Share

Bab 85 - Berkencan

Penulis: EYN
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-17 23:43:31
“Baiklah, Lio. Aku akan menemani Papamu hari ini.

Keputusan itu akhirnya keluar dari bibir Meilissa, meski dia sendiri tidak sepenuhnya yakin alasan mana yang mendorongnya untuk mengalah.

Mungkin saja karena kasihan pada Liora memohon padanya, tapi bisa jadi karena memang sebagian hatinya yang ingin tetap berada di sisi Lionel hari ini.

Meilissa menoleh ke arah lelaki itu, menatapnya dengan perasaan yang tidak menentu.

Ada rasa bersalah karena merasa egois.

Ada keinginan untuk tidak melihat perdebatan antara ayah dan anak lebih panjang. Perdebatan tentunya berakhir dengan Lionel yang kecewa dan Liora akan bersedih.

Di sisi lain, dia juga tahu—sikap Liora hari ini tidak bisa dibenarkan. Dia tidak tega melihat lelaki terbaiknya bersedih.

Lionel terdiam. Dari cara Meilissa menatap, dia sudah paham apa yang berkecamuk di hati gadis itu. Meilissa adalah tipe wanita yang sangat peka terhadap setiap perubahan kecil sekali pun.

Menghela napas, Lionel lalu memalingkan wajahnya ke arah fotografe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 104 - Tetap Honeymoon

    Lionel duduk dengan tegang di sebelah Rick. Matanya terpaku pada layar, sementara jarinya menggulir potongan berita demi potongan berita yang sedang viral saat ini.Seketika mood Lionel berantakan. Judul-judul sensasional. Tautan yang dibagikan ribuan kali. Komentar-komentar yang seakan tidak ada habisnya.“Aku bukan selebgram atau artis,” geram Lionel. Setiap kata diucapkan dengan penuh penekanan, “Kenapa bisa viral seperti ini?” lanjutnya kemudian sambil menahan amarah supaya tidak meledak pada orang yang salah.Rick mendengus, ikut sebal. "“Kamu memang bukan selebgram. Tapi kamu dokter ternama, direktur rumah sakit pula, sedangkan Evelyn itu influencer sosialita papan atas. Sedikit saja berita tentang kalian, maka.... BUM! Meledak...."Di media sosial, gosip tentang Evelyn sedang berada di berita paling dicari hari ini.Namanya dielu-elukan sebagai ikon kampanye Rumah Sakit Sinclair—sebuah program yang Lionel rancang untuk fokus pada kesehatan mental para Ibu tunggal.Program itu s

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 103 - Tamu Tidak Disangka

    Pintu villa itu terbuka hampir bersamaan.Bibi Emma dan Margaretha melangkah keluar lebih dulu, langkah mereka tergesa seolah takut terlambat menyambut sesuatu yang penting.Gaun mereka sedikit berkibar tertiup angin pantai, dan wajah yang semula tegang seketika berubah cerah begitu sebuah mobil berwarna gelap berhenti di pelataran villa.Meilissa yang berdiri beberapa langkah di belakang mereka ikut menoleh.Awalnya dia mengira itu hanya tamu biasa. Mungkin rekan Lionel, atau kerabat jauh yang baru tiba. Tapi detik berikutnya, alisnya terangkat, lalu matanya terbelalak tanpa bisa dicegah.Satu per satu tamu mereka muncul saat pintu mini bus terbuka. Yang turun bukan orang dewasa dengan setelan rapi—melainkan rombongan anak-anak.Anak-anak kecil, dengan wajah polos, rambut sedikit berantakan, dan mata yang penuh rasa ingin tahu.Ada yang langsung meloncat turun dengan antusias. Ada yang menggenggam tangan temannya. Ada pula yang menoleh kagum ke arah bangunan villa seakan itu istana d

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 102 - Pikiran Porak Poranda

    “… kita akan lebih banyak menikmati liburan di atas tempat tidur. Bukankah itu liburan impianmu?” bisik Lionel, merujuk pada keinginan Meilissa untuk liburan semacam staycation.Setiap kata meluncur perlahan, sengaja diberi jeda kata demi kata. Lionel bahkan sengaja memberi tekanan pada setiap kata.Meilissa mendongak. Napasnya tertahan beberapa detik. Matanya melebar, sementara bibirnya sedikit terbuka, tiba-tiba lupa bagaimana caranya merangkai kata.Lionel tidak segera melanjutkan kata-katanya. Dia hanya menatap Meilissa. Sudut bibirnya terangkat samar ketika rona merah mulai merambat dari pipi Meilissa hingga ke lehernya. Reaksinya selalu sama, dan Lionel sangat menyukainya.Sorot mata malu-malu, pipi yang memerah, serta cara Meilissa menelan ludah tanpa sadar. Istrinya itu bagai buku yang terbuka—mudah terbaca.“Cantiknya istriku,” puji Lionel tulus, jarinya terangkat, mengarahkan dagu Meilissa agar wajah itu kembali sejajar dengannya."Heh?!" Meilissa mendongak sambil melotot,

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 101 - Kode-Kode

    Meilissa tidak berhenti melihat cincin yang melingkar di jarinya. Cincin yang kecil itu seakan membawa beban tanggung jawab tersendiri di bahunya yang kecil.Saat ini, Meilissa dihadapkan dengan sebuah fakta bahwa dia adalah istri seorang Lionel Sinclair yang punya status sosial jauh diatasnya. Selain itu, ada perbedaan usia yang mencolok diantara mereka.Berbeda dengan Meilissa, Lionel terlihat jauh lebih santai. Senyum terus tersungging di wajah tampannya. Hatinya pun terasa ringan.Impian untuk menikahi Meilissa sudah terlaksana."Aku mencintaimu, Meilissa Rose," bisik Lionel pelan di dekat telinga wanita muda yang sudah resmi menjadi istrinya.Meilissa mendongakkan kepala pada Lionel. Sorot matanya yang sayu bertemu dengan tatapan tenang nan teduh milik Lionel, seketika hatinya menjadi tenang.Mereka sudah memutuskan, jadi seharusnya sudah siap dengan segala resiko di masa yang akan datang. Toh, Lionel sudah berjanji akan bersamanya baik saat laut tenang atau pun bergelombang.Ber

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 100 - Jangan Menggodaku, Om

    Tempat yang digunakan sebagai tempat pernikahan adalah sebuah villa yang berada di sebuah kawasan pelabuhan favorite para turis di kota itu.Villa itu berdiri sedikit menjorok ke tepi danau, berada di kawasan pelabuhan yang ramai oleh wisatawan, tapi terpisah oleh pagar hijau dan kontur tanah yang membuatnya terasa privat.Dari halaman rumput luasnya, samar terdengar suara kapal dan percakapan turis di kejauhan, sementara teras batu yang lebar cukup menampung meja panjang dan kursi lipat untuk acara kecil.Di sisi villa, area kosong sengaja dimanfaatkan Lionel untuk wahana mini outdoor—perosotan kecil, ayunan, dan tenda kanvas warna krem. "Wow! Indah sekali." Meilissa menahan napas saat mobil mulai memasuki halaman villa. Dia memandang dengan kagum pohon cemara yang berbaris seakan menyambut mereka.Dia menoleh pada Lionel yang ternyata sedang memperhatikan reaksinya. 'Om, tempat ini rasanya seperti ada di surga," ucapnya seperti anak kecil yang sedang bahagia karena diajak berwisata

  • Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku   Bab 99 - Cinta Terlarang

    Tidak sampai dua puluh empat jam, pakaian pengantin yang diinginkan oleh Lionel dan Meilissa sudah selesaiSeakan alam merestui, semuanya berjalan lancar. Tepat setelah sarapan pagi, persiapan selesai. Sebuah mobil pengantin mewah sudah menunggu. Tempat pernikahan pun sudah ditentukan.Mereka hanya tinggal berangkat ke lokasi yang sejak awal dipilih oleh Lionel dengan berbagai pertimbangan.Lionel berdiri gelisah di tengah ruang tamu apartment mewahnya. Jas yang dikenakannya sudah sempurna, rambutnya tertata rapi, namun kegugupan itu tetap merayap tanpa bisa dicegah.Matanya berkali-kali melirik ke arah lorong menuju kamar Meilissa—pintunya sejak tadi tertutup rapat.“Apa kamu pikir dia akan berubah pikiran mendadak?” bisiknya pelan pada Rick, yang berdiri tidak jauh darinya. Rick terlihat sangat tampan dengan setelan jas barunya, tentu saja ekspresinya jauh lebih santai dibandingkan Lionel yang nyaris tidak bisa diam.Rick memukul bahu Lionel ringan. “Kalau dia berubah pikiran, ulang

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status