공유

29. Rasa yang Baru

작가: QM
last update 게시일: 2026-02-19 20:00:57

Wajah Amaya seketika memanas hingga ke telinga. Ia merasa seolah ada aliran listrik yang menyengat pipinya, membuatnya kaku di tempat. Pertanyaan bisikan Janice barusan benar-benar di luar dugaannya. Ingin sekali ia membantah dengan suara keras, namun lidahnya seolah kelu.

“Tidak seperti yang kamu pikirkan, Janice. Kami selama ini hanya tidur satu ranjang saja.”

Seakan tidak percaya, Janice sepertinya ingin tahu lebih detil la
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   136. Berdamai dengan Kesalahpahaman

    Brian dapat merasakan dengan jelas bahwa bagian intim sang istri kini telah sepenuhnya basah dan siap menerima dirinya. Ia tahu betul bahwa inilah waktunya yang tepat untuk memasuki liang kenikmatan hangat yang selalu sukses membuatnya kecanduan setiap malam. Tangannya dengan gerakan cepat membuka kancing celananya sendiri, membebaskan miliknya yang sudah sepenuhnya mengeras tegang dan berdenyut menuntut pelepasan. Amaya menatap gerakan maskulin sang suami dengan sepasang mata yang sayu berair karena gairah yang sudah memuncak di ubun-ubun. Sesaat, dalam pandangannya yang mengabur, milik pria itu terlihat begitu perkasa dan tampan menantang di bawah temaram lampu. Brian kemudian menyingkap dress katun milik sang istri semakin tinggi ke atas sebatas dada, membiarkan tubuh polos bagian bawah Amaya terekspos sepenuhnya. “Hhhh,” desis pria itu dengan desahan berat yang sarat akan rasa lega yang luar biasa, tepat di saat ia berhasil menyatukan dan melesakkan miliknya masuk secara perlah

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   135. Cemburu yang Sama

    “Taruh saja kopernya di dalam kamar yang pintu kamarnya berwarna coklat di sebelah sana, Pak,” kata Ibu Rahmi memberikan petunjuk arah seraya mengajak Amaya untuk duduk menenangkan diri di atas sofa ruang tamu.Setelah sang sopir meletakkan koper dan berpamitan, Ibu Rahmi kembali menatap lekat wajah sembab Amaya. “Gimana keadaan kandungan kamu saat ini, Nak?”Amaya mengusap pelan sisa air matanya, mencoba menarik napas dalam-dalam sebelum akhirnya menjawab pertanyaan dari Ibu Rahmi. “Alhamdulillah, janinnya sehat kok, Bu. Maya sengaja pulang ke sini karena Maya mau—”Seperti sudah sangat paham dengan arah maksud penuturan Amaya yang sedang dirundung masalah rumah tangga, Ibu Rahmi dengan cepat memotong kalimat Amaya dengan senyuman keibuan yang menenangkan. “Sudah, sebaiknya kamu segera istirahatlah sekarang, ini sudah teramat larut malam. Kamar tidur lamamu juga sudah siap dan rapi sejak sore tadi.”Amaya hanya bisa menurut pasrah. Ibu Rahmi kemu

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   134. Pergi

    “Aku tidak ada hubungan apa-apa lagi dengannya, Amay. Foto itu tidak seperti apa yang kamu pikirkan,” bela Brian mencoba meluruskan kesalahpahaman yang ada.“Kamu kira aku ini anak kecil yang bisa dengan sangat mudah kamu bohongi dan kamu bodohi dengan kalimat penolakanmu itu, Brian!” seru Amaya dengan suara yang melengking tajam karena dikuasai oleh rasa cemburu dan sakit hati.“Aku tidak sedang berbohong kepadamu, Amay!” tegas Brian, melangkah mendekat untuk meraih bahu istrinya, namun Amaya dengan cepat menepis tangan kekar itu.“Oh ya? Oke, kalau memang begitu kenyataannya, artinya dengan tindakanmu ini kamu sudah jauh lebih memilih Greta daripada aku yang berstatus sebagai istrimu. Baik, kalau itu maumu, kita bercerai saja!” ucap Amaya lantang, melontarkan kalimat sakral yang seketika membuat atmosfer di dalam ruangan itu mendingin.“Jangan bicara sembarangan kamu, Amay! Jaga batasanmu!” bentak Brian dengan urat leher yang menonjol tegang, ti

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   133. Memang Aku

    Yesa menatap kekasihnya dengan pandangan yang semakin bingung sekaligus terkejut. “Terus, kalau itu memang milikmu yang sempat hilang dulu, dari mana kamu bisa mendapatkan foto benda ini sekarang?”“Aku mendapatkan foto ini dari kamar Amaya, Yesa! Dialah orang yang selama ini menyimpan dan memiliki liontin kunci ini! Dia yang memegangnya selama bertahun-tahun, Yesa. Benda itu melekat pada bajunya saat dia pertama kali ditinggalkan di panti asuhan dulu. Dia kemungkinan besar adalah anak kandung kita yang selama ini kita kira sudah tiada, Yesa! Amaya adalah anak kandung kita yang hilang!” seru Paulina dengan suara yang pecah tak tertahan lagi, menumpahkan segala kebenaran yang baru saja ia temukan.Yesa tercengang, tubuhnya mendadak kaku di atas sofa. Pria paruh baya itu mencoba mencerna semua penuturan emosional dari sang kekasih dengan baik di dalam kepalanya, namun akal sehatnya masih menolak untuk percaya begitu saja. Pria itu setengah tidak percaya dengan k

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   132. Pemilik Liontin

    “Mama? Sini, biar aku rapikan perhiasannya,” pintanya lembut, membuat Paulina langsung tersadar dari keterpakuannya.Paulina menyerahkan kalung itu, namun sepasang matanya masih menatap lekat benda tersebut. “Dari mana kamu dapat kalung ini, May?” tanya Paulina dengan nada suara yang tertahan, mencoba menyembunyikan getaran hebat di dalam dadanya.Amaya menerima kalung itu dengan dahi berkerut samar. “Oh, kalung ini? Ini sebenarnya pemberian dari Brian, Ma. Tapi, kalau untuk liontin kuncinya ini, ini sudah sejak lama menjadi milik Amaya sendiri.”“Iya, maksudku liontin ini. Dari mana kamu bisa memilikinya sejak lama?” cecar Paulina lagi, semakin menuntut kejelasan.“Liontin ini dulu ibu panti asuhan tempatku dibesarkan yang menemukannya tersemat di baju bayiku saat aku pertama kali ditinggalkan di sana dulu, Ma,” jawab Amaya jujur tanpa menaruh prasangka apa pun.Paulina merasakan tenggorokannya mendadak sangat kering. “Nama belakangmu be

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   131. Liontin

    “Cerewet, jadi menurutmu aku salah kalau menanyakan apa masalah yang sedang dihadapi oleh suamiku sendiri, begitu?” balas Amaya tidak terima dengan nada suara yang bergetar menahan luapan emosi yang mendadak membuncah di dalam dadanya.“DIAM! Aku sudah bilang jangan banyak tanya, paham!” bentak pria itu dengan suara bariton yang menggelegar, memotong kalimat Amaya tanpa ampun hingga menggema di setiap sudut kamar tidur mereka yang mendadak terasa begitu mencekam.Brian tidak memberikan kesempatan bagi Amaya untuk membela diri lagi. Dengan rahang yang mengeras tegang dan sepasang mata elang yang memancarkan kilat kemarahan yang membara, ia segera menyambar ponsel pintarnya yang tergeletak pasrah di atas meja nakas. Tanpa menoleh sedikitpun ke arah sang istri, pria tegap itu melangkah lebar dan bergegas pergi keluar dari dalam kamar, meninggalkan Amaya seorang diri dilingkupi kesunyian yang menyiksa.Sepeninggal suaminya, benteng pertahanan yang sejak tadi d

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   112. Atmaja

    “Jaga bicaramu, Nura!” ancam Yesa, suaranya merendah menjadi desisan yang amat tajam, memperingatkan sang istri untuk tidak melintasi batas aman. “Katakan padaku kalau semua ucapanku tadi salah, Yesa! Katakan!” tantang Nura dengan mata yang menyala-nyala.

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   3. Kamar yang Bukan Milikku

    Janice tampak ragu sejenak sebelum menjawab. Ia menatapku dengan mata penuh keyakinan, seakan benar benar percaya pada pria itu. Keyakinan itu membuatku muak. Tidak ada yang bisa membenarkan apa yang telah Brian lakukan padaku. Penculikan, intimidasi, dan teror bukanlah perlindungan. “Nona sangat

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   2. Perlindungan yang Tidak Pernah Kuminta

    Aku menatapnya tajam, perasaan lega tadi langsung runtuh begitu saja. Jantungku kembali berdegup kencang dengan irama tidak beraturan. Harapan kecil yang sempat tumbuh langsung dipatahkan tanpa ampun. Aku menggigit bibirku, mencoba menahan emosi yang kembali naik. Pria ini memang tidak pernah ber

  • Diculik Lalu Dinikahi Pria Berbahaya   1. Rahasia yang Membuatku Terikat

    Suara itu memecah kesunyian ruangan seperti petir yang jatuh tanpa peringatan. Tubuhku tersentak di kursi dingin, nafasku tercekat dan dadaku terasa sesak sekali. Pergelangan tanganku terikat kuat hingga kulitku perih dan berdenyut. Lampu di ruangan ini temaram membuat bayangan di dinding bergerak

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status