Share

Bab 47. Akhirnya

Author: daisy
last update Last Updated: 2026-02-24 21:40:58

Setelah berjam-jam mencari Myli dan tidak ketemu juga.

Keeiko menyerah dan memilih pulang kembali ke rumahnya. Mustahil, Istrinya di sana.

Rumahnya terbuka lebar dan pikirannya terbagi, antara maling atau Istrinya.

Dia melempar sepatu hingga salah satunya ada di pot bunga.

“Sialan kau! Aku kira My—” Keeiko menghentikan ucapannya seraya napasnya berhembus kesal, ia duduk di samping Airlan.

Cukup terlihat kasihan, namun detik selanjutnya mampu membuat Airlan emosi jiwa.

“Dasar setan kau. Pa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 54. Tidak biasa

    Keeiko mengajaknya pulang ke rumah. Myli pun setuju, lama-lama di hotel juga tidak merasa bebas. “Kau rese sekali, tunggu saja di kasur. Kalau menempeli ku seperti ini, aku merasa gerah dan sesak.” Ini mau maju dua langkah rasanya berat. Sudah tubuh Keeiko besar mirip kingkong. Tidak biasanya seperti ini. Wajar sih sedang sakit, kelakuannya mirip toddler. “Aku merasa tidak baik-baik saja saat kau menjauhi ku.” “Setidaknya aku bergerak masih di dalam sini... Dan kau bisa memantauku langsung dengan mata terbuka. Apa yang kau resahkan...” Myli sedang memikirkan secara logika, cara membuka koper tanpa duduk tanpa jongkok. Lah ini sela-sela jari jempolnya sudah dilatih untuk membuka resleting koper itu, tapi rasanya bikin emosi karena meleset terus. Kesabarannya tidak lah setebal emas antam 1000gram. Dirinya lagi-lagi harus bersikap alay untuk membujuk laki-laki itu. Merasa malu sih. Dia itu kalau sedang sibuk tanpa diganggu, selesainya malah lebih cepat. Kalau ditempeli begini bawaa

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 53. Demam

    “Aku... Aku tidak ingin terpisah denganmu. Tapi kalau takdir sudah menjemput, aku terpaksa akan mengikhlaskanmu.” “Kau tahu kan Myli...? Bahwa aku benar-benar dan sangat mencintaimu. Dari awal dan akhir hayatku.” Bibirnya bergetar hebat. Myli mengangguk sekaligus menatapnya seksama. Mata pria itu terpejam. Meringkuk dan menggigil secara bersamaan. Dia tidak tahu harus bagaimana selain mendengarkan terlebih dahulu hingga selesai. “Jika diambil sekarang, aku tidak ingin sama sekali. Karena masih ingin memiliki anak bersamamu dan hidup mendampingi mereka. Aku harap aku masih sempat berada di posisi itu.” Matanya berkaca-kaca saat terbuka. “Sadar lah, umurmu masih sangat panjang. Apa yang kau khawatirkan...?” Ucap Myli. “Hentikan omongan itu, Keeiko. Kau hanya tinggal Istirahat dan meminum obat.” Lanjutnya berusaha melepaskan tangannya yang dicekal erat. Kalau begini mana bisa membantu menyembuhkannya. “Kenapa tidak dari dulu-dulu saja kau ku nikahi. Andai dari dulu, pasti sekarang

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 52. Kesepakatan

    Dari dalam hotel, para petugas perempuan panik hingga kalang kabut. Ya, selalunya heboh terlebih dahulu. Mendengar suara gemuruh yang mengerikan, keras dan berisik seperti dalam tanah yang sedang bergerak. “Hei cepat keluar dan lari ke tempat aman.” Semuanya berbondong-bondong ....“Pak ada apa dan bagaimana ini? Sepertinya di luaran sana sangat berbahaya. Kemungkinan kita akan terjebak!” Ujarnya pada sang pemilik hotel. “Kalian terlalu paranoid!” Balas pria itu. Akhirnya ia memutuskan keluar untuk melihat situasi di luar. Betapa terkejutnya melihat excavator dan alat lain yang sudah siap menyenggol bangunan miliknya. Airlan datang ke lokasi dengan menyewa 18 alat berat yang siap meruntuhkan dan meratakan hotel ini. Dia berdiri di depan bangunan itu dengan tertawa jahat dan terbahak-bahak. “HEI!” Orang-orang di sana langsung tertuju padanya. “Berani-beraninya kalian mengacau di sini. Dibayar oleh siapa kalian? Pergi! Atau aku panggilkan aparat agar kau ditangkap semua.” Pak H

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 51. Perkara sandal

    Airlan memilih opsi yang paling mudah, yaitu membuat akun sebanyak-banyaknya untuk membersihkan citra buruk Myli. Sambil rebahan, boker, dan makan sudah langsung jadi. Lah ke pihak berwenang dan menyewa jasa alat berat, belum tentu diacc sekarang. Di tengah-tengah membuat sandi akun, Airlan terdiam ketika mengingat sesuatu. Senyumnya pun langsung terbit. “Terasa aneh kalau upload gambar sepatunya saja. Harusnya saat mereka bersama. Haruskah aku turun ke jalan sekarang?” Gumam Airlan malas. Lalu dia menatap langit-langit kamar begitu lama. “Apa perlu foto pernikahannya aku up.” “Gas saja lah, biar dikira fotonya bocor ke media.” Ujar Airlan terkikik. Dia merasa lega karena setidaknya ada satu yang bisa disebar luaskan. Caption yang ia ketikkan seperti ini : Kata siapa perjodohan akan berakhir dengan perceraian saat di tengah-tengah rumah tangga? Ini lah contoh nyata perjodohan yang sukses dan berjalan dengan baik. Keeiko Jevt— si pengusaha sukses dari Jevt Group, namun sedari aw

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 50. Kerjaan Baru Airlan

    “Ya?” “Pak Keeiko? Maaf, aku kira Myli.” Keeiko menoleh ke tempat tidur. “Myli sedang tidur...” Buru-buru Olive meminta maaf dan segera mematikan sambungan itu. Sedaritadi ponsel Istrinya memang berisik sekali dan si pemilik tidak terbangun sama sekali... Hmm. Jadi lah Keeiko yang mengangkatnya. Sekarang ia menjauh dari Myli, mengotak-atik ponselnya sendiri. “Lihat lah keluar dan cek apakah matahari serta awan sudah muncul?!” Ujar Airlan sarkas di seberang sana, sinis dan ketus. Bukan mengecek keluar, Keeiko melihat jam di pergelangan tangannya. “Ini jam 11!!!” “Oh ayolah, kau harus terbiasa bangun jam 5. Di situ lah letak rezekimu aman dan tidak patok ayam. Selama ini kau mengeluh rezeki seret dan tidak ada wanita manapun yang tertarik pada mu kan? Nah itu penyebabnya.” Keeiko terkekeh sesekali melihat ke arah Myli. Walau ia merasa sudah berkata pelan, nyatanya di pedengaran orang lain suaranya terdengar cukup keras dan jelas. “Aku sudah kaya dari lahir, biarkan rezekiku d

  • Dicintai Ugal-ugalan Oleh Pria Mapan   Bab 49. Bercanda

    Seolah sedang bermimpi, Keeiko melotot dan mengepalkan tangannya. Mendengar hal itu memuncak sudah kekesalan Keeiko. Dia benar-benar marah. “Apa kau bilang, Myli? Ulangi sekali lagi!!!” Seru Keeiko datar nan tajam. “Maaf Keeiko, aku tidak bisa lagi bersamamu. Aku tertekan dan merasa tidak nyaman sekali diincar oleh orang yang merasa iri dengki dan tersaingi.” Kata Myli lemah dan sedih. Dia sudah sangat cinta dan menerima suaminya, tetapi masalah selalu datang untuk memisahkannya. Myli berkata lagi dengan entengnya, “lebih baik berpisah saja.” Keeiko brteriak di depan muka Myli hingga wanit itu memejamkan matanya, “SETELAH SEMUA YANG AKU LAKUKAN? DAN INI JAWABAN DARIMU?! LEBIH BAIK AKU MAT1 SAJA! KALAU PERLU DI HADAPANMU.” Lalu tubuhnya melemah, ia memandang Myli seraya memohon agar ucapan itu ditarik balik. “Myli, kau sadar sayang... Bukan kah kau sudah nyaman dengan kehidupan ini, masih ada cara lain untuk mengatasinya selain berpisah. Kau sadar, Myli...” Keeiko mengingatkanny

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status