Share

Bab 60

Penulis: Olivia Yoyet
last update Tanggal publikasi: 2026-05-28 11:40:09

60

Rombongan itu tiba di hotel terdekat dengan proyek PG dan PC di Ningbo, menjelang tengah hari. Mereka turun dari bus, lalu menunggu semua barang bawaan dikeluarkan dari bagasi bawah.

Wirya jalan cepat sambil menyeret koper besar berisi peralatan tempur. Dia memasuki lobi utama hotel dan seketika berhenti. Sekelompok orang yang sangat dikenalinya tengah duduk santai di banyak kursi lobi. Wirya mendengkus kuat, sebelum meneruskan langkah hingga tiba di dekat para sahabatnya.

"Kapan kalian nya
Olivia Yoyet

Anzac dan tim Australia lainnya sudah ada sejak buku Jauhari tayang. Judulnya, Terjerat Daun Muda. Mampir ke sana, ya ^^

| Sukai
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 60

    60Rombongan itu tiba di hotel terdekat dengan proyek PG dan PC di Ningbo, menjelang tengah hari. Mereka turun dari bus, lalu menunggu semua barang bawaan dikeluarkan dari bagasi bawah. Wirya jalan cepat sambil menyeret koper besar berisi peralatan tempur. Dia memasuki lobi utama hotel dan seketika berhenti. Sekelompok orang yang sangat dikenalinya tengah duduk santai di banyak kursi lobi. Wirya mendengkus kuat, sebelum meneruskan langkah hingga tiba di dekat para sahabatnya."Kapan kalian nyampe?" tanya Wirya, sebelum bersalaman dengan rekan-rekannya. "Tadi subuh," jawab Zulfi mewakili yang lainnya. "Siapa yang jaga kandang?' "Said dan Satrio. Mereka nemenin Syuja, Kimora, sama Dedi di kantor." Wirya memandangi adiknya yang hendak bersalaman. "Kamu, ngapain ke sini?" desaknya. "Aku nemenin Bang Z dan Kang H," terang Rangga, sebelum merunduk untuk menyalami abangnya dengan takzim."Mereka ikut ke sini?" "Iya. Mau jagain Abang, cenah." Wirya melengos. "Iblisku sudah nggak ada.

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 59

    59Dimas mengulum senyuman, seusai mendengar cerita Wirya tentang kelakuan Zhou Yiran tadi siang. Tawa Dimas menguar, saat Zhou Yiran berkilah dan balik meledek Wirya yang akhirnya turut terkekeh. Dimas mengacak-acak rambut istrinya yang seketika tersipu-sipu, karena diperlakukan seperti itu di depan orang lain. Namun, saat Dimas melingkarkan tangan kanan ke pinggang sang istri, Zhou Yiran refleks menyandar ke badan suaminya. Wirya dan Vanetta saling melirik, sebelum mereka kembali mengarahkan pandangan ke depan. Keduanya ikut senang menyaksikan keakraban Dimas dan Zhou Yiran yang alami, bukan dibuat-buat mesranya. Akan tetapi, suasana berubah kacau ketika Lazuardi menggamit tangan kanan Zhou Yiran, dan menumpangkan kepalanya ke bahu perempuan tersebut. Dimas mendorong sahabatnya guna menjauhi Zhou Yiran. Namun, Lazuardi justru mempererat pegangannya, sembari balas menendang Dimas. "Ngalah, Di," cakap Fikri sembari menggeleng. "Ardi lama-lama beneran jadi belok," ledek Deswin. "

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 58

    58Hari berganti. Dimas dan rekan-rekannya berjibaku membenahi Zhou Company, yang ternyata semua lininya kacau. Asmiratih sampai menunda kepulangannya ke Shanghai, demi membantu Fikri yang mengulang pembuatan laporan keuangan, dari 20 tahun silam. Baik Fikri dan Asmiratih sama-sama menolak bantuan tim keuangan lama. Sebab keduanya yakin, kekacauan laporan keuangan itu jelas akibat ketelodaran tim lama yang berimbas ke divisi lainnya. Pagi itu, pabrik terbesar Zhou Company heboh. Hampir semua petinggi baru datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Ketiga manajer dan supervisor pabrik, kalang kabut menyiapkan semua laporan yang diminta ketiga direktur, yang berkumpul di ruang rapat.Sementara Dimas, Zhou Yongrui, ketiga manajer, dan asisten serta Luthfiandi, mengelilingi semua area pabrik guna melakukan inspeksi mendadak. Wajah kepala gudang yang sudah tegang sejak para petinggi baru itu datang, seketika berubah pucat kesi, sesaat setelah Dimas usai membaca buku laporan keluar masu

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 57

    57Jamuan makan malam yang disebutkan Zhou Yongrui tempo hari, ternyata berupa pesta eksklusif. Banyak pejabat penting dan pengusaha senior yang hadir, karena diundang 4 klan secara khusus. Zheung Edward sengaja datang dari Taiwan bersama anak, menantu dan kedua cucunya. Begitu juga dengan keluarga Cheung, Vong, Xie dan Han. Mereka menghadiri acara itu sebagai balas budi pada Dimas, yang pernah menjadi pengawal mendiang Vong Delany. Dimas juga tidak pernah absen dalam peperangan untuk membela 4 klan di masa silam. Zhou Ming Hao benar-benar senang dengan penerimaan keluarga taipan dari Taiwan tersebut, yang bersikap ramah padanya dan semua tamu. Zhou Ming Hao dan Xiao He Huan, diajak Cheung Chyou Jaden, untuk berkenalan dengan para pejabat dan pengusaha terkenal di seputar China. "Semua tamunya adalah orang-orang penting," ujar Xiao Longwei, sebelum meneguk minumannya. Namun, karena tidak direspons rekannya, dia menoleh ke kanan.Xiao Longwei berdecih kala menyadari ke mana arah tat

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 56

    56Dimas mengusap punggung istrinya, sembari mendengarkan celotehan Zhou Yiran, atas keberatannya untuk menginap di rumah Zhou Ming Hao. Dimas membiarkan perempuan dalam dekapan terus berbicara, hingga suara Zhou Yiran akhirnya menghilang. Dimas menjauhkan diri, lalu mengangkat dagu istrinya dengan ujung telunjuk. "Ya, kita nggak akan nginap di sana," tutur Dimas. "Hu um," cicit Zhou Yiran. "Tapi, sebelum kita berangkat ke Taiwan, kita harus mengunjungi papamu." "Tidak mau!" "Pamitan, Yiran. Nggak sopan kalau kita pergi gitu aja." Zhou Yiran mendengkus. "Aku benar-benar tidak mau. Abang jangan memaksa!" "Suaranya diturunin. Jangan ngegass, gitu." Zhou Yiran mengerucutkan bibir. "Abang menyebalkan." "Jangan begitu. Kalau aku dinas sendiri, kamu pasti kangen." "Kata Ayah, aku harus ikut ke mana pun Abang pergi." "Itu kalau areanya aman dan nyaman. Kalau proyek belum jadi, gersang, panas, dan bikin keringatan. Kamu pasti nggak mau ikut." "Tidak masalah." "Nanti mabuk laut."

  • Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta    Bab 55

    55"Aku sudah membaca laporan hasil penyelidikan anak buah Longwei," ucap Xiao He Huan. "Lawanmu bukan orang biasa, Ming Hao. Mereka triliuner Taiwan dan Indonesia. Cheung Grup dan Adhitama, merupakan bagian dari perusahaan keluarga raksasa, yang dikenal dengan sebutan 4 klan," lanjutnya. "Mereka anggota perkumpulan bisnis besar, disebut PG dan PC. Axelle Dante Adhitama merupakan anggota PG. Sedangkan adiknya, Wirya Arudji Adhitama, dan sepupunya, Cheung Chyou Jaden, adalah anggota PC. Lalu, ada PCD, dan Dimas tercatat sebagai anggotanya." "Keempat direktur baru, merupakan anggota PCT. Mereka juga menjabat posisi direktur di PBK, yaitu perusahaan jasa keamanan khusus bodyguard, sedangkan Dinas memimpin PB yang menangani sekuriti." "Saranku, jangan melawan mereka. Biarkan saja mereka bertindak apa pun, demi menyelamatkan perusahaanmu yang nyaris bangkrut," pungkas Xiao He Huan. Zhou Ming Hao manggut-manggut. "Kamu benar, He Huan. Aku tidak akan melawan mereka, karena pasti akan kala

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status