Share

99. Ungkapan Rasa

Author: Dea Anggie
last update publish date: 2026-08-20 08:20:47

Mike terdiam beberapa saat.

Ia merasakan tubuh Lyn yang bergetar dalam pelukannya.

Lyn masih menangis sesengukan.

“Maaf, Mike... Aku benar-benar salah.”

Mike terdiam. Tangannya masih mengusap punggung Lyn perlahan.

Untuk pertama kalinya, ia melihat Lyn yang biasanya keras kepala dan selalu punya jawaban untuk segala sesuatu, kini benar-benar menundukkan egonya.

“Sudahlah,” kata Mike lembut.

Lyn menggeleng.

“Nggak. Aku harus minta maaf."

Mike menarik tubuh Lyn sedikit menjauh agar bisa melihat w
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   100. Sepertinya Aku Menyukaimu

    Sepertinya aku menyukaimuLyn dan Mike berciuman.Semakin lama ciuamn keduanya semakin intens."Bagaimana bisa semanis ini? Inikah yang rasanya berciuman?" pikir Lyn dalam hati.Lyn mengalungkan kedua tangan ke leher Mike, dan membuka mulutnya agar lidah Mike bisa leluasa masuk menemui lidahnya."Umh..."Mike memeluk Lyn dengan tangan kirinya, dan tangan kananya menahan tengkuk leher."Bisa gila aku kalau terus seperti ini," pikir Mike.Mike merasa tubuhnya suhu tubuhnya naik dan darahnya berdesir.Ia mendorong pelan tubuh Lyn menjauh darinya sehingga ciuman keduanya berakhir."Su-sudah cukup. Aku akan antar kamu pulang," kata Mike dengan wajah memerah. Yang lalu memalingkan pandangan seolah menghindari tatapan mata Lyn."Lebih baik cepat mengantarnya pulang dan mandi air dingin. Sialan! Disaat seperti ini bisa-bisanya aku terangsang," pikir Mike dalam hati.Lyn tampak kecewa, ia menatap Mike yang membuang Muka.Tak terima diabaikan, Lyn langsung mengubah posisinya. Ia duduk di pangku

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   99. Ungkapan Rasa

    Mike terdiam beberapa saat.Ia merasakan tubuh Lyn yang bergetar dalam pelukannya.Lyn masih menangis sesengukan.“Maaf, Mike... Aku benar-benar salah.”Mike terdiam. Tangannya masih mengusap punggung Lyn perlahan.Untuk pertama kalinya, ia melihat Lyn yang biasanya keras kepala dan selalu punya jawaban untuk segala sesuatu, kini benar-benar menundukkan egonya.“Sudahlah,” kata Mike lembut.Lyn menggeleng.“Nggak. Aku harus minta maaf."Mike menarik tubuh Lyn sedikit menjauh agar bisa melihat wajahnya.Mata Lyn sudah memerah. Beberapa helai rambutnya menempel di pipi karena air mata.Mike mengusap pipinya dengan ibu jari.“Aku sudah memaafkanmu.” kata Mike dengan suara lembut.“Tapi aku belum memaafkan diriku sendiri,” jawab Lyn lirih.Mike terdiam lagi.Lyn menundukkan kepalanya.“Waktu pertama kali kita bertemu... aku langsung memarahimu. Aku bahkan menuduhmu macam-macam. Aku pikir kamu orang aneh yang sengaja mengikutiku.” kata Lyn pelan. Suaranya nyaris tak terdenagr.Mike tersen

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   98. Pemilik Gedung dan Penthouse

    Mike terus menggelitik Lyn, ia melampiaskan kekesalannya dikerjain oleh Lyn.“Hahaha! Mike! Sudah!Ampun!” kata Lyn.“Siapa suruh ngerjain aku?” jawab Mike bertanya.“Aku cuma bercanda!” sahut Lyn.“Bercanda katamu?” sahut Mike.“Iya!” jawab Lyn.“Berarti aku juga cuma bercanda.” kata Mike yang langsung menggelitik Lyn lagi.“Mike! Hahaha... Geli! Ampun!” Lyn meronta karena kegelian.Mike akhirnya melepaskan pelukannya.Lyn buru-buru menjauh sambil memegangi pinggangnya.“Dasar beruang barbar!” ejeknya. Menatap Mike tajam.“Dasar kucing tukang ngerjain orang.” ejek balik Mike. Tidak mau kalah dari Lyn.“Aku bukan kucing!” sahut Lyn.“Terus apa?” tanya Mike.Lyn berpikir sebentar.“Istrimu.” Lyn kelepasan bicara."..."Mike langsung diam.Lyn juga diam.Keduanya saling menatap.Deg! Deg! Deg!Lyn langsung salah tingkah.“Maksudku... tadi kan cuma pura-pura!” katanya menjelaskan.Mike memalingkan wajah sambil menahan senyum.“Aku tahu,” jawabnya.Tapi entah kenapa, setelah mendengar k

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   97. Bermain Peran

    Setelah puas naik motor Listrik, Lyn mengajak Mike ke mini merket beli es krim.Mike langsung menolak, bukan karena pergi ke minimarket, tapi karena Lyn hendak membeli es krim."... Ayo dong," bujuk Lyn. Menarik tangan Mike.Mike menatap Lyn, "kalau alasan perginya beli es krim aku nggak mau. Mending pulang," jawabnya."Oh, terus kalau alasannya nggak beli es krim kamu mau aku ajak ke mini market?" tanya Lyn dengan mata berbinar."Hm," gumam Mike."Ya udah deh. Nggak beli es krim. Beli yang lain. Aku kepanasan, mau ke mini market biar kerasa dingin dikit gitu lho maksudku. Es krim cuma alasan sih," jelas Lyn."Oh, bilang dong. Aku pikir kamu beneran mau makan es krim," kata Mike."Nggak kok. Karena males mikir alesan ngajak kamu makanya aku pakai alesan yang ada di depan mata. Tuh (menunjuk seorang anak kecil yang memegang es krim berdiri tak jauh darinya) karena aku lihat itu jadi kepikiran es krim," kata Lyn menjelasakan."Kita ke sana jalan kaki apa naik motor listrik?" tawa Mike.

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   96. Diklaim Lyn?

    Mike keluar dari mini market membawa dua botol air mineral dan sebungkus permen lolipop rasa strawberry.Di luar mini market, Mike membuka satu botol air mineral dan diminumnya sampai tersisa sedikit. Lalu ia pergi.Setibanya di lapangan, dari kejauhan Mike melihat Lyn sedang bersama seseorang yang tidak ia kenali. Karena yang telihat hanya punggungnya saja."Siapa? Siapa orang itu?" tanya Mike dalam hati."Ada urusan apa dia dengan Lyn?" pikirnya lagi dalam hati.Mike mulai berpikir yang tidak-tidak.Mike terus melihat, berdiri menunggu.Begitu seseorang yang bicara dengan Lyn berpindah posisi, barulah Mike mengenalinya. Seseorang itu adalah Leo, Asisten Lyn."Oh, ternyata Asisten Lyn," kata Mike pelan.Kewaspadaan Mike mulai turun, tapi ia masih lekat menatap Leo dan Lyn dari kejauhan.Lyn tertawa. Bukan senyum kecil seperti ketika berbicara dengannya. Tapi tertawa lepas.Dan yang membuat Mike semakin kesal adalah orang yang berhasil membuat Lyn tertawa seperti itu adalah seorang la

  • Cinta Tak Kenal Tetangga   95. Mike Cemburu?

    Lyn dan Mike lari bersama mengelilingi lapangan olah raga sebanyak tiga kali.Karena tidak kuat lari lagi, Lyn memilih iatirahat sementara Mike lanjut lari dua putaran.Mike menghampiri Lyn yang sedang duduk meluruskan kaki. Lalu duduk disebelahnya."Capek?" tanya Lyn."Lumayan," jawab Mike. Lyn menatap Mike, wajah Mike penuh keringat dan rambut Mike setengah basah.Untuk sesaat Lyn tertegun.Mike memalingkan pandangan menatap Lyn, dan Lyn langsung buru-buru memalingkan wajah agar tak ketahuan sedang menatap Mike."Kamu mau ngapain setelah ini?" tanya Mike basa-basi."Ya? Oh... Aku nggak punya rencana sih. Kamu sendiri mau ngapain?" jawab Lyn yang langsung bertanya balik."Aku juga nggak tahu mau ngapain. Biasanya kalau sabtu aku aku ngabisin waktu di ruang kerja seharian sih. Minggunya paling banyakin tidur, bangun-bangun ya kerja lagi." jawab Mike.Lyn tersenyum, "dasar gila kerja. Kamu nggak takut sakit punggung duduk bertelur di ruang kerja?" ejeknya.Mike tersenyum menanggapi ej

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status