Share

Bab 100

Penulis: Hazel
Agus dan Betari keluar dari kamar. Begitu mendengar ucapan Joan, mereka merasa sangat malu.

"Kenapa kamu bilang begitu?" tanya Nabila yang wajahnya sudah memerah. Ini jelas adalah bentuk penghinaan. Dia menambahkan, "Pacarku juga jago mencari uang. Dia bisa menghasilkan puluhan juta dalam setengah hari."

"Berapa banyak yang bisa didapat pacarmu dalam sebulan? Menghasilkan puluhan juta di tempat terpencil ini? Kamu lagi mimpi, ya?" tanya Joan yang tertawa terbahak-bahak.

Lukas yang berdiri di sebelahnya juga mencemooh, "Sekalipun mahasiswa di kota, mereka cuma bisa menghasilkan lebih dari 20 juta dalam sebulan. Pacarmu bisa menghasilkan beberapa puluh juta dalam setengah hari? Jangan-jangan, dia seorang pencuri?"

"Percaya atau nggak, terserah kalian. Aku nggak suruh kalian percaya juga!" marah Nabila.

Betari tidak tahan lagi sehingga berucap, "Sudahlah, jangan mengobrol lagi. Ayo, kita makan sekarang. Lauknya sudah hampir dingin."

Joan memeluk lengan Lukas, lalu berbicara dengan nada ma
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (10)
goodnovel comment avatar
hans
***** mantabpffff lanjut
goodnovel comment avatar
Aria Alfatih
lama bener update nya
goodnovel comment avatar
Raja Azhal
Saya nak tanya...kalung giol itu apa ya?
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2523

    Awalnya Yelena tidak terlalu mengerti maksud Tirta, tetapi dia langsung mengerti setelah melihat tatapannya. Ternyata Tirta ingin dia melakukan hal itu sambil mengemudikan pesawat terbang.Tingkat kesulitannya cukup tinggi. Namun, Yelena ingin menantang diri sendiri.Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di bandara. Mereka segera memeriksa mesin dan bahan bakar pesawat terbang.Setelah memastikan semuanya normal, Tirta juga melakukan suatu hal. Dia menghubungi Saba untuk meminta izin bandara Negara Darsia. Takutnya pesawat yang dinaiki Linda dan lainnya ditembak karena dianggap sebagai penyusup setelah sampai di bandara.Mengenai Negara Martim, Tirta berencana meninggalkan pesawat terbang saat hampir sampai di negara itu. Dia akan langsung menaiki Pedang Terbang agar keberadaannya tidak diketahui orang Negara Martim.Tentu saja Saba langsung menyetujui permintaan Tirta sekalian bertanya, "Itu cuma masalah sepele, aku cuma perlu mengabari pihak bandara. Tirta, tapi aku penasaran kapan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2522

    Kapal pesiar besar makin menjauh, tetapi suara para wanita yang bersyukur masih terdengar diiringi embusan angin."Dewa yang baik hati ... kami pasti akan mengingat kebaikanmu seumur hidup!""Pak, kami harap kamu kembali ke Desa Persik secepatnya. Kami ingin membalas kebaikanmu!"Tirta memang tidak mendapatkan imbalan. Namun, dia merasa sangat nyaman setelah menyelamatkan begitu banyak wanita.Tirta tertawa dan berucap, "Rasanya cukup menyenangkan menjadi orang baik."Melihat Tirta tertawa, Luvia juga tidak bisa menahan tawanya.Hanya Linda yang menangis di pelukan Tirta sambil berkata, "Guru ... terima kasih banyak. Aku ... nggak tahu bagaimana caranya membalas kebaikanmu ...."Tirta menanggapi sembari mencubit pipi Linda, "Aduh, ucapan terima kasih nggak cukup untuk membalas kebaikan sebesar ini. Kalau ke depannya ada kesempatan, kamu cukup memuaskanku saja. Hehehe ...."Ucapan dan tindakan Tirta membuat wajah Linda memerah. Linda juga merasa bahagia. Akhirnya, dia perlahan berhenti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2521

    Sekarang Beta memang ingin Tirta dan Yelena menerima hukuman yang berat. Namun, menjelaskan kepada Black Gloves dan organisasi pembunuh dunia serta berdamai dengan mereka adalah hal yang lebih penting sekarang. Jadi, Beta hanya bisa membereskan masalah ini terlebih dahulu.Sementara itu, Jibril merasa sangat puas. Dia melepaskan wanita yang ditindihnya dengan penuh semangat.Jibril merasa sekarang sudah saatnya mengurus masalah penting setelah dipuaskan. Dia bertanya kepada semua bawahan di bandara dan tempat pemberhentian kendaraan, tetapi tetap tidak ada informasi tentang keberadaan Tirta.Jibril membatin, 'Aku sudah menunggu begitu lama, tapi Tirta masih belum muncul. Presiden pasti sangat cemas. Bagaimanapun, ini ideku. Kali ini, biar aku yang langsung melapor kepada presiden saja sekalian aku bisa menenangkannya.'....Kemudian, Jibril menelepon Beta. Kala ini, Beta hendak menghubungi dua organisasi besar itu.Melihat Jibril meneleponnya, Beta berpikir dia memang berniat menyuruh

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2520

    Lucifer menegaskan, "Aku harap sebentar lagi kamu akan melihat Keluarga Randolph lenyap!"Tut! Tut! Tut! Selesai bicara, Lucifer langsung mengakhiri panggilan telepon sebelum Beta mencerna kabar mengejutkan ini.Setelah beberapa saat, ketua organisasi pembunuh dunia juga menelepon. Dia melontarkan ucapan yang sama dengan Lucifer.Beta tidak bisa mengendalikan emosinya lagi. Dia berteriak marah tanpa memedulikan citranya, "Sialan! Yelena, kenapa kamu mengkhianati Keluarga Randolph dan bekerja sama dengan pemuda dari Negara Darsia itu? Kamu itu penjahat di keluarga kita!"Awalnya Beta tidak mengerti alasan Yelena menyuruh semua tim manajemen pergi dan memutuskan sistem tenaga listrik di Pulau Wanita Suci. Namun, sekarang dia sudah mengerti. Semuanya sudah jelas.Beta tidak berani percaya adik kandungnya melakukan hal bodoh seperti ini. Sekarang Keluarga Randolph dikambinghitamkan. Mereka menyinggung dua kelompok berkuasa di dunia.Yang terpenting adalah dewi Keluarga Randolph juga dicuri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2519

    Buk! Ketiga petinggi langsung berlutut saking takutnya. Mereka juga terus meminta ampun."Pak Beta, mana mungkin kami berani berbohong?""Memang Bu Yelena yang suruh kami datang. Kalau nggak ... kami juga nggak berani meninggalkan Pulau Wanita Suci!""Kalau Pak Beta nggak percaya, coba hubungi Bu Yelena untuk memastikannya."Melihat ketiga orang itu tidak terlihat seperti berbohong, Beta segera menghubungi Yelena. Namun, panggilan tetap tidak terhubung setelah Beta menelepon berkali-kali.Beta yang marah membatin, 'Yelena, sebenarnya apa yang kamu lakukan?'Kemudian, Beta memerintah tiga petinggi itu, "Cepat suruh orang tunjukkan semua rekaman kamera pengawas di Pulau Wanita Suci kepadaku!""Oke, Pak Beta," sahut ketiga petinggi. Mereka buru-buru keluar.Akan tetapi, ketiganya kembali dengan ekspresi panik dalam waktu singkat. Paling-paling mereka hanya keluar sekitar lima menit.Ekspresi ketiga petinggi tampak sangat ketakutan. Bahkan mereka tidak bisa bicara dengan lancar. Mereka han

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2518

    "Oke, Pak Jibril," sahut bawahan.Setelah mengakhiri semua panggilan telepon, Jibril mulai merasa cemas dan bosan karena menunggu terlalu lama. Dia sangat suka bersenang-senang dengan wanita dan minum anggur dengan kadar alkohol yang tinggi. Jibril sangat menikmati rasanya meniduri wanita.Jibril terus berwaspada sepanjang pagi. Sekarang dia merasa sangat lelah setelah menurunkan kewaspadaannya.Jadi, Jibril memberanikan diri untuk memanggil dua wanita agar bisa rileks sebentar. Dia bergumam, "Tirta sudah mendapatkan informasi, dia pasti nggak akan muncul dalam waktu singkat. Seharusnya nggak masalah kalau aku rileks sebentar."Awalnya Jibril masih merasa tidak tenang, tetapi akhirnya dia mulai menikmati momen bercinta dengan wanita.....Di dalam Istana Krimlin, Beta masih membaca buku dari tokoh hebat. Jibril berpesan kepada bawahan untuk melapor kepada Beta setiap sepuluh menit.Namun, Tirta masih belum ditemukan setelah waktu sepanjang pagi berlalu. Beta makin cemas. Bahkan dia yan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status