Share

Bab 448 

Author: Belinda
Eldric pun terdiam. Dia mengangkat pisau dan garpunya, seolah ingin memberi pelajaran kepada Daphne.

"Baiklah, aku akan mencoba makanan khas lokal ini," ucap Kyna sambil tersenyum.

Harus diakui, suasana kekeluargaan di rumah Eldric benar-benar hangat dan nyaman. Untuk masakan Eldric, rasanya memang seperti yang seharusnya. Bisa dibilang bahwa rasanya memang akan tetap sama tidak peduli siapa pun yang membuatnya. Memangnya fish and chip masih mungkin memiliki rasa lain?

"Enak?" tanya Eldric denga
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Munadil Huda
wkwkwkwk ku wakil kan saja kyna
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 770 

    Buku catatan itu berisi pesan.[ Sonny, kalau kamu membaca pesan ini, jangan heran, juga jangan tanya kenapa. Sebab, aku juga nggak tahu alasannya. Di alam semesta yang luas ini, ada banyak hal yang nggak dapat dijelaskan manusia. ][ Aku beruntung pernah jadi teman sekelasmu, sahabatmu. Aku juga beruntung pernah mengikuti jejakmu, menjadi dirimu untuk sementara waktu, dan membuat keputusan untukmu. Kuharap kamu punya kehidupan yang damai dan bahagia di masa depan. ]Kyna melayang di atas kata-kata itu. Dari sudut pandangnya, dia melihat mata Sonny perlahan-lahan basah."Ting ... ting ...." Terdengar suara bel entah dari mana. Itu menimbulkan rasa nyeri di hati Kyna. Samar-samar, itu terdengar seperti suara bacaan parita. Pelipis Kyna mulai berdenyut. Dalam keadaan linglung, dia seolah mendengar seseorang dari ingatan yang telah lama terkubur berkata, "Kalau ada kehidupan setelah kematian, aku benar-benar berharap bisa penuhi keinginannya sebaik mungkin.""Ting!" Terdengar suara nada

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 769 

    Musim dingin di Irela selalu menghadirkan pemandangan bersalju yang familier.Setelah check-in ke hotel, Kyna dan anggota dari kelompok tarinya langsung berlatih dan melakukan gladi resik. Hari itu, mereka sudah sangat kelelahan. Namun, beberapa anggota baru yang pertama kali mengunjungi Irela bersikeras untuk pergi ke pasar malam.Meskipun lelah, Kyna ikut bersama mereka. Mereka berjalan-jalan dan menikmati makanan di pasar malam. Pada akhirnya, dia melihat sebuah kios tanah liat. Kedua guci tanah liat besar itu masih dipajang di rumahnya di Luntona.Kyna berdiri di depan kios dan memegang satu guci sambil termenung untuk waktu yang lama. Pemilik kios dengan ramah bertanya apakah dia menyukai guci itu dan menawarkan harga yang sangat terjangkau. Setelah itu, dia baru menyadari apa yang sedang dilakukannya. Dia tersenyum dan meletakkan guci itu.Tepat pada saat ini, salah satu anggota kelompok tari datang memanggil Kyna. Jadi, dia pergi bersama mereka.Sebelum tidur malam itu, entah ke

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 768 

    Pertama kausnya, lalu ikat pinggang dan celananya. Pada akhirnya, Aldrian bahkan hendak menanggalkan celana dalamnya sebelum masuk ke kamar mandi."Aldrian!" seru Kyna. Namun, Aldrian sama sekali tidak mendengar suara Kyna dan lanjut menanggalkan pakaiannya ....Kyna berusaha keras mengalihkan pandangannya dan akhirnya berhasil memalingkan muka. Mendengar suara air dari kamar mandi, dia menghela napas lega dan melihat ke sekeliling kamar Aldrian lagi.Barang-barang Aldrian sudah dikemas. Dia sepertinya sudah siap berangkat ke ibu kota kapan saja. Di mejanya, terdapat tumpukan barang yang rapi. Kyna melayang ke sana dan ingin melihat rencananya. Tak disangka, dia menemukan kertas draf berisi pesan yang dia tinggalkan tepat di atas tumpukan barang itu.[ Aldrian, jangan lupakan janjimu padaku. Jangan bergaul dengan William, Naldo, dan Anara. Jangan kuliah di universitas yang sama dengan mereka. Jangan berteman dengan mereka. ] Kyna hanyalah bayangan transparan. Saat itu, dia benar-bena

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 767

    Kyna yang melayang di antara mereka tenggelam dalam pikiran. Sepertinya, persahabatan mereka tidak rusak. Jika tidak, mereka tidak akan makan bersama dengan begitu harmonis.Farrel tetap tidak bisa menahan kesedihannya. Dia memeluk satu demi satu orang dan tidak berhenti menangis. Ini membuat semua orang sangat emosional. Ariel dan Kyna juga mulai menangis.Melihat mereka yang sudah menangis tak terkendali, Sonny menenangkan mereka satu per satu. Kemudian, dia juga menyarankan agar mereka mengakhiri malam itu dan pulang.Ini sudah lewat tengah malam. Mereka turun ke lantai bawah untuk naik ke mobil.Ada pengawal yang mengantar Kyna. Mobil itu juga bisa memuat empat orang."Kalian pulang saja dulu. Aku masih ada urusan," ucap Aldrian."Aldri, kamu naik saja. Aku bisa naik taksi," kata Sonny setelah membantu ketiga orang yang menangis itu masuk ke mobil."Nggak perlu. Sungguh." Aldrian mendesaknya, "Kamu masuk saja. Aku masih perlu bereskan toko." Sonny terdiam sejenak sebelum bertanya,

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 766

    Akhirnya, Kyna terbangun. Dia terbangun di kamar tidurnya di rumah Kota Hatam. Dia hanya tidur siang. Setelah bangun, dia tidak ingat jelas apa yang dikatakan Aldrian kepada Kyna remaja. Hanya saja, dia merasa sangat lelah.Beberapa hari kemudian, Gabe kembali ke dalam negeri. Setelah menghabiskan setengah bulan mengurus urusan perusahaan di dalam negeri, dia membawa Kyna dan yang lainnya kembali ke Luntona.Sejak saat itu, Kyna merasa sulit untuk kembali ke mimpi itu.Satu bulan, dua bulan, tiga bulan telah berlalu ....Kyna bahkan berpikir bahwa pengalaman-pengalaman itu benar-benar hanyalah mimpi. Seperti dalam banyak novel di mana tokoh utamanya menjalani kehidupan panjang lainnya, tetapi akhirnya menemukan bahwa itu semua hanyalah mimpi.Pada Festival Edinturf di musim panas, Kyna telah kembali aktif di kelompok tari. Dia dan para anggota kelompok tari menciptakan karya baru selama lebih dari setengah tahun. Akhirnya, pada malam sebelum Festival Edinturf, mereka merampungkan koreo

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 765 

    Sesampainya di sekolah, di luar gedung pengajaran, Kyna remaja menyuruh Sonny dan Farrel untuk kembali ke kelas terlebih dahulu. Dia menghentikan langkahnya, lalu menahan Aldrian yang terlihat sedih di belakang.Kyna yang melayang di antara mereka ingin mendengarkan percakapan mereka, tetapi tak satu pun dari mereka yang berbicara. Kyna remaja terus memelototi Aldrian, sedangkan Aldrian hanya menundukkan kepalanya. Dia terlihat seperti remaja bermasalah."Aldrian." Kyna akhirnya berbicara, "Kamu berada di peringkat ke-200 di antara seluruh murid jurusan IPA pada akhir semester lalu. Apa yang kamu pikirkan?"Apa? Peringkat ke-200? Kyna hanya ingin mengatakan bahwa Aldrian pantas mendapat beberapa tamparan lagi! Akan lebih baik lagi jika dia dihajar habis-habisan!Namun, Aldrian tetap diam dan tidak memberikan jawaban.Kyna remaja berpikir sejenak dan berujar, "Ada yang bilang, kamu selalu bergaul dengan orang-orang dari luar sekolah dan terjerumus ke jalan yang salah. Tapi, aku nggak be

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 387 

    Saat mengucapkan kata "pernikahan", Anara menatap Kyna dengan penuh provokasi dan kesombongan.Aldrian terlihat menegang. Tatapannya tertuju pada Kyna. "Kyna ...." Kyna tersenyum. "Sudah mau nikah? Selamat! Tanggal berapa?" Wajah Aldrian memucat. "Nggak, Kyna. Dengarkan dulu penjelasanku ...." Ky

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 363

    Sesuai dugaan, Kyna lebih tidak suka mendengarnya dan langsung keluar dari lift. "Ya sudah, kamu naik saja. Aku akan tunggu yang lain.""Kyna!" Aldrian merasa tidak berdaya. Dia meraih bahu Kyna dan mendorongnya kembali ke dalam lift. "Aku cuma mau antar kamu.""Nggak perlu." Kyna segera menekan tom

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 510

    Waktu kepulangan kali ini sangat singkat. Diperkirakan akan berangkat lagi pada awal bulan Agustus, sepertinya rasa girang lantaran pulang belum berlalu, kenapa malah sudah memikirkan tanggal pulang?Hanya saja, selagi mereka masih belum pergi, Kyna mengajak Ariel untuk bersama-sama pergi berkunjung

  • Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin   Bab 512

    Setelah mendengar, Aldrian melirik Anna sekilas, lalu tertawa.Anna juga tidak merasa kesal. Dia malah tersenyum.Ariel merasa bingung. Apa ada yang tidak normal dengan mereka berdua? Kenapa malah tertawa?Ariel melirik Kyna sekilas, lalu memberi isyarat mata. ‘Apa kamu mengerti dengan kondisi merek

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status