Home / Rumah Tangga / Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan / BAB 115 : SALING MENGUNGKAPKAN

Share

BAB 115 : SALING MENGUNGKAPKAN

Author: Langit Parama
last update publish date: 2025-07-21 08:02:19

Daryan menatap istrinya dalam-dalam. Bibirnya bergerak seakan hendak bicara, tapi akhirnya hanya keluarkan satu kalimat, lirih.

“Kenapa kamu tetap ingin pergi, Savana?”

Savana menunduk sambil menggigit bibirnya kuat, jari-jarinya menggenggam erat ujung selimut.

Setelah beberapa saat, dia akhirnya berkata lirih, “Karena dari awal ini hanya perjanjian, mas. Dan saya gak mau terlalu berharap lebih.”

Daryan tersenyum kecil, tapi ada getir di sana. “Jadi kamu menahan diri untuk gak berharap ...
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 500 : TAMAT SEASON - 2

    Kini Elvano dan Amel sudah duduk di sebuah ruang private di restoran mahal yang ada di pusat kota. Makan malam sekaligus kencan pertama mereka setelah resmi berpacaran. “Ini ... apa gak terlalu berlebihan kita dinner di sini?” tanya Amel, pada Elvano yang duduk tenang di hadapannya. Mata Amel sesekali bergerak liar ke arah lain, mengamati setiap sudut ruangan mewah tersebut, bukan karena bosan, melainkan karena kegugupan. Meja mereka berada tepat di samping jendela full glass yang menjulang tinggi, memberikan pemandangan yang menakjubkan. Pemandangan dari sana langsung menghadap ke keindahan panorama kota saat malam hari. Gedung-gedung pencakar langit menjadi hamparan yang memanjakan mata, di mana lampu-lampu terang dari gedung-gedung perkantoran dan rumah-rumah di bawah sana berkelip layaknya bintang yang jatuh ke bumi. Suasana remang restoran dan gemerlap kota menciptakan kontras yang dramatis, menambah nuansa romantis namun sedikit mencekam bagi Amel yang pikirannya seda

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 499 : Season 2 - Kencan pertama

    Amel menatap refleksinya di cermin kamar. Ia mengenakan dress santai yang sudah ia pilih dengan hati-hati. Pikirannya berkelana ke mana-mana, dipenuhi gejolak perasaan yang sulit diurai. Hari ini, Elvano akan menjemputnya untuk kencan resmi—sebuah langkah besar setelah mereka menghabiskan waktu pendekatan intens selama sebulan terakhir, lalu resmi berpacaran. "Aku pantes, gak, ya?" gumamnya pada bayangan di cermin. Perasaan ragu itu datang menyerbu, bukan karena Elvano, tapi karena dirinya sendiri. Usianya terpaut dua tahun lebih tua dari Elvano, dan ia pernah melalui serangkaian konflik besar yang melibatkan keluarga Elvano. Ia merasa terbebani oleh masa lalunya dan tidak yakin apakah ia layak menerima ketulusan pemuda itu setelah pernah membuat adiknya membencinya. "Dia terlalu baik. Sedangkan aku cuma ...," Amel menarik napas dalam. “Aku anak biasa, level kita beda jauh. Tapi aku udah nerima dia, gimana dong?” Ia memutar badannya, menilai penampilannya lagi. Amel tahu

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 498 : Season 2 - Permintaan maaf

    Satu bulan berlalu pasca persalinan mendebarkan di rumah sakit. Kini, Elvara resmi menyandang gelar sebagai ibu muda di usianya yang sebentar lagi menginjak usia 21 tahun. Elvara duduk di tepi ranjangnya, wajahnya terlihat sedikit kelelahan tetapi memancarkan aura bahagia yang tak terbantahkan. Ia sedang mengamati putra kecilnya yang diberi nama Varrel yang diambil dari nama panggilannya dengan sang suami—Vara dan Darell. Varrel tengah tidur pulas di ranjang bayi di sampingnya. Sesekali bayi mungil menggemaskan itu menggeliat pelan, membuat senyum sang ibu merekah seperti bunga mawar. Kehidupan Elvara telah berubah total. Jadwal tidurnya kini diatur oleh jam menyusui dan tangisan putranya. Tugas kuliah dan tanggung jawab sebagai istri kini ditambah dengan peran sebagai seorang ibu dengan ilmu parenting seadanya. Meskipun ada saat-saat baby blues dan rasa frustrasi, kebahagiaan melihat Varel tumbuh sehat mengalahkan segalanya. “Dia tidur pulas sekali,” bisik Darell, yang

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 497 : Season 2 - Elvara siuman

    “Kenapa dengan istri saya, Bu? Kenapa dia pingsan setelah melahirkan anak kami?” desak Darell pada bidan yang menangani istrinya. Bidan tersebut tersenyum mencoba menenangkan kepanikan Darell. “Tidak perlu khawatir, Pak. Itu sudah biasa dialami oleh ibu hamil setelah melahirkan. Karena kehilangan banyak tenaga.” “Anda yakin?” tatapan Darell menajam, menusuk dan meminta penjelasan. “Tentu saja, Pak. Jangan khawatir, serahkan pada tim medis. Anda silakan mendamping bayi Anda yang sedang dibersihkan darahnya oleh perawat,” kata bidan tersebut, lalu meninggalkan Darell menuju Elvara yang sedang ditangani. Darell berbalik, menatap ranjang pasien di mana sang istri tampak dipasangkan nasa kanul oleh dokter. Hatinya seperti diremas dari dalam, takut terjadi apa-apa pada sang istri. Oek. Oek. Di sisi lain, perawat tengah membersihkan tubuh sang anak sebelum membalutnya dengan selimut agar tidak kedinginan. Darell segera menghampiri dan mengambil alih dari perawat tersebut. “Te

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 496 : Season 2 - Tangani ibunya

    “Mas, bukannya ... dokter bilang persalinannya kurang dua minggu lagi?” tanya Savana pada sang suami sambil berjalan menuju ruang VIP tempat Elvara melahirkan. “Gak harus pas, sayang. Kehamilannya sudah memasuki minggu ke tiga puluh tujuh. Bukannya sudah bisa lahiran?” “Iya, sih,” sahut Savana singkat. Di depan ruang VIP tersebut, Darell sudah menunggu di depan pintu ruangan. Dia memutuskan masuk ketika dokter sudah memanggil dan Elvara pembukaan terakhir. Karena tidak mungkin dia membiarkan keluarganya datang tanpa ada yang menyambut. Dan ketika telinganya menangkap langkah kaki di lorong, ia menemukan kedua mertuanya. “Gimana sama Elvara, Rell?” Savana bertanya dengan nada tak sabaran, hampir berlari menghampir menantunya. “Lagi di dalem, Ma. Dokter bilang mau panggil kalau sudah pembukaan terakhir,” tatapan Darell beralih ke lorong lagi. “Yang lain mana? Vano tidak datang ke sini?” “Vano lagi di jalan mungkin, tadi kita bareng berangkatnya. Tapi dia beda mobil. Kalau

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 495 : Season 2 - Meja bersalin

    “Vara?” gumam Elvano terkejut, begitu juga dengan Amel. Amel dengan cepat menarik genggaman tangannya dari Elvano, dan mundur beberapa langkah untuk menjauh. Kedua tangannya langsung mengusap bahu, canggung. Elvara dengan langkahnya yang lumayan susah payah karena perutnya yang besar, terus menghampiri Elvano dan Amel berdiri. Lalu, berdiri diantara keduanya. “Mau ngapain kakak tadi?” celetuk Elvara sinis. “Nembak Amel?” “Vara, ini bukan urusan kamu,” tegur Elvano tak suka, merasa tak enak dengan Amel. “Udah sana, kamu masuk ke dalem. Di sini nanti kamu bisa masuk angin,” ucapnya lembut. Tapi Elvara tak mengindahkan ucapan sang kakak. Tatapannya lurus pada Amel, “Kamu licik juga ya, ternyata. Bisa-bisanya kamu pake cara licik kayak gini!” Amel membulatkan matanya kaget, terkejut dengan ucapan Elvara yang tak dia mengerti. “Maksud kamu apa, El?” “Gak usah pura-pura polos kamu, Mel. Dasar munafik!” ucapnya tajam. “Vara! Jangan bicara sembarangan!” Elvano kembali menegur.

  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 128 : MASUK RS

    “Jadi ... Mama gak apa-apa?” suara Daryan pelan, tapi dingin. Pria itu diam sejenak, dadanya naik turun menahan emosi. Matanya menatap ibunya tanpa berkedip. Ajeng mengangkat alis, memasang raut tak bersalah. “Tentu tidak. Mama hanya butuh dicek sedikit, jaga-jaga usia. Lagipula, kamu kan sudah t

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 114 : MEMBERIKAN CUCU

    “Mas ….” “Hm?” Daryan menyahut pelan, suaranya lembut dan nyaris berbisik. Savana yang berbaring di sampingnya menatap langit-langit kamar, tangannya menggenggam erat pakaian yang kini membalut tubuhnya. Tangan kanannya masih berada dalam genggaman Daryan yang hangat. Ia ragu sejenak, tapi perta

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 124 : OM ATAU MAS

    Savana baru saja tiba di kelas dan langsung duduk di bangkunya, lalu mengeluarkan laptop dan catatan kuliahnya. Tapi dari tadi, ia bisa merasakan tatapan tajam Rinka yang sejak tai mengekor dan sekarang duduk di sebelahnya. Dan benar saja— “Jujur sama aku, Sa,” bisik Rinka sambil memiringkan bada

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Dipaksa Nikah, Malah Kecanduan   BAB 129 : HAMIL

    Langkah Daryan bergema di koridor rumah sakit. Wajahnya tegang. Sesekali ia mengusap tengkuknya sendiri, napasnya terengah. Begitu melihat Minah berdiri di depan ruang periksa, ia langsung menghampiri. "Minah, istri saya di dalam?" Minah mengangguk cepat. "Iya, Tuan. Non Savana hanya ingin memast

    last updateLast Updated : 2026-03-21
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status