Share

Bab 1286

Author: Hazel
Saat Tirta berjalan keluar dari kerumunan, belasan orang Negara Yumai melihat jelas tampangnya. Mereka tertawa, lalu memandangi Ayu, Elisa, dan Bella yang berdiri di belakang Tirta dengan ekspresi mesum.

Salah satu orang Negara Yumai berujar, "Wah, kamu itu pemuda Negara Darsia paling nggak tahu malu yang pernah aku temui. Beraninya kamu bicara begitu dengan kami! Sepertinya kamu nggak tahu sehebat apa orang-orang yang kamu hadapi. Aku sangat tertarik untuk mematahkan lehermu, aku mau lihat apa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3477

    "Pergi sana. Aku nggak tertarik pada wanita yang hanya mengincar keuntungan," kata Tirta dengan terus terang."Tuan, aku benar-benar nggak bermaksud seperti itu. Aku hanya mau berkenalan dengan Tuan saja," kata Meriana dengan ekspresi yang langsung muram, tetapi dia masih memaksakan senyuman."Tapi, aku nggak mau kenal kamu dan kamu juga nggak punya kualifikasi untuk itu," kata Tirta yang bahkan tidak melirik Meriana sedikit pun.Meriana hanya bisa menahan rasa malu dan marahnya dengan ekspresi tak berdaya, lalu berbalik meninggalkan restoran.....Tak lama kemudian, kabar tentang Jangkrik Suci telah kembali pun menyebar ke seluruh Kota Suci dunia awani. Dalam sekejap, seluruh Kota Suci itu bergejolak. Semua sekte yang sudah susah payah merebut berbagai sumber daya di dalam Kota Suci pun mulai kepanikan."Gawat! Jangkrik Suci yang paling kuat ternyata nggak mati. Berapa banyak benda yang sudah kita telan, sekarang kita harus muntahkan kembali tanpa kurang sedikit pun.""Kita mungkin ma

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3476

    Meskipun tidak mengenali identitas pria dan wanita yang mengerikan di hadapannya, setidaknya ada satu hal yang bisa dipastikan Ketua Sekte Masehi itu. Jika gadis itu ingin membunuhnya, itu adalah hal yang sangat mudah. Bahkan pemuda itu pun bisa merenggut nyawanya dengan sangat mudah.Meskipun gadis itu terakhir terlihat murung dan belum pernah menyerang, Ketua Sekte Masehi itu juga tidak perlu menebak seberapa kuat lagi gadis itu di situasi sekarang."Kamu masih nggak pantas tahu identitasku. Tapi, karena kamu sudah rebut restoranku, berarti sudah ada hubungan sebab akibat di antara kita. Jadi, biar kamu tahu dengan jelas. Aku ini Jangkrik Suci. Kamu sudah mengerti?" kata Selvi dengan tenang.Sejak awal hingga akhir, Selvi bahkan tidak pernah menatap lurus ke arah Ketua Sekte Masehi. Saat ini, dia sedang perlahan-lahan menyuapkan sedikit makanan ke mulutnya. Jika masalah ini tidak berkaitan dengannya, dia sebenarnya tidak akan turun tangan. Dia pasti akan membiarkan Tirta yang menyele

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3475

    Kultivator tua itu berubah menjadi kabut darah."Hiss!"Semua orang di tempat itu kembali menarik napas dengan dingin dan langsung menjadi hening. Tidak ada seorang pun yang berani bersuara, bahkan suara jarum jatuh pun seolah-olah bisa terdengar. Mereka semua sangat memahami betapa mengerikannya kekuatan pria tua tadi, tetapi malah berhasil dimusnahkan Selvi hanya dengan satu jentikan jari.Mereka merasa hal ini benar-benar sulit dipercaya. Satu-satunya kemungkinan adalah kekuatan Selvi setidaknya sudah berada di tingkat penebas dewa tahap akhir puncak."Cepat ... cepat sajikan makanannya. Jangan ganggu rekan-rekan ini makan. Semua orang segera mundur," perintah seseorang yang tiba-tiba melompat keluar sambil menahan rasa takutnya.Siapa pun yang memiliki mata tajam bisa melihat situasi sekarang sudah bukan sesuatu yang mampu mereka tangani. Oleh karena itu, mereka langsung mundur dengan patuh.Namun, ada sorang yang diam-diam berbisik-bisik."Cepat panggil Ketua Sekte dan para tetua

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3474

    "Anak ini memang terlihat nggak terlalu kuat, tapi siapa sangka kekuatan tempurnya ternyata hebat. Pemuda itu terlihat jelas lebih kuat darinya.""Tapi, tetap saja dia nggak mampu melawan dan malah diinjak di bawah kaki.""Haeh. Kekuatannya juga hanya sedikit lebih tinggi, paman pemuda itu adalah kultivator tingkat penebas dewa tahap akhir yang benar-benar kuat.""Begitu orang itu sampai datang ke sini dan lihat anak ini permalukan mereka seperti itu. Jangankan mayat utuh, mungkin tulangnya pun nggak akan tersisa."Tirta sama sekali tidak memedulikan pembicaraan orang-orang di sekitarnya itu, Selvi membawanya makan di tempat ini sejak awal memang untuk membuat keributan. Oleh karena itu, makin besar keributannya, tentu saja makin baik.Gary terus mengancam sambil menggertakkan giginya, "Bocah, berani-beraninya kamu ancam aku. Aku beri tahu kamu, hari ini kamu pasti akan mati. Meskipun ...."Sebelumnya, Gary sudah membual di hadapan Meriana. Namun sekarang, dia bukan hanya gagal melakuk

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3473

    Gary berjalan ke belakang Tirta dengan ekspresi muram."Senior Selvi, apa kamu dengar ada seekor lalat yang berdengung?" kata Tirta. Menghadapi bencana tanpa sebab seperti ini, dia malah merasa sedikit geli sekaligus bosan."Aku dengar. Lalat itu juga sangat bau. Mulutnya penuh bau busuk, benar-benar menjijikkan," kata Selvi yang bekerja sama dengan sangat baik. Tanpa melirik sedikit pun, dia mencubit hidungnya dengan ekspresi penuh jijik."Berani sekali. Kalian berani menghina aku sebagai lalat busuk? Kalian tahu aku ini siapa? Aku ini keponakannya Ketua Sekte Masehi. Pamanku juga yang jalankan restoran ini dari balik layar," kata Gary yang terlihat cukup bangga.Setelah mengetahui identitas Gary, ekspresi dari sebagian besar penonton yang berada di sekitar langsung berubah. Mereka buru-buru menarik pandangan mereka dan berpura-pura tidak melihat apa pun karena takut masalah itu akan ikut menyeret mereka.Selain itu, para penonton itu juga sudah memahami situasinya. Gary jelas-jelas s

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3472

    Pemuda bernama Gary itu sebenarnya adalah keponakan dari ketua Sekte Masehi.Sekte Masehi hanya sekte menengah yang tidak terkenal. Namun, setelah Delapan Belas Orang Suci dunia awani menghilang dari Kota Suci secara bersamaan, semuanya berbeda. Ditambah lagi ada ratusan kultivator tingkat penebas dewa tahap akhir yang tidak pernah kembali, sekte itu pun mulai sewenang-wenang dan merampas cukup banyak sumber daya. Restoran ini adalah salah satunya.Sementara itu, Gary yang memang dimanjakan sejak kecil pun terbiasa mengandalkan kekuasaan untuk menindas orang lain dan juga tidak tahan hidup susah. Oleh karena itu, dia sering mencari wanita untuk kultivasi ganda demi meningkatkan kekuatannya.Wanita di samping yang bernama Meriana adalah target terbaru yang sedang diincar Gary. Kultivasinya berada di tingkat pembentukan dewa tahap akhir dan memiliki Tubuh Teratai yang sangat langka.Jika keduanya kultivasi ganda sekali saja, itu setidaknya bisa membantu Gary menembus hambatan tingkat pen

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 364

    "Hahaha ...." Putro tidak segan-segan mengejek keputusan Afrian. Aina juga tidak mungkin melewatkan kesempatan ini untuk mengejek Tirta.Dia menyindir Tirta, "Kalau mau mati, langsung bilang saja. Kenapa malah nyeret orang lain? Kamu ini benar-benar orang baik ya."Bahkan beberapa orang di samping mer

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 361

    Irene malah menyetujui persyaratan yang begitu tidak adil. Hal ini membuat Afrian tertegun sejenak, lalu menoleh pada Tirta. "Tirta, bagaimana menurutmu?"Tirta mengangguk. "Aku nggak keberatan. Lagi pula aku nggak akan kalah. Biarkan orang kampungan ini membuka wawasannya." Bisa memenangkan satu tri

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 391

    Aina berlari sambil menangis. Dia benar-benar menyesal telah menyinggung Tirta. Tirta adalah tipe orang yang pasti akan membalas dendam jika disinggung. Pelajaran dari kejadian sebelumnya seharusnya membuatnya berhati-hati, tetapi sekarang sudah terlambat.Yang membuatnya semakin putus asa adalah dil

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 203

    "Nggak apa-apa, Kak. Tenang saja!" ujar Tirta lagi sambil menepuk pundaknya saat melihat Arum terkejut."Ya ... aku akan tenang!" Tiba-tiba, muncul sebuah pemikiran dalam benak Arum! Tirta yang mengocok kartu ini dengan menggunakan tangannya! Meski Arum sendiri tidak mengerti bagaimana caranya, dia t

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status