Share

BAB 178 BERUBAH

Author: sugi ria
last update publish date: 2025-09-20 20:22:08

"Oh, kamu di sini?"

Livi mengerutkan dahi melihat kehadiran Bella di kantor suaminya. Sudah beberapa waktu sejak kejadian di istal keluarga Atharva. Livi sama sekali tidak bersua atau berniat menemui Bella.

Dia tidak sudi minta maaf. Livi yakin dirinya tidak salah. Dan keberadaan Bella di sini cukup mengejutkan bagi Livi.

"Bu Livi, silakan masuk. Tuan sedang ada meeting. Sebentar lagi selesai."

"Aku tahu. Aku masuk dulu. Terima kasih," pamit Livi pada Farah yang langsung mendapat pelototan dari
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 307 RENDRA DAN HANA

    "Apa kubilang. Jangan beli banyak-banyak. Di Jakarta dua lemari sudah full." Lagi, Arion kena sembur kakak iparnya. "Idih, kemarin jalan sama Santo di Orchard, lihat ini lucu, mana pas lagi diskon. Ya sudah, cus diborong." Livi mendengus sambil menggendong bayi perempuannya. Sementara Arion mendorong tiga koper yang berisi perlengkapan bayi. Livi dan Arch sendiri tidak membawa apa-apa. Setelah sebulan di inkubator, satu bulan pemantauan intensif di luar inkubator. Akhirnya si kembar bisa pulang ke rumah. Patricia memastikan kondisi si kembar fit, sehat. Dua bayi itu sudah menjadi montok dengan pipi seperti bakpao. Hari ini rencananya Livi akan pulang ke Jakarta. Sejak minggu lalu mereka telah membicarakannya dengan Patricia. Dokter cantik itu tidak keberatan. Pemeriksaan kembali dilakukan, termasuk Livi. Dia juga perlu berkonsultasi dengan dokter Oh. Hasilnya dua hari lalu mereka diizinkan pulang ke Jakarta. "I'll miss you my dear." Patricia mencium pipi si kembar da

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 306 HIDUP IMPIAN

    Babak baru kehidupan resmi Livi dan Arch masuki sejak kelahiran si kembar. Karena si kembar lahir dadakan. Maka Livi dan Arch pun dipaksa lebih awal untuk jadi orang tua.Walau bayi mereka belum bisa berkumpul dengan orang tuanya. Bukan berarti Arch dan Livi lepas tangan. Perempuan itu langsung belajar cara mengurus bayi. Kondisi si kembar cukup stabil, yang jadi masalah adalah bobot keduanya yang masih jauh dari standar. Juga si bayi perempuan yang masih perlu pemantauan intensif karena sedikit masalah pada paru-parunya. Asi Livi mulai berlimpah dua hari paska melahirkan. Dari sana sebagian dipompa, lalu diberikan pada bayi mereka jika Livi tidak ada di samping keduanya."Astaga," Livi berjengit kaget. Perempuan itu diam mendadak. "Ada apa?" Arch bertanya setelah meletakkan mangkok di meja."Ngilu." Livi menyentuh pinggangnya, tepat di mana bius disuntikkan. Meski Livi melahirkan dalam kondisi tidak sadarkan diri bius tetap diberikan. Tentu saja, untuk mencegah Livi terbangun tiba

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 305 MIMPI BURUK

    "Jadi, apa yang akan kita lakukan pada mereka?"Suara Zaffran membuat San Mo membuka mata. Hal pertama yang dia lihat adalah ruangan remang dengan satu lampu dipaksa menerangi tempat yang lumayan luas. Tangan dan kakinya terikat pada kursi yang ia duduki. San Mo tidak bisa bergerak sama sekali. San Mo coba mengingat apa yang terjadi. Dia bukannya ditangkap polisi Singapura, kenapa juga dia sekarang berada di sini. San Mo bingung sampai Zaffran mendekat diikuti James."Kau sudah bangun?" Tanya Zaffran dengan wajah dingin."Chen Wei bilang terserah kita dia mau diapakan. Yang penting dia tidak mengganggu lagi." James menambahkan."Bagaimana keadaannya?" Zaffran penasaran dengan keadaan putra mendiang tangan kanannya."Luka tembak di bahu cukup dalam. Jahitan tiga di lambungnya. Dan Livi harus melahirkan prematur. Bayi laki-laki dan perempuan. Mereka dapatkan gen kembarmu."Info dari James membuat Zaffran tersenyum lebar. Sementara San Mo seketika diliputi kemarahan. Dia ingin Livi mat

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 304 VONIS MENGERIKAN

    "Pelan-pelan."Livi hampir menangis ketika si baby boy dipindahkan ke gendongannya. "Putraku," lirih Livi sambil mencium pipi sang putra. Perempuan itu didorong ke ruangan si kembar. Setelah Patricia memeriksa kondisi Livi yang sangat baik. Metode sesar terkini memungkinkan Livi terhindar dari kesakitan pasca persalinan yang dulu kerap dialami ibu melahirkan.Dalam setengah jam setelah sadar, Livi sudah bisa berjalan. Perempuan itu juga makan setelah menyadari perutnya keroncongan. Baru setelahnya Livi diantar ke kamar si kembar."Mirip bapaknya," komen Miguel dari luar ruangan.Si bayi bergerak gelisah seolah tahu ibunya yang sedang menggendongnya."Apa air susunya sudah keluar? Kalau sudah bisa disusui putranya," seorang perawat berujar pada Livi."Nggak tahu, Mbak. Kalau kemarin belum.""Apa rasanya sakit, terasa penuh?"Livi meraba dadanya sendiri. Rasanya keras, berdenyut nyeri. Ketika menyentuh puncaknya terasa basah."Bagus, sudah keluar air susunya. Itu putranya lapar."Livi

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 303 ANAK-ANAKKU

    Livi terbangun saat koma dulu ketika Lea berbisik, jika dia tidak segera bangun bisa jadi suaminya diambil perempuan lain. Kali ini Arch tanpa sengaja melakukan hal yang sama.Dia provokasi Livi yang sangat menyayangi anaknya dengan ancaman kalau anaknya bisa memanggil wanita lain sebagai mamanya.Ujung jemari Livi bergerak. Tapi matanya sulit untuk dibuka. Tubuhnya juga lemas sekaligus sakit luar biasa. Lehernya menyisakan perih sama seperti bagian perut yang rasanya sama sekali tidak nyaman.Perlu beberapa waktu untuk Livi mengumpulkan kekuatan. Selama itu rungu Livi mendengar percakapan Arch dengan Miguel. Sementara belaian lembut terasa di punggung tangan Livi."San Mo dan Silvia akan dipulangkan ke Guangzhou. Hukuman mereka akan ditentukan di sana," info Miguel sambil menoleh ke arah Endah yang menunggui Livi."Silvia ikut terlibat?""Perempuan itu yang menanggung tempat tinggal San Mo.""Idih, mainnya sama kakek-kakek," cibir Arch yang menyebut San Mo kakek."Semua cuma rekayasa

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 302 PLEK KETIPLEK KAYAK BUNGKUSAN LEMPER

    Raut wajah Patricia yang tadinya datar, perlahan menunjukkan ekspresi. Senyum tipis mulai terbingkai di wajahnya yang tampak lelah tapi juga lega."Lelaki dan perempuan. Sayangnya mereka harus masuk inkubator. Si baby girl sempat tidak menangis. Tapi kondisi mereka sejauh ini stabil."Awalnya ruangan itu hening, tapi tak berapa isak lirih Arch terdengar diikuti pelukan Miguel. Juga sentuhan lembut Endah di lengan suami Livi."Cowok cewek, tapi masuk inkubator." Di sudut ruang tunggu Arion langsung menginfokan pada keluarganya melalui voice note. Arion sendiri hampir menangis karena bahagia juga cemas bersamaan. Arion adalah saksi hidup perjalanan kehamilan Livi dari awal sampai si kembar lahir.Pria itu juga yang kadang jadi korban pelampiasan emosi Livi atau kang wara wiri jika Livi minta sesuatu. Tentu saja jika bapaknya si kembar sibuk.Arion bahkan pernah berkata, perasaan bapaknya si kembar adalah aku. Saking seringnya di mengurusi Livi dibanding suaminya jika kesibukan tak bis

  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 135 BELLA ALDAMA

    "Sorry, Arch. Aku baru keluar ruang operasi. Kata anak buahku dia terbang ke sana tiga jam lalu. Sorry, banget. Dia tahu aku awasin. Jadi ambil waktu pas aku operasi besar buat kabur ke sana."Itu pesan dari Ralph, beberapa waktu lalu. Semua jadi kacau. Bahkan Satria yang dia utus dadakan ke bandar

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 130 HARINDAYA GRUP

    Jika di tempat Livi, hari pertama kerja diwarnai dengan tantangan. Maka hal lebih ekstrim terjadi di Harindaya Grup. Sejumlah petinggi perusahaan langsung melayangkan protes, berteriak bahkan sampai mengancam Irfan.Pria yang begitu masuk ke gedung berlantai lima belas itu, langsung mengeluarkan da

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 142 TERBAKAR

    "Aku berani sumpah, Arch. Laporannya benar." Ralph sedikit ngegas dari ujung sana.Siapa juga yang tidak tersinggung ketika keprofesionalannya diragukan. Padahal Ralph sudah bekerja sungguh-sungguh."Aku tahu dia merepotkan.""Lebih tepatnya memperkeruh suasana," potong Satria cepat.Mereka terhubu

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN   BAB 139 ROMANTIS ALA TOM AND JERRY

    "Dia tidak tinggal di rumah orang tuanya?""Dia menolak. Listi sudah membujuk tapi dia tidak mau."Arch menghela napas. Laporan Satria menambah puyeng kepalanya. Sementara itu Livi hanya diam tanpa berkomentar.Tak berapa lama ponsel Arch berdering. Mereka saling pandang. Sampai Arch pilih mendiamk

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status