Share

Bab 351

Author: Aku Mau Minum Air
Pertarungan antara dua master tingkat sejati berada di luar jangkauan pesilat biasa.

Saat Gavin dan Jordan sedang bertarung sengit, Walter, Pemabuk Gila, dan Fuso sedang minum anggur dengan gembira di dalam klinik. Lantaran sudah terbiasa dengan pertempuran skala besar, tentu saja mereka tidak khawatir dengan pertarungan kecil seperti ini.

Akan tetapi, Liana yang menuangkan anggur untuk mereka bertiga tampak tidak begitu tenang. Dia sesekali menjulurkan kepalanya ke pintu dengan khawatir.

Liana membatin, orang yang menantang mereka begitu banyak, mana mungkin Kak Jordan bisa mengalahkan mereka sendirian? Andaikan saja Tuan Luther ada di sini ....

Saat berpikir sama sini, Liana segera menggelengkan kepalanya. Tidak bisa! Maksud kedatangan orang-orang ini adalah untuk membuat perhitungan dengan Luther. Jika Luther ada di sini, dia akan jatuh dalam bahaya besar!

"Nona, jangan lihat ke sana terus. Anak itu akan baik-baik saja untuk saat ini. Tolong beri kami sebotol anggur lagi!" teriak Pe
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2757

    "Kurang ajar!"Kultivator wanita itu berteriak marah. Kedua tangannya membentuk segel, lalu seberkas petir ungu melesat dari telapak tangannya, membelah udara dan langsung menyambar ke arah Oppie.Oppie tidak menghindar dan tidak pula menangkis. Dia hanya mengangkat tangan kanannya dan di telapak tangannya muncul sebuah perisai cahaya putih.Petir ungu menghantam perisai cahaya itu dengan suara dentuman keras, tetapi sama sekali tidak mampu menggoyahkannya."Nggak mungkin!" Ekspresi kultivator wanita itu berubah drastis. "Kamu jelas-jelas terluka parah, gimana mungkin masih memiliki kekuatan seperti ini?"Oppie tidak menjawab. Tubuhnya berkelebat. Dalam sekejap, dia sudah muncul tepat di hadapan kultivator wanita itu, lalu melayangkan sebuah pukulan.Pukulan itu tampak ringan, tetapi angin yang menerpa mengandung kekuatan spiritual yang sangat dahsyat.Kultivator wanita itu tidak berani menerimanya secara langsung. Dia buru-buru mundur sambil terus mengayunkan kedua tangannya, menembak

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2756

    "Nggak!"Sebelum jeritan tragis Roxy sempat keluar sepenuhnya, kultivator wanita itu sudah mengangkat tangan dan mengibaskannya.Kilatan cahaya ungu memelesat, lalu kedua pergelangan tangan Roxy pun terputus dan darah menyembur keluar. Dia menjerit dengan nyaring, lalu langsung pingsan begitu saja.Terdengar seruan kaget dan isak yang tertahan di aula, tetapi tidak ada seorang pun yang berani menangis dengan keras karena takut orang yang bernasib sama dengan Roxy adalah dirinya sendiri."Seret dia pergi," kata kultivator wanita itu sambil melambaikan tangan, seolah-olah sedang mengusir seekor lalat.Dua pelayan Keluarga Brando maju dengan tubuh gemetar, lalu menyeret Roxy yang tidak sadarkan diri keluar sampai meninggalkan jejak darah yang mencolok di lantai."Masih ada yang nggak terima?" tanya kultivator wanita itu sambil melihat ke sekeliling dengan tatapan yang tajam.Semua orang langsung menundukkan kepala dalam-dalam, tidak berani menatap wanita itu.Namun, bocah lelaki itu masih

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2755

    "Situasi di Kediaman Pangeran Luandi sekarang belum jelas, kamu juga harus menjaga diri," kata Bianca dengan nada yang jarang-jarang menunjukkan kepedulian. "Kalau sampai kehilangan lawan sepertimu, hidup akan jadi sangat membosankan."Di seberang telepon, Ariana seolah-olah tersenyum. "Tenang saja, aku pasti nggak akan mati lebih dulu darimu.""Hmph." Bianca mendengus pelan, lalu menutup telepon."Apa yang dia katakan?" tanya Luther akhirnya."Dia bilang ini ulah Roman dan memperingatkanku supaya berhati-hati. Kediaman Pangeran Luandi sekarang sedang kacau," kata Bianca sambil menyimpan ponselnya. "Katanya ada kekuatan tak dikenal yang ikut campur, bahkan dia sendiri sudah nggak bisa mengambil keputusan."Alis Luther sedikit berkerut. "Roman .... Aku ingat dia, ambisinya cukup besar. Tapi kekuatan yang sampai membuat Ariana kerepotan itu jelas bukan pihak sederhana.""Ya. Dia juga bilang mungkin ada hubungannya dengan orang istimewa yang belakangan muncul di Midyar," ujar Bianca sambi

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2754

    "Tenang saja, sekarang aku sangat rendah hati. Aku juga jarang muncul ke publik. Aku sudah menyerahkan urusan perusahaan pada orang-orang kepercayaan," kata Bianca sambil tersenyum."Baguslah kalau begitu," kata Luther sambil menganggukkan kepala.Beberapa hari kemudian setelah Oppie pergi, kehidupan Luther kembali tenang.Bianca juga makin sering datang ke vila. Namun, dia tidak tergesa-gesa lagi seperti saat sibuk mengurus perusahaan, dia malah sengaja meluangkan waktu untuk menikmati hari-hari sederhana bersama Luther. Hari itu adalah akhir pekan dan pagi-pagi sekali Bianca pun sudah datang sambil membawa banyak kantong."Hari ini mataharinya cerah sekali, ayo kita piknik. Aku sudah suruh koki menyiapkan bekal, buah-buahan, dan juga makanan penutup," kata Bianca sambil tersenyum ceria dan tatapannya memancarkan cahaya penuh harapan.Melihat halaman yang memang penuh dengan cahaya matahari, Luther menganggukkan kepala. "Boleh juga. Mau ke mana?""Aku tahu satu tempat yang nggak jauh

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2753

    Saat wanita itu menatap Ice, Ice segera mendekat dan menggesekkan kepalanya ke tangan wanita itu dengan manja. Kelembutan terlintas sekilas di tatapannya, tetapi segera menghilang dan kembali menjadi dingin. "Terima kasih. Setelah lukaku agak pulih, aku akan pergi. Nggak akan mengganggumu.""Nggak perlu terburu-buru, istirahatlah dengan tenang. Boleh tahu siapa nama Nona?" tanya Luther.Wanita itu terdiam sejenak, lalu berkata dengan pelan, "Oppie."Beberapa hari berikutnya, Oppie memulihkan diri di vila itu. Dia sangat jarang bicara dan sebagian besar waktunya dihabiskan duduk bersila untuk mengatur napas. Dia kadang-kadang berdiri di depan jendela untuk menatap pegunungan yang jauh dan termenung.Luther menyadari kecepatan pemulihan Oppie sungguh luar biasa. Luka-luka yang biasanya membuat orang biasa berbaring selama berbulan-bulan, tetapi Oppie hanya butuh beberapa hari untuk pulih hampir sepenuhnya.Sore itu, Luther sedang memangkas tanaman di halaman, tetapi tiba-tiba terdengar b

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2752

    Luther tidak mendekat, hanya berdiri di ambang pintu dan berkata dengan lembut, "Nggak apa-apa, aku nggak akan menyakitimu. Kalau ingin makan, kamu bisa datang kapan saja."Rubah putih kecil itu tetap menatapnya dengan waspada. Sepasang mata berwarna kuning keemasan berkilau dengan cahaya penuh kecerdasan di bawah pencahayaan redup.Luther lalu mundur, mengambil lagi beberapa makanan dari lemari es. Beberapa lembar ham, semangkuk kecil susu, dia letakkan di sudut dapur. Setelah itu, dia kembali ke ruang tamu dan berpura-pura membaca buku, tetapi sudut matanya tetap memperhatikan keadaan dapur.Sekitar setengah jam kemudian, rubah putih kecil itu baru keluar dari gudang dengan terpincang-pincang. Dia terlebih dahulu menatap sekeliling dengan waspada. Setelah memastikan Luther tidak mengancam, barulah dia menggigit makanan itu dengan cepat dan melesat kembali ke gudang.Beberapa hari berikutnya, setiap hari Luther selalu meninggalkan makanan di sudut dapur. Kadang buah yang sudah dipoton

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status