Share

Rahasia Yang Terbongkar

Auteur: Jimmy Chuu
last update Date de publication: 2026-01-10 14:48:39

Lin Tao, dengan belati Lan Fen masih menempel di lehernya, dipaksa bangkit. Tangannya gemetar. Keringat dingin membasahi punggungnya. Kakinya hampir tidak mampu menopang tubuh.

Pintu kamar terbuka tanpa suara.

Sesosok tubuh tinggi berjubah hitam melangkah masuk. Tudungnya yang dalam menyembunyikan wajahnya, namun aura dingin dan menekan yang memancar darinya sudah cukup untuk membuat Lin Tao gemetar lebih hebat.

Itu adalah Pemimpin Bayangan dari Persekutuan Bulan Hitam.

Di belakangnya, dua soso
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Gulungan yang Menunggu Waktu

    Gulungan itu tidak pernah dibuka sejak Rong Tian menerimanya bertahun-tahun lalu dari tangan seseorang yang sudah lama tidak ada lagi di dunia ini.Panjangnya hanya sebesar pergelangan tangan orang dewasa ketika digulung rapat. Tidak ada lambang di luarnya.Tidak ada nama.Tidak ada tanda apapun yang menunjukkan bahwa isinya layak disimpan selama ini tanpa pernah dibuka, namun cara Rong Tian menyimpannya, di lipatan jubah paling dalam yang paling dekat dengan tubuhnya, sudah mengatakan sesuatu yang lebih jelas dari lambang apapun.Malam itu, di ruang dalam kapal spiritual yang sudah mengubah arah ke timur, Rong Tian membukanya.Imam Taois Qingfeng berdiri tiga langkah dari mejanya. Tidak lebih dekat dari itu.Ia sudah berdiri di posisi itu sejak sebelum Rong Tian mengambil gulungan dari lipatan jubahnya, seolah ia sudah tahu malam ini gulungan itu akan dibuka

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Kapal yang Berubah Arah.

    "Aku hanya melihat sesuatu," kata Yeo Gwansu. "Malam itu semua orang menatap makhluk besar. Semua orang. Para prajurit, para kapten, bahkan komandan armada yang sudah puluhan tahun di laut. Mereka semua menatap ke atas ke punggung yang tidak ada ujungnya.""Dan kau menatap ke bawah," kata Rong Tian. Bukan pertanyaan.Yeo Gwansu mengangkat kepalanya sedikit. "Ya," jawabnya dengan nada yang mengandung sesuatu seperti lega karena ada yang memahami tanpa penjelasan panjang."Aku selalu menatap ke bawah di laut. Ikan ada di bawah permukaan, bukan di atas. Kebiasaan enam puluh tahun tidak bisa diubah bahkan oleh makhluk setinggi cakrawala.""Cahaya yang diam," kata Rong Tian. Masih bukan pertanyaan."Satu titik," jawab Yeo Gwansu. "Di antara ribuan titik cahaya yang bergerak bersama-sama. Semuanya bergerak mengikuti makhluk itu. Tapi satu titik tidak bergerak. Tidak ikut ke kiri ketika

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Titik Cahaya di Bawah Xinghai Tianlong.

    "Seorang peramal tua bilang padaku," kata Yeo Gwansu dengan nada yang sedikit memohon, "bahwa orang yang tepat untuk mendengar ini adalah orang yang memakai jubah putih dan berjalan tanpa meninggalkan bekas. Aku sudah mencari satu bulan lebih.""Peramal tua," ulang Xiao Li dari sisi kanannya dengan nada yang mengandung skeptisisme yang tidak sepenuhnya disembunyikan. "Kau naik rajawali tua yang hampir mati ke ketinggian ini berdasarkan kata peramal tua.""Aku tidak punya pilihan lain," jawab Yeo Gwansu."Kau punya pilihan untuk tidak naik sama sekali," kata Xiao Li. "Itu pilihan yang lebih masuk akal."Yeo Gwansu menatap Xiao Li dengan ekspresi seseorang yang sudah lelah berdebat tentang masuk akal atau tidak."Anak muda, aku sudah enam puluh dua tahun di laut. Aku tahu perbedaan antara sesuatu yang masuk akal dan sesuatu yang benar. Yang masuk akal adalah tidak naik. Yang benar

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Pedagang yang Mengejar Jubah Putih.

    Enam bulan sebelumnya…Kapal spiritual itu melaju di ketinggian yang membuat awan-awan tipis terbelah di kiri dan kanannya seperti kain sutra yang disobek oleh haluan yang tidak kenal hambatan.Angin di atas sana berbeda dari angin di permukaan bumi, lebih dingin, lebih bersih, dan tidak membawa suara apapun kecuali desisan udara yang terpotong panjang tanpa jeda.Rong Tian berdiri di haluan dengan kedua tangannya di belakang punggung. Jubah putihnya tidak berkibar meski angin menghantam dari depan, seolah ada lapisan tak kasat mata yang memisahkan tubuhnya dari udara di sekitarnya.Matanya menatap ke arah timur di mana langit mulai berubah warna dari biru muda ke jingga tipis menjelang sore.Wang Fu berdiri di sisi kiri geladak dengan tangannya di gagang pedangnya secara naluri. Xiao Li berdiri di sisi kanan dengan postur yang sama, cara dua orang yang sudah begitu lama b

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Celah yang Akhirnya Terbuka

    "Lalu kita ke mana?" tanya muridnya."Kita mencari cara lain untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan tanpa harus masuk ke zona itu," jawab Master Lan Qiyue. "Mungkin artefak itu bukan satu-satunya pintu menuju apa yang kita cari."Muridnya mengangguk, meski wajahnya belum sepenuhnya meyakinkan.Mereka berlayar kembali ke arah timur pada pagi yang sama tanpa upacara apapun.Di Dataran Tengah, kabar tentang Laut Xinghai sampai ke kota-kota besar dan memicu pertemuan tertutup yang tidak diumumkan siapapun di luar lingkaran mereka.Feng Cangyun, yang selama setengah tahun pertama masih bergantung pada ramuan penstabil untuk menahan racun meridiannya, akhirnya pulih penuh pada bulan kedelapan. Bukan dari tabib biasa.Seseorang yang melewati kota tempat ia dirawat, seseorang yang tidak meninggalkan nama, melihat kondisi meridiannya dan menghabiskan satu malam mena

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Laut Xinghai Tak Lagi Sama

    Laut Xinghai tidak pernah kembali seperti sebelumnya.Kedua kaisar mengirim perintah yang sama kepada komandan armada masing-masing dalam waktu dua hari setelah malam itu. Jaga posisi. Jangan menyerang lebih dulu. Namun tidak ada perintah yang bisa mengembalikan apa yang sudah berubah di laut itu.Di Pelabuhan Haeryong yang biasanya ramai bahkan di musim hujan, seorang pedagang tua duduk di kedai tepi dermaga dengan separuh meja kosong di sekelilingnya."Kapal dari timur sudah empat minggu tidak masuk," kata pedagang itu kepada pemilik kedai yang sedang menyapu di belakang meja."Tidak ada yang berani melewati jalur tengah sekarang," jawab pemilik kedai tanpa berhenti menyapu. "Dua armada kekaisaran masih saling berhadapan di sana. Berlayar di antara dua armada yang hampir perang sama bahayanya dengan berlayar di dekat makhluk itu.""Makhluk itu sudah turun kembali," kata pedagan

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Keajaiban Penyembuhan.

    Aula Kuil Awan Berarak masih memancarkan aura dingin kematian. Mayat-mayat pembunuh Sekte Iblis Teratai Bulan Perak telah Rong Tian geser ke sudut dengan gerakan tangan yang cepat, namun bau darah segar masih menguar di udara malam.Cahaya bulan menembus celah-celah atap yang runtuh, menciptakan po

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Perangkap Dan Peti Mati

    Mo Yan dan Xue Sha telah memilih kuil kumuh ini sebagai lokasi perangkap mereka dengan cermat.Seorang pengemis tua, yang sebenarnya adalah kaki tangan Mo Yan, duduk di dekat gerbang kuil. Wajahnya berkerut, pakaiannya compang-camping."Nak," panggil pengemis tua itu saat melihat Xiao Li mendekat,

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Kota Sembilan Ngarai

    Kedua pelayan itu langsung membuka mata, napas mereka tersengal, dada naik turun dengan cepat.Wang Fu menatap Rong Tian dengan cemas, matanya penuh keputusasaan. "Tuan... kami... kami tidak bisa," ucapnya dengan nada putus asa, suaranya serak. "Energi di dalam kami menolak. Rasanya seperti api dan

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Jaring Iblis di Balik Tirai Kota

    Pagi di Kota Sembilan Ngarai selalu dimulai dengan hiruk-pikuk yang sama. Wangi teh herbal dan roti kukus bercampur dengan suara tawar-menawar pedagang dan langkah kaki kultivator yang tergesa.Di sebuah penginapan sederhana namun bersih di pinggir distrik pasar, Rong Tian duduk tenang di meja kayu

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-21
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status