Share

Bab 8 Lagi

Auteur: Lin shi
last update Date de publication: 2021-03-21 00:03:56

Setelah puas menyalurkan hasratnya, Bayu membungkus Rania dengan handuk dan membopongnya keluar dari dalam kamar mandi.

Bayu mendudukkan Rania diranjang dan kemudian Bayu mengambil baju bersih dari lemari.

"Pakai sayang." Bayu menyerahkan baju dan pakaian dalam yang bersih kepada Rania.

"Punya siapa mas?" tanya Rania saat melihat pakaian yang diberikan Bayu kepadanya.

"Punya Rania lah, tidak mungkin mas memakai baju wanita, dan tidak mungkin punya wanita lain.

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (3)
goodnovel comment avatar
Sinta
kasihan rania
goodnovel comment avatar
Siti
nunggu koin lagi baru baca
goodnovel comment avatar
Ima
Rania jgn percaya mulutnya
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Dendam dan cinta   Bab Ending

    Setelah dua Minggu berada dalam perawatan rumah sakit, Alex diizinkan untuk pulang. "Akhirnya, mas bisa pulang," ujar Alex. "Mas, baring saja ya. Pasti letih dalam perjalanan dari rumah sakit," ujar Rania. "Mas mau duduk dibalkon saja, mas rindu melihat langit." Alex menolak, saat disuruh istirahat oleh Rania. "Apa mas tidak letih?" tanya Rania. "Tidak sayang," ujar Alex. Blush.. Pipi Rania merona merah, saat mendengar ucapan sayang yang keluar dari mulut Alex. Perkataan yang dulu sering diucapkan Alex saat mereka masih pacaran. "Sudah lama aku tidak melihat wajah malu-malumu sayang," ujar Alex. "Ih..mas Alex, ayo. Biar Rania tuntun ke balkon. Katanya mau duduk diluar," ujar Rania. Rania memegang Alex yang berjalan masih lemah, dan membantunya untuk duduk. "Sini sayank," ujar Alex dengan menepuk kursi si sisinya. "

  • Dendam dan cinta   Bab 75 Ada apa dengan Alex

    Pernikahan Rania sudah memasuki hari Minggu, Rania masih tidak bisa menunjukkan sikap hangat yang ditunjukkan oleh Alex. Setiap malam, Rania tidur bersama Devan dikamar sang putra. Dan tiap malam juga, Alex selalu mengangkat Rania unt

  • Dendam dan cinta   Bab 74 Nikah terpaksa

    Alex terus mengirim video panas antara dirinya dan Rania, entah darimana Alex mendapatkan nomor ponselnya Rania. Sesaat, Rania tidak mengindahkan apa yang dilakukan oleh Alex. Tapi lama-kelamaan, pikiran Rania kacau. Beban pikiran membuat dia tidak bisa melakukan pekerjaannya dengan baik, apa yang terjadi pada Rania tidak lepas dari pengamatan orang-orang disekitarnya. Hubungan dengan Yoseph semakin dekat, tetapi video yang dikirim oleh Alex semakin panas. Membuat pikiran Rania bercabang. Derrtt.... Bunyi ponsel Rania bergetar. "Apa lagi yang dikirim oleh orang sinting itu." Ngedumel Rania, karena matanya yang baru ingin terpejam. Kini terbuka kembali. Karena pesan yang dikirim oleh Alex, sudah dua kali Rania mengganti nomor ponselnya. Tetapi, Alex mendapat nomor ponsel barunya. Dan video panas terus dikirim oleh Alex, sampai Rania tidak ingin menggunakan ponselnya. Rania curiga, ada orang dalam yang memboc

  • Dendam dan cinta   Bab 73 Ancam

    Rania duduk di ranjang, di sampingnya. Baby Devan tidur dengan nyenyak. Pintu terbuka, dengan masuknya Bude Maria. "Mereka sudah pulang," ucap Bude Maria, tanpa ditanya Rania. "Bagaimana?" tanya Bude Maria. "Bagaimana apanya Bude?" balas Rania yang bertanya. "Alex ingin mengakui putranya. "Tidak Bude, sampai kapanpun, Rania tidak akan mengenalkan dia kepada Devan. "Jangan mengambil keputusan dengan emosional, itu tadi, mengenai pernikahan. Apa Rania sudah menerima lamaran Nak Yoseph?" Rania terdiam, dia bingung menjawabnya. Tadi dia mengatakan itu, karena emosi kepada Alex. "Jangan paksakan menerima lamaran Alex, jika tidak ada rasa didalam sini," ucap Bude sembari memegang dadanya. *** Alex masuk kedalam hotel dalam keadaan marah, me

  • Dendam dan cinta   Bab 72 Marah

    "Apa..!? teriak Jesi dari sambungan telepon, hingga memekakkan telinga Rania. "Jes, pelankan suaramu..!" seru Rania. "Kau sungguh-sungguh di lamar Yoseph?" tanya Jesi, yang tidak percaya dengan apa yang baru di sampaikan oleh Rania. "Serius, untuk apa aku berbohong. Bagaimana Jes? Apa yang harus aku lakukan?" tanya Rania. "Untuk apa kau pikirkan lagi, terima. Kau harus menerima lamaran itu.." ucap Jesi dengan bersemangat. "Tapi aku tidak mencintainya, Jes.." ucap Rania. "Belum, kau belum mencintainya. Tapi tidak mungkin kau tidak akan mencintainya, Yoseph orangnya sudah matang. Dia tidak akan seperti orang itu, yang akan mempermainkan wanita," ucap Jesi dengan lantang. Mendengar perkataan Jesi, Rania terdiam. "Duh.. kenapa aku menyebut laki-laki itu." batin Jesi. "Ran..!" Panggil Jesi. "Rania..!" Panggil Jes

  • Dendam dan cinta   Bab 71 Hasil DNA

    Leo menatap wajah Alex, kemudian menghela napas. "Ada apa? apa hasilnya? apa bukan anakku?" tanya Alex dengan nada suara yang lemas dan khawatir. Leo memberi surat hasil DNA yang telah dibacanya kepada Alex. "Apa hasilnya? Katakan saja," ucap Alex yang takut untuk membacanya, karena hasilnya tidak sesuai dengan apa yang ada didalam pikirannya. "Baca sendiri." Leo memberikan surat tersebut kepada Alex. Alex menerimanya dengan tangan gemetar, matanya terbelalak. Setelah membaca hasil tes DNA tersebut. "Putraku Leo, dia putraku..!" seru Alex dengan tidak percaya, apa yang tertera didalam surat hasil tes DNA tersebut. "Ya, dia putramu. Putra yang tidak kau ketahui keberadaannya, seorang putra yang kehadirannya keduniaan ini diakibatkan oleh dendammu pada orang yang tidak bersalah," ucap Leo. Deg. Hati Alex sakit, mendengar apa yang dikatakan

  • Dendam dan cinta   Bab 18 Kunjungan Leo

    Alex pulang kerumahnya, diikuti oleh Leo. Yang ingin menjenguk Arumi. Alex turun dari dalam mobilnya, dan Leo juga turun dari dalam mobilnya. "Ayo, apa yang kau lihat? Rumah ini masih sama seperti yang dulu, hanya satu yang berubah. Yaitu tidak terdengar

  • Dendam dan cinta   Bab 17 Mencari jejak Andre

    Setelah mobil yang dikemudikan Bayu hilang dari pandangan mata Rania, baru Rania masuk kedalam rumahnya. "Cepat pulang Ran, tidak jadi nontonnya ?" tanya ibunya, yang sedang mengerjakan pesanan roti yang dipesan oleh para tetangganya. "Mas Bayu, harus kembali kekantor Bu, ada pekerj

  • Dendam dan cinta   Bab 16 Masak bersama.

    Bayu melihat isi lemari pendinginnya, setelah selesai melepaskan rasa dahaganya. "Masak spaghetti saja." Bayu mengeluarkan bahan-bahan untuk memasak spaghetti. "Mas masak apa ?" Rania selesai mandi, mencari keberadaan Bayu dan melihatnya sedang berkutat didapur. "Masak spaghe

  • Dendam dan cinta   Bab 15 Bertemu

    Rania keluar dari dalam kamar, dia melihat taman yang terlihat dari jendela kamar. "Taman yang bagus, tapi sayang. Bunga-bunganya terlihat layu," ucap Rania. Rania melihat ada selang untuk menyiram tanaman, Rania mengambil selang dan menghidupkan air. Kemudian mulai menyiram tanaman

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status