Home / Urban / Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel / Keputusasaan di Kota Wada.

Share

Keputusasaan di Kota Wada.

Author: Jimmy Chuu
last update Last Updated: 2025-08-14 17:04:13

Malam telah berselimut gelap di Kota Wada yang dilanda wabah flu mematikan. Jalanan yang biasanya ramai kini sepi seperti kota mati, hanya sesekali terlihat ambulans melaju dengan sirine memilukan yang menggema di antara gedung-gedung beton yang menjulang tinggi.

Lampu neon putih Klinik Pengobatan Tradisional Sehat Sejahtera menyorot ruang tunggu yang kosong melompong. Cahaya dingin itu memantul dari lantai keramik putih yang berkilau, menciptakan bayangan panjang di sudut-sudut ruangan.

Peter Davis bersiap mengunci pintu klinik sambil menatap botol-botol Pil Celestialis Qi yang berkilau emas di lemari kaca. Aroma herbal khas masih menguar lembut di udara, bercampur dengan bau antiseptik yang menyengat hidung.

Ironi yang menyakitkan menusuk hati seperti belati tajam. Di saat ribuan orang sekarat karena flu mematikan, satu-satunya obat yang benar-benar manjur justru diabaikan karena fitnah keji Bobby Malone.

Peter merasakan energi kematian yang menguar dari kota melalui kemampuan Pengu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Identitas Palsu

    "Itu dia," kata seseorang dengan suara yang sangat pelan, tapi cukup keras untuk Peter Davis dengar. "Itu Percival Thorne.""Aku dengar dia melawan Grandmaster Xylos dan Elder Lyor Willowbrook sendirian," bisik yang lain dengan nada kagum. "Bahkan sayap putihnya itu aneh.""Bukan kuning keemasan atau cokelat seperti mereka, tapi putih polos," lanjut bisikan itu. "Aku tidak pernah kulihat yang seperti itu.""Percival Thorne si pembantai," tambah suara ketiga dengan nada yang sangat dingin. "Klan Pengobat Willow Valley hancur karena dia."Peter Davis tetap diam, tidak merespons bisikan-bisikan itu. Ia hanya menatap makanan di depannya dengan tatapan yang sangat kosong.Lalu ia mendengar langkah kaki yang berat, sangat berat, mendekat ke arahnya.Peter Davis tidak perlu mendongak untuk tahu siapa yang datang, aura agresif itu sudah sangat jelas.Seorang pria berbadan besar berdiri di depan mejanya. Wajahnya penuh bekas luka yang sangat dalam, meninggalkan jejak pertarungan brutal.Matany

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Dinding Penjara Aneh

    Peter Davis terbangun dengan lambat, merasakan berat di kepalanya. Matanya terasa seperti ditimpa batu yang besar.Ia membuka kelopak matanya sedikit demi sedikit, menyesuaikan diri dengan cahaya yang sangat redup di sekelilingnya. Cahaya itu datang dari dinding selnya.Peter Davis menatap dinding sel dengan tatapan yang sangat kosong. Dinding itu terbuat dari material transparan yang memancarkan cahaya biru pucat yang sangat redup.Cahaya itu hampir seperti senja yang tidak pernah berubah menjadi malam, berdenyut sangat pelan seperti jantung yang berdetak dengan ritme lambat.Di balik dinding transparan itu, ia bisa melihat lorong penjara yang sangat panjang dan gelap. Hanya ada cahaya merah redup di langit-langit, memberikan sedikit penerangan.Cahaya merah itu membuat segala sesuatu terlihat seperti dalam mimpi buruk yang mengerikan.Peter Davis menggerakkan tubuhnya dengan sangat pelan, setiap gerakan terasa berat. Ia duduk di lantai yang sangat dingin, terbuat dari logam yang dip

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Penangkapan Kekaisaran

    Warden Kaelen melangkah tegap, pria tinggi berwajah dingin dan mata biru tajam. Seragam metaliknya bersinar biru, sayap peraknya mengepak, menerpa semua dengan embusan angin kuat."Kami tidak peduli dendam pribadi kalian," kata Warden Kaelen datar, tanpa emosi."Percival Thorne tahanan Kekaisaran Aethelon. Siapa pun mencoba membunuhnya akan berurusan langsung dengan kekaisaran." Ia menegaskan, "Konsekuensinya akan sangat berat," tatapannya menyapu Grandmaster Xylos dan Elder Lyor, penuh ancaman.Elder Lyor melangkah maju, tongkat tergenggam, sayap cokelat mengepak gelisah. Wajahnya memerah karena amarah, urat-urat menonjol."Warden Kaelen, Overseer Jaxus," katanya nyaris meledak. "Kalian tahu apa yang penjahat ini lakukan? Ia hancurkan keluarga kami, mencuri Kitab Agung Vitae Willow, membantai orang yang kami cintai!" teriak Elder Lyor, suaranya bergetar."Keadilan harus ditegakkan sekarang!" tuntutnya, mata menyala dendam.Overseer Jaxus melangkah tenang, auranya tak kalah kuat. Lebih

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Intervensi Tak Terduga

    Telapak tangan Grandmaster Xylos menghantam tanah tempat Peter berdiri sebelumnya. Lantai retak dengan bunyi yang sangat keras, retakan menyebar seperti jaring laba-laba.Krak! Krak!Peter mendarat beberapa meter jauhnya, napasnya tersengal. Ia menatap kedua musuhnya dengan tatapan yang sangat serius.Kultivasi mereka setara dengannya. Bahkan mungkin sedikit lebih tinggi dari Peter. Mereka berdua menyerang secara bersamaan dengan koordinasi yang sempurna. Seolah sudah berlatih bersama selama puluhan tahun."Aku tidak bisa menang seperti ini," gumam Peter dengan suara sangat pelan. Ia mengencangkan genggaman pedangnya. Keringat mengalir deras di pelipisnya.Pertarungan berlanjut dengan intensitas yang sangat tinggi.Denting! Duar! Wush!Pedang Naga Emas berkelebat di udara, memantulkan serangan dari tongkat Elder Lyor. Sayap Uriel mengepak dengan cepat, membawa Peter bergerak lincah menghindari serangan Qi dari Grandmaster Xylos.Tapi Peter terus terdesak. Setiap serangan yang ia tangk

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kesalahpahaman Fatal

    Peter merasa seperti orang kampung yang baru pertama kali menginjakkan kaki di istana kerajaan. Matanya tak henti-hentinya memindai setiap detail luar biasa ini.Sebelum ia bisa memikirkan lebih lanjut, Peter merasakan sesuatu yang membuat bulu kuduknya berdiri tegak. Sebuah sensasi dingin merayapi tulang punggungnya.Tekanan. Aura kultivasi yang sangat kuat menekan tubuhnya dari atas. Rasanya seperti gunung raksasa yang tiba-tiba menimpa pundaknya.Napasnya tercekat, sulit untuk menghirup udara. Peter mendongak dengan cepat, mencari sumber tekanan itu.Dua sosok melayang turun dari langit dengan kecepatan terkontrol dan anggun. Sayap mereka mengepak dengan ritme presisi, menciptakan desiran angin lembut.Mereka mendarat di depan Peter dengan gerakan sangat ringan, tanpa suara. Salah satunya adalah pria tua berjanggut putih panjang yang terurai hingga dada.Hanfu sutra biru tua dengan bordiran awan emas menutupi tubuhnya, memancarkan kemewahan. Sayapnya berwarna kuning keemasan yang m

  • Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel   Kedatangan di Kota Langit Bersayap

    Sensasi yang luar biasa langsung menghantam Peter saat tangannya menyentuh portal hijau keemasan itu. Rasanya seperti menyentuh batas antara dua dunia.Tarikan yang sangat kuat menyeret tubuhnya ke dalam pusaran energi. Peter merasakan dunia di sekelilingnya berputar dengan kecepatan dahsyat, seolah ia masuk ke dalam blender raksasa.Perutnya mual. Kepalanya pusing seperti dipukul palu besar berkali-kali. Tekanan yang sangat besar menekan tubuhnya dari segala arah. Rasanya ia tenggelam di kedalaman laut yang paling dalam.Ia mencoba bernapas, tapi udara terasa sangat berat. Seperti menghirup air kental yang memenuhi paru-parunya. Dadanya terbakar dengan sensasi yang sangat menyakitkan. Setiap tarikan napas terasa seperti menelan api yang membara.Cahaya hijau keemasan menyelimuti segalanya. Begitu terang sampai matanya perih seperti ditusuk ribuan jarum. Peter menutup matanya dengan sangat erat. Namun, cahaya itu tetap menembus kelopak matanya, meninggalkan bintik-bintik merah yang be

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status