LOGINMenikah dengan Ethan Andrew sebagai lelaki urakan dan pemalas tidaklah membuat Nada lantas bersedih. Kehidupan sederhana yang diberikan Ethan sebagai kompensasi dari rumor bahwa putri sulung dari keluarga Vincent adalah gadis glamour dan mata duitan, ternyata malah membuat Ethan tercengang dan merasa penasaran karena wanita yang menjadi istrinya itu jauh dari kata glaomur dan penuh ambisi uang. Nada Blessy White, anak angkat dari keluarga Vincent, terpaksa menerima pernikahan sebagai pengantin wanita pengganti Danica, kakak tirinya demi mendapatkan uang untuk pengobatan ibu asuhnya. Pernikahan yang dilandasi oleh rasa kecewa pada Xavier, kekasihnya yang dipergoki sedang memadu kasih bersama Danica saat dia baru pulang bekerja. Nada dan sifatnya yang membuat Ethan yang sejatinya adalah pria kaya, tidak bisa membuatnya mengelak. Hidup bersama dan rasa penasaran Ethan lambat laun berubah menjadi rasa tidak ingin kehilangan. Begitu juga dengan Nada, pesona Ethan dan cara Ethan menggodanya selalu bisa membuat darahnya berdesir.
View More"Aku-"Anak itu kembali ketakutan setelah melihat Ethan sejenak. Perlahan kakinya melangkah mundur menjauhi Ethan dan kembali wajahnya tertunduk dalam. Kedua tangannya saling meremas di depan perut."Huh ... aku pikir pria kecil ini pemberani dan bertanggung jawab. Ternyata nyalinya ciut juga," ucap Ethan dengan tawa kecil meledek, tapi sesungguhnya bercanda menggoda.Dia memang sempat marah karena anak itu hampir membahayakan istri dan anak dalam kandungan Nada. Hanya saja setelah melihat Nada memperlakukan dengan manis dan lembut, bahkan memaafkannya dengan mudah, kemarahan itu berangsur surut dan menghilang. Terlebih saat melihat wajah manis dan kata maaf yang diucapkan.Ethan merasa meski umur anak itu masih kanak-kanak, tapi dia telah belajar bertanggung jawab. Dengan kembali mendekati Nada dan mengakui kesalahannya serta meminta maaf, menunjukkan etika yang baik. Dia terharu oleh sikap berani anak kecil itu.Mendengar tawa kecil Ethan, perlahan anak itu mem
Tujuh bulan lewat usia kehamilan Nada."Ethan, kenapa jalannya lambat banget?" Sejak berangkat dari rumah sakit tiga puluh menit lalu, Nada merasa jarak yang mereka tempuh masih sangat dekat. Bahkan sebagian besar kendaraan dan bisa dikatakan semua kendaraan yang tadinya melaju di belakang mereka telah mendahului. Mungkin juga mereka telah sampai di tempat tujuan dan sudah melakukan pekerjaan.Ethan tersenyum menanggapi protes istrinya sembari memberi lirikan teduh."Ethan, cepatlah sedikit! Mau sampai kantor jam berapa kalau kamu bawa mobilnya kayak siput begini?" Nada mulai sedikit kesal."Sayang, aku sedang membawa wanita hamil. Mana boleh melajukan kendaraan cepat-cepat? Itu sangat berbahaya," ucap Ethan sembari condong ke arah Nada. "Kamu ingat kata dokter tadi? Kehamilanmu mulai besar, kamu harus hati-hati dalam bergerak. Tidak boleh melakukan gerakan secara berlebihan," sambungnya. Ethan mengingatkan Nada pesan dokter pada mereka.Siang ini mereka bar
"Apa aku sekejam itu?" Tiba-tiba Ethan mendorong pintu dan berjalan mendekati mereka.Tatapan dan wajahnya dingin penuh rasa kecewa atas perkataan Nada yang dia dengar dari balik pintu. Bahkan langkahnya tegas seperti langkah dewa perang siap menebas musuh yang menghadang, meski sebenarnya Ethan berjalan normal. Bahkan terbilang lebih lambat dari biasanya."Ethan?" Mata Nada membulat sempurna.Nada dan Serly terkejut setengah mati melihat kedatangan Ethan. Namun, rasa terkejut Serly tidak sebanding dengan rasa terkejut yang dialami Nada. Bukan hanya kedatangan Ethan saja yang membuatnya hampir shock, tapi juga kata-kata yang diucapkan suaminya, serta cara Ethan melihatnya membuat hati Nada bergetar. Namun, seluruh tubuhnya dingin dan membeku.Bahkan, angin yang terbentur oleh tubuh Ethan terasa mencekam baginya. Hingga saat Ethan menghentikan langkah dan berdiri tegak di hadapan dengan sorot mata lekat nan tajam yang sulit diartikan sebagai tatapan cinta, Nada masih membeku membalas
Semakin hari Ethan merasa istrinya semakin terlihat aneh dan berbeda, seolah istrinya itu sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Entah ini hanya pemikiran dan dugaannya saja atau memang ada yang disembunyikan oleh Nada darinya? Yang pasti, Ethan merasa kebiasaan istrinya sedikit berbeda dari biasanya."Sayang," panggil Ethan.Sembari menyebut nama Nada, Ethan meraba-raba tempat tidur di sampingnya di mana Nada tidur bersamanya. Tidak ada. Tempat tidur di sampingnya kembali kosong ketika matanya terbuka di pagi hari. Hal seperti ini sudah terjadi beberapa kali dalam beberapa hari ini.Ethan mengarahkan pandangnya pada pintu kamar mandi dan memasang telinga. Sama seperti pagi biasanya, suara gemericik air terdengar cukup berisik. Bisa dipastikan beberapa saat lagi Nada pasti akan keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit tubuhnya. "Sayang, kamu sudah bangun?" tanya Nada sembari mengusap wajah menggunakan handuk kecil.Seperti perkiraan Ethan, dalam hitungan menit pintu kamar mandi
"Siapa yang kamu panggil kakak? Aku bukan kakakmu," seru Ethan dengan suara lantang penuh kemarahan dan benci. "Aku tidak pernah memiliki adik seorang pembunuh," sambungnya."Kak, maafkan aku. Aku menyesal," ucap Erina lagi.Erina terus meminta maaf dan merengek meminta diampuni juga dile
"Sayang, lihat apa yang aku bawa untukmu!" Ethan berjalan masuk ke dalam rumah dengan senyum lebar karena bahagia dan membawa seuatu di tangannya. Pria tampan itu terus berjalan dengan semangat menghampiri istrinya yang juga berjalan ke arahnya sembari tersenyum menyambut kedatangannya."Eits! Kenapa
"Danica, ada apa?"Dolly berjalan mendekati Danica dan masih dengan wajah kesal karena putrinya itu telah mengganggu kesenangannya siang ini, namun wajahnya lebih segar. Aroma harum sabun melekat pada seluruh tubuhnya sepertinya Dolly habis mandi."Kenapa wajahmu jelek sekali?" sambung Dolly memperhat
Ethan melepaskan pelukan Nada, lalu berdiri dengan cepat, tegas dan tegap. Dia marah melihat Eric tidak juga menyerah dan meninggalkan kamar itu. Tatapannya tajam melebihi sebilah pedang yang siap menghunus musuh."Pergi dari sini atau aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!" tegas Ethan.Dengan sua












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews