuat beberapa orang mulai menaruh rasa curiga dengan sikap keduanya yang suka malu-malu tapi perhatian satu sama lain.Ruang rapat...Saat rapat berlangsung, Lyn beberapa kali mengusap bahunya, dan menatap ke pendingin ruangan.Mike mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Jeremy untuk mematikan salah satu pendingin ruangan agar udara dalam ruangan tak terlalu dingin.Demi melancarkan aksinya Mike bahkan berakting batuk-batuk dan beberapa kali berdehem.Jeremy mendekati Mike, "pak, anda tidak apa-apa?" tanyanya.Mike menatap Jeremy, lalu memberi kode. Jeremy yang sebelumnya telah membaca pesan Mike pun

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   103. Luna dan Luke

    Lyn menggendong anak kucing putih, dan Mike menggendong anak kucing hitam."Mike, siapa nama dua anak kucing ini?" tanya Lyn."Entah. Si putih dan si hitam?" jawab Mike. Menunjuk satu per satu kucing.Lyn menggeleng cepat, "nggak boleh. Jelek banget namanya," sahutnya."Oh, jelek? Ya sudah, kamu aja yang kasih nama," kata Mike.Lyn diam berpikir. Memperhatikan kucing hitam dan putih bergantian."Gimana kalau si hitam ini Luna, dan si putih itu Luke?LL, L untuk Luna, dan L untuk Luke," Saran Lyn. Menatap Mike."Hm... Boleh. Luna dan Luke juga nama yang bagus," sahut Mike."Kamu gimana sih. Kok nggak semangat gitu. Kamu 'kan papanya," kata Lyn.Mike kaget, "hah? Aku? Papanya mereka? Ogah ih..." sahutnya."Lho, kamu 'kan yang adopsi mereka. Kalau bukan kamu papanya terus siapa?" tanya Lyn.Mike menatap Lyn, "kalau aku papanya, kamu mama mereka ya?" tanyanya.Lyn kaget, "hah? A-aku? Oh... Kalau kamu izinkan ya nggak apa-apa," jawabnya."Jadi, mama kucing? Mau bagaimana kamu dan aku mengur

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   102. Status:Pacaran

    Mike dan Lyn masih saling melumat. Mereka benar-benar terbawa suasana dan perasaan.Mike merasa aneh, sesuatu miliknya tak terkendali. Sementara Lyn semakin liar, tubuhnya semakin menempel pada Mike.Mike melepas ciuman, menatap Lyn dengan dahi yang berkerut.Lyn bingung, "a-ada apa?" tanyanya."Bahaya, Lyn. Aku..." kata Mike yang langsung diam."Aku? Kamu kenapa, Mike?" tanya Lyn panik. Mengira Mike kenapa-kenapa.Tanpa sadar Lyn malah meraba-raba tubuh Mike dan itu semakin membuat Mike kesulitan."Lyn, cukup. Jangan meraba-raba lagi. Nanti aku bisa mati," kata Mike."Hah? Kok bisa mati? Serius kamu? Kamu kenapa?" tanya Lyn masih tak mengerti.Mike memegang kedua tangan Lyn agar tak merabanya lagi.Ia menarik napas dalam, lalu mengembuskan napas perlahan."Mike, kamu sakit?" tanya Lyn. Menatap Mike lekat.Mike menggelengkan kepala, "aku sehat. Sangat sehat. Hanya saja... Aku ngerasa sesuatu. Dan itu sudah pasti berbahaya buatmu. Ngerti?" katanya."Nggak ngerti. Aku sama sekali nggak

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   101. Aku Menginginkanmu

    Lyn bermimpi aneh, dalam mimipinya ia dan Mike kembali berciuman..Tak hanya itu, Ia berada di atas Mike, lalu menciumi Mike sampai leher dan dada Mike penuh bekas ciuman.Mata Lyn langsung terbuka, ia terbangun dari mimpi anehnya."Astaga... Aku mimpi apa? Rasanya kayak nyata," pikir Lyn dalam hati."Eh... Ini di mana?" tanyanya. Saat sadar langit-langit kamar yang dilihatnya berbeda dari kamarnya. Tatapan Lyn langsung memandang sekitara, dan dahi Lyn berkerut. "Oh, aku ingat. Semalam 'kan Mike mengajakku ke penthouse dan kami ngobrol banyak terus minum. Dan kami juga..." kata Lyn yang langsung ingat apa yang terjadi semalam karena memang sebenarnya ia tak mabuk berat. Hanya setengah mabuk.Dan saat ingat apa yang terjadi, Lyn langsung membenamkan wajahnya ke bantal."Gilaaaaa... Jadi aku dan Mike memang berciuman, dan itu kebawa ssmpai ke mimpi? Aaaa..." teriaknya dalam hati.Beberapa detik kemudian Lyn mengangkat kepalanya, "tapi setelahnya aku dan dia nggak ngapa-ngapain 'kan?"

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   100. Sepertinya Aku Menyukaimu

    Sepertinya aku menyukaimuLyn dan Mike berciuman.Semakin lama ciuamn keduanya semakin intens."Bagaimana bisa semanis ini? Inikah yang rasanya berciuman?" pikir Lyn dalam hati.Lyn mengalungkan kedua tangan ke leher Mike, dan membuka mulutnya agar lidah Mike bisa leluasa masuk menemui lidahnya."Umh..."Mike memeluk Lyn dengan tangan kirinya, dan tangan kananya menahan tengkuk leher."Bisa gila aku kalau terus seperti ini," pikir Mike.Mike merasa tubuhnya suhu tubuhnya naik dan darahnya berdesir.Ia mendorong pelan tubuh Lyn menjauh darinya sehingga ciuman keduanya berakhir."Su-sudah cukup. Aku akan antar kamu pulang," kata Mike dengan wajah memerah. Yang lalu memalingkan pandangan seolah menghindari tatapan mata Lyn."Lebih baik cepat mengantarnya pulang dan mandi air dingin. Sialan! Disaat seperti ini bisa-bisanya aku terangsang," pikir Mike dalam hati.Lyn tampak kecewa, ia menatap Mike yang membuang Muka.Tak terima diabaikan, Lyn langsung mengubah posisinya. Ia duduk di pangku

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status