Share

Menghadapi Winda.

Penulis: iva dinata
last update Tanggal publikasi: 2026-04-11 19:55:32

Senja melotot tajam. Kakinya sudah hendak melangkah menyusul, saat tiba-tiba tangannya dicekal oleh Oma Hanna.

“Kamu jangan salah paham, ya…” ucap Oma Hanna dengan nada tenang. “Sejak kecil, Winda memang paling dekat dengan Langit. Makanya sifatnya jadi sangat manja padanya.”

Seketika, Senja mengurai senyum lebar. “Iya, Oma. Saya paham, kok,” jawabnya lembut. Lalu, menggandeng tangan Oma Hanna dengan hangat.

“Ayo masuk, Oma,” ajaknya, membawa wanita itu masuk.

Di ruang tengah, Langit dan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Adfazha
Winda salah plh lawan hmm Keep fighting Senja jgn lengah & jgn mw kalah sm ulet bulu bertingkah hmm Senja belajar dr masa lalu tuk hadapi ulet bulu tak ingin dianggap lemah apalagi kalah.. Goodjob Senja tar dpt bonus dr Mas Langit
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Berusaha kuat.

    Sehari di rumah, kondisi Wulandari kembali drop. Merasa khawatir, Senja memutuskan untuk membawa mamanya ke rumah sakit agar dirawat inap. Setelah tiga hari menjalani opname, kondisi Wulandari mulai membaik. Meski begitu, dokter belum mengizinkannya pulang. Kondisi jantungnya belum stabil. Sedikit saja guncangan bisa berakibat fatal. Selama itu, Langit tidak pernah menelepon. Pria itu hanya sesekali mengirim pesan, menanyakan kabar sang istri dan ibu mertuanya. Pagi ini, pria itu kembali mengabarkan bahwa kepulangannya yang seharusnya minggu ini ditunda hingga minggu depan. Sama seperti sebelumnya, pekerjaan menjadi alasannya. Senja yang sedang sibuk mengecek laporan keuangan pabrik seketika menghentikan kegiatannya saat sebuah notifikasi pesan muncul di layar ponselnya. . [Maaf, minggu ini aku belum bisa pulang. Ada sedikit masalah dengan pembukaan cabang perusahaan yang baru.] Sudah sepuluh menit Senja menatap deretan kata di layar ponselnya itu dengan ekspresi datar. Detik b

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   kenyataan pahit.

    Dengan tubuh gemetaran, Senja kembali melangkah. Semua pertanyaan yang memenuhi hatinya membutuhkan jawaban. Dan kali ini, dia sendiri yang harus mencari jawabannya.Di depan pintu ruang ICU yang tertutup, Langit sedang memeluk Laras. Wanita itu sedang menangis tersedu-sedu. "Tenanglah, Lili akan baik-baik saja. Aku sudah menyewa dokter terbaik untuk merawatnya," ucap Langit menenangkan sembari mengelus punggung wanita itu yang bergetar karena tangis.Tak jauh dari keduanya, Senja mengintip dari balik dinding. Ia bisa melihat semuanya dengan jelas. Setip gerakan tubuh Langit, juga ucapan pria itu. Senyum miris perlahan muncul di bibirnya. Manusia memang aneh. Semua pria sama, selalu ingin memiliki istri yang mandiri, tapi sangat suka dibutuhkan wanita lain. Di kamar lain, ibu mertuanya sedang terbaring lemah. Senja pun panik dan gelisah. Namun, istrinya itu memilih untuk memendam semuanya. Ia tidak ingin mengganggu pekerjaan Langit.Tapi nyatanya, di sini Langit justru sedang memel

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Bertemu dengan keluarga Papa.

    "Senja harus bercerai dengan suaminya, lalu menikah dengan Guntur untuk meneruskan trah keturunan keluarga kita," Brakk.... Senja mendorong daun pintu lebih keras hingga pintu terbuka lebar. Sontak saja membuat semua orang di ruangan itu menoleh. "Senja!!" Wulandari yang berdiri di depan ranjang pasien menoleh. Raut wajahnya kaget namun juga nampak sedikit lega. "Kamu jemput Mama?" lanjutnya yang langsung mendapatkan anggukan dari Senja. Wanita cantik itu lalu mengarahkan tatapan dinginnya pada sosok yang terbaring diatas ranjang pasien. Seorang wanita setengah baya yang sedang duduk sambil bersandar. Punggungnya tegap dengan wajah pucat namun tetap terlihat tegas dan beribawa. Wanita itu, Raden Ayu Widuri puspita, nenek Senja dari papanya. Istri dari almarhum Raden Mas Anggada Wijayakrama. Wajah angkuh itu terangkat. "Kamu sudah dengar, kan?" ucap Eyang Widuri. "Saya tidak akan berbasa-basi, cepat cerai dan tinggal di keraton. Bulan depan kamu menikah dengan Guntur Wija

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Mereka mulai mengusik

    Atas perintah Oma Hanna, Bumi terpaksa kembali ke Jakarta. Awalnya dokter muda itu menolak, namun Oma Hanna tak kehabisan akal. Ia menelpon Adityawarman, meminta putranya itu datang sendiri untuk menjemput Bumi. Adityawan murka saat tahu, Bumi menaruh hati pada Senja. Mereka pun memutuskan untuk mengirim Bumi keluar negeri. Dilarang pulang sampai benar-benar ikhlas menerima Senja sebagai kakak iparnya. Di sisi lain, kehidupan Senja dan Langit kembali tenang. Senja dengan masalah pabrik, kuliah dan kasus kecelakaan almarhum papanya. Sementara Langit sedang sibuk dengan cabang perusahaan barunya. Sudah lebih dari satu bulan pria itu dinas luar kota. Siang ini Senja kembali menemui kakaknya di penjara. Pengacara memberitahu jika Bulan sudah bersedia berkerjasama dan koperatif. "Demi Tuhan, bukan aku yang merencanakannya. Aku hanya memberi info kegiatan Papa pada tante Arini," aku Bulan dengan wajah memelas. Sorot matanya sayu penuh rasa bersalah. "Aku memang sempat marah dan ke

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Amarah Langit dan keraguan Senja.

    Bumi tersungkur ke lantai. Kali ini Langit benar-benar tak mampu menahan emosinya. Amarah yang sejak tadi ditahannya seketika meledak dan sebuah pukulan mendarat di wajah sang adik. "Langit....." jerit Oma Hanna histeris. Tak berhenti di sana, Langit kembali meluapkan amarahnya, menendang perut dan kaki Bumi hingga hingg membuat sang adik mengerang kesakitan. "Astaga, Langit berhenti!" teriak Oma Hanna dengan tubuh gemetar. Hendak memisah tapi tubuhnya mendadak lemas. Wanita itu pun terduduk di sofa sambil memegangi dadanya yang mulai terasa sesak. "Astaghfirullah...." Dari arah dapur, Bibi berlari mendekat. "Istighfar, Tuan.... sudah cukup!!!" ujarnya sambil menarik lengan Langit mundur. "Sabar, Tuan... sabar...." ucapnya sambil mengelus lengan pria itu. Wanita paruh baya itu berusaha menenangkan majikan yang sudah diasuhnya sejak kecil. Namun, sentuhan tangan Bibi tak mampu meredakan emosi Langit. Layaknya api yang disiram bensin, amarah itu justru semakin berkobar

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Pengakuan Bumi.

    "Kubilang manfaatkan belas kasihannya. Buat dia iba!!! Apa itu sulit?" sentaknya dengan suara penuh emosi. Oma Hanna mengerutkan dahinya. Ucapan Bumi mengusik hatinya. "Lakukan seperti instruksiku!" Tubuh tegap itu bergerak, tak lagi membelakangi Oma Hanna. Wanita itu bisa melihat ekspresi Bumi dari samping. Wajahnya memerah padam. Sangat berbeda dengan biasanya. Ekspresi kalem yang biasanya melekat di wajah dokter muda itu, hilang entah ke mana. Berganti dengan raut garang dan mata melotot penuh amarah.Penasaran, ucapan Bumi dan siapa yang lawan bicara pria itu. Perlahan Oma Hanna melangkah menuju teras samping. "Bumi," panggilnya yang seketika membuat cucunya terperanjat. "O-Oma?" jawabnya dengan ekspresi kaget yang tidak bisa ia sembunyikan. "Kamu sedang bicara dengan siapa? Memanfaatkan siapa? Membuat iba siapa?" cecar Oma Hanna. "Siapa yang kamu maksud?" "Eeee......" Bumi gugup. Namun hanya sebentar, segera ia merubah ekspresi keterkejutan di wajahnya berganti se

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Kembali ke kampus.

    Pagi ini Senja akhirnya memutuskan kembali kuliah. Sudah hampir tiga minggu ia tidak muncul di kampus sejak kecelakaan itu. Tubuhnya memang sudah cukup pulih, namun luka di kepalanya masih belum benar-benar sembuh. Senja sedang duduk di depan meja rias ketika pintu kamar terbuka perlahan. Wulandar

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Menjaga keluarga.

    Senja sedang tenggelam dalam tumpukan buku kuliahnya ketika terdengar ketukan pelan di pintu kamar. Tok… tok… “Non, dipanggil Nyonya. Makan malam sudah siap.” Suara bibi terdengar dari balik pintu. “Iya, Bi,” jawab Senja singkat. Ia segera menutup bukunya, lalu bangkit dan keluar kamar. Langk

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Berbeda.

    Brakk.... Sore itu pintu rumah keluarga Senja dibuka dengan tergesa. Dengan langkah lebar seorang pria berjalan masuk dan terhenti di ruang tengah. "Ma!!" Suara berat itu menggema sampai ke dapur. Wulandari yang tengah memotomg sayur tersentak. Pisau di tangannya segera ia letakkan dan berge

  • Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa   Wanita beracun.

    "Tidak perlu berpura-pura lagi! Tante, kan, yang memberi tahu Mbak Bulan? Tante sengaja ingin mengadu domba kami?" Tatapan Senja tajam dan dingin, menusuk tepat ke arah Arini. Sementara wanita itu tampak terperanjat, wajahnya pucat seketika, seolah tak menyangka tuduhan itu akan meluncur dari bib

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status