Share

bertemu

38

Bertemu Dia

"Ya," panggilan Tania membuat Cahya yang dari tadi merasa bingung dan selingkuhkan mencari keberadaan sahabat itu. "Cariin gue ya?"

"Ya. Kamu di WA nggak balas," sahut Cahya.

"Sorry, lagi siapin bahan di dalam. Yuk, masuk!"

Cahya ikut masuk ke dalam universitas yang Tania maksud. Ya, Tania bekerja di sini. Lebih tepatnya, dia dosen di universitas ini. Tania cukup pandai, hingga saat SMP dia lompat kelas dan kini bisa menjadi dosen di usia yang hampir sama dengan Cahya.

"Tan, gue malu. Isinya anak muda semua," lirih Cahya.

"Kalau isinya aki-aki semua, namanya panti jompo, Cahya," ledek Tania.

Cahya tersenyum kecut lalu duduk di meja tamu yang sudah disiapkan.

"Ini gue ngapain di sini?"

"Bantu gue buat jadi pembicara mengenai metode bisnis. Kamu bukak loundry yang di Mangga besar, bukan?"

"Kok tahu?"

"Tahu dong. Gue gitu loh."

"Tahu dari siapa?"

"Ada deh. Pokoknya, nanti kamu cerita sama semua orang mengenai bisnis kecil-kecilan itu ya. Nanti akan banyak juga tamu yang la
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status