Share

Bab 100: Rencana Besar

Author: R.yan
last update publish date: 2026-06-03 19:00:56

Bab 100: Rencana Besar

​Suasana sunyi akhirnya kembali memeluk kamar asrama Raka Nightfall setelah badai tangisan bombay dan perebutan sapu tangan yang ugal-ugalan mereda. Di sudut ruangan, dua buah keranjang bayi kayu kini berdiri berdampingan. Di dalam crib pertama, Duke Valerian Isabella tertidur pulas sembari memeluk botol susu kosongnya dengan pasrah. Sementara di crib kedua, Bima Ironheart dalam kostum ulat bulu hijaunya mendengkur halus dengan tangan kekar yang masih menggenggam e
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 111: Ruang Kenangan

    Bab 111: Ruang KenanganHening menyelimuti dimensi perpustakaan House Nightfall.Valerian perlahan mulai menyadari sesuatu yang mengerikan.Rak-rak buku di sekeliling mereka terus berubah.Koridor terus meluas.Langit-langit perpustakaan bahkan seperti tidak memiliki ujung.“Mmph…”Sepasang mata perak Valerian perlahan membelalak.‘Tidak mungkin…’‘Dimensi ini…’‘Kenapa aku tidak pernah melihatnya sebelumnya…?’Selama puluhan tahun—ia yakin dirinya adalah penjaga perpustakaan rahasia Menara Sihir.Namun sekarang—Valerian sadar.Ia bahkan belum pernah melihat inti sebenarnya tempat ini.Di sisi lain playpen—Bima justru terlihat nyaman sambil memainkan puzzle mana kecil.⚡ TING![Good Baby Point +10]“Mmph~”(Asik juga.)“MMPHHH!!”Valerian langsung menunjuknya brutal.

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 110: Lullaby

    Bab 110: LullabyHening menyelimuti perpustakaan kuno House Nightfall.Rak-rak hitam raksasa menjulang tinggi tanpa ujung. Ribuan grimmoire tua melayang perlahan di udara seperti bintang-bintang kecil di langit malam.Di tengah ruangan—seorang wanita berambut perak panjang berdiri tenang dengan gaun hitam-putih bergaya pengasuh kuno.Apron hitam emasnya memancarkan aura mana yang sangat tua.Sepasang mata ungunya menatap lurus ke arah Raka.Lalu perlahan—wanita itu membungkukkan badan dengan sangat elegan.“Selamat datang kembali…”Suaranya lembut.Namun bergema ke seluruh perpustakaan.“…Tuan Muda Nightfall.”Hening.Elena membeku.Valerian membeku.Bahkan Bima berhenti menyeruput susu madunya.Sementara Raka sendiri hanya berkedip kecil.“…Hm?”Elena langsung menoleh cepat ke arah Raka.“T-Tunggu dulu…

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 109: Pintu Rahasia

    Bab 109: Pintu RahasiaKoridor lantai tujuh Menara Sihir terasa sunyi.Langkah kaki Elena menggema pelan di antara dinding marmer putih yang dipenuhi lingkaran sihir pengaman tingkat tinggi.Di belakangnya, Raka Nightfall berjalan santai sambil mendorong stroller ganda raksasa.KRETEKK… KRETEKK…Suspensi stroller kembali berbunyi berat menahan dua bayi raksasa di dalamnya.Bima Ironheart terlihat santai sambil memeluk botol susu madunya.Sementara Duke Valerian Isabella justru terus mendumel lewat suara empengnya.“Mmph… mmph…”(Semoga dia tidak menemukannya…)“Mmph-mmph…”(Kunci ruang perpustakaan kusimpan sangat rapi…)Elena melirik sekilas ke arah ayahnya.Lalu tersenyum kecil.“Ayah…”Senyumnya makin lebar.“Aku anakmu.”ZAP.Insting Valerian langsung menjerit.“MMPH?!”Sebelum sang Archmage sempat bereaksi—Elena sudah berbelok cepat menuju ruang kerja pribadi Valerian.BRAKK!Pintu ruan

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 108: Kakek

    Bab 108: Kakek Elena Isabella berdiri membeku di tengah jalan Distrik Satu. Angin teleportasi peraknya masih berputar tipis di belakang tubuhnya. Sepasang mata peraknya perlahan bergerak dari arah Raka… ke stroller raksasa di belakangnya. Lalu— membeku total. Di kompartemen kanan, Bima Ironheart langsung melambaikan tangan dengan ceria. “Mmph~!” (Halo Elena!) Botol susu madunya bahkan masih diangkat bangga. Namun Elena tidak menjawab. Tatapannya perlahan bergeser ke kompartemen kiri. Ke arah sosok pria berambut perak yang sangat familiar. Popok lumba-lumba biru. Empeng biru. Sarung tangan pastel kuning. Dan wajah penuh penderitaan seorang Archmage Agung. Hening. “…Raka,” ucap Elena pelan. Suaranya terdengar sangat tenang. Terlalu tenang. “Aku tahu Bima kemarin memang minta jadi anak asuhmu…” Jeda. “Tapi yang di sebelahnya itu…” Tatapan

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 107: Peletakan Batu Pertama

    Bab 107: Peletakan Batu PertamaMatahari pagi menyinari lahan lima hektar di Distrik Satu. Kereta para bangsawan mulai berhenti di sepanjang jalan pualam. Dari balkon mansion mewah, para menteri dan nona sosialita menatap area proyek dengan wajah bingung.Mereka tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi.ZUUUTT!Bayangan hitam tiba-tiba terbuka di udara.BRUAAAK!Tumpukan semen langsung jatuh dari dalam portal bayangan ke atas tanah proyek.ZUUUTT!Portal lain kembali terbuka. Kali ini giliran batu pualam dan kayu bangunan yang keluar beruntun.Di tengah semua itu, Crow berdiri sempoyongan dengan wajah pucat pasi.Skill Shadow Spatial Relocation miliknya dipaksa aktif terus-menerus untuk memindahkan material proyek melalui jalur bayangan.“Mana…” gumam Crow lemas. “Mana-ku habis…”ZUUUTT!Satu portal terakhir terbuka.BRAKK!Karung semen kembali jatuh tepat di dekat Kael.Dan Crow—langsung roboh telungkup di tan

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 106: Logistik Bayangan

    Bab 106: Ayam Kapitalis dan Kurir BayanganDRAKKK!!Suara hentakan zirah berat mengguncang pelataran Distrik Satu.Semua orang refleks menoleh.Namun alih-alih musuh atau monster, yang datang hanyalah seorang petugas administrasi kerajaan berpakaian cokelat tua lengkap dengan lencana inspeksi wilayah pembangunan.Di tangannya terdapat papan dokumen besar dan stempel sihir resmi.“Siapa penanggung jawab proyek pembangunan di area ini?” tanyanya tegas.Jack langsung panik refleks.“K-Kak Raka! Apa kita melanggar aturan kerajaan?!”Namun Kael Gold Glave hanya mendengus santai.“Tenang saja.”Pemuda bangsawan itu melangkah maju dengan penuh percaya diri, lalu mengeluarkan gulungan dokumen bersegel emas kerajaan.“Seluruh izin wilayah, hak pembangunan, dan legalitas tanah sudah disahkan langsung oleh Raja Aethelgard.”Kael menyerahkan dokumen itu dengan gaya aristokrat super profesional.Petugas kerajaan membacanya sebentar.Lal

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status