LOGINTakara Airi atau Eri adalah gadis kecil yang menarik minat seorang tuan muda dari organisasi ternama, untuk merasakan jatuh cinta.
View MoreDrrt ... Drrt ....Lagi, Airi tak tidur di rumahnya. Dia segera mengangkat telepon tanpa melihat terlebih dahulu. Kantuk masih menyertainya."Halo, siapa?" Ponselnya itu dia letakkan di dekat telinga. "Airi-ah? Begitu lah cara kamu menyambut uncle?""Paman?" Airi terperanjat. Bangun dari tidurannya dan menaruh ponsel di atas tempat tidur. "Airi–ah, itu bukan di rumahmu!""Hah?" Airi menoleh ke layar ponsel dan langsung menutupi ponsel dengan bantal yang ada di dekatnya. Ternyata bukan telepon suara. Video call yang dilakukan pamannya itu membuat Airi kalang kabut kebingungan."Paman, aku sedang menginap di rumah Alice, nanti aku hubungi Paman lagi. Selamat pagi dan sampai jumpa." Gadis itu berbohong. "Hah, hh ...." Helaan napas lega dia keluarkan setelah panggilan video dia tutup sepihak. Meski pada kenyataannya, sang paman tetap saja tak gentar terus menanyakan di mana Airi saat ini berada. Pesan dengan kalimat yang sama terus hadir menyamai suara jarum jam. [Kamu sedang di ru
"Bos, bagaimana dengan pembangunan?" Kime datang menghadap pria yang duduk di kursi kebesarannya. "Lakukan seperti biasa. Ambil alih semuanya, itu milik kita." Kepala Kime mengangguk patuh. Tanpa basa-basi lagi segera masuk ke kursi dan meja yang biasa dia gunakan untuk memulai zoom meeting bersama para investor atau pemegang saham di perusahaan yang dia dirikan. Tepatnya yang si bos dirikan."Selamat sore," sapa Kime ramah. Di antara keluarga dari Sindikat Naka, Kime adalah satu-satunya pria dengan keramahtamahan serta penuh kelembutan. "Sehubungan dengan kerjasama pembangunan bar kasino terbesar dengan Tuan Keiko, saya Kime yang akan mengambil alih seluruh proses lanjutannya. Ini tentu sudah di bicarakan dengan ketua dari Tuan Keiko.""Loh? Bagaimana ini?" "Kenapa bisa Tuan Kime?" "Bagaimana mungkin bisa jadi Tuan Kime?""Tuan Kime serius? Ada seseorang yang mendatangi kami di hari lalu." Seorang wanita berdiri dan melantangkan suara. Keriuhan yang sempat terjadi dengan sali
"Apa kamu tidak ingat tentang malam itu?" Alice menatap tak percaya dengan tatapan sahabatnya yang kebingungan."Eum, aku merasa mengingatnya." Airi menjawab ragu. "Lalu, kamu tau siapa yang pulang bersama kamu?" Alice kembali mengingatkan Airi. Kekhawatiran sahabat Airi hanya lah pada hubungan badan yang mana mungkin akan membuahi. Alice sangat tidak ingin sahabatnya menderita karena lupa pria mana yang berhasil mendapatkan keperawanannya.Airi menggeleng. "Siapa orang itu?" gummanya."Apa kamu tau, Lice?" "Hey, kamu pikir aku ini apa?" Alice mengingsrekkan hidungnya, berdrama. "Aku hanya mencuri dengar saat pria itu berkata akan mengantar kamu pulang.""Kenapa tidak kamu saja?" "Sayangnya aku, kamu tau kalau aku ingin kamu mendapatkan kekasih. Seperti yang kamu inginkan juga, makanya aku berhenti sampai di sana.""Kamu ...?" Airi benar-benar gemas. Menahan amarahnya dalam hati. Jika pria itu adalah hidung belang yang hanya menginginkan tubuh Airi, bagaimana?"Aku tau pria itu p
Menggunakan aplikasi yang terpasang di ponselnya. Seperti apa yang seseorang pernah ajarkan, Airi mencoba mencari lokasi dari panggilan terakhir yang dia lakukan."Kak Rafael tau tentang Tuan Oya, kemungkinan juga tau tentang Tuan Kime." Airi membatin. Tuan Oya yang di rasa Airi sangat familiar pada salah satu foto yang ada di berkas sang papah, di yakini Airi mengetahui juga tentang kematian dari papahnya itu. "Ah, ini ketemu! Ups." Pekikannya langsung tersumbat.Airi menutup bibirnya dengan satu telapak tangan. Dia lupa jika masih berada di rumah Tuan Oya. Meski kekasihnya itu sedang ada pertemuan secara online di ruang kerja, Airi tetap mewanti-wanti ada kamera tersembunyi yang tetap memantaunya. Dia harus sungguhan berhati-hati."Ah, akhirnya ketemu." Airi berucap pelan meski hatinya bahagia tak terkira seperti mendapatkan buah apel yang dia sukai."Eh? Ini bukannya ...." Apa yang di lihat membuat Airi menghela napas panjang. Ternyata pria yang di kenal sebagai teman kecilnya s
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.