Compartilhar

Setelah Seratus Jurus

Autor: Jimmy Chuu
last update Data de publicação: 2026-02-18 20:32:32

Rumah Makan Domba Api Barat tidak pernah sesunyi ini. Mangkok sup tulang masih mengepul di atas meja kayu yang berserakan pecahan.

Domba panggang setengah potong tergeletak di piring tanah liat. Arak lokal Ashgar dalam teko keramik belum habis.

Namun tidak ada lagi yang duduk. Kursi-kursi tergeser dengan posisi aneh, ada yang terbalik, ada yang terdorong hingga menabrak dinding.

Pelayan berdiri kaku di sudut ruangan. Wajah mereka pucat seperti orang yang baru saja melihat hantu.

Satu per satu,
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Tiga Cap Menuju Dataran Tengah

    Duan Rong masih berusaha menjaga senyum. “Pemimpin Luo terlalu cepat menilai.”Luo Chenghai menutup peti biru. “Kalau begitu tulis ulang di depan kami. Tulis sesuai laporan asli, tambahkan catatan bahwa salinan pertama sempat diturunkan bahasanya, lalu tekan cap pos. Jika Tuan Duan merasa semua itu penghinaan, silakan tulis keberatan di bawah nama sendiri.”Juru salin kecil yang tadi menyindir Wei Song salah mencelupkan kuas. Tinta hitam menetes ke lengan bajunya, dan ia buru-buru menyembunyikan tangan di bawah meja.Pengawal karavan yang sempat tertawa kini pura-pura memeriksa tali sepatu. Mereka tidak lagi berani ikut meremehkan nama Tuan Jubah Putih setelah melihat satu juru salin utama pos dipaksa menulis ulang di depan orang banyak.Wei Song mendorong lembar kosong ke tengah meja. “Mulai ulang saja, Tuan Duan. Kuda kurir masih sanggup membawa kebenaran, asal penulis

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Nama Putih yang Hendak Dipotong

    Laporan resmi dari Benteng Utara Jin Gao meninggalkan halaman militer ketika embun masih menggantung di ujung panji Kekaisaran Bai Feng.Tabung bambu itu tampak kecil di tangan kurir muda bernama Wen An, tetapi cap merah Han Beitang di permukaannya membuat setiap pos jalan wajib memperlakukannya sebagai urusan wilayah, bukan cerita yang lahir dari meja rumah teh.Di dalam tabung itu, nama Tuan Jubah Putih belum menjadi legenda. Ia baru berupa catatan dingin yang menyebut Rumah Teh Seruling Senja, Sekte Puncak Matahari, Sekte Hutan Zhulin, Paviliun Awan Bijaksana, Balai Angin Senja, Klan Naga Air, dan Benteng Utara Jin Gao sebagai saksi berlapis atas kemunculan seorang pria berjubah putih di wilayah barat Kekaisaran Bai Feng.Namun kabar resmi selalu berjalan dengan kaki lebih berat daripada rumor.Saat kuda Wen An baru meninggalkan debu gerbang benteng, dua pengawal karavan sudah menceritakan versi m

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Nama yang Masuk Laporan Militer

    Tombak-tombak di depan tidak patah. Mereka hanya miring sepersekian, cukup untuk membuat garis komando kehilangan sudut.Langkah kedua jatuh di sisi kiri. Baris belakang yang seharusnya menutup celah mendadak bergerak terlalu cepat, lalu tertahan oleh posisi kaki mereka sendiri.Langkah ketiga menekan pusat formasi.Seluruh tombak miring ke tanah satu demi satu.Tak seorang pun jatuh ke tanah, tetapi barisan itu sudah kehilangan bentuknya. Ujung-ujung tombak miring, langkah para prajurit tertahan, dan di depan mata semua saksi, Rong Tian meruntuhkan wibawa formasi tanpa perlu membuat satu tubuh pun berdarah.Prajurit muda yang tadi paling cepat menegakkan dada kini menunduk lebih dulu. Tombaknya masih di tangan, tetapi ujungnya menghadap tanah, dan di bawah tatapan para karavan yang tertahan, itu sudah cukup untuk membuat wajahnya panas.Cao Zhen berdiri kaku

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Gerbang Jin Gao Menguji Tuan Jubah Putih

    Salinan penilaian Paviliun Awan Bijaksana sampai ke Benteng Utara Jin Gao sebelum matahari hari berikutnya condong ke barat.Kuda pengantar pesan tiba dengan busa putih di mulut, pelananya basah oleh keringat, dan pembawa suratnya tak sempat membersihkan debu dari alis sebelum gulungan dipindahkan ke tangan penjaga gerbang.Benteng Utara Jin Gao tidak sebesar kota, tetapi nadinya jauh lebih keras.Dindingnya tebal, parit kering mengitari sisi luar, panji Kekaisaran Bai Feng berkibar di atas menara, dan halaman dalam dipenuhi bunyi tombak panjang, sepatu besi, tali busur, serta perintah pendek yang dilatih agar tidak bergantung pada emosi.Han Beitang membaca laporan itu di ruang kerjanya yang sederhana. Di hadapannya ada peta wilayah barat Kekaisaran Bai Feng, satu baki teh hitam, segel militer, dan dua orang kepercayaan yang sudah terlalu lama berdiri di dekat kekuasaan untuk berpura-pura tidak cema

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Qi yang Tidak Ditolak Bai Feng

    Cheng Yuwen mengangkat tangan kecil, menghentikan Sun Kehui sebelum pria itu membalas. “Kami tidak ingin berdebat sebelum menimbang. Paviliun Awan Bijaksana punya Formasi Tujuh Lapis untuk membaca aliran qi, keselarasan dengan tanah, stabilitas meridian, dan kemungkinan jejak teknik yang merusak.”Ia menunjuk lingkaran di lantai. “Jika qi Tuan selaras dengan hukum wilayah, kami akan mencatatnya. Jika tidak, kami juga harus mencatatnya.”Rong Tian berjalan ke tengah formasi. “Alat yang jujur boleh membaca.”Sun Kehui tersenyum lagi, kali ini lebih tipis. “Semoga Tuan tetap berkata demikian setelah hasilnya keluar.”Wei Dazhi mengambil kuas. Tangannya belum gemetar, tetapi genggamannya lebih rapat daripada sebelumnya.Cheng Yuwen memberi isyarat. Lonceng kecil di sisi meja diketuk, dupa penenang di empat sudut menyala lebih terang, da

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Catatan yang Lebih Berat dari Rumor

    Meng Qingsong tidak langsung masuk ke paviliun. Ia menunduk, mengambil lonceng bambu yang jatuh di dekat kaki Fang Jichao, lalu mengusap serat putus pada simpulnya dengan ibu jari.Wajah tua itu tidak marah, tetapi para murid Sekte Hutan Zhulin justru menahan napas lebih dalam. Mereka tahu, kemarahan yang tak keluar dari mulut pemimpin mereka sering lebih berat daripada bentakan di aula hukuman.“Lonceng ini seharusnya mengingatkan orang pada arah angin,” kata Meng Qingsong pelan. “Hari ini, ia justru mengingatkan sekte kita pada rasa malu.”Fang Jichao menunduk lebih rendah. Dua murid yang tadi mengikuti cemoohnya ikut menurunkan mata, dan suara bambu yang bergesekan di atas kepala mereka mendadak terasa seperti bisik-bisik panjang dari seluruh hutan.Meng Qingsong menyerahkan lonceng itu kepada murid penjaga di sampingnya. “Gantung di aula latihan. Biarkan semua murid

  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Pedang Hitam di Pusaran Gelap

    Pasar Hantu di Pusaran Gelap terasa lebih berat dari malam-malam biasanya. Udara lengket menempel di kulit, membawa bau yang tidak menyenangkan. Campuran dupa murahan dan amis darah lama yang telah meresap ke batu-batu jalanan, seolah kawasan ini tidak pernah benar-benar bersih dari kematian.Lampi

    last updateÚltima atualização : 2026-03-25
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Darah dan Rahasia yang Tidak Seharusnya Ada

    Hujan tipis mulai turun saat malam menjelang. Rintik halus jatuh perlahan, membasahi batu-batu jalanan dan atap-atap bangunan di Pusaran Gelap yang sudah basah oleh embun malam.Lampion bambu yang tergantung di depan Balai Pengobatan Bulan Patah berpendar redup, cahayanya terhalang oleh kabut air y

    last updateÚltima atualização : 2026-03-25
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Laporan Rahasia dan Intrik Kekaisaran

    Jauh di dalam Istana Kekaisaran Lingxiao Tian, tersembunyi sebuah ruang rahasia yang hanya diketahui oleh segelintir orang. Ruangan itu tidak besar, dindingnya diukir dengan naga dan awan yang saling berkelindan.Cahaya rembulan menembus celah jendela tinggi, jatuh menerangi lantai marmer hitam yan

    last updateÚltima atualização : 2026-03-25
  • Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang    Simfoni Pedang

    Rong Tian melangkah lebih dalam ke Makam Pedang Kekaisaran. Kegelapan semakin pekat, hanya diterangi oleh cahaya samar yang keluar dari celah-celah dinding batu. Udara di sini dingin dan lembap, membawa bau logam berkarat yang bercampur dengan debu ribuan tahun.Di sepanjang jalan, gundukan tanah m

    last updateÚltima atualização : 2026-03-24
Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status